Arwina Nur Dyah Utami Penikmat musik dan senja, selamat membaca tulisan saya. Suka banget menulis dan baca novel.

10 Dampak Negatif Perubahan Sosial: Penjelasan dan Contoh

5 min read

dampak negatif perubahan sosial

Dampak Negatif Perubahan Sosial –  Perubahan sosial adalah perubahan yang dialam oleh masyarakat dengan cara berkelanjutan. Serta perubahan tersebut dapat terdiri dari sikap dalam bermasyarakat, perilaku serta pola pikir masyarakat itu sendiri.

Dalam menjalani kahidupan manusia sehari-hari di lingkungan masyarakat, pastinya ada banyak peraturan atau tata tertib yang sudah menjadi budaya pada lingkungan masyarakat. Seiring berjalanya waktu memebuat kehidupan hari-hari dei hari mulai mengalami pergeseran.

Dampak yang dihasilkan dari perubahan sosial menjadikan masyarakat mengalami perubahan pada perilaku baik dari hal yang yang positif sampai dengan hal yang negatif.

 

Dampak Negatif Dari Perubahan Sosial

Dampak perubahan sosial yang dialami oleh masyarakat ini  bersifat negatif dan juga merugikan masyarakat. Kerugian yang dihasilkan bisa bersifat material ataupun non material.

Dampak negatif perubahan sosial sangat perlu diperhatikan secara lebih lanjut dan perlu juga adanya evaluasi untuk dapat mengehentikan adanya perubahan sosial serta merubah kondisi agar dapat lebih baik. Berikut ini merupakan  dampak negatif yang dihasilkan dari perubahan sosial antara lain:

 

Terjadi Disintegrasi Sosial

Dampak negatif perubahan sosial yang pertama adalah pada perkembangan zaman. Perubahan sosial dan kebudayaan seiring dengan perkembangan zaman di dalam masyarakat atau revolusi adalah salah satu faktor yang menyebabkan timbulnya disintegrasi sosial dikalangan masyarakat.

Perubahan sosial dan kebudayaan yang disertai adanya tindak kekerasan bisa menimbulkan adanya perpecahan di dalam masyarakat. Masyarakat yang mendukung kepentingan suatu golongan atau kelompok tertentu bisa menjadi terpecah belah.

Selain revolusi, ada juga hal yang dapat menyebabkan adanya disintegrasi sosial yaitu kesenjangan sosial antarsuku. Adanya disintegrasi yang diakibatkan oleh kesenjangan sosial disebabkan karena tidak berfungsinya lembaga-lembaga sosial yang ada dalam masyarakat.

 

Terjadi Kerusakan Lingkungan

Perubahan sosial tidak terlepas dengan adanya kegiatan konsumsi serta produksi dalam masyarakat. Hal itu bisa mengancam berlangsungnya ekosistem alam.

Intensitas kegiatan ekonomi masyarakat yang melebihi batas akan menyebabkan adanya bahaya laten yang merupakan dampak negatif perubahan sosial .

Para pakar atau ahli dalam bidang sosiologi tidak sedikit yang menyebutkan bahwa penipisan sumber daya alam serta kerusakan lingkungan terjadi akibat dari dampak negatif perubahan sosial.

Banjir, tanah longsor, serta pembakaran hutan yang terjadi akibat dari pengaruh eksploitasi yang berlebihan terhadap alam.

 

Peningkatan Kenakalan Remaja

Kenalan para remaja ternyata dapat juga diperngaruhi oleh adanya dampak negatif perubahan sosial. Budaya barat dengan nilai-nilai kebebasan diadopsi tanpa menyesuaikan kondisi dari kebudayaan kita sendiri.

Misalnya kenakalan remaja yang berdampak negatif adalah tawuran, adanya geng motor, seks bebas, pornografi,penggunaan obat-obatan terlarang, dan pemerasan.

 

Eksistensi Adat Istiadat Berkurang

Dampak negatif prubahan sosial juga dapat mengarah ke semakin terlupakannya eksistensi adat istiadat oleh masyarakat karena dinggap tidak sesuai dengan perkembangan zaman, hal itu merupakan dampak negatif perubaan sosial.

Semakin majunya suatu wilayah lama-kelamaan nilai dari adat istiadat bisa ditinggalkan serta digantikan dengan nilai-nilai kebudayaan modern.

Kondisi itu sebernarnya secara cepat atau lambat juga akan dapat menghilangkan jati diri bangsa yang memang sulit untuk dipisahkan dengan adat istiadat atau budaya yang ada di dalam kehidupan bermasyarakat.

 

Lembaga Sosial Tidak Berfungsi Secara Optimal

Tidak optimalnya lembaga sosial berhubungan pada pola kepemimpinan anggota masyarakat yang menyalahgunakan kududukan serta wewenang. Tindakan menyalahgunakan wewenang dilakukan guna memenuhi kebutuhan ekonomi hal itu berpengaruh pada dampak negarif perubahan sosial.

Salah satu contoh tidak berfungsinya lembaga hukum yang optimal adalah tidak adanya keadilan hukum dalam melaksanakan suatu peradilan dikarenakan adanya praktik suap oleh okum tertetu.

Oknum peradilan yang melakukan hal tersebut dilakukan untuk memenuhi apa yang diinginkanya agar dapat memperbaiki standar atau taraf hidup. Hal itu juga bisa disebut dengan korupsi.

Itulah yang membuat pendapat masyarakat menyatakan yang kemudian meragukan adanya keadilan bahkan masyarakat ada yang menyebutkan bahwa hukum tumpul ke atas dan tajam ke bawah.

Yang intinya jika orang itu kaya maka hukuman yang dia terima dapat langsung dia beli dan hukuman itu lenyap seketika karena telah dia tebus dengan uang.

Terjadi kesenjangan Budaya

Dampak perubahan sosial bisa juga mengancam budaya . Kesenjangan budaya atau “Culture Lag” terjadi pada saat budaya material berubah lebih cepat daripada budaya non material, hal itu dapat menciptakan adanya kesenjangan antara dua komponen budaya.

Kesenjangan yang terjadi di dalam masyarakat bisa menyebabkan terjadinya permasalahan sosial. Contoh kesenjangan budaya ialah adanya internet yang disalahgunakan oleh masyarakat untu melakukan tindak kejahatan serta melanggar hukum yang berlaku.

 

Terjadi Cultural Shock

Kemudian dampak perubahan sosial bisa mengakibatkan cultural shock. Cultural shock adalah keadaan dimana masyarakat merasa kebingungan terhadap kebudayaanya.

Keadaan ini bisa dipahami karena dalam waktu yang singkat terjadi perubahan budaya sehingga akan membingungkan masyarakat jika masyarakat itu tidak dapat dengan cepat beradaptasi.

 

Terjadi Anomi

Dampak perubahan sosial juga bisa mengakibatkan terjadinya anomi. Anomi sendiri adalah istilah untuk menggambarkan keadaan kacau, serta tanpa peraturan. Anomi diperkenalkan oleh Emile Durkheim.

Contoh dari anomi yaitu perang menyebabkan nilai dan norma masyarakat memudar karena lembaga sisoal yang tidak berfungsi dengan optimal. Sementara itu masyarakat belum mampu menciptakan nilai serta norma baru yang berfungsi sebagai pedoman dalam berperilaku.

 

Muncul Paham Duniawi

Dampak negatif perubahan sosial yang terjadi dapat megakibatkan munculnya berbagai paham-paham yang bersifat duniawi. Paham yang sering muncul adalah sebagai berikut :

  • Konsumerisme, adalah paham atau ideologi yang menjadikan seseorang mengonsumsi atau menggunakan barang-barang dengan cara yang berlebian.
  • Sekularisasi, adalah paham yang memisahkan antara urusan dunia dengan urusan keagamaan.
  • Hedonisme, adalah paham yang menganggap bahwa hidup itu bertujuan untuk mencari kebahagiaan atau kesenangan sebanyak mungkin serta menjauhkan perasaan-perasaan yang menyakitkan.

Maka dari itu adanya perubahan sosial harus disertai dengan sikap bijak dalam menghadapinya. Karena perubahan sosial dapat berdampak baik dan juga berdampak buruk  bagi masyarakat.

 

Berkembangya Sifat Individualisme

Akibat dari adanya dampak negatif perubahan sosial dalam masyarakat yaitu sikap individualisme yang pada era ini manusia lebih mementingkan diri sendiri daripada kepentingan bersama, sehingga tidak jarang masyarakat lebih mengesampingkan kepentingan hukum.

 

Dampak Negatif Perubahan Sosial Masyarakat

Contoh dari adanya perngaruh dampak negatif perubahan sosial ini misalnya dalam kehidupan bermasyarakat modern , kerap kali terjadi hubungan sosial yang didasari pada suatu kepentingan.

Meskipun di dalamnya sudah diatur atau disatukan dalam organisasi dan lembaga masyarakat, hubungan itu tetap tidak memiliki ikatan sosial yang cukup erat.

Ada banyak orang yang hidup di zaman modern seperti saat ini lebih bertujuan atau memiliki orientasi untuk lebih menutup diri dalam privasinya hal itu dilakukan guna menjaga dan melindungi hak- hak yang ada dalam dirinya.

Oleh karena hal itu untuk menghadapi dampak negatif perubahan sosial yang terjadi sangat diperlukan adanya pola pikir yang kreatif serta juga inovatif.

Sikap tersebut apabila dimiliki masyarakat dapat menjadikan masyarakat untuk berpikir dan bertindak dalam melakukan perubahan sosial guna menuju kehidupan yang lebih baik. Dibawah ini merupakan sikap-sikap inovatif yang dapat dilakukan oleh masyarakat :

  • Bersikap kritis terhadap kondisi yang dialami oleh masyarakat di lingkungan sekitar.
  • Berpikir kreatif agar dapat mengahasilkan hal-hal baru yang berguna bagi masyarakat.
  • Berorientasi pada masa depan yang lebih baik.

 

Demikian penjelasan mengenai dampak negatif perubahan sosial yang dialami oleh masyarakat seiring dengan perkembangan zaman. Dalam menghadapi hal tersebut diperlukan adanya sikap inovatif serta cara berpikir kreatif supaya kita tidak terjebak dalam hal negatif yang disebabkan oleh adanya perubahan sosial.

Arwina Nur Dyah Utami Penikmat musik dan senja, selamat membaca tulisan saya. Suka banget menulis dan baca novel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DarkLight