5+ Fungsi Manajemen: Lengkap, Unsur dan Penjelasan

By

fungsi - fungsi manajemen

Secara umum, manajemen adalah suatu seni dalam ilmu serta pengorganisasian seperti menyusun perencanaan, membangun pengorganisasiannya dan organisasi, pergerakan, dan pengendalian atau pun pengawasan. Dapat diartikan juga jika manajemen adalah suatu ilmu pengetahuan yang sistematis supaya bisa memahami mengapa serta bagaimana manusia saling bekerja supaya bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain ataupun golongan tertentu serta masyarakat luas.

Sedangkan secara etimologis, pengertian manajemen adalah seni untuk melaksanakan serta mengatur. Manajemen ini juga bisa dilihat sebagai ilmu yang mengajarkan proses untuk mendapatkan tujuan dalam suatu organisasi, sebagai usaha bersama dengan beberapa orang yang ada di dalam organisasi tersebut sehingga ada orang yang merumuskan serta melaksanakan tindakan manajemen yang disebut dengan manajer.

 

Pengertian Manajemen Menurut para Ahli

Berikut ini adalah beberapa ahli yang berpendapat mengenai manajemen, antara lain.

 

1. George Robert Terry

Menerutnya manajemen adalah proses khas dari beeberapa tindakan, contohnya saja seperti perencanaan, pengorganisasian, pengawasan, dan penggerakan. Seluruh tindakan tersebut memiliki tujuan untuk mencapai target dengan memanfaatkan semua sumber daya yang tersedia.

 

2. Lawrence A. Appley

Menurutnya manajemen adalah sebagai keahlian dalam membangkitkan orang lain supaya bersedia untuk melakukan sesuatu. Tidak harus seseorang, keahlian manajemen juga bisa dimiliki oleh kelompok atau pun organisasi.

 

3. Ricky W. Griffin

Manajemen adalah proses perencanaan, organisasi, koordinasi, serta kontrol pada sumber daya supaya tujuan tercapau secara efisien dan efektif. Yang dimaksud dengan efektif disini adalah tujuan tercapai sesuai dengan rencana, dan efisien memiliki arti jika manajemen yang dilakukan secara cermat, terorganisir, serta tepat waktu.

Baca Juga : Pengertian Laporan Keuangan

 

 

Fungsi Manajemen

fungsi fungsi manajemen

Dasarnya fungsi manajemen dibagi menjadi 3 (tiga), antara lain.

 

1. Perencanaan/Planning

Adalah aktivitasi strategis dengan menyusun hal yang dikerjakan dengan sumber yang dimiliki. Perencanaan dilakukan guna menentukan tujuan perusahaan secara keseluruhan serta cara terbaik guna memenuhi tujuan tersebut.

Manajer mengevaluasi berbagai rencana alternatif sebelum mengambil tindakan lalu kemudian  melihat apa rencata yang cocok serta bisa diguanakn untuk memenuhi tujuan dari perusahaan. Perencanaan adalah proses terpenting dari semua fungsi manajemen karean tanpa perencanaan, fungsi yang lainnya tidak bisa berjalan.

Perencanaan yang baik harus mempunyai tujuan, dibuat secara rasional, sederhana, memuat analisis pekerjaan, fleksibel, sesuai dengan kondisi, mempunyai keseimbangan serta mampu mengefektifkan sumber daya.

Jenjang Perencanaan dari perspektif manajemen sendiri mempunyai beberapa tahapan, antara lain.

  1. Top Level Planning, perencanaan dalam jenjang ini memiliki sifat strategis, memberikan petunjuk umum, rumusan tujuan, pengambilan keputusan dan memberikan petunjuk pola penyelesaian dan sifatnya menyeluruh. Top Level Planning ini penekanannya pada tujuan jangka panjang organisasi serta tentu saja menjadi tanggung jawab manajemen puncak.
  2. Middle Level Planning, jenjang perencanaan ini memiliki sifat yang lebih administratif meliputi berbagai cara menemouh tujuan dari sebuah perencanaan yang dijalankan, tanggungjawab pada level ini berada di level mid management atau pu manajemen pada setiap divisi.
  3. Low Level Planning, perencanaan ini memfokuskan diri dalam menghasilkan sehingga planning mengarah ke aktivitas operasional serta perencanaan ini menjadi tanggung jawab manajemen pelaksana.

 

2. Pengorganisasian/Organizing

Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk membagi suatu kegiatan besar menjadi kegiatan yang lebih kecil. Pengorganisasian ini memudahkan manajer dalam melakukan pengawasan serta menentukan orang yang dibutuhkan guna melaksanakan tugas yang sudah dibagi – bagi.

Pengorganisasian bisa dilakuakn dengan cara menentukan tugas apa yang harus dikerjakan, siapa yang mengerjakan, bagiamana tugas tersebut dikelompokkan, siapa yang bertanggung jawab, dan pada tingkatan mana keputusan harus diambil.

 

3. Pengarahan/Actuating

Actuating adalah suatu tindakan utnuk mengusahakan supaya semua anggota kelompok berusaha supaya bisa mencapai sasaran yang sesuai dengan perencanaan manajerial serta usaha. Dalam proses ini meliputi kegiatan, antara lain.

  • Membimbing serta memberikan motivasi kepada para pekerja supaya bisa bekerja secara efisien dan efektif.
  • Memberi tugas dan penjelasan secara rutin mengenai pekerjaan.
  • Menjelaskan semua kebijakan yang sudah ditetapkan.

 

4. Evaluasi/Controlling

Adalah hal yang dilakukan setelah proses kerja dilakukan. Pada tahap ini, kinerja dinilai apakah sesuai dengan planning. Pada tahap ini manajemen mengevaluasi keberhasilan serta efektifitas kinerja, melakukan klarifikasi serta koreksi, dan memberikan alternatif solusi masalah yang terjadi selama proses kerja berlangsung.

Evaluasi atau fungsi pengawasan bisa berjalan dengan efektif jika hal ini diperhatikan, antara lain.

  • Routing, manajer harus bisa menetapkan jalur mana yang bisa mengetahui letak dimana sesuatu sering terjadi suatu kesalahan.
  • Scheduling, manajer harus bisa menetapkan dengan tegas, kapan semestinya pengawasan itu dijalankan. Terkadang pengawasan yang dijadwal tidak efisien dalam menemukan suatu kesalahan, serta sebaliknya yang dilakukan secara mendadak atau malah lebih berguna.
  • Dispatching, manajemen dalam hal ini akan melakukan penyampaian terkait evaluasi kinerja kepada unit delegasi. Pihak manajer akan menyampaikan kesalahan serta solusi untuk memperbaiki kesalahan tersebut.
  • Follow Up, yakni proses tindak lanjut serta penyampaian informasi. masalah yang disampaikan serta didiskusikan selanjutnya ditindak lanjut sebagai upaya memperbaiki kesalahan kinerja.

 

 

Unsur – Unsur Manajemen

unsur manajemen

Pada setiap perusahaan mempunyai unsur – unsur untuk membentuk sistem manajerial yang baik dan benar. Unsur ini yang disebut sebagai unsur manajemen, jika salah satu diantaranya tidak sempurna atau bahkan tidak ada, maka akan berimbas kepada berkurangnya upaya untuk mencapai tujuan perusahaan atau organisasi. Unsur tersebut diantaranya sebagai berikut, antara lain.

 

1. Human/Manusia

Dalam sebuah manajmeen, manusia adalah faktor yang sangat menentukan. Manusia yang membuat tujuan dan manusia juga yang melakukan proses untuk mencapai tujuan. Tanpa adnaya manusia maka tidak ada proses kerja, maka pada dasarnya manusia adalah makhluk kerja.

 

2. Money/Uang

Uang merupakan salah satu unsur yang tidak bisa diabaikan, uang adlaah alat tukar dan alat pengukur suatu nilai. Besar kecilnya hasil kegiatan bisa diukur dari jumlah uang yang beredar dalam perusahaan. Maka dari itu uang adalah salat yang pentung untuk mencapai tujuan, karena segala sesuatu harus diperhitungkan secara rasional.

Hal tersebut berhubungan dengan berapa uang yang harus disediakan untuk membiayai gaji tenaga kerja, alat yang dibutuhkan dan harus dibelu serta berapa hasil yang akan dicapai dari suatu organisasi atau perusahaan.

 

3. Materials/Bahan

Material terdiri dari bahan setengah jadi dan baahan jadi. Dalam dunia usaha untuk mencapai hasil yang lebih baik, selain manusia yang lihai dalam bidang tersebut, manusia juga harus bisa menggunakan baham/materi sebagai salah satu sarana. Karena materi dan manusia tidak bisa dipisahkan, tanpa materi tidak akan tercapai hasil yang dikehendaki.

 

4. Machines/Mesin

Dalam kegiatan perusahaan, mesin sangat diperlukan. Penggunaan mesin bisa membawa kemudahan atau pun menghasilkan keuntungan yang lebih besar dan menciptakan efisiensi kerja.

Baca Juga : Pengertian Manajamen Pemasaran Lengkap

 

5. Methods/Metode

Dalam melaksanakan kerja diperlukan metode – metode kerja. Suatu tata cara kerja yang baik bisa memperlancar jalannya sebuah pekerjaan, sebuah metode bisa dinyatakan seabgai penetapan cara pelaksanaan kerja dengan memberikan berbagai pertimbangan dari sasaran, fasilitas yang ada, penggunaan waktu, serta uang dan kegiatan usaha.

Perlu kalian ingat, meskipun metode baik, sedangkan orang yang melaksanakan metode tersebut tidak mengerti atau tidak memiliki pengalaman, maka hasil kerjanya juga tidak akan memuaskan. Dengan demikian, peranan utama dalam manajemen tetap berada pada manusia itu sendiri.

 

6. Market

Memasarkan prpoduk tentu sangat penting, hal tersebut dikarenakan jika barang yang diproduksi tidak laku, maka proses produksi barang akan berhenti. Maka dari itu, penguasaan pasar dalam arti menyebar hasil produksi adalah faktor yang menentukan dalam sebuah perusahaan.

Supaya pasar bisa dikuasai maka kualitas dan harga barang harus sesuai dengan selera para konsumen serta daya beli konsumen.

 

Nah, itulalh sedikit penjelasan mengenai manajemen, mulai dari pengertian, pengertian menurut para ahli, fungsi – fungsi manajemen, dan unsur – unsur manajemen. Semoga artikel ini bisa membantu kalian, dan semoga artikel ini bisa menambah wawasan kita semua. Jika ada kesalahan dalam artikel ini mohon untuk dimaafkan dan dimaklumi.


Hasif Priyambudi Aku tidak bisa mendengarmu spongebob, disini gelap


Baca Lainya Tastynesia:
  1. Kue Balok
  2. Klepon
  3. Kue Pancong
  4. Kue Lumpur
  5. Bolu Kukus
  6. Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *