√ 10+ Contoh Puisi Pendek, Ibu, Guru, Cinta, Pendidikan, Kemerdekaan

10+ Contoh Puisi Singkat & Pendek, Ibu, Guru, Cinta, Pendidikan, Kemerdekaan

10+ Contoh Puisi Singkat & Pendek, Ibu, Guru, Cinta, Pendidikan, Kemerdekaan

Pembelajaran puisi bisa dijumpai pada pelajaran bahasa Indonesia. Dari jenjang SD biasanya sudah dikenalkan dengan materi ini. Puisi adalah salah satu karya sastra tulis yang isinya merupakan ungkapan dari perasaan dan pikiran penyair yang menggunakan diksi, ritme, irama, lirik, dan gaya bahasa.

Penggunaan unsur sangatlah penting dalam sebuah puisi agar dapat dinikmati oleh pendengarnya dengan baik. Berikut adalah unsur yang ada dalam sebuah puisi.

 

Unsur-Unsur Puisi

Karya sastra puisi memiliki 2 unsur, yakni unsur fisik dan unsur batin, berikut ini adalah pemaparan dan penjelasan dari kedua unsur tersebut.

 

#1. Unsur Fisik Puisi

Unsur fisik puisi merupakan unsur yang ada dalam penulisan sebuah puisi. Unsur tersebut antara lain adalah sebagai berikut.

  1. Diksi, yaitu pemilihan kata si penyair dalam menyusun puisi.
  2. Imaji, yaitu susunan kata yang dapat mengungkapkan pengalaman indrawi sehingga si pembaca puisi seakan – akan dapat ikut melihat, mendengar, dan merasakan sama seperti halnya penyair.
  3. Gaya bahasa, yaitu pemilihan bahasa yang dapat menghidupkan suasana dalam puisi tersebut sehingga menarik. Gaya bahasa dapat menggunakan bahasa konotatif dan figuratif.
  4. Kata konkret, yaitu pemilihan kata yang dapat menimbulkan imaji sebab dapat ditangkap oleh indera penglihatan, pendengaran, dan perasaan. Dapat berupa kiasan atau lambang.
  5. Tipografi (perwajahan puisi), yaitu bentuk puisi yang diatur seperti halaman yang tidak dipenuhi kata-kata, pengaturan tepi kanan-kiri, baris, huruf kapital, dan tanda baca. Pengaturan ini dapar menentukan sebuah makna dari puisi.
  6. Rima, yaitu persamaan bunyi di awal atau akhir baris puisi.

#2. Unsur Batin Puisi

Selain memiliki unsur fisik, puisi juga memiliki unsur batin. Berikut unsur batin puisi.

  1. Makna, yaitu media utama sebuah puisi. Maka dari itu, setiap baris puisi harus memiliki makna yang dikandungnya.
  2. Rasa, yaitu unsur yang harus ditularkan oleh penyair dalam puisi yang diciptakannya.
  3. Nada, yaitu cara penyampaian dalam sebuah puisi yang berkaitan dengan tema dan rasa. Penyair dapat menggunakan nada yang mendikte, menggurui, sombong, dan lain sebagainya.
  4. Amanat atau maksud tujuan, yaitu pesan yang terkandung dalam sebuah puisi yang disampaikan oleh penyair kepada pembaca.

 

 

Contoh Puisi Singkat

Nah, kali ini kita akan masuk kedalam topik pembahasan utama yaitu contoh-contoh puisi, berikut ini adalah beberapa contoh puisi, di antaranya adalah:

 

#1. Contoh Puisi Sekolah

Kembali Ke Sekolah

Selesai sudah waktu liburku

Melanjutkan rutinitas lamaku

Kembali menuntut ilmu

Untuk masa depanku

Aku rindu dengan kawan sekolahku

Canda tawa yang lama tak terdengar olehku

Aku rindu guru-guruku

Yang dengan senang hati memberi ilmu

 

#2. Contoh Puisi Ibu

Ibuku Sayang

Ibu..

Kau lah pahlawanku

Aku sangat bersyukur memilikimu

Aku sangat menyayangimu

Maafkan aku yang belum dapat membalas semua jasamu

 

Ibu..

Pengorbananmu sangat berarti

Berjuang antara hidup dan mati

Mengajariku berjalan hingga berlari

Ucapan terimakasiku tak henti hingga saat ini

 

#3. Contoh Puisi Pahlawan

Jasa Perjuanganmu

Kemerdekaan saat ini

Adalah perjuangan kala itu

Aku memang tak hidup pada jaman itu

Tidak menyaksikan langsung mereka beradu senjata dengan sekutu

Namun rasa syukur atas perjuangan mereka yang sangatlah berarti takkan hilang hingga nanti

Jika aku berada di kala itu,

Ku yakin aku takkan mampu menahan rasa takut akan sekutu

Tapi engkau dengan berani mempertaruhkan nyawamu demi bangsa ini

Terimakasih telah menjadikan Indonesia ini negara yang merdeka

Segala perjuanganmu takkan sia-sia

 

#4. Contoh Puisi Cinta

Kehilangan Saat yang Indah

Pagi hari di sepanjang koridor sekolahku

Aku melihatmu yang duduk di bangku samping bersama temanmu

Niat hati ingin menyapa

Namun tak bisa mulut ini mengeluarkan kata-kata

Badan ini terbujur lemas

Keringat ini tak malu untuk menampakkan dirinya

Dan yaa, aku sadar aku telah kehilangan kesempatan menyapamu

Akhirnya akupun hanya mampu melihatmu

Aku yang terdiam mematung ini bernafas lega

#5. Contoh Puisi Bunga

Si Harum Ciptaan-Mu

Warna cerah di sela rerumpunan

Merah, kuning, putih

Cantik mempesona seluruh atmosfer

Harum merekah membawa senyum si pengecup nektar

Mereka begitu senang menari – nari kesana kemari

Kelopak anggunmu

Yang membawa diriku saat ini menyanjungmu

Sungguh ciptaan Tuhan yang tiada duanya

 

#6. Contoh Puisi Kemerdekaan Indonesia

Bumi Nusantara

Selamat datang di bumi pertiwiku

Bumi seribu pulau

Langit berjuta burung

Amat elok dimata dunia

Nusantaraku yang indah nan mempesona

Memiliki berjuta perjuangan dibaliknya

Tetesan darah dan air mata

Kini bumi ku aman, damai, dan sentosa

Mari jaga nusantara bersama

 

#7. Contoh Puisi Alam

Pendakian Manis

Ku daki dengan tegap

Ku capai dengan hati senang

Dan aku sampai menapaki daratan tertinggi bumi ini

Sebelumnya ku tak yakin aku bisa melampui semua ini

Sebelumnya ku tak yakin aku bisa melihat dunia seindah ini

Sejauh mata memandang

Segala susah tak kan kuingat saat sudah disini

Rasa bangga terus mengalir dalam diri

Ku merasakan dekat dengan Sang Pencipta

Dekat dengan langit Indonesia

 

#8. Contoh Puisi Guru

Guruku

Guru adalah kunci

Untuk membuka cakrawala wawasan

Dia adalah sosok yang kubanggakan

Dia adalah sosok yang menjadi inspirasiku

Dia adalah orang yang dengan senang hati membagi ilmunya padaku

Dia yang mendidikku menjadi sosok yang kuat sekarang ini

Negeri ini takkan besar tanpamu

Guruku…

Tanpamu mungkin aku tak dapat membuat puisi indah untukmu ini

Terimakasih guruku

#9. Contoh Puisi Pagi Hari

Pagi yang Cerah

Ku bangun dari dimensi yang berpetualang di bawah alam sadar

Membuka kelopak dunia

Menengok ke arah arloji yang menemaniku

Raga ini telah terbangun dan siap melakukan tugasnya

Berharap hari ini adalah semogaku di lalu hari

Aku selalu berdoa setiap hari ku selalu hari yang indah

Sudah cukup dengan itu,

Kini aku harus bergegas menyambut hari dengan senyuman

Ku tapaki lantai rumah tuk mandi pagi

Berdandan dengan rapi

Ku siapkan semuanya dalam ransel biruku

Agar segera menuju cakrawala duniaku

#10. Contoh Puisi Perpisahan

Hari yang Dinanti Telah Datang

Hari-hariku penuh dengan tawa gembira

Pagi ku ke sekolah untuk temu denganmu

Temu setumpukkan kertas bernama tugas

Temu orang tua yang kusebut guru

Ku rasakan nyaman dengan rutinitasku ini

Tak terasa sudah ratusan hari sudah ku lewati denganmu

Tak sadar ku harus merasakan perpisahan ini

Hal yang cepat lambat pasti akan terjadi pada setiap pertemuan

Sudah ku siapkan jepretan kenangan kita

Akan ku sapa kalian dalam rinduku

 

Nah, itulah sedikit penjelasan tentang puisi, yakni unsur puisi, dan juga contoh puisi singkat dengan berbagai macam tema. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan kita mengenai karya sastra puisi. Sekian yang dapat disampaikan, mohon maaf jika terdapat kesalahan dalam artikel ini.



50+ Contoh Besaran Turunan dan Satuannya, serta Penjelasannya

50+ Contoh Besaran Turunan dan Satuannya, serta Penjelasannya

Pembelajaran puisi bisa dijumpai pada pelajaran bahasa Indonesia. Dari jenjang SD biasanya sudah dikenalkan dengan materi ini. Puisi adalah salah satu karya sastra tulis yang isinya merupakan ungkapan dari perasaan dan pikiran penyair yang menggunakan diksi, ritme, irama, lirik, dan gaya bahasa.

Penggunaan unsur sangatlah penting dalam sebuah puisi agar dapat dinikmati oleh pendengarnya dengan baik. Berikut adalah unsur yang ada dalam sebuah puisi.

 

Unsur-Unsur Puisi

Karya sastra puisi memiliki 2 unsur, yakni unsur fisik dan unsur batin, berikut ini adalah pemaparan dan penjelasan dari kedua unsur tersebut.

 

#1. Unsur Fisik Puisi

Unsur fisik puisi merupakan unsur yang ada dalam penulisan sebuah puisi. Unsur tersebut antara lain adalah sebagai berikut.

  1. Diksi, yaitu pemilihan kata si penyair dalam menyusun puisi.
  2. Imaji, yaitu susunan kata yang dapat mengungkapkan pengalaman indrawi sehingga si pembaca puisi seakan – akan dapat ikut melihat, mendengar, dan merasakan sama seperti halnya penyair.
  3. Gaya bahasa, yaitu pemilihan bahasa yang dapat menghidupkan suasana dalam puisi tersebut sehingga menarik. Gaya bahasa dapat menggunakan bahasa konotatif dan figuratif.
  4. Kata konkret, yaitu pemilihan kata yang dapat menimbulkan imaji sebab dapat ditangkap oleh indera penglihatan, pendengaran, dan perasaan. Dapat berupa kiasan atau lambang.
  5. Tipografi (perwajahan puisi), yaitu bentuk puisi yang diatur seperti halaman yang tidak dipenuhi kata-kata, pengaturan tepi kanan-kiri, baris, huruf kapital, dan tanda baca. Pengaturan ini dapar menentukan sebuah makna dari puisi.
  6. Rima, yaitu persamaan bunyi di awal atau akhir baris puisi.

#2. Unsur Batin Puisi

Selain memiliki unsur fisik, puisi juga memiliki unsur batin. Berikut unsur batin puisi.

  1. Makna, yaitu media utama sebuah puisi. Maka dari itu, setiap baris puisi harus memiliki makna yang dikandungnya.
  2. Rasa, yaitu unsur yang harus ditularkan oleh penyair dalam puisi yang diciptakannya.
  3. Nada, yaitu cara penyampaian dalam sebuah puisi yang berkaitan dengan tema dan rasa. Penyair dapat menggunakan nada yang mendikte, menggurui, sombong, dan lain sebagainya.
  4. Amanat atau maksud tujuan, yaitu pesan yang terkandung dalam sebuah puisi yang disampaikan oleh penyair kepada pembaca.

 

 

Contoh Puisi Singkat

Nah, kali ini kita akan masuk kedalam topik pembahasan utama yaitu contoh-contoh puisi, berikut ini adalah beberapa contoh puisi, di antaranya adalah:

 

#1. Contoh Puisi Sekolah

Kembali Ke Sekolah

Selesai sudah waktu liburku

Melanjutkan rutinitas lamaku

Kembali menuntut ilmu

Untuk masa depanku

Aku rindu dengan kawan sekolahku

Canda tawa yang lama tak terdengar olehku

Aku rindu guru-guruku

Yang dengan senang hati memberi ilmu

 

#2. Contoh Puisi Ibu

Ibuku Sayang

Ibu..

Kau lah pahlawanku

Aku sangat bersyukur memilikimu

Aku sangat menyayangimu

Maafkan aku yang belum dapat membalas semua jasamu

 

Ibu..

Pengorbananmu sangat berarti

Berjuang antara hidup dan mati

Mengajariku berjalan hingga berlari

Ucapan terimakasiku tak henti hingga saat ini

 

#3. Contoh Puisi Pahlawan

Jasa Perjuanganmu

Kemerdekaan saat ini

Adalah perjuangan kala itu

Aku memang tak hidup pada jaman itu

Tidak menyaksikan langsung mereka beradu senjata dengan sekutu

Namun rasa syukur atas perjuangan mereka yang sangatlah berarti takkan hilang hingga nanti

Jika aku berada di kala itu,

Ku yakin aku takkan mampu menahan rasa takut akan sekutu

Tapi engkau dengan berani mempertaruhkan nyawamu demi bangsa ini

Terimakasih telah menjadikan Indonesia ini negara yang merdeka

Segala perjuanganmu takkan sia-sia

 

#4. Contoh Puisi Cinta

Kehilangan Saat yang Indah

Pagi hari di sepanjang koridor sekolahku

Aku melihatmu yang duduk di bangku samping bersama temanmu

Niat hati ingin menyapa

Namun tak bisa mulut ini mengeluarkan kata-kata

Badan ini terbujur lemas

Keringat ini tak malu untuk menampakkan dirinya

Dan yaa, aku sadar aku telah kehilangan kesempatan menyapamu

Akhirnya akupun hanya mampu melihatmu

Aku yang terdiam mematung ini bernafas lega

#5. Contoh Puisi Bunga

Si Harum Ciptaan-Mu

Warna cerah di sela rerumpunan

Merah, kuning, putih

Cantik mempesona seluruh atmosfer

Harum merekah membawa senyum si pengecup nektar

Mereka begitu senang menari – nari kesana kemari

Kelopak anggunmu

Yang membawa diriku saat ini menyanjungmu

Sungguh ciptaan Tuhan yang tiada duanya

 

#6. Contoh Puisi Kemerdekaan Indonesia

Bumi Nusantara

Selamat datang di bumi pertiwiku

Bumi seribu pulau

Langit berjuta burung

Amat elok dimata dunia

Nusantaraku yang indah nan mempesona

Memiliki berjuta perjuangan dibaliknya

Tetesan darah dan air mata

Kini bumi ku aman, damai, dan sentosa

Mari jaga nusantara bersama

 

#7. Contoh Puisi Alam

Pendakian Manis

Ku daki dengan tegap

Ku capai dengan hati senang

Dan aku sampai menapaki daratan tertinggi bumi ini

Sebelumnya ku tak yakin aku bisa melampui semua ini

Sebelumnya ku tak yakin aku bisa melihat dunia seindah ini

Sejauh mata memandang

Segala susah tak kan kuingat saat sudah disini

Rasa bangga terus mengalir dalam diri

Ku merasakan dekat dengan Sang Pencipta

Dekat dengan langit Indonesia

 

#8. Contoh Puisi Guru

Guruku

Guru adalah kunci

Untuk membuka cakrawala wawasan

Dia adalah sosok yang kubanggakan

Dia adalah sosok yang menjadi inspirasiku

Dia adalah orang yang dengan senang hati membagi ilmunya padaku

Dia yang mendidikku menjadi sosok yang kuat sekarang ini

Negeri ini takkan besar tanpamu

Guruku…

Tanpamu mungkin aku tak dapat membuat puisi indah untukmu ini

Terimakasih guruku

#9. Contoh Puisi Pagi Hari

Pagi yang Cerah

Ku bangun dari dimensi yang berpetualang di bawah alam sadar

Membuka kelopak dunia

Menengok ke arah arloji yang menemaniku

Raga ini telah terbangun dan siap melakukan tugasnya

Berharap hari ini adalah semogaku di lalu hari

Aku selalu berdoa setiap hari ku selalu hari yang indah

Sudah cukup dengan itu,

Kini aku harus bergegas menyambut hari dengan senyuman

Ku tapaki lantai rumah tuk mandi pagi

Berdandan dengan rapi

Ku siapkan semuanya dalam ransel biruku

Agar segera menuju cakrawala duniaku

#10. Contoh Puisi Perpisahan

Hari yang Dinanti Telah Datang

Hari-hariku penuh dengan tawa gembira

Pagi ku ke sekolah untuk temu denganmu

Temu setumpukkan kertas bernama tugas

Temu orang tua yang kusebut guru

Ku rasakan nyaman dengan rutinitasku ini

Tak terasa sudah ratusan hari sudah ku lewati denganmu

Tak sadar ku harus merasakan perpisahan ini

Hal yang cepat lambat pasti akan terjadi pada setiap pertemuan

Sudah ku siapkan jepretan kenangan kita

Akan ku sapa kalian dalam rinduku

 

Nah, itulah sedikit penjelasan tentang puisi, yakni unsur puisi, dan juga contoh puisi singkat dengan berbagai macam tema. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan kita mengenai karya sastra puisi. Sekian yang dapat disampaikan, mohon maaf jika terdapat kesalahan dalam artikel ini.