Ekonomi Mikro

Ekonomi merupakan salah satu hal terpenting dalam kehidupan, bahkan saat ini ekonomi memegang peran penting dalam kehidupan manusia dan kelompoknya.

Ekonomi sendiri dapa dibedakan menjadi dua jenis yaitu ekonomi makro dan ekonomi mikro. Nah pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai ekonomi mikro, untuk penjelasannya simak uraian yang ada dibawah ini.

  1. Pengertian Ekonomi Mikro
  2. Pengertian Ekonomi Mikro Menurut Para Ahli
  3. Ruang Lingkup Ekonomi Mikro
    1. 1. Interaksi di Pasar Barang
    2. 2. Perilaku Penjual dan Pembeli
    3. Interaksi di Pasar Faktor Produksi
  4. Tujuan Ekonomi Mikro
  5. Kebijakan Ekonomi Mikro
    1. 1. Kebijakan Harga Terendah
    2. 2. Kebijakan Harga Tertinggi
    3. 3. Kebijakan Pajak
    4. 4. Kebijakan Subsidi
  6. Permasalahan Ekonomi Mikro

Pengertian Ekonomi Mikro

pengertian ekonomi mikro

Secara umum ekonomi mikro adalah ilmu ekonomi yang mempelajari tentang perilaku perusahaan, konsumen, harga pasar dan kuantitas barang serta jasa.

Pengertian Ekonomi Mikro Menurut Para Ahli

Selain pengertian ekonomi mikro diatas terdapat pula beberapa pengertian ekonomi mikro lain yang disampaikan oleh para ahli antara lain sebagai berikut.

  • Marshal dan Piqou

Berdasarkan pendapat yang disampaikan oleh Marshal dan Piqou, ekonomi mikro merupakan tingkat mobilitas tinggi dalam pasar. Sehingga para pelaku ekonomi dapat beradaptasi dalam perubahan pasar dengan cepat.

  • David Ricardo

Berdasarkan pendapat yang disampaikan oleh David Ricardo, ekonomi mikro merupakan kondisi di mana para pelaku ekonomi memiliki informasi mengenai seluk beluk sebuah pasar.

  • Adam Smith

Berdasarkan pendapat yang disampaikan oleh Adam Smith, ekonomi mikro merupakan subyek ekonomi yang bersifat ekonomis rasional. Sehingga mengakibatkan pelaku ekonomi mempertimbangkan hal rasional dalam mengambil keputusan.

Ruang Lingkup Ekonomi Mikro

ruang lingkup ekonomi mikro

Ruang lingkup ekonomi mikro dapat dibedakan menjadi beberapa bagian antara lain sebagai berikut.

1. Interaksi di Pasar Barang

Pasar menjadi tempat dalam menjalin hubungan permintaan dan penawaran serta tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi.

2. Perilaku Penjual dan Pembeli

Kedua belah pihak yaitu penjual dan pembeli sama-sama memiliki sifat rasional dimana penjual menginginkan keuntungan maksimal sedangkan pembeli menginginkan kepuasan yang maksimal.

Interaksi di Pasar Faktor Produksi

Pembeli memiliki faktor produksi agar dapat menghasilkan uang untuk pemenuhan kebutuhan sedangkan penjual memiliki faktor produksi barang manusia dengan membelinya.

Baca Juga: Ekonomi Makro.

Tujuan Ekonomi Mikro

tujuan ekonomi mikro

Ekonomi mikro memiliki beberapa tujuan ekonomi mikro tersendiri antara lain sebagai berikut.

  • Membuat analisis harga yang nantinya akan digunakan sebagai harga relatif terhadap produk baik barang maupun jasa.
  • Membuat analisis kemungkinan kegagalan pasar sehingga melakukan produksi dengan lebih efisien.
  • Melihat kondisi teoretis dalam suatu pasar persaingan sempurna.

Baca Juga: Laporan Laba Rugi.

Kebijakan Ekonomi Mikro

kebijakan ekonomi mikro

Dalam ekonomi mikro terdapat beberapa kebijakan ekonomi mikro yang diterapkan antara lain sebagai berikut.

1. Kebijakan Harga Terendah

Kebijakan harga terendah ini diterapkan untuk mengatur keseimbangan harga karena kondisi harga yang sering fluktiatif alias naik turun dan tetap sehingga alur floor price atau harga terendah diperlukan.

2. Kebijakan Harga Tertinggi

Kebijakan harga tertinggi diterapkan untuk mengantisipasi kondisi ketidakpastian harga yang dapat melonjak drastis sangat tinggi yang dampaknya dapat menuju inflasi dan kesejahteraan masyarakat dapat menurun.

3. Kebijakan Pajak

Pajak menjadi sumber penentu perekonomian suatu negara karena menambah devisa dan pembangunan nasional dapat dilaksanakan dengan lancar. Dan pajak yang berlaku disini merupakan pajak produsen asli negara tersebut.

4. Kebijakan Subsidi

Kebijakan subsidi merupakan salah satu bentuk campur tangan pemerintah alias intervensi dalam menentukan harga pasar sehingga produk asli dalam negeri dapat mengalahkan produk luar negeri.

Baca Juga : Perbedaan Ekonomi Mikro dan Makro

Permasalahan Ekonomi Mikro

permasalahan ekonomi mikro

Ekonomi makro dalam suatu negara tentu saja dapat menimbulkan berbagai dampak, nah dibawah ini terdapat beberapa masalah yang timbul dalam ekonomi mikro antara lain.

  1. Harga dasar dan harga tertinggi.
  2. Kenaikan harga BBM alias Bahan Bakar Minyak.
  3. Penguasaan pasar oleh suatu perusahaan tertentu atau yang biasa disebut sebagai praktik monopoli.
  4. Jalur distribusi yang panjang akan mengakibatkan penambahan biaya dan harga barang menjadi melonjak sangat tinggi.
  5. Jalur birokrasi yang panjang dalam penyaluran bantuan dan penuntasan masalah menyebabkan para pengusaha kecil enggan mengambil hal tersebut.
  6. Pembangunan tempat yang menjadi pintu masuknya devisa asing tidak berjalan segera, jika infrastruktur dibangun maka para pelaku usaha mikro akan memperoleh keuntungan tersendiri.
  7. Listrik saat ini menjadi hal yang sangat penting dalam produksi namun jika listrik belum tersalurkan merata maka produksi akan terganggu.
  8. Pembebasan lahan di Indonesia sering membuat masalah antara pengembang dan warga, jika hal seperti itu terus menerus terjadi maka investasi akan terhambat.
  9. Belum terciptanya transparasi penggunaan retribusi pajak tidak diketahui oleh masyarakat yang seringkali dana tersebut dipotong oleh pihak-pihak tertentu untuk kepentingan pribadinya.
  10. Pungutan liar yang sering terjadi tentu saja akan sangat merugikan selain karena paksaan diluar biaya yang harus dibayar namun juga karena dana tersebut digunakan untuk kepentingan pribadi.
  11. Pengenaan pajak berganda berlapis-lapis dibebankan kepada investor yang ingin menanam modal pada daerah tertentu yang membuat para investor enggan.

Demikian sedikit informasi mengenai Ekonomi Mikro. Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan. Mohon maaf jika terdapat kesalahan dalam artikel ini. Terimakasih.

Originally posted 2020-05-11 05:06:49.