3 Cara Menghitung Masa Subur Wanita: Cepat Hamil

By

menghitung masa subur wanita

Cara Menghitung Masa Kesuburan – Siklus menstruasi adalah jarak antara hari pertama menstruasi hingga sapai ke hari pertama menstruasi berikutnya. Pada umumnya, siklus menstruasi dari seorang wanita adalah selam 21-35 hari. Namun rata-rata wanita memiliki siklus selama 28 hari. Sebenarnya masa kesuburan seseorang wanita tergantung pada siklus menstruasi yang dimilikinya, karena sekali lagi setiap wanita memiliki siklus menstruasi yang berbeda-beda.

Pada masa-masa di antara siklus menstruasi merupakan masa yang paling subur dari seseorang perempuan, karena pada saat tersebut akan dapat menyebabkan terjadinya pembuahan (bertemunya sel sperma dengan sel telur), dan jika hal tersebut terjadi seorang wanita pun akan hamil.

Namun, jika sel telur tidak bertemu dengan sel sperma atau tidak terjadi pembuahan, maka sel telurnya pun akan meluruh dan kemudian keluar melalui vagina dalam bentuk cairan darah. Hal inilah yang menyebabkan setiap wanita mengalami menstruasi di setiap bulannya.

Nah, bagi kalian yang merupakan pasangan yang sedang merencanakan kehamilan atau sudah ingin cepat-cepat memiliki momongan, alangkah baiknya mengetahui waktu yang tepat untuk berhubungan karena hal tersebut juga dapat mempengaruhi program kehamilan yang sudah kalian rencanakan agar dapat berjalan dengan lancar.

Bagi kalian yang ingin tahu lebih dalam dengan waktu yang tepat untuk melakukan hubungan agar sesuai dengan program kehamilan yang kalian miliki. Berikut ini kami telah merangkum tentang tips dan trik menghitung masa kesuburan dari seorang perempuan agar cepat hamil.

 

Terjadinya Masa Subur

Masa kesuburan seorang wanita akan terjadi pada saat masa ovulasi, atau pada saat ovarium melepaskan sel telur.  Nah, sedangkan waktu yang tepat terjadinya ovulasi adalah 12 sampai 14 hari sebelum terjadinya menstruasi. Kemudian rata-rata seorang perempuan yang memiliki siklus menstruasi selama 28 hari biasanya memiliki masa subur pada hari ke-10 sampai dengan hari ke-17 yang di hitung sejak hari pertama menstruasi.

Masa yang paling tepat melakukan hubungan adalah pada saat lima hari sebelum terjadinya ovulasi dan satu hari setelah terjadinya ovulasi. Kamu juga perlu tahu bahwa sel sperma yang dimiliki oleh seorang pria hanya bisa bertahan hidup selama 5 hari di dalam sel telur, sedangkan sel telur hanya bisa bertahan hidup selama 1 hari.

Selain di waktu itu, melakukan sebuah hubungan seksual juga sangat di anjurkan untuk dilakukan pada saat 2 atau 3 hari sebelum pelepasan sel telur, dan juga pada waktu 12 sampai dengan 24 jam setelahnya. Hal tersebut jika kalian lakukan maka kemungkinan atau pelang bagi seorang wanita sangat besar untuk hamil.

Tetapi sekali lagi bahwa setiap wanita memiliki siklus menstruasinya sendiri-sendiri yang tentunya juga waktu kesuburan dari seorang wanita juga akan berbeda beda, maka dari itu aku dapat menggunakan beberapa tol yang bisa digunakan untuk menghitung masa kesuburan.

Selain menghitung waktu kesuburan, seorang wanita juga harus disokong oleh gaya hidup dan juga asupan makanan yang bergizi. Selain dapat berfungsi untuk meningkatkan kesuburan, jika kamu memiliki tubuh yang sehat juga dapat sangat berfungsi untuk janin agar dapat berkembang dengan semestinya. Maka dari itu berikut adalah beberapa hal yang perlu kalian perhatikan untuk menjaga kesehatan badan pada masa-masa kesuburan.

 

1. Menjaga Berat Badan

Memiliki berat badan yang ideal adalah yang sangat penting dan juga idaman bagi semua orang, namun selain itu berat badan juga dapat mempengaruhi kesuburan seorang wanita. Karena jika kamu sebagai seorang wanita memiliki berat badan yang berlebih atau bahkan kurang dapat menimbulkan resik masalah kesuburan lebih tinggi.

Jika kamu memiliki indeks massa tubuh kurang dari 18.5 maka kamu masuk kedalam golongan sangat kurus dan jika kamu memiliki Massa tubuh sebesar 30 maka kamu masuk kedalam golongan obesitas. Kedua hal di atas dapat mempengaruhi siklus menstruasi dan tentunya hal tersebut juga dapat membuat ovulasi sulit terjadi. Jika kamu yang sedang mencoba hamil tetapi memiliki masalah dengan berat badan, kamu bisa langsung berkonsultasi pada dokter.

 

2. Menjaga Asupan Nutrisi

Selain menjaga berat bada, asupan nutrisi dari makanan-makanan yang kamu konsumsi juga sangat penting. Untuk meningkatkan fungsi reproduksi kamu harus memakan makanan yang seimbang yang terdiri dari sayu, buah, biji-bijian, protein dan juga susu.

The American Pregnancy Association juga menganjurkan untuk mengonsumsi beberapa zat berikut ini jika kamu ingin cepat hamil, seperti.

 

Asam Folat

Pada wanita masih pada usia produktif disarankan untuk mengonsumsi asam folat sebanyak 400mcg perhari. Zat yang satu ini bisa kamu dapatkan dengan mengonsumsi sayuran yang memiliki warna hijau gelap, jeruk, kacang polong, roti dan juga sereal yang telah dimodifikasi sedemikian rupa. Selain dari makanan di atas, kamu juga bisa menggunakan suplemen yang juga mengandung asam folat.

 

Kalsium

Bagi wanita yang masih di usia-usia produktif di usahakan untuk dapat mengonsumsi minimal 1000mg kalsium dalam satu hari. Kamu dapat mendapatkan zat yang satu ini dalam susu yang rendah lemak, yoghurt, sayuran yang memiliki warna hijau gelap, dan juga tahu.

 

Vitamin Prenatal

Bagi kamu yang ingin cepat hamil alahkah baiknya kamu meminum salah satu produk susu yang mengandung vitamin prenatal yang tentunya juga cocok untuk kamu. karena didalam susu tersebut sudah mengandung DHA yang sangat sangat dibutuhkan oleh janin mu di suatu saat nanti.

 

Selain vitamin-vitamin di atas, jika kamu masih merasa kurang dengan itu kamu bisa berkonsultasi pada dokter dan dokter nantinya juga akan memberikan resep yang bisa kamu gunakan untuk suplemen tambahan.

 

 

Cara Menghitung Masa Subur

Kamu dapat menghitung masa kesuburan kamu dengan membuat tanda dalam kalender, kamu bisa menandai setiap tanggal kamu mengalami menstruasi sehingga kamu juga bisa menghitung masa subur kamu dengan mudah. Selain itu kamu juga bisa menggunakan langkah-langkah berikut untuk mengetahui masa subur kamu.

1. Ketahui Panjang Siklus Menstruasi

Kamu bisa menghitung masa subur kamu dengan menandai siklus menstruasi kamu di setiap bulan pada kalender, dan hitunglah berapa lama kamu menstruasi kamu berlangsung. Panjang menstruasi bisa kamu hitung dari hari pertama mengalami menstruasi sampai hari dimana menstruasi yang selanjutnya di mulai.

Karena kadang kadang siklus menstruasi berbeda-beda maka kamu bisa mengambil rata-rata dari catatan yang telah kamu buat, minimal adalah 8 bulan.

 

2. Hitunglah Masa Perkiraan Subur

Setelah itu kamu dapat menghitung masa kesuburan kamu dengan cara mencari siklus terpanjang dan juga terpendek menstruasi kamu pada setiap bulan. Lalu kamu dapat menghitung seperti di bawah ini :

  • Kurangi 18 hari dari siklus menstruasi terpendek

Contoh, jika siklus menstruasi terpendek kamu adalah 25 hari maka kurangilah dengan 18 dan menghasilkan hari ke-7. Nah, hari ke-7 ini merupakan hari pertama kesuburan setelah hari pertama kamu menstruasi.

  • Kurangi 11 hari dari siklus menstruasi terpanjang

Contoh, siklus menstruasi terlama kamu adalah 29 hari, maka kurangilah dengan 11 yang kemudian akan menghasilkan hari ke-18. Nah hari ke-18 yang ini merupakan hari terakhir dari masa subur kamu setelah hari pertama menstruasi.

Jika kamu ingin melakukan hubungan seksual dengan pasangan kamu dengan tujuan agar cepat hamil maka lakukanlah di antara hari ke-7 sampai dengan hari ke-18 setelah menstruasi, karena itulah waktu terbaik kamu untuk cepat hamil, akan tetapi perlu diingan bahwa setiap orang memiliki masa kesuburannya masing-masing.

Baca Juga : Weton Jawa: Cara Menghitung Weton, Pernikahan dan Penjelasan

 

 

Tanda-Tanda Tubuh Saat Masa Kesuburan

Jika kamu merasa kesudahan untuk menghitung masa kesuburan, kamu dapat menggunakan tanda-tanda yang diberikan oleh tubuh kamu. pada saat tubuh melakukan ovulasi maka tubuh memberikan berapa pertanda yang bisa kamu gunakan untuk mengetahui masa subur kamu. Berikut ini adalah tanda-tanda yang diberikan oleh tubuh pada saat memasuki masa kesuburan :

 

1. Suhu Tubuh Naik

Jika pada pagi hari sebelum kamu beranjak dari tempat tidur dan kemudian kamu merasakan bahwa suhu tubuh kamu tiba-tiba sedikit naik berarti kamus sedang memasuki awal kesuburan. Maka dari itu kamu sebaiknya langsung mengukur suhu tubuh kamu sebelum bangun.

Namun jika kamu mengukur suhu tubuh setelah bangun maka mungkin itu bukanlah pertanda dari masa kehamilan. Rata-rata suhu tubuh pada saat sedang memasuki masa kehamilan adalah 35,5° C sampai dengan 36,6°C.

Peningkatan suhu tubuh ini berasal dari perubahan kadar hormon yang ada di dalam tubuh. Pada saat sel telur melepaskan diri dari tubuh maka hal tersebut dapat merubah dan juga mempengaruhi suhu tubuh.

Biasanya suhu tubuh akan naik sedikit demi sedikit dan bahkan biasanya kurang dari satu derajat, akan tetapi akan terus meningkat hingga siklus menstruasi di mulai. Jika tubuh kamu sudah mengalami peningkatan suhu tubuh sekitar 0,4°C sampai dengan 0,8°C maka kemungkinan ovulasi sudah terjadi sekitar 12 hingga 24 jam.

Kamu dapat mengecek suhu tubuh kamu setiap hari pada saat bangun tidur agar kamu tahu jika terjadi peningkatan suhu dalam tubuh kamu. dan sebaiknya kamu menggunakan termometer asal tubuh, karena termometer ini lebih sensitif dari termometer biasa.

 

2. Perubahan Lendir Serviks (Cairan dari Vagina)

Cairan yang terdapat pada servis(mulut rahim) juga kamu jadikan sebagi pertanda bahwa kamu sedang memasuki masa kesuburan seorang perempuan. Hormon yang mengatur siklus menstruasi juga dapat mempengaruhi lendir pada mulut rahim.

Biasanya sebelum atau sudah terjadinya ovulasi, maka akan terjadi perubahan warna, jumlah dan juga tekstur pada lendir tersebut. Pada saat ovulasi lendir yang ada di dalam mulut rahim memiliki tekstur yang lebih elastis dari biasanya, transparan, dan juga lebih licin. Tekstur seperti itulah yang dapat dimanfaatkan oleh sperma sehingga dapat berenang dan mencapai sel telur untuk dibuahi.

Berikut ini adalah pola tekstur lendir yang pada mulut rahim yang banyak dialami oleh perempuan :

  • Pada saat mendekati masa ovulasi, lendir yang dihasilkan lengket, banyak, dan juga berwarna keruh seperti sedang keputihan.
  • Pada saat ovulasi, lendir lebih basah, licin,elastis, dan juga transparan hampir seperti putih telur. Hal ini biasanya terjadi selama 3 hingga 4 hari. Di saat seperti itulah kemungkinan hamil sangat besar.
  • Lendir yang kering dan juga hanya keluar sedikit, biasanya disebabkan oleh beberapa hal seperti, infeksi pada vagina ataupun penyakit kelamin yang menular, gairah dek, dan juga penggunaan pelumas pada saat melakukan hubungan seks juga berpengaruh.

 

3. Perubahan Ketegangan Mulut Rahim

Yang perlu kamu ketahui, pada saat mulut rahim terasa lebih lembut, lebih tinggi, dan juga lebih terbuka berarti itu merupakan kesempatan yang sangat bagus agar sperma dapat masuk ke dalam leher rahim dan tentunya kemungkinan terjadinya pembuahan terhadap sperma dengan sel telur juga semakin besar.

Perbedaan mulut rahim pada saat ovulasi dan pada waktu biasa akan sedikit sulit dibedakan, maka dari itu kamu bisa memeriksanya menggunakan satu atau dua jari kamu untuk menemukan perbedaan pada mulut rahim.

 

4. Tanda-Tanda Lain Saat Ovulasi

Selain tanda-tanda yang telah dijelaskan di atas, berikut ini juga merupakan tanda-tanda yang diberikan oleh tubuh pada saat seorang wanita sedang mengalami ovulasi, antara lain adalah :

  • Keram pada bagian pinggul
  • Payudara terasa nyeri atau terasa lebih lembut dari biasanya
  • Merasa kembung pada perut
  • Keputihan semakin banyak keluar
  • Meningkatnya gairah seks
  • Merasa lebih seksi dari biasanya
  • Aroma tubuh menjadi lebih baik

Baca Juga : 9+ Pakaian Adat Betawi Pria dan Wanita: Gambar, Penjelasan

 

Jadi itulah beberapa cara yang bisa kamu gunakan untuk mengetahui masa subur kamu dan agar kamu juga bisa cepat hamil. Selain menggunakan perhitungan kamu juga bisa menggunakan tanda-tanda yang diberikan dari tubuh.  Selamat mencoba dan semoga kamu cepat di karuniai momongan. AAMIIN.


Hasif Priyambudi Aku tidak bisa mendengarmu spongebob, disini gelap


Baca Lainya Tastynesia:
  1. Kue Balok
  2. Klepon
  3. Kue Pancong
  4. Kue Lumpur
  5. Bolu Kukus
  6. Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *