Gerak Parabola

By Hanif Pramono -

Gerak parabola biasa disebut sebagai gerak peluru dengan bentuk lintasanya sama seperti parabola. Gerak parabola juga gerak yang membentuk bidang horizontal dan gaya yang bekerja hanya gaya berat atau percepatan gravitasi, tidak menggunakan sebuah gesekan atau bergerak lurus.

Contoh gerak parabola adalah gerak benda dengan lemparan ke atas dan membentuk sudut tertentu terhadap dua arah. Arah tersebut arah vertikal atau sumbu-y yang berupa gerak lurus berubah beraturan dan arah horizontal atau sumbu-x yang berupa gerak lurus beraturan.

Pengertian Gerak Parabola

Gerak parabola adalah gerak yang membentuk suatu sudut terhadap bidang horizontal dengan gaya berat dan percepatan gravitasi. Gerak parabola juga perpaduan antara dua arah yaitu vertikal atau sumbu-y dan horizontal atau sumbu-x. GLBB sebagai gerak lurus berubah beraturan terhadap vertikal dan GLB sebagai gerak lurus beraturan terhadap horizontal.

Baca Juga : Gerak Lokomotor

Rumus Gerak Parabola

Agar dapat memahami lebih lanjut, maka perlu kalian ketahui Rumus gerak parabola adalah sebagai berikut :

Pada sumbu-y atau vertikal, gerak parabola ditetapkan untuk menggunakan rumus sebagai berikut :

  • Voy = Vo sin θ

Pada sumbu-y ke atas atau vertikal ke atas, gerak parabola ditetapkan untuk menggunakan rumus sebagai berikut :

  • Vy = Voy – g.t = Vo sin θ – g.t
  • Y = Voy t – ½  gt²

Pada sumbu-x atau horizontal, gerak parabola ditetapkan untuk menggunakan rumus sebagai berikut :

  • Vx = Vox = Vo cos θ
  • X = Vox . t = Vo cos θ x t

Setelah di dapat kecepatan dari sumbu-y atau Vy dan di dapat kecepatan dari sumbu-x atau Vx, maka akan dicari nilai kecepatan totalnya atau Vg dan menggunakan rumus resultan kecepatan yaitu Vr = √ Vy² + Vx² maka, tan θ = Vy / Vx

Keterangan :

  • Vox = kecepatan awal terhadap sumbu x = m/s
  • Voy = kecepatan awal terhadap sumbu y = m/s
  • Vx = kecepatan setelah waktu tertentu pada sumbu-x = m/s
  • Vy = kecepatan setelah waktu tertentu pada sumbu-y = m/s
  • Vr = kecepatan total = m/s
  • x = kedudukan benda pada sumbu-x atau horizontal = m
  • y = kedudukan benda pada sumbu-y atau vertikal = m
  • t = waktu = s
  • g = percepatan gravitasi = m/s
  • θ = sudut elevasi = º

Baca Juga : Gerak Manipulatif

Contoh Soal Gerak Parabola

Setelah kita mengetahui rumusnya, maka perlu juga mengetahui tentang Contoh soal gerak parabola sebagai berikut :

Harun menendang bola dengan sudut elevasi 45o. Jatuhnya bola memiliki jarak horizontal 5 meter. Akibat percepatan dari gravitasi adalah 10 m / s2, jadi bola memiliki kecepatan awal adalah ?

a. 5 m
b. 5√3 m
c. 50√2 m
d. 5√2 m

Pembahasan :

  • x = Vo² sin 2a x 1/g
  • 5 = Vo² sin (2 x 45) x 1/10
  • 5 = Vo² sin 90 x 1/10
  • 5 = Vo² x 1 x 1/10
  • 50 = Vo²
  • 50 = √ 50
  • Vo = 5√ 2 m/s

Ibrahim melempar bola basket dengan kecepatan 20 m/s dan sudut elevasi 30o. Waktu yang dibutuhkan terhadap bola basket untuk sampai ke titik tertinggi adalah ? (g = 10 m/s).

a. 1 sekon
b. 4 sekon
c. 5 sekon
d. 6 sekon

Pembahasan :

  • t = Vx sin θ : g = 20 m/s sin 30º : 10 m/s²
  • t = 20 m/s x (½) : (10 m/s²) = 1 sekon

Baca Juga: Materi Hukum Newton.

Jenis – Jenis Gerak Parabola

Jenis gerak parabola terbagi menjadi dua, agar lebih jelasnya bisa kalian simak penjelasan sebagai berikut :

  • Gerak parabola diberikan kecepatan awal dari ketinggian tertentu dengan sudut terhadap garis horizontal. Contoh dalam hal ini adalah orang renang dengan gaya bersiap – siap loncat atau meluncur dari papan ,seseorang bermain bola volly, tembakan bola basket ke ring, bola tenis, lompat jauh, dan tolakan lempar peluru.
  • Gerak parabola diberikan kecepatan awal dari ketinggian tertentu dengan arah sejajar horizontal. Contoh seperti tembakan meriam pada kapal – kapal perang atau kapal bajak laut.

Nah! itu adalah beberapa penjelasan mengenai Rumus Gerak Parabola. Semoga dapat membantu dan memberikan manfaat bagi kalian yang sudah mampir ke Pintarnesia dan semoga dapat menambah wawasan tentang Gerak Parabola.

Jangan lupa untuk terus mensupport Pintarnesia agar senantiasa memberikan info – info terupdate yang dapat menambah wawasan kalian semua. Sekian dan terima kasih.

Hanif Pramono
Hanif Pramono
Mahasiswa S1 Teknik Informatika di Universitas Amikom Purwokerto, suka menulis berbagai hal menarik seperti bahasa, sastra dan matematika.

Artikel Terkait

Lensa Cekung
Lensa Cekung
Oleh Mexi Prizkia
Besaran Pokok dan Turunan
Besaran Pokok dan Turunan
Oleh Hasif Priyambudi
Rumus Kecepatan, Waktu, Jarak
Rumus Kecepatan, Waktu, Jarak
Oleh Hasif Priyambudi
Efek Rumah Kaca
Efek Rumah Kaca
Oleh Hasif Priyambudi
Gaya Lorentz
Gaya Lorentz
Oleh Arwina Nur Dyah Utami
Jangka Sorong
Jangka Sorong
Oleh Mochamad Alif Prayogo

Baca Lainya Tastynesia:
  1. Nasi Goreng Kambing
  2. Nasi Goreng Ikan Asin
  3. Nasi Goreng Telur
  4. Nasi Goreng Gila
  5. Nasi Goreng Pete

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *