√ Doa Naik Kendaraan: Bacaan Arab, Arti dan Latin (Lengkap)

Doa Naik Kendaraan: Bacaan Arab, Arti dan Latin

Doa Naik Kendaraan: Bacaan Arab, Arti dan Latin

Sejak dulu, kita mengenal kendaraan dari hewan seperti kuda, keledai, onta, dan lain sebagainya. Namun, di zaman yang modern ini, kita dimudahkan dalam pergi ke suatu tempat dengan lebih cepat dan canggih menggunakan kendaraan buatan manusia. Mulai dari kendaraan darat, air, dan udara.

Kita harus bersyukur dengan adanya kemudahan ini dengan mengingat Allah yang memberi kita ilmu pengetahuan yang begitu banyak dan bermanfaat. Islam mengajarkan kepada kita untuk senantiasa berdoa dalam melakukan kegiatan atau aktivitas apapun, salah satunya saat dalam kendaraan untuk memohon agar diberi kelancaran dan keselamatan.

Kali ini, Pintarnesia akan membagikan materi tentang doa naik kendaraan sebagai ungkapan rasa syukur kepada-Nya dan berharap keselamatan sampai ke tempat tujuan. Simak baik – baik ya doa naik kendaraan laut, udara dan darat.

Urutan Doa Naik Kendaraan Rasulullah

Seperti halnya yang diriwayatkan oleh sahabat Ali Ra, bahwa ketika Rasulullah SAW naik unta, beliau membaca berbagai urutan doa sebagai berikut.

1. Membaca “Bismillah”

Beliau membaca “Bismillah”, ketika Rasulullah SAW meletakkan kakinya di atas tunggangannya.

2. Membaca “Alhamdulillah”

Beliau membaca “Alhamdulillah”, ketika Rasulullah SAW telah tegak di atas punggungnya unta.

3. Membaca Doa Naik Kendaraan

Setelah itu beliau membaca doa naik kendaraan yang pada masa itu adalah unta, sebagai berikut:

سُبْحَانَ الَّذِيْ سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِيْنَ. وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُوْنَ

”Subhaanalladzi sakhkhara lanaa hadza wamaa kunnaa lahuu muqriniin wainnaa ilaa rabbina lamunaqlibuun”

Artinya :

“Maha Suci Tuhan yang telah menundukkan semua ini bagi kami padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami”.

4. Membaca Alhamdulillah dan Takbir Sebanyak 3 kali

Setelah membaca doa naik kendaraan,beliau membaca “Alhamdulillah” sebanyak 3 kali dan “Allahu Akbar” sebanyak 3 kali pula.

5. Membaca doa istighfar

Terakhir beliau membaca doa istighfar sebagai berikut:

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ إِنِّيْ ظَلَمْتُ نَفْسِيْ فَاغْفِرْ لِيْ، فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ

Artinya:

“Maha Suci Engkau Sungguh, aku telah menganiayanya diriku, maka ampunilah aku. Sesungguhnya, tidak ada yang bisa mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau.” (HR.Abu Dawud, Tirmidzi, Nasa’I, Ahmad, dan lain – lain)

 

 

Doa Naik Kendaraan

Dari urutan doa naik kendaraan diatas, maka dapat dijadikan dalam satu bacaan doa naik kendaraan yang lengkap sebagai berikut:

Doa Naik Kendaraan Lengkap

بِسْمِ اللهِ، الْحَمْدُ لِلَّهِ {سُبْحَانَ الَّذِيْ سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِيْنَ. وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُوْنَ} الْحَمْدُ لِلَّهِ، الْحَمْدُ لِلَّهِ، الْحَمْدُ لِلَّهِ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ إِنِّيْ ظَلَمْتُ نَفْسِيْ فَاغْفِرْ لِيْ، فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ

“Bismillaah, alhamdulillaah, subhaanal-ladzii sakh-khoro lanaa haadzaa wa maa kunnaa lahu muqriniin. Wa innaa ilaa robbinaa lamunqolibuun. Alhamdulillaah (3x), Allaahu akbar (3x), subhaanakallaahumma innii zholamtu nafsii faghfir lii, fa-innahu laa yaghfirudz-dzunuuba illaa anta.”

Artinya :

“Maha Suci Tuhan yang telah menundukkan semua ini bagi kami padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami (di hari Kiamat). Segala puji bagi Allah (3x), Allah Maha Besar (3x). Maha Suci Engkau ya Allah. Sungguh, aku telah menganiayanya diriku, maka ampunilah aku. Sesungguhnya, tidak ada yang bisa mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau.”

 

 

Doa Naik Kendaraan Laut

Diatas merupakan doa naik kendaraan darat, sedangkan di bawah ini merupakan doa naik kendaraan laut.

Doa Naik Kendaraan Laut

بِسْمِ اللهِ مَجْرَهَا وَمُرْسَهَآاِنَّ رَبِّىْ لَغَفُوْرٌرَّحِيْمٌ

“Bismillaahi majrahaa wa mursaahaa inna robbii laghofuurur rohiim”

Artinya :

“Dengan menyebut nama Allah yang menjalankan kendaraan ini berlayar dan berlabuh, sesungguhnya Tuhanku benar – benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

 

 

Dalil Naqli Doa Naik Kendaraan

Untuk lebih lengkap dalam mempelajari doa naik kendaraan, kami memaparkan beberapa dalil yang menjelaskannya, antara lain sebagai berikut.

#1. QS. Az Zukhruf : 13 – 14

لِتَسۡتَوٗا عَلٰی ظُہُوۡرِہٖ ثُمَّ تَذۡکُرُوۡا نِعۡمَۃَ رَبِّکُمۡ اِذَا اسۡتَوَیۡتُمۡ عَلَیۡہِ وَ تَقُوۡلُوۡا سُبۡحٰنَ الَّذِیۡ سَخَّرَ لَنَا ہٰذَا وَ مَا کُنَّا لَہٗ مُقۡرِنِیۡنَ. وَ اِنَّاۤ اِلٰی رَبِّنَا لَمُنۡقَلِبُوۡنَ

Artinya:

“Supaya kamu duduk di atas punggungnya kemudian kamu ingat nikmat Tuhanmu apabila kamu telah duduk di atasnya dan upaya kamu mengucapkan, “Maha Suci Tuhan yang telah menundukkan semua ini bagi kami, padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tukan kami.”  (QS. Az-Zukhruf : 13 – 14).

#2. QS. Hud : 41

وَقَالَ اَرْكَبُوا فِيهَا بِسْمِ اللَّهِ مَجْرَاهَا وَمُرْسَاهَا ۚ إِنَّ رَبِّي لَغَفُورٌ رَحِيمٌ

Artinya:

“Dan Nuh berkata : ‘Naiklah kamu sekalian ke dalamnya dengan menyebut nama Allah di waktu berlayar dan berlabuhnya.’ Sesungguhnya Tuhanku benar – benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS Hud : 41)

#3. QS Ghafir : 60

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ

Artinya :

“Dan Tuhanmu berfirman : ‘Berdoalah kalian kepada-Ku niscaya akan Aku kabulkan permintaan kalian’.” (QS Ghafir : 60)

#4. HR Ahmad

مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَدْعُو بِدَعْوَةٍ لَيْسَ فِيهَا إِثْمٌ وَلَا قَطِيعَةُ رَحِمٍ إِلَّا أَعْطَاهُ اللَّهُ بِهَا إِحْدَى ثَلَاثٍ : إِمَّا أَنْ يُعَجِّلَ لَهُ دَعْوَتَهُ وَإِمَّا أَنْ يَدَّخِرَهَا لَهُ فِي الْآخِرَةِ وَإِمَّا أَنْ يَصْرِفَ عَنْهُ مِنْ السُّوءِ مِثْلَهَا

Artinya :

“Tidak ada seorang Muslim yang berdoa dengan tidak disertai dengan doa dan memutus hubungan persaudaraan kecuali Allah. Pasti akan memberikannya salah satu dari tiga hal. Bisa disegerakan doanya untuk dikabulkan, mungkin pula Allah menyimpannya sehingga dibalas di akhirat kelak. Dan kemungkinan pula Allah akan menghindarkan dia dari kejadian buruk yang menjadi ganti setara dari doa kebaikan yang ia panjatkan.” (HR Ahmad)

#5. HR Abu Daud dan Tirmidzi

بِسْمِ اللَّهِ الَّذِى لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَىْءٌ فِى الأَرْضِ وَلاَ فِى السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Artinya :

“Dengan menyebut nama Allah, yang dengan sebab nama-Nya tidak ada sesuatu pun di bumi maupun di langit yang dapat membahayakan atau mendatangkan mudharat. Dan Dia lah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (HR Abu Daud dan Tirmidzi)

 

Hikmah Doa Naik Kendaraan

  1. Allah meridhoi langkah kita di manapun kita berada.
  2. Merupakan bentuk rasa syukur kita kepada Allah yang telah memberikan nikmat kepada kita.
  3. Mendapatkan pahala yang melimpah.
  4. Diselamatkan oleh Allah sampai tempat tujuan kita.

 

Sekian yang dapat Pintarnesia sampaikan tentang doa naik kendaraan, semoga dapat membantu kalian dalam mempelajari materi ini. Bila ada kesalahan mohon dimaafkan dan dimaklumi. Terimakasih.



Pengertian Efek Rumah Kaca: Penyebab, Proses, dan Dampak Efek Rumah Kaca

Pengertian Efek Rumah Kaca: Penyebab, Proses, dan Dampak Efek Rumah Kaca

Sejak dulu, kita mengenal kendaraan dari hewan seperti kuda, keledai, onta, dan lain sebagainya. Namun, di zaman yang modern ini, kita dimudahkan dalam pergi ke suatu tempat dengan lebih cepat dan canggih menggunakan kendaraan buatan manusia. Mulai dari kendaraan darat, air, dan udara.

Kita harus bersyukur dengan adanya kemudahan ini dengan mengingat Allah yang memberi kita ilmu pengetahuan yang begitu banyak dan bermanfaat. Islam mengajarkan kepada kita untuk senantiasa berdoa dalam melakukan kegiatan atau aktivitas apapun, salah satunya saat dalam kendaraan untuk memohon agar diberi kelancaran dan keselamatan.

Kali ini, Pintarnesia akan membagikan materi tentang doa naik kendaraan sebagai ungkapan rasa syukur kepada-Nya dan berharap keselamatan sampai ke tempat tujuan. Simak baik – baik ya doa naik kendaraan laut, udara dan darat.

Urutan Doa Naik Kendaraan Rasulullah

Seperti halnya yang diriwayatkan oleh sahabat Ali Ra, bahwa ketika Rasulullah SAW naik unta, beliau membaca berbagai urutan doa sebagai berikut.

1. Membaca “Bismillah”

Beliau membaca “Bismillah”, ketika Rasulullah SAW meletakkan kakinya di atas tunggangannya.

2. Membaca “Alhamdulillah”

Beliau membaca “Alhamdulillah”, ketika Rasulullah SAW telah tegak di atas punggungnya unta.

3. Membaca Doa Naik Kendaraan

Setelah itu beliau membaca doa naik kendaraan yang pada masa itu adalah unta, sebagai berikut:

سُبْحَانَ الَّذِيْ سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِيْنَ. وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُوْنَ

”Subhaanalladzi sakhkhara lanaa hadza wamaa kunnaa lahuu muqriniin wainnaa ilaa rabbina lamunaqlibuun”

Artinya :

“Maha Suci Tuhan yang telah menundukkan semua ini bagi kami padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami”.

4. Membaca Alhamdulillah dan Takbir Sebanyak 3 kali

Setelah membaca doa naik kendaraan,beliau membaca “Alhamdulillah” sebanyak 3 kali dan “Allahu Akbar” sebanyak 3 kali pula.

5. Membaca doa istighfar

Terakhir beliau membaca doa istighfar sebagai berikut:

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ إِنِّيْ ظَلَمْتُ نَفْسِيْ فَاغْفِرْ لِيْ، فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ

Artinya:

“Maha Suci Engkau Sungguh, aku telah menganiayanya diriku, maka ampunilah aku. Sesungguhnya, tidak ada yang bisa mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau.” (HR.Abu Dawud, Tirmidzi, Nasa’I, Ahmad, dan lain – lain)

 

 

Doa Naik Kendaraan

Dari urutan doa naik kendaraan diatas, maka dapat dijadikan dalam satu bacaan doa naik kendaraan yang lengkap sebagai berikut:

Doa Naik Kendaraan Lengkap

بِسْمِ اللهِ، الْحَمْدُ لِلَّهِ {سُبْحَانَ الَّذِيْ سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِيْنَ. وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُوْنَ} الْحَمْدُ لِلَّهِ، الْحَمْدُ لِلَّهِ، الْحَمْدُ لِلَّهِ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ إِنِّيْ ظَلَمْتُ نَفْسِيْ فَاغْفِرْ لِيْ، فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ

“Bismillaah, alhamdulillaah, subhaanal-ladzii sakh-khoro lanaa haadzaa wa maa kunnaa lahu muqriniin. Wa innaa ilaa robbinaa lamunqolibuun. Alhamdulillaah (3x), Allaahu akbar (3x), subhaanakallaahumma innii zholamtu nafsii faghfir lii, fa-innahu laa yaghfirudz-dzunuuba illaa anta.”

Artinya :

“Maha Suci Tuhan yang telah menundukkan semua ini bagi kami padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami (di hari Kiamat). Segala puji bagi Allah (3x), Allah Maha Besar (3x). Maha Suci Engkau ya Allah. Sungguh, aku telah menganiayanya diriku, maka ampunilah aku. Sesungguhnya, tidak ada yang bisa mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau.”

 

 

Doa Naik Kendaraan Laut

Diatas merupakan doa naik kendaraan darat, sedangkan di bawah ini merupakan doa naik kendaraan laut.

Doa Naik Kendaraan Laut

بِسْمِ اللهِ مَجْرَهَا وَمُرْسَهَآاِنَّ رَبِّىْ لَغَفُوْرٌرَّحِيْمٌ

“Bismillaahi majrahaa wa mursaahaa inna robbii laghofuurur rohiim”

Artinya :

“Dengan menyebut nama Allah yang menjalankan kendaraan ini berlayar dan berlabuh, sesungguhnya Tuhanku benar – benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

 

 

Dalil Naqli Doa Naik Kendaraan

Untuk lebih lengkap dalam mempelajari doa naik kendaraan, kami memaparkan beberapa dalil yang menjelaskannya, antara lain sebagai berikut.

#1. QS. Az Zukhruf : 13 – 14

لِتَسۡتَوٗا عَلٰی ظُہُوۡرِہٖ ثُمَّ تَذۡکُرُوۡا نِعۡمَۃَ رَبِّکُمۡ اِذَا اسۡتَوَیۡتُمۡ عَلَیۡہِ وَ تَقُوۡلُوۡا سُبۡحٰنَ الَّذِیۡ سَخَّرَ لَنَا ہٰذَا وَ مَا کُنَّا لَہٗ مُقۡرِنِیۡنَ. وَ اِنَّاۤ اِلٰی رَبِّنَا لَمُنۡقَلِبُوۡنَ

Artinya:

“Supaya kamu duduk di atas punggungnya kemudian kamu ingat nikmat Tuhanmu apabila kamu telah duduk di atasnya dan upaya kamu mengucapkan, “Maha Suci Tuhan yang telah menundukkan semua ini bagi kami, padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tukan kami.”  (QS. Az-Zukhruf : 13 – 14).

#2. QS. Hud : 41

وَقَالَ اَرْكَبُوا فِيهَا بِسْمِ اللَّهِ مَجْرَاهَا وَمُرْسَاهَا ۚ إِنَّ رَبِّي لَغَفُورٌ رَحِيمٌ

Artinya:

“Dan Nuh berkata : ‘Naiklah kamu sekalian ke dalamnya dengan menyebut nama Allah di waktu berlayar dan berlabuhnya.’ Sesungguhnya Tuhanku benar – benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS Hud : 41)

#3. QS Ghafir : 60

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ

Artinya :

“Dan Tuhanmu berfirman : ‘Berdoalah kalian kepada-Ku niscaya akan Aku kabulkan permintaan kalian’.” (QS Ghafir : 60)

#4. HR Ahmad

مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَدْعُو بِدَعْوَةٍ لَيْسَ فِيهَا إِثْمٌ وَلَا قَطِيعَةُ رَحِمٍ إِلَّا أَعْطَاهُ اللَّهُ بِهَا إِحْدَى ثَلَاثٍ : إِمَّا أَنْ يُعَجِّلَ لَهُ دَعْوَتَهُ وَإِمَّا أَنْ يَدَّخِرَهَا لَهُ فِي الْآخِرَةِ وَإِمَّا أَنْ يَصْرِفَ عَنْهُ مِنْ السُّوءِ مِثْلَهَا

Artinya :

“Tidak ada seorang Muslim yang berdoa dengan tidak disertai dengan doa dan memutus hubungan persaudaraan kecuali Allah. Pasti akan memberikannya salah satu dari tiga hal. Bisa disegerakan doanya untuk dikabulkan, mungkin pula Allah menyimpannya sehingga dibalas di akhirat kelak. Dan kemungkinan pula Allah akan menghindarkan dia dari kejadian buruk yang menjadi ganti setara dari doa kebaikan yang ia panjatkan.” (HR Ahmad)

#5. HR Abu Daud dan Tirmidzi

بِسْمِ اللَّهِ الَّذِى لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَىْءٌ فِى الأَرْضِ وَلاَ فِى السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Artinya :

“Dengan menyebut nama Allah, yang dengan sebab nama-Nya tidak ada sesuatu pun di bumi maupun di langit yang dapat membahayakan atau mendatangkan mudharat. Dan Dia lah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (HR Abu Daud dan Tirmidzi)

 

Hikmah Doa Naik Kendaraan

  1. Allah meridhoi langkah kita di manapun kita berada.
  2. Merupakan bentuk rasa syukur kita kepada Allah yang telah memberikan nikmat kepada kita.
  3. Mendapatkan pahala yang melimpah.
  4. Diselamatkan oleh Allah sampai tempat tujuan kita.

 

Sekian yang dapat Pintarnesia sampaikan tentang doa naik kendaraan, semoga dapat membantu kalian dalam mempelajari materi ini. Bila ada kesalahan mohon dimaafkan dan dimaklumi. Terimakasih.