Doa Sebelum dan Sesudah Wudhu: Arab, Latin dan Artinya

By

doa sebelum dan sesudah wudhu

Hal yang paling mendasar yang sebelum kita melaksanakan sholat baik itu sholat wajib maupun yang sunah adalah kita haruslah terbebas dari yang namanya hadast besar dan juga hadast kecil.

Jika kamu ingin menyucikan diri dari hadast besar maka kamu harus melakukan mandi besar atau mandi junub. Sedangkan untuk menyucikan diri dari hadast kecil kamu hanya perlu melakukan wudhu.

Pada saat berwudhu sangat dianjurkan untuk membaca doa sebelum dan sesudah wudhu, agar wudhu yang kamu lakukan dapat sempurna.

Memang dalam rukun wudhu yang ada tidak terdapat kalimat yang memerintahkan kita untuk membaca doa sebelum dan sesudah wudhu, akan tetapi apa salahnya jika tetap membaca doa sebelum dan sesudah wudhu karena mengingat pentingnya doa dalam berwudhu.

Dan kita juga tidak hanya disarankan melakukan wudhu hanya pada saat kita akan sholat saja, melainkan kita juga di sarankan pada saat kita akan memegang Al-Qur’an, pergi kemasjid, pergi keluar rumah, dan pada saat tidur pun kita dianjurkan untuk tetap suci dari hadast dengan cara berwudhu.

Pada kesempatan kali ini Pintarnesia akan membahas tentang wudhu. Mulai dari firman Allah tentang wudhu, doa sesudah dan sebelum wudhu, rukun wudhu, sunah wudhu, dan lain sebagainya. Simak baik-baik ya!

 

Firman Allah SWT Tentang Kewajiban Berwudhu

Wudhu berasal dari bahasa Arab yang memiliki arti bersih atau indah. Sedangkan menurut syara’ wudhu berarti membersihkan anggota-anggota tubuh guna membersihkan diri dari hadast kecil.

Selain tidak termasuk dalam rukun akan tetapi wudhu masuk ke dalam sarat sah sholat seperti yang telah di jelaskan dalam Al-Qur’an surat Al-Maidah ayat 6 berikut ini.

Allah SWT berfirman :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلَاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْنِ

“Ya ayyuhalladzina amanu idza kumtum ilas salati fagsilu wujuhakum wa aydiyakum ilal marafikı wamsahu bi ruusikum wa arjulakum ilal ka’bayn (ka’bayni).”

Artinya :

“Wahai orang-orang yang beriman, jika kalian ingin melaksanakan shalat, basuhlah wajah dan tangan kalian sampai ke siku, dan usaplah kepala kalian dan (basuhlah) kaki kalian sampai kedua mata kaki.” (QS. Al-Maidah: 6)

 

Dari firman Allah SWT bisa menunjukkan bahwa wudhu sangatlah penting dalam kehidupan kita sehari-hari sebagai seorang muslim. Maka dari itu kamu sebagai kaum muslim haruslah mengerti doa yang sebaiknya kamu baca pada saat akan dan sesudah melakukan wudhu beserta cara melakukan wudhu yang baik dan benar.

Oleh karena itu kamu harus melakukan aju setiap hari, dengan begitu kita juga harus membaca doa sesudah dan sebelum wudhu setiap hari. Maka dari itu kamu harus tahu, menghafalkan, dan juga memahami doa yang satu ini.

Sehingga kamu akan lebih tahu tentang keutamaan dan juga berbagai manfaat yang bisa kamu dapatkan jika melakukan wudhu. Selain hati kamu menjadi merasa lebih tenang wajah wajah kamu juga akan lebih berseri-seri di setiap hari.

Maka dari itu, kali ini kami akan membagikan ulasan tentang doa sebelum dan sesudah melakukan wudhu. Berikut ini kami akan membahas mengenai doa sebelum dan sesudah wudhu.

 

 

Doa Sebelum Wudhu

doa sebelum dan sesudah wudhu

Pada saat kita akan melakukan suatu kegiatan kita bisa mengawalinya dengan membaca “Basmallah”, dan hal tersebut juga berlaku pada saat kita akan melakukan wudhu dan bahkan membaca basmalah pada saat akan wudhu sangatlah dianjurkan.

Setelah membaca “basmallah”, kita bisa langsung membaca niat melakukan wudhu. Niat adalah sebuah syarat sah yang harus kamu lakukan pada saat akan melakukan suatu pekerjaan atau ibadah. Selain itu niat juga merupakan sebuah kunci untuk mendapatkan ridho dari Allah SWT.

Setelah membaca niat di dalam hati kita bisa langsung mengucapkan sebagai doa sebelum wudhu karena Allah SWT agar kita bisa mendapatkan petunjuk dari-Nya.

Doa Sebelum Wudhu

نَوَيْتُ الْوُضُوْءَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَصْغَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

“Nawaitul whudu-a lirof’il hadatsii ashghori fardhon lillaahi ta’aalaa”

Artinya :

“Saya niat berwudhu untuk menghilangkan hadast kecil fardu (wajib) karena Allah ta’ala”

 

 

Doa Setelah Wudhu

doa sesudah wudhu

Telah kamu selesai wudhu kita sangatlah dianjurkan untuk membaca doa setelah wudu. Dalam membaca doa setelah wudhu kita tidaklah harus membacanya setelah selesai melakukan langkah wudhu yang terakhir yaitu membasuh kaki.

Waktu yang tepat untuk kamu membaca doa setelah wudhu adalah pada saat kamu keluar dari tempat wudhu atau pada saat kamu sebelum masuk ke dalam masjid pada saat di masjid.

Doa sesudah wudhu

اَشْهَدُاَنْ لَااِلٰهَ اِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ. وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنِىْ مِنَاالتَّوَّابِيْنَ، وَجْعَلْنِيْ مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ، وَجْعَلْنِىْ مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ

“Asyhadu allaa ilaaha illallah wahdahu laa syariikalahu . Wa asyhadu anna Muhammadan’abduhu wa rasuuluhu Allahumma-j alnii minattabinna waj alnii minal mutathohiirina waj alnii min ‘ibadatishalihin.”

Artinya :

“Saya bersaksi tiada Tuhan melainkan Allah yang esa , tiada sekutu bagi-Nya . Dan saya bersaksi bahwa nabi Muhammad adalah hamba-Nya dan utusan-Nya . Ya Allah jadikanlah saya orang yang ahli taubat , dan jadikanlah saya orang yang suci , dan jadikanlah saya dari golongan hamba-hamba Mu yang shaleh.”

 

 

Tata Cara Wudhu Sesuai Dengan Sunnah Rossul

Pada saat melakukan wudhu kita juga harus memperhatikan adab atau cara dan melakukannya dengan urutan yang benar dan hal tersebut harus kita kita lakukan.

Mulai dari melakukan niat hingga melakukannya dengan tertib sesuai dengan rukun-rukun wudhu yang ada, karena rukun wudhu juga merupakan sebuah langkah-langkah dan juga tata cara wudhu yang harus dilakukan. Berikut ini adalah rukun wudhu yang harus kamu ketahui:

 

1. Membaca Niat

Rukun wudhu yang paling pertama adalah membaca niat. Bacalah niat dalam hati bahwa kamu akan melakukan wudhu karena Allah SWT. Setelah itu kamu membaca doa sebelum wudhu menggunakan lisan.

Mengapa kita harus mengawalinya dengan niat? Karena Rasulullah saw pernah bersabda bahwa perbuatan seseorang dapat tergantung dari niat yang dimilikinya, dan kemudian dia juga akan mendapatkan balasan atas apa yang dia niatkan itu. Maka dari itu membaca niat adalah hal yang sangat penting untuk dilakukan.

 

2. Membasuh Wajah

Setelah kamu sudah selesai membaca niat, kamu bisa langsung membasuh wajah kamu dan usahakan semua bagian wajah kamu terbasuh oleh air wudhu. Bagian wajah yang harus dibasuh menggunakan air wudhu adalah dari bagian kening hingga ke dagu dan dari kedua pipi hingga sampai ke pinggir telinga.

Bagi kamu seorang pria yang memiliki jenggot yang panjang, maka kamu di sunahkan untuk menekan-nekan jenggot kamu menggunakan air wudhu agar air wudu tersebut dapat membasahi kulit kamu yang tertutup oleh jenggot.

 

3. Membasuh Kedua Tangan Hingga ke Siku

Kemudian yang harus kamu lakukan adalah membasuh kedua tangan kamu hingga ke siku. Hal ini sangat di anjurkan, bahkan hal tersebut difirmankan oleh Allah SWT pada Al-Qur’an surat Al-Maidah ayat 6 yang berarti “dan basuhlah kedua tangan kamu hingga ke siku”.

 

4. Mengusap Kepala

Pada langkah yang satu ini berbeda dengan membasuh muka. Mengusap kepala artinya kita membasuh kepala kita menggunakan air wudhu di bagian rambut. Kita tidak perlu membasuh hingga rambut kita basa semua, kita hanya di anjurkan untuk membasuh bagian depan saja.

 

5. Membasuh Kedua Telapak kaki Hingga ke Mata Kaki

Pada cara ini juga difirmankan oleh Allah SWT pada Al-Qur’an surat Al-Maidah ayat 6 yang berarti “Basuhlah kaki kalian hingga mata kaki”

Rasulullah menganjurkan agar berhati-hati dalam membasuh kaki, karena kamu harus memastikan bahwa mata kaki kamu benar-benar terkena air. Sebagai cara untuk berjaga-jaga sebaiknya kamu membasuhnya sampai ke betis agar mata kaki kamu bisa terkena air.

 

6. Tertib

Rukun yang terakhir dan harus kamu perhatikan adalah tertib. Langkah-langkah yang sudah dijelaskan tadi harus kamu lakukan dengan tertib atau berurutan, jangan sampai terbolak balik. Karena jika sampai terbolak-balik atau tidak urut maka wudhu yang kita lakukan tidaklah sah.

Setelah itu kamu bisa membaca doa setelah wudhu karena hal tersebut sangat di anjurkan dan agar wudhu yang kita lakukan sah dan juga sempurna.

Baca Juga : Doa Setelah Sholat Wajib

 

 

Sunah – Sunah Wudhu

Selain rukun wudhu yang merupakan langkah yang harus kita lakukan agar wudhu kita sah. Ternyata juga terdapat sunah-sunah wudhu yang dapat menambah pahala kita saat kita menjalankannya. Berikut ini adalah sunah-sunah yang ada di dalam wudhu.

  1. Diawali dengan membaca basmalah.
  2. Membasuh telapak tangan sampai pergelangan tangan
  3. Berkumur
  4. Menghirup air ke dalam hidung agar hidung bersih kemudian mengeluarkannya kembali
  5. Membasuh jenggot pada laki-laki dan pastikan air wudhu bisa sampai hingga ke kulit yang tertutup jenggot
  6. Membasuh sela-sela jari tangan
  7. Membasuh semua bagian kepala dengan air wudhu
  8. Membasuh kedua telinga baik pada bagian luar ataupun dalam
  9. Membasuh sela-sela jari kaki
  10. Membasuh setiap anggota tubuh di atas sebanyak 3 kali
  11. Mendahulukan bagian kanan daripada bagian kiri
  12. Memperpanjang basuhan
  13. Menggunakan air untuk wudhu secukupnya
  14. Wudhu dengan menghadap kiblat
  15. Tidak bicara saat wudu
  16. Membaca doa sesudah melakukan wudhu

 

 

Jenis Air yang Bisa Digunakan Untuk Berwudhu

jenis jenis air yang bisa untuk wudhu

Karena tujuan dalam berwudhu adalah menyucikan diri dari hadast kecil maka kamu juga harus menggunakan air yang suci dan dapat menyucikan dalam melakukan wudhu.

Meskipun jika kamu tidak memiliki air maka kamu bisa menggantikannya degan tayamum atau dengan kata lain berwudhu dengan cara membasuh telapak tangan dengan debu. Tapi lakukan tayamum jika di daerah kamu benar-benar tidak ada air.

Berikut ini adalah beberapa air yang bisa kamu jadikan sebagai air untuk berwudhu.

  1. Mata air/air sumur,
  2. Air kolam,
  3. Air hujan,
  4. Air sungai yang mengalir,
  5. Air dari lelehan es,
  6. Air danau,
  7. Air laut,
  8. Air zamzam, dan
  9. Air embun.

Adapun jenis air yang tidak bisa kamu gunakan untuk berwudhu antara lain sebagai berikut.

  1. Air yang kotor atau sudah terkena najis sehingga tidak bisa digunakan untuk menyucikan,
  2. Air dari pohon atau air yang berasal dari sari buah,
  3. Air yang sedikit (<1000 liter) dan sudah tercemar oleh darah, urine , minuman beralkohol, atau terdapat bangkai dalam air tersebut,
  4. Air yang tidak jenis, seperti sudah berubah warna, berbau dan berubah karena ada sesuatu yang sudah direndam atau dicampurkan dalam air tesebut seperti kopi, teh, gula, sirup, dan lain-lain,
  5. Air yang sudah di jilat atau diminum oleh binatang haram seperti babi, anjing, dan binatang pemangsa atau karnivora, dan
  6. Air sisa bekas orang mabuk minuman beralkohol.

 

Nah jadi itulah beberapa hal yang berkaitan dengan wudhu mulai dari doa sebelum dan sesudah wudhu, rukun wudhu, sunah-sunah wudhu, dan jenis-jenis air yang dapat dan tidak dapat digunakan untuk berwudu.

Semoga kita bisa mengafalkan dan memahami hal-hal yang telah di jelaskan di atas dan semoga kamu juga dapat menerapkannya setiap hari dan semoga semua ibadah yang kita jalankan dapat di terima oleh Allah SWT. Aamiin. Sekian yang dapat Pintarnesia sampaikan, bila terdapat kesalahan kata mohon dimaafkan dan dimaklumi.


Wiwit Febriandari Penyuka desain dan kreasi visual, selamat membaca artikel saya ya :)


Baca Lainya Tastynesia:
  1. Kue Balok
  2. Klepon
  3. Kue Pancong
  4. Kue Lumpur
  5. Bolu Kukus
  6. Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *