Adi Catur Pamungkas Seorang muslim yang suka menulis berbagai macam artikel dan tertarik dengan dunia networking

10+ Contoh Surat Resign (Pengunduran Diri) dan Alasan

13 min read

ilustrasi contoh surat resign

Contoh Surat Resign – Pada saat kita sudah tidak mulai tidak merasa nyaman lagi dengan pekerjaan yang kita lakukan, tentu saja salah satu hal yang akan kita lakukan yaitu kita mungkin perlu mengundurkan diri dari pekerjaan tersebut.

Namun dalam proses pengunduran diri ini kita memerlukan surat pengunduran diri yang kita buat sendiri, sehingga pada saat kita sudah keluar dari pekerjaan tersebut kita tetap meninggalkan kesan yang baik dengan perusahaan yang bersangkutan.

Karena terkadang ada kalanya kita tentu pernah mengalami dimana kita merasakan berbagai macam persoalan dalam sebuah pekerjaan yang mengharuskan kita untuk mengundurkan diri dari pekerjaan tersebut.

Memang hal tersebut sangatlah wajar, karena hidup itu memang pilihan dan dengan pilihan tersebut kita akan mendapatkan tantangan yang bisa menambah kedewasaan kita dalam menumbuhkan rasa tanggung jawab dengan sebuah keputusan yang telah di ambil.

Dalam melakukan pengunduran diri pada sebuah pekerjaan atau perusahaan, bukan berarti merupakan sebuah pilihan yang bersifat negatif, namun juga bisa menjadi sebuah situasi yang sensitif.

Oleh karena itu, maka di butuhkan sebuah penyampaian yang harus di komunikasikan terlebih dahulu dengan cara yang baik dan tepat.

Dengan demikian maka kita perlu menggunakan sarana terlebih dahulu dalam menyampaikan keputusan kita kepada atasan perusahaan dimana tempat kita bekerja, salah satunya yaitu dengan menggunakan surat pengunduran diri bekerja.

Lantas bagaimana cara membuat surat pengunduran diri pekerjaan yang baik dan benar ?. Lalu seperti apa contoh surat pengunduran diri yang baik dan benar ?. Untuk lebih lengkapnya, simak pembahasan yang akan kami sampaikan berikut ini mengenai 10+ Contoh Surat Resign (Pengunduran Diri) + Alasan.

 

Daftar Isi

Pengertian Surat Pengunduran Diri

ilustrasi contoh surat resign

Sebelum kita membuat surat pengunduran diri, alangkah lebih baiknya sebelum itu kita ketahui terlebih dahulu apa itu surat pengunduran diri. Berikut ini penjelasannya.

Surat pengunduran diri merupakan sebuah surat pernyataan yang di buat oleh pekerja jika mereka hendak mengundurkan diri dari pekerjaan yang mereka lakukan. Pada umumnya surat pengunduran ini akan di tujukan kepada atasan pekerjaan dari perusahaan yang bersangkutan.

Terdapat beberapa komponen utama yang perlu ada dalam surat pengunduran diri pekerjaan ini. Komponen – komponen tersebut antara lain adalah tujuan surat, nama pengirim (disertai dengan data singkat, ,misalnya saja usai, lama bekerja, dan jabatan), dan alasan mengundurkan diri.

Selain beberapa komponen utama yang harus ada dalam surat pengunduran diri di atas, terdapat juga aturan – aturan lain yang menjadi pedoman dalam pembuatan surat pengunduran diri, antara lain adalah sebagai berikut.

  • Dalam menyebut nama atasan yang dituju menggunakan awalan “Kepada Yth. (yang terhormat)” ataupun “Yth.” saja juga tidak masalah.
  • Jangan lupa untuk menyebutkan nama lengkap, identitas singkat, dan juga jabatan serta lama kerja pada perusahaan tersebut.
  • Dalam membuat surat pengunduran diri, gunakanlah bahasa baku dan formal.
  • Selain itu, jelaskan alasan pengunduran diri dengan sopan, jelas, dan singkat. Misalnya saja di karenakan sakit, pindah rumah, dan lain sebagainya. Apabila terdapat alasan yang menyangkut orang lain dalam perusahaan tersebut, sebaiknya tidak disebutkan.
  • Sebagai penutup jangan lupa sampaikan rasa terima kasih kepada atasan dan juga semua bagian perusahaan, dan ditambahkan doa maka akan lebih baik lagi.
  • Surat pengunduran diri ini boleh di ketik, namun akan lebih sopan jika di tulis tangan.

 

 

Alasan – Alasan Resign Kerja

ilustrasi contoh surat resign

Terdapat beberapa alasan yang menjadi latar belakang mengapa seseorang resign atau mengundurkan diri dari pekerjaannya. Berikut ini merupakan beberapa contohnya.

  • Lingkungan kerja yang kurang nyaman.
  • Jenuh karena jenjang karir pada perusahaan tersebut tetap dan tidak ada perkembangan, ataupun ingin mencoba pekerjaan di tempat baru.
  • Ingin memulai dengan usaha sendiri atau menjadi wirausaha.
  • Kondisi fisik yang menuntut untuk melakukan pengunduran diri.
  • Upah atau gaji yang tidak mencukupi atau di bawah standar rata – rata gaji.
  • Ketidak sesuaian antara deskripsi pekerjaan dengan yang sudah di sepakati.
  • Jam kerja yang melebihi jam kerja pada umumnya.
  • Terdapat aturan perusahaan yang merugikan karyawan.
  • Hendak melanjutkan pendidikan guna menunjang karir.
  • Terdapat persaingan yang tidak sportif.
  • Karena memiliki anak yang tidak dapat ditinggalkan.
  • Karena semua keluarga pindah.

Baca Juga: Alasan Resign Kerja.

 

 

Fungsi Surat Pengunduran Diri

  • Mengakhiri proses bekerja anda pada sebuah perusahaan.
  • Memberikan kesempatan kepada perusahaan untuk mencari pengganti yang lebih baik.
  • Sebagai salah satu sarana bahwa kita sangat royal dengan masuk baik – baik dan keluar perusahaan juga dengan cara yang baik pula.
  • Untuk menunjukan bahwa kita merupakan seseorang yang baik sikap, profesional, memiliki moral dan etika.
  • Menentukan status seseorang dalam perusahaan atau instansi apakah jelas atau tidak status orang tersebut.
  • Sebagai sarana yang resmi dalam melakukan pengunduran diri dari sebuah perusahaan.

 

 

Manfaat Surat Pengunduran Diri

Setelah mengetahui tentang pengertian dan hal lainya, maka perlu juga ketahui manfaat surat resign atau pengunduran diri yang biasa orang tulis.

 

1. Perusahaan Mempunyai Kesempatan Untuk Mengisi Posisi yang Kita Tinggalkan

Surat resign atau surat pengunduran diri kerja biasanya akan diajukan sebelum waktu kita melakukan pengunduran diri. Misalnya saja, jika kita hendak resign pada awal bulan Januari, maka sebelum bulan tersebut kita sudah mengajukan surat pengunduran diri.

Hal tersebut dilakukan karena surat pengunduran diri ini seperti halnya surat lamaran pekerjaan yang tidak langsung di terima pada saat surat tersebut dikirimkan sebuah perusahaan ataupun kantor.

Tentu saja hal tersebut dilakukan untuk menghargai perusahaan atau tempat kerja yang kita tempati supaya pekerjaan tidak terbengkalai dan tidak meninggalkan kesan yang kurang baik terhadap diri kita sendiri.

 

2. Akan Terlihat Lebih Profesional dan Terhormat

Setiap keputusan yang telah kita ambil tent saja harus di imbangi dengan adab serta nilai – nilai kesopanan dengan cara jangan pergi menghilang tanpa permisi. Apalagi dalam dunia pekerjaan, karena terdapat beberapa peraturan dan dan juga etika perusahaan yang harus di taati.

Pada saat kita mengundurkan diri dengan cara yang baik dan secara resmi, maka perusahaan akan menilai kita sebagai seseorang yang baik dan juga bertanggung jawab, terhormat serta memiliki tata krama.

 

 

Cara Membuat Surat Pengunduran Diri

Struktur penulisan surat pengunduran diri kerja memang sebenarnya hampir sama dengan penulisan surat lamaran kerja. Namun bedanya dalam penulisan surat pengunduran diri akan sedikit berbeda.

Karena dalam penulisannya harus memerhatikan etika dan juga penggunaan bahasa yang baik dan benar serta baku dan formal dan juga mudah di pahami.

Jika sekarang kita telah siap untuk mengundurkan diri dari pekerjaan kita, maka langsung saja kita simak bagaimana cara membuat surat pengunduran diri yang baik dan benar serta apa saja yang harus di perhatikan dalam penulisan surat pengunduran diri kerja.

Pada dasarnya, dalam membuat surat pengunduran diri kerja, layaknya membuat surat – surat resmi pada umumnya yang biasanya kita buat dan tentu saja harus membuat bagian – bagian surat seperti halnya :

  • Tanggal dan tempat pembuatan surat
  • Nama dan alamat yang dituju
  • Isi surat dengan bahasa yang baik
  • Tanda tangan
  • Materai bila diperlukan

Selain itu, tidak hanya pada struktur penulisannya saja, namun surat pengunduran diri juga mempunyai beberapa syarat serta etika yang harus kita perhatikan.

Oleh karena itu, berikut ini merupakan bagaimana mempertimbangkan etika dan juga bahasa dan penulisan yang baik kepada atasan yang nantinya akan membaca surat dari kita, yaitu sebagai berikut.

  • Pada saat penulisan isi surat pengunduran diri haruslah padat dan ringan.
  • Memberikan ucapan terima kasih baik kepada atasan maupun perusahaan yang sudah mengizinkan kita untuk bekerja pada perusahaan tersebut.
  • Tidak menulis hal atau kesan yang buruk mengenai perusahaan tersebut.
  • Berikan alasan yang jelas mengenai pengunduran diri yang kita lakukan dengan penulisan yang baik dan jelas.
  • Jangan lupa sertakan beberapa kutipan mengenai landasan hukum yang mendasari kita mengajukan surat pengunduran diri kerja. Kita bisa ambil dari masa kontrak kerja maupun peraturan perusahaan yang telah di buat.
  • Jika kalian mau, maka tidak salah untuk menyertakan cindra mata atau sesuatu sebagai kenang – kenangan yang berkesan kepada manager ataupun perusahaan untuk mengenang atas kepergian kita dari perusahaan tersebut.

Setelah kita memahami hal – hal yang berkaitan dengan format dan juga susunan cara menulis surat pengunduran diri yang baik dan benar. Maka sekarang kita sudah bisa memerhatikan dan meniru contoh surat pengunduran kerja berdasarkan jenis pekerjaan dan juga alasan yang digunakan.

 

 

Contoh Surat Pengunduran Diri Kerja yang Baik dan Benar

Seperti yang telah kami sampaikan di atas bahwa jika kita hendak mengundurkan diri dari suatu pekerjaan, alangkah lebih baiknya kita mengundurkan diri dengan cara yang baik pula. Salah satu caranya yaitu dengan membuat surat pengunduran diri kerja.

Hal tersebut dilakukan supaya pengunduran diri yang kita lakukan lebih sopan dan terhormat, dan kita bisa menyampaikan alasan pengunduran diri kita melalui surat tersebut kepada atasan perusahaan tempat kerja kita.

Semoga beberapa contoh surat pengunduran diri kerja ini bisa membantu kalian dalam menuliskan pemberitahuan kepada pihak manajemen bahwa kamu sudah tidak lagi bekerja pada perusahaan tersebut.

Berikut ini merupakan susunan contoh surat pengunduran diri yang baik dan benar yang dapat dijadikan sebagai referensi dalam membuat surat pengunduran diri kerja. Untuk lebih jelasnya lagi, simak beberapa contohnya berikut ini.

 

1. Contoh Surat Pengunduran Diri Kerja di Perusahaan

contoh surat resign

 

2. Contoh Surat Pengunduran Diri Kerja di Sekolahan

contoh surat resign

 

3. Contoh Surat Pengunduran Diri Kerja di Simpel

contoh surat resign

 

4. Contoh Surat Pengunduran Diri Kerja di Hotel

contoh surat resign

 

5. Contoh Surat Pengunduran Diri Kerja di Bank

contoh surat resign

 

6. Contoh Surat Pengunduran Diri Kerja di Kantor

contoh surat resign

 

7. Contoh Surat Pengunduran Diri Kerja di Perusahaan

contoh surat resign

 

8. Contoh Surat Pengunduran Diri Organisasi

contoh surat resign

 

9. Contoh Surat Pengunduran Diri Kerja di Hotel

contoh surat resign

 

10. Contoh Surat Pengunduran Diri Kerja di Kantor

contoh surat resign

 

 

Pemilihan Waktu yang Sesuai Untuk Resign

Pada saat kita hendak memberikan surat pengunduran diri baik itu kerja maupun organisasi, maka lebih baiknya kita mempunyai strategi yang baik supaya lebih mudah untuk di pahami.Oleh karena itu, salah satu strategi yang baik yaitu dengan memilih waktu yang tepat.

Dalam hal ini yaitu artinya waktu yang akan digunakan untuk mengajukan surat pengunduran diri supaya bisa menguntungkan untuk kedua belah pihak. Lalu bagaimanakan waktu yang tepat dan menguntungkan tersebut? Simak pembahasannya berikut ini.

 

1. Tugas dan Kewajiban Sudah Diselesaikan

Ketika kita hendak mengajukan surat pengunduran diri baik itu kerja ataupun organisasi, maka perhatikan apakah tugas dan kewajiban yang diberikan perusahaan kepada kita sudah terselesaikan atau belum.

Karena meninggalkan pekerjaan yang belum selesai tentu saja akan memberikan kesan yang negatif dan juga kemungkinan besar permohonan pengunduran diri tidak dapat diterima.

 

2. Perencanaan Pengunduran Diri

Pada saat mengajukan permohonan pengunduran diri, maka kita harus menentukan jauh – jauh hari kapan kita akan berhenti bekerja. Karena hal tersebut akan memberikan perusahaan atau organisasi mencari pengganti kekosongan dari posisi yang kita tinggalkan.

 

3. Rahasiakan Pengunduran Diri dari Karyawan Lain

Alangkah lebih baiknya jika kita akan mengundurkan diri dari pekerjaan, maka konsultasi terlebih dahulu kepada pimpinan dengan keputusan dan juga alasan mengapa hendak mengundurkan diri.

Karena jika kita menceritakan rencana pengunduran diri kepada banyak pihak misalnya karyawan lain maka bisa berdampak buruk. Biarkanlah pimpinan mengambil keputusan apakah mengizinkan atau tidak permohonan resign yang kita ajukan.

 

4. Perhatikan Citra Selama Bekerja

Maksud dari memerhatikan citra yaitu sikap bekerja yang dilakukan apakah sudah bertanggung jawab atau belum. Jika dirasa masih ada yang kurang maka perbaiki terlebih dahulu. Karena meninggalkan citra yang buruk bisa berdampak ke masa yang akan datang pada saat bekerja di tempat lain.

 

 

Cara Menulis Surat Pengunduran Diri

Sebelum kita memulai menulis surat pengunduran diri kerja, maka kita perlu memerhatikan format penulisan dan juga bahasa yang digunakan. Dari contoh surat pengunduran kerja di atas maka bisa dijadikan sebagai acuan pada saat hendak menulis surat pengunduran diri kerja.

Selain memerhatikan contoh di atas, berikut ini merupakan beberapa tips menulis surat pengunduran diri yang dapat kita manfaatkan.

 

1. Tulis Hal – Hal yang Penting Saja

Dalam menulis surat pengunduran diri kerja, maka kita harus mengetahui terlebih dahulu hal apa saja yang seharusnya kita tulis dan hal apa saja yang seharusnya tidak perlu di tulis. Misalnya saja dengan menggunakan kata yang tepat, dan kalimat yang efektif.

Dan tentu saja tidak perlu menuliskan tuntutan misalnya saja pemberian uang pesangon ataupun sejenisnya. Dengan menulis surat resign dengan tepat dan sesuai dengan etika, maka akan membuat perhatian yang lebih serius serta akan mendapatkan respon yang baik.

Apabila terdapat beberapa hal yang bersifat sensitif yang perlu di sampaikan, maka lebih baik untuk di sampaikan pada waktu lain dan lebih baik dibicarakan secara empat mata.

 

2. Surat Pengunduran Diri Sendiri

Beberapa contoh dari surat pengunduran diri kerja yang telah kami sampaikan di atas bisa di cermati dengan baik. Oleh karena itu, tulislah surat pengunduran diri kerja dengan rapi dan jangan lupa untuk memerhatikan format penulisan yang baik dan benar.

Meskipun surat ini hanya digunakan sebagai pengantar permohonan diri berhenti bekerja ataupun berorganisasi. Namun dengan penulisan surat tersebut, etika seorang penulis dapat terbaca. Surat yang baik akan memudahkan pembaca dalam memahami maksud dan tujuan penulisan surat tersebut.

 

3. Sikap Menghargai Atasan

Dalam penulisan surat resign gunakanlah bahasa yang sopan dan juga efektif. Dan perhatikan penggunaan kalimat yang baik dan hindari penggunaan kalimat – kalimat yang bisa menyinggung atasan.

Menggunakan bahasa yang sering digunakan ketika berkomunikasi dengan atasan juga diperbolehkan. Namun harus tetap menjunjung tinggi rasa hormat kepada atasan dan gunakan etika yang baik kepada atasan.

 

4. Maksud dan Tujuan Surat Jelas

Tulislah surat pengunduran diri kerja dengan sederhana akan tetapi tetap memerhatikan ketegasan dan juga kejelasan dari maksud dan tujuan surat tersebut. Misalnya saja seperti contoh surat resign diatas yang mencantumkan tanggal kapan tepatnya akan berhenti.

Hal tersebut membuktikan ketegasan pengunduran diri. Hindarilah penggunaan kalimat ancaman atau kalimat keraguan supaya tujuan dari surat yang dibuat lebih jelas.

 

5. Apresiasi yang Baik Untuk Perusahaan

Pada surat pengunduran diri kerja, tulislah kalimat apresiasi sederhana namun dengan maksud yang baik untuk perusahaan. Misalnya saja dengan menggunakan bahasa yang sederhana dan mempunyai batasan. Karena jika berlebihan, maka akan memberikan kesan kebohongan.

 

6. Cantumkan Pencapaian Apa yang Telah Dilakukan

Dengan mencantumkan pencapaian yang telah dilakukan dalam perusahaan tersebut memberikan kesan yang penting yang telah dilakukan untuk perkembangan perusahaan. Namun, tetap batasi dalam menyampaikan kalimat pencapaian supaya tidak terkesan sombong.

 

7. Gunakanlah Penutup yang Santun dan Hangat

Dan langkah terakhir dalam penulisan surat pengunduran diri kerja yaitu bagian penutup surat. Kalimat penutupan surat sangat diperlukan karena akan memperlihatkan kesopanan dan juga pemilihan kalimat yang bersahabat.

Misalnya saja dengan memberikan harapan yang baik terhadap perusahaan dan memberikan kalimat ucapan perpisahan dengan rendah hati.

 

8. Berikan Surat Resign Secara Langsung Kepada Pimpinan

Dengan memberikan surat pengunduran diri kerja secara langsung kepada pimpinan dengan bertemu secara langsung. Dan jangan meninggalkan surat lamaran ataupun mengirimkan melalui email. Karena hal tersebut tidak sopan dan tidak menghargai atasan.

 

 

Tata Cara Menemui Atasan

Hal terakhir yang perlu diperhatikan dalam proses pengunduran diri pada suatu pekerjaan atau organisasi yaitu dengan menemui atasan. Setelah mempersiapkan surat pengunduran diri, maka kemudian persiapkan diri untuk menemui atasan.

Dalam menemui atasan terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan. Nah berikut ini merupakan hal – hal yang maupun sikap yang perlu diperhatikan jika bertemu dengan atasan.

 

1. Buatlah Janji Untuk Bertemu Jauh – Jauh Hari

Pastikan temui pimpinan pada saat pimpinan mempunyai banyak waktu supaya bisa berbicara secara empat mata. Bautlah janji jauh – jauh hari serta jangan menemui atasan atau pimpinan pada saat jam padat atau sedang dalam keadaan tidak ingin di ganggu.

 

2. Berkomunikasi dengan Tegas Namun Tetap Sopan

Berkomunikasilah dengan menggunakan gaya bahasa yang tegas dan tidak bertele – tele dan langsung kepada maksud dan juga tujuannya namun tetap mengutamakan kesopanan. Gunakanlah bahasa yang efisien sesuai dengan etika dan kesantunan.

 

3. Kejelasan Alasan

Persiapkanlah alasan yang jelas dan juga argumen yang kuat untuk memperkuat alasan pengunduran diri kita dari pekerjaan. Kurangilah sifat defensif dalam memberikan alasan – alasan tersebut.

Jika atasan memberikan solusi dan berbagai macam negosiasi supaya tetap bertahan, maka dengarkanlah dengan sabar serta ikutilah dan jangan memperlihatkan sikap yang tidak baik . Dan pertimbangkanlah negosiasi dari atasan, karena biasanya atasan akan memberikan solusi yang terbaik.

 

4. Gunakanlah Gaya Komunikasi yang Baik

Apabila pimpinan mengajukan pertanyaan – pertanyaan yang menyudutkan, tetaplah berikan komunikasi yang positif. Karena bisa jadi atasan sedang mencari alasan sebenarnya mengapa mengundurkan diri.

Oleh karena itu, lebih baik untuk mengatakan yang sejujurnya apa yang sebenarnya terjadi namun tetap menggunakan bahasa yang baik dan pendekatan yang positif.

 

5. Konfirmasi Kepada Relasi Selama Bekerja

Pada saat kita bekerja tentu saja kita akan mendapatkan relasi yang diajak bekerja sama. Oleh karena itu, jika sudah memutuskan untuk berhenti bekerja sebaiknya berikan konfirmasi kepada relasi mengenai keputusan mengundurkan diri.

Apabila relasi membutuhkan rekan kerja yang lain, maka bisa direkomendasikan teman yang memang kompeten dalam bidang tersebut. Sehingga tidak ada yang merasa di bebankan dan akan tetap bisa melanjutkan hubungan relasi antar perusahaan.

 

Demikianlah pembahasan kami mengenai Contoh Surat Resign Pengunduran Diri lengkap yang dapat jadikan sebagai referensi dalam membuat surat pengunduran diri kerja dan beberapa tips yang bisa kamu gunakan pada saat hendak mengajukan surat resign kerja.

Adi Catur Pamungkas Seorang muslim yang suka menulis berbagai macam artikel dan tertarik dengan dunia networking
DarkLight