Hasif Priyambudi Penyuka pemrograman dan nonton film, apapun suka asal positif dan bisa bermanfaat

Apresiasi Seni Rupa: Pengertian, Tahapan dan Tujuan Apresiasi Seni Rupa

5 min read

apresiasi karya seni

Apresiasi Seni Rupa – Dalam kehidupan sehari-hari kita sering menjumpai berbagai macam karya seni sang sangat beragam, sehingga tanpa kita sadari kita juga tak jarang melakukan sebuah penghargaan atau sebuah penilaian terhadap karya seni tersebut atau yang bisa disebut dengan apresiasi karya seni. Secara umum apresiasi karya seni adalah menilai atau memberikan sebuah penghargaan terhadap sebuah karya seni yang dijumpai. Karena pada setiap karya seni pasti memiliki sebuah unsur keindahan dan keunikan tersendiri yang dapat dinikmati oleh kita. Untuk lebih jelasnya tentang pengertian apresiasi Seni rupa adalah sebagai berikut.

 

Pengertian Apresiasi Karya Seni

Apresiasi sendiri berasal dai bahasa latin, yaitu appretiatus yang memiliki arti penilaian atau penghargaan. Sedangkan dalam bahasa Inggris apresiasi adalah appreciate yang memiliki arti menentukan nilai, melihat karya, menikmatinya lalu baru menyadari keindahan yang dimiliki oleh karya seni tersebut dan kemudian menghayatinya. Jadi apresiasi adalah sebuah kegiatan untuk mengerti sembuh karya seni dengan cara mengamatinya sehingga mampu melihat segi-segi yang terdapat dam karya seni tersebut. Sehingga dengan sadar kita bisa menikmati karya seni tersebut.

Sedangkan apresiasi karya seni adalah suatu proses penghayatan dari sebuah karya seni serta memberikan sebuah penghargaan terhadap karya seni dan juga pembuatannya. Jadi secara umum apresiasi karya seni juga bisa diartikan sebagai kesadaran menilai satu karya seni dengan cara menghayatinya dalam-dalam.

Kegiatan melakukan apresiasi karya seni terdiri dari 3 tahapan yaitu:

  1. Melakukan pengamatan dan pemahaman terhadap karya seni
  2. Melakukan penilaian dan evaluasi terhadap karya seni yang telah diamati
  3. Mengkritik karya seni

Kegiatan seni adalah kegiatan khusus, istimewa, dan juga merupakan kegiatan yang memberikan kesan terhadap dunia dan sekitarnya melalui beberapa sentuhan artistik dan juga keindahan ciptaan yang telah ada. Dalam melakukan apresiasi karya seni stupa juga harus memperhatikan berbagai unsur yang terdapat dalam karya tersebut seperti tema, gaya, teknik dan juga komposisi. Kegiatan apresiasi karya seni juga bisa terbentuk dari dua kemungkinan yaitu efektif dan juga kreatif. Apa yang dimaksud efektif dan kreatif yaitu :

  • Proses apresiasi efektif adalah proses apresiasi yang terjadi karena pengamat seni sudah merasa empati dan juga merasa puas pada saat melihat seni yang diamati.
  • Proses apresiasi kreatif adalah proses apresiasi yang terjadi karena sang pengamat seni sadar dalam menghayati dan menilai sebuah karya seni menggunakan logika untuk menentukan nilai yang terkandung di dalamnya.

Oleh karena itulah penilaian dari setiap individu berbeda-beda karena pada dasarnya setiap individu memiliki karakter yang berbeda dari satu orang dengan orang lain sehingga setiap orang memiliki selera dan gaya penilaiannya masing-masing. Misalkan, ada seseorang apresiator yang menyukai sebuah karya karena menurutnya karya tersebut sudah sangat menggambarkan tentang dirinya, akan tetapi hal tersebut belum tentu juga dirasakan oleh apresiator yang lainnya. Ada beberapa faktor yang menyebabkan hal ini terjadi seperti :

  • Setiap orang memiliki status sosial yang berbeda-beda
  • Memiliki tingkat intelektual yang berbeda
  • Dan juga pemahaman dan penilaian dari setiap orang berbeda-beda

 

 

Jenis Apresiasi Seni Rupa

Dalam mengapresiasi karya seni rupa terbagi menjadi 3 (tiga) jenis, yaitu :

  • Apresiasi empati, adalah menilai dan menghargai sebuah karya seni rupa yang dilakukan hanya dengan sebatas apa yang ditangkap oleh indrawi saja.
  • Apresiasi estetis, adalah menilai atau menghargai sebuah karya seni rupa dengan melibatkan pengamatan dan penghayatan yang mendalam terhadap karya seni rupa.
  • Apresiasi kritik, adalah menilai atau menghargai sebuah karya seni rupa dengan melibatkan berbagai aspek seperti klarifikasi, deskripsi, analisis, tafsiran, dan evaluasi, setelah itu semua aspek penilaian tersebut di tarik menjadi sebuah kesimpulan. Pada apresiasi yang satu ini hanya bisa dilakukan dengan melihat dan mengamati suatu karya dengan secara langsung dan juga nyata.

Baca Juga: Pengertian Unsur Seni Rupa.

 

Tahap Tahap Apresiasi Karya Seni

Dalam melakukan apresiasi karya seni, seorang pengamat harus melakukan beberapa tahapan seperti :

  • Pengamatan : Pengamatan yang dilakukan terhadap suatu karya seni tidak hanya dilakukan dengan mengandalkan indera saja, tetapi juga harus memperdayakan seluruh pribadi yang dimilikinya. Maksudnya adalah, dalam melakukan apresiasi harus dilakukan dengan menggunakan ketajaman pengamatan individu seperti pengetahuan, perasaan, keinginan, pengalaman, dan juga tanggapan dari orang lain.
  • Aktivitas Fisiologi : adalah tindakan yang nyata dalam melakukan sebuah pengamatan.
  • Aktivitas Psikologis : timbul karena adanya persepsi dan juga evaluasi yang kemudian menimbulkan sebuah interpretasi imajinatif yang digunakan sebagai pendorong dalam melakukan hal yang kreatif.
  • Aktivitas Penghayatan : adalah sebuah aktivitas yang dilakukan dengan cara mengamati sebuah karya seni dan kemudian direnungkan secara mendalam.
  • Aktivitas Penghargaan : adalah suatu evaluasi terhadap sebuah objek karya seni dengan cara menyampaikan sebuah kritikan atau saran.

 

 

Manfaat Apresiasi Karya Seni Rupa

Apa alasan seorang melakukan apresiasi terhadap karya seni rupa? Dalam melakukan apresiasi terhadap karya seni rupa tentunya memiliki beberapa manfaat yang dapat diambil. Berikut ini adalah beberapa manfaat yang dapat diambil dalam mengapresiasikan karya seni rupa:

  • Agar kita dapat lebih memahami sebuah karya seni lebih mendalam, sehingga dalam mengamati dan menilai sebuah karya seni rupa tidak hanya apa yang ditangkap dengan indera saja, tetapi juga apa yang disampaikan dalam sebuah karya tersebut juga bisa dapat kita mengerti.
  • Agar kita dapat meningkatkan rasa ketertarikan atau rasa cinta terhadap sesuatu karya seni, entah itu seni yang berasal dari bangsa sendiri atau bahkan dari bangsa lain.
  • Dapat dijadikan sebagai sarana untuk melakukan penilaian , penikmatan, empati, hiburan, serta edukasi bagi orang yang melakukannya.
  • Apresiasi juga dapat dijadikan sebagai bahan timbal balik antara penikmat dan pencipta karya seni.
    Selain itu kita juga bisa mendapatkan pengalaman baru dan juga ilmu baru yang nantinya bisa dijadikan bekal untuk mengembangkan atau bahkan menciptakan sebuah karya seni baru yang lebih baik dan berkualitas di suatu hari nanti.

 

 

Tujuan Apresiasi Karya Seni

Dalam melakukan apresiasi terhadap karya seni rupa tidak harus bernilai positif atau berupa pujian, namun kadang juga bisa berupa negatif atau sebuah kritikan. Tapi tahukah kamu mengapa seseorang melakukan apresiasi terhadap karya seni?

Karena tujuan dari seseorang melakukan apresiasi karya seni rupa adalah untuk menjadikan masyarakat tahu tentang apa, bagaimana, dan apa alasan dari diciptakannya sebuah karya seni rupa. Sehingga masyarakat dapat ikut menanggapi, menghayati, dan juga menilai sebuah karya seni rupa. Selain itu seseorang melakukan apresiasi terhadap karya seni juga dilakukan untuk mengembangkan nilai seterika dari suatu karya seni, serta untuk mengembangkan kreasi dan juga untuk suatu penyempurnaan hidup.

 

Nah, itulah berbagai hal yang berhubungan dengan apresiasi karya seni rupa. Semoga dengan adanya artikel ini dapat dijadikan sebagai sebuah referensi dan membuat kamu lebih tertarik terhadap karya seni rupa. Dan bila ada kesalahan dalam artikel kali ini mohon untuk dimaafkan.

Hasif Priyambudi Penyuka pemrograman dan nonton film, apapun suka asal positif dan bisa bermanfaat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DarkLight