Dimas Bimantoro Anak TKJ, yang hobi dan suka dengan teknologi. Berharap banyak berkontribusi untuk banyak umat dan bermanfaat apa yang di saya lakukan.

Doa Sebelum dan Sesudah Wudhu: Tata Cara, dan Jenis Air untuk Berwudhu

7 min read

doa sebelum dan sesudah wudhu

Doa Sebelum dan Sesudah Wudhu – Doa sesudah melaksanakan wudhu, sebelum melaksanakan salat wajib ataupun salat sunnah kita harus dalam keadaan terbebas dari hadas besar dan kecil untuk hadas besar melakukan mandi junub atau mandi besar.

Untuk mensucikan hadas kecil dilakukan dengan berwudhu. Saat berwudhu dianjurkan untuk membaca niat dan doa sebelum wudhu dan doa sesudah wudhu agar wudhu menjadi sempurna.

Memang doa yang dimaksud disini tidak termasuk dalam rukun wudhu karena mengingat keutamaan doa-doa dalam berwudhu, alangkah baiknya kita tetap berdoa sebelum wudhu dan sesudah wudhu yang baik dan benar.

Melaksanakan wudhu tidak hanya dilakukan ketika akan melaksanakan sholat saja. berwudhu juga disunnahkan untuk kita semua ketika ingin ke masjid, pergi keluar rumah, megang dan membaca Alquran, menghadapi masalah ataupun saat mau beranjak tidur.

 

Kewajiban Berwudhu

Wudhu itu artinya bersih atau indah namun menurut syara artinya adalah membersihkan anggota bagian tubuh untuk menghilangkan hadas kecil. itu adalah salah satu syarat salat seperti dalam Alquran surat al-maidah ayat 6 berikut ini.

 

Allah SWT berfirman mengenai kewajiban wudhu

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلَاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْ

Bacaan kewajiban wudhu dalam latin

“Ya ayyuhalladzina amanu idza kumtum ilas salati fagsilu wujuhakum wa aydiyakum ilal marafikı wamsahu bi ruusikum wa arjulakum ilal ka’bayn (ka’bayni).”

Arti dalam bahasa Indonesia

“Wahai orang-orang yang beriman, jika kalian ingin melaksanakan shalat, basuhlah wajah dan tangan kalian sampai ke siku, dan usaplah kepala kalian dan (basuhlah) kaki kalian sampai kedua mata kaki.” (QS. Al-Maidah: 6)

 

Surat itu menunjukkan bahwa wudhu sangatlah penting dalam kehidupan orang Islam. kaum muslim dan muslimah wajib mengerti dan paham niat wudhu, doa sebelum wudhu yang benar, tata cara doa sesudah wudhu yang baik dan benar.

Maka dari itu hampir setiap hari kita berwudu otomatis kita akan selalu membaca doa sebelum wudhu dan juga doa sesudah wudhu di setiap kegiatan hari-hari kita.

Sehingga kita semua khususnya umat muslim harus mempelajari memahami termasuk menghafalkan doa ini dan nantinya kita pasti akan mendapatkan manfaat wudhu dan keutamaan dari berwudhu tersebut.

Selain kita mendapatkan manfaat wudhu dan keutamaan dari berwudhu pastinya dengan berwudhu wajah kita pasti akan terlihat merasa tenang dan juga berseri-seri setiap hari

Kali ini Mimin akan membahas tentang lafadz niat wudhu yang dibaca sebelum berwudhu dan doa sesudah berwudhu. Untuk memudahkan dalam memahaminya Mimin akan menyertai bahasa Arab, bahasa Latin dan terjemahan dalam bahasa Indonesianya.

Baca Juga: Doa Sebelum Tidur: Arab, Latin dan Artinya Lengkap.

 

Doa Sebelum Wudhu

Setiap hari ketika kita akan memulai aktivitas kita dianjurkan untuk selalu Mengawali dengan membaca Bismillah. Termasuk ketika akan berwudhu kita dianjurkan membaca Bismillah juga.

Setelah kita membaca Bismillah lalu kita baca niat wudhu. niat merupakan suatu hal yang wajib karena merupakan salah satu sahnya amalan atau pekerjaan dalam beribadah.

Niat adalah kunci yang membuka pintu pahala dari Allah SWT. setelah kita mengucapkan niat dalam hati, diucapkanlah niat wudhu untuk mendapatkan petunjuk Allah SWT. Berikut ini adalah bacaan niat wudhu lengkap dengan bahasa Arab, latin, dan terjemahan dalam bahasa Indonesianya.

 

Bacaan sebelum wudhu arab

نَوَيْتُ الْوُضُوْءَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَصْغَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

Bacaan sebelum wudhu latin

“Nawaitul whudu-a lirof’il hadatsii ashghori fardhon lillaahi ta’aalaa”

Terjamahan arti doa sebelum wudhu

“Saya niat berwudhu untuk menghilangkan hadast kecil fardu (wajib) karena Allah ta’ala”

 

 

Doa Sesudah Wudhu

setelah kita selesai melakukan wudhu lalu hendaknya kita membaca doa setelah wudhu. doa ini tidak selalu harus langsung dibaca selesai langkah wudhu terakhir yaitu membasuh kaki, doa setelah wudhu yang benar bisa dibaca setelah keluar dari tempat wudhu atau sebelum masuk masjid.

Hal tersebut mungkin karena tempat wudhunya akan dipakai banyak orang atau jamaah yang sudah pada mengantri ingin berwudhu juga dan jika kita berwudhu di kamar mandi hendaknya kita membacanya sesudah keluar dari kamar mandi.

 

Bacaan doa sesudah wudhu arab

اَشْهَدُاَنْ لَااِلٰهَ اِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ. وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنِىْ مِنَاالتَّوَّابِيْنَ، وَجْعَلْنِيْ مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ، وَجْعَلْنِىْ مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ

Terjemahan bacaan doa sesudah wudhu latin

“Asyhadu allaa ilaaha illallah wahdahu laa syariikalahu . Wa asyhadu anna Muhammadan’abduhu wa rasuuluhu Allahumma-j alnii minattabinna waj alnii minal mutathohiirina waj alnii min ‘ibadatishalihin.”

Terjemahan arti doa sesudah wudhu

“Saya bersaksi tiada Tuhan melainkan Allah yang esa , tiada sekutu bagi-Nya . Dan saya bersaksi bahwa nabi Muhammad adalah hamba-Nya dan utusan-Nya . Ya Allah jadikanlah saya orang yang ahli taubat , dan jadikanlah saya orang yang suci , dan jadikanlah saya dari golongan hamba-hamba Mu yang shaleh.”

 

 

Tata Cara Wudhu

tata cara wudhu

Berwudhu juga ada tata cara adab dan urutan yang benar. dimulai dari niat hingga tertib sesuai rukun-rukun wudhu, karena rukun sekaligus menjadi langkah dan tata cara berwudhu. berikut ini pembahasan dan penjelasan tentang rukun rukun wudhu.

 

1. Membaca Niat

Rukun wudhu yang pertama adalah dengan membaca niat. niat dalam hal ini jika kita hendak melaksanakan wudhu dan diniati dalam hati sebelum diucapkan dengan lisan.

Karena didalam Islam setiap ibadah atau kebaikan hendaknya diawali niat dari dalam hati sebelum diucapkan ataupun dilakukan.

Rasulullah sendiri dalam sabdanya menjelaskan perbuatan seseorang itu tergantung pada niatnya dan akan mendapatkan balasan yang setara dengan apa yang telah diniatkannya dan dilakukannya oleh orang tersebut.

Sama halnya dengan berwudu, berwudhu juga wajib hukumnya untuk berniat dalam hati kemudian disusul dengan membaca niat wudhu dalam Membaca niat wudhu dilakukan sebelum kamu berwudhu.

 

2. Membasuh Wajah

Setelah kita selesai membaca niat wudhu, lalu dilanjutkan membasuh wajah dengan air mengenai seluruh bagian wajah. Mimin Contohkan area wajah yang dibasuh dengan air lah kedua pipi sampai ke pinggir telinga dan dari kening hingga dagu.

Khusus untuk anak laki-laki ataupun pria dewasa yang memiliki jenggot panjang disunahkan untuk membasahi jenggotnya dengan menekankan jenggot tersebut supaya air bisa sampai ke kulit yang tertutup jenggotnya.

 

3. Membasuh Kedua Tangan

Langkah selanjutnya membasuh kedua tangan hingga mencapai siku-siku, hal ini sesuai dengan yang difirmankan oleh Allah SWT dalam Alquran surat al-maidah ayat 6 yang artinya “dan basuhlah tangan tanganmu hingga siku”.

 

4. Mengusap Sebagian Kepala Bagian Rambut

Lalu langkah keempat adalah mengusap-usap kepala bagian rambut. Ini berbeda dengan membasuh muka. Mengusap sebagian kepala untuk mengenai air ke rambut, tidak membasuh semua rambut di kepala namun cukup dibagian depan saja.

 

5. Membasuh Kedua Kaki

Nah langkah selanjutnya adalah membasuh kedua kaki hingga mata kaki, dalam hal ini sesuai dengan yang difirmankan oleh Allah SWT dalam Al Quran surat Al Maidah ayat 6 artinya “basuhlah kaki kalian sampai kedua mata kaki”.

Rasulullah SAW mengajarkan agar berhati-hati saat membasuh kaki, dan pastikanlah air membasahi kedua mata kakimu. Fungsinya untuk menghindari air yang tidak membasahi mata kaki adalah dengan cara membasuh kaki sampai dengan betis jadi air akan mengenai mata kaki.

 

6. Tertib

Yang ke-6 dan sekaligus rukun wudhu terakhir ini adalah tertib. artinya setelah kita mengikuti langkah-langkah dalam berwudhu di atas sesuai dengan urutannya dan tidak boleh acak langkahnya, jika kamu melakukan langkah berwudhu namun tidak sesuai dengan ke-5 cara diatas atau tidak urut maka wudhu kamu tidak sah.

Maka dari itu selain untuk memahami dan menghafal doa sebelum wudhu dan doa sesudah wudhu, kamu harus pahami juga urutan rukun rukun wudhu kita agar sah sempurna dan kita bisa menjalankan salat ataupun kegiatan lainnya dengan tenang.

 

 

Sunnah Sunnah Wudhu

Nah setelah kita membahas tata cara wudhu maka sekarang Mimin akan menjelaskan tentang sunnah sunnah dalam wudhu selain rukun dan langkah-langkah wudhu di atas tadi terdapat juga sunah-sunah wudhu sebagai pelengkap sempurnanya untuk membersihkan hadas kecil dalam tubuh kita, berikut ini sunnah sunnah dalam wudhu yang akan mimin jelaskan, simak dengan baik ya teman-teman.

  1. Membaca Bismillah
  2. Membasuh kedua telapak tangan hingga bagian pergelangan tangan
  3. Berkumur
  4. Menghirup air ke dalam hidung lalu keluarkan
  5. Menyela nyela jenggot yang tebal untuk laki laki berjenggot agar kulit terkena air
  6. Membersihkan jari tangan
  7. Mengusap sebagian kepala (rambut) dengan air
  8. Mengusap kedua telinga bagian luar dan dalam
  9. Membersihkan jari kaki
  10. Membasuh, membersihkan atau mengusap anggota wudhu masing masing 3 kali
  11. Bagian kanan terlebih dahulu semuanya setelah itu yang kiri
  12. Memperpanjang basuhan di sebagian kepala bagian depan
  13. Tidak boros dalam menggunakan air wudhu
  14. Menghadap kiblat
  15. Tidak berbicara atau ngobrol saat sedang berwudhu
  16. Membaca doa setelah selesai wudhu

 

 

Jenis Air untuk Wudhu

jenis air wudhu

Kita dalam melaksanakan wudhu dianjurkan menggunakan air yang bersih atau suci dan mensucikan, walau kadangkala tidak ada air bisa diganti dengan atau berwudhu dengan membasuh telapak tangan dengan Debu.

Tetapi yang lebih utama menggunakan air kalau memang masih bisa dijumpai di sekitar kamu entah itu air hujan air keran atau apapun jika masih terlihat air maka hendaknya gunakanlah air tersebut.

Berikut ini jenis air yang sah jika digunakan untuk berwudhu.

  • Air sumur
  • Air hujan
  • Air sungai
  • Air lelehan salju atau es batu
  • Air kolam

Baca Juga: Tata Cara Mandi Wajib: Doa, Cara Junub dan Niat Mandi Wajib.

 

Dan berikut ini jenis air yang tidak sah untuk berwudhu

  • Air bekas atau sisa orang mabuk karena minuman keras
  • Air yang tidak jernih atau sudah berubah warnanya, bau karena ada yang direndam dalam air tersebut
  • Air bekas yang sudah diminum oleh binatang haram seperti babi, anjing atau binatang mangsa
  • Air najis atau air kotor
  • Air dari pohon atau air sari buah
  • Air yang jumlahnya sedikit atau kurang dari 1000 liter yang sudah tercemar minuman beralkohol atau binatang yang mati di dalamnya, urin, ataupun darah.

 

Nah setelah kita membahas tentang doa sebelum dan sesudah wudhu, tata cara, sunah-sunah, dan jenis air yang sah atau tidak untuk digunakan berwudhu. demikian informasi tentang semuanya semoga bermanfaat.

Jangan lupa untuk membagikan artikel ini kepada teman-teman kalian biar teman-teman kalian tambah mengerti, jika ada kritik ataupun saran langsung saja tulis di kolom komentar di bawah ini.

Dimas Bimantoro Anak TKJ, yang hobi dan suka dengan teknologi. Berharap banyak berkontribusi untuk banyak umat dan bermanfaat apa yang di saya lakukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DarkLight