√ 10 Ilmuwan Muslim Paling Berpengaruh di Dunia + Temuanya

10 Cendekiawan / Ilmuwan Muslim Paling Berpengaruh di Dunia dan Temuanya

10 Cendekiawan / Ilmuwan Muslim Paling Berpengaruh di Dunia dan Temuanya

Agama Islam pernah mengalami kejayaan pada era 780 M – 1258 M, pada masa itu para ilmuwan memberikan banyak sekali kontribusi di bidang ilmu pengetahuan. Pada masa Dinasti Abbasiah, banyak kegiatan penerjemahan karya berbahasa Yunani ke bahasa Arab, pada saat itu juga banyak didatangkan karya – karya filsafat terbaik dari Konstatinopel. Tidak heran jika masyarakat pada masa itu memiliki kesempatan yang sangat besar untuk mengkaji ilmu pengetahuan.

Pada masa itu juga masjid tidak hanya jadi tempat untuk beribadah. Tapi di masjid, orang – orang juga bisa mengkaji ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan Al-qur’an. Karena antusiasme tentang ilmu pengetahuan, membuat banyak ilmuwan muslim yang lahir dengan karya – karya terbaiknya.

 

Ilmuwan Muslim Paling Berpengaruh di Dunia

Bahkan karya tersebut masih digunakan dan sangat berpengaruh hingga zaman saat ini. Berikut ini adalah beberapa ilmuwan muslim yang sangat berpengaruh, di antaranya adalah:

 

1. Al – Khawarizmi (780 – 850)

Ilmuwan yang pertama adalah Al – Khawarizmi, Al – Khawarizmi merupakan ilmuwan muslim yang sangat ahli dalam bidang matematika. Al – Khawarizmi berkebangsaan Persia, ia menemukan sistem penomoran 1 – 10. Ia juga sangat berjasa karena sudah menemukan konsep algoritma dan aljabar.

 

2. Ibnu Al – Nafis (1213 – 1288)

Ilmuwan yang kedua adalah Ibnu Al – Nafis, Ibnu Al – Nafis merupakan ilmuwan yang berasal dari Damaskus. Ia sangat berkontribusi yang sangat besar di bidang medis, ia merupakan ilmuwan pertama yang mengungkapkan teori pembuluh darah kapiler. Ia secara akurat bisa mendeskripsikan peredaran darah dalam tubuh, Ibnu Al – Nafis sering dijuluki sebagai bapak fisiologi peredaran darah.

 

3. Jabir Ibn – Hayyan (721 – 815)

Ilmuwan yang ketiga adalah Jabir, Jabir merupakan ilmuwan yang berasal dari Iran yang sangat ahli dalam bidang kimia. Ia adalah orang pertama yang mengidentifikasi zat yang bisa melarutkan emas. Jabir juga merupakan orang yang menemukan asam sulfat, nitrat, dan kloroda. Ia juga berkontribusi pada penemuan alkali. Karya – karya Jabir antara lain adalah Kitab Al – Kimya, Kitab Al – Rahmah, Kitab Al – Sab’een dan lain sebagainya.

 

4. Ibn Sina (980 – 1037)

Dunia medis bisa semakin berkembang karena kontribusi dari ilmuwan Ibn Sina, ia merupakan ilmuwan berkebangsaan Persia. Ibn Sina menulis buku The Canon of Medicine, buku yang dia tulis sudah menjadi pedoman mahasiswa kedokteran di Eropa sampai tahun 1600 – an.

 

5. Al Zahrawi (936 – 1013)

Ilmuwan muslim yang ke lima adalah Al Zahrawi, Al Zahrawi merupakan ilmuwan yang berkebangsaan Cordoba, ia juga sangat ahli dalam bidan kedokteran. ia merupakan orang yang menemukan konsep operasi modern. Penemuan yang sangat berguna sampai saat ini adalah konesep untuk membantu proses persalinan.

 

6. Ibnu Haitham (965 – 1040)

Ilmuwan yang ke enam adalah Ibnu Haitham, Ibnu Haitham merupakan ilmuwan berkebangsaan Irak yang sangat ahli dalam bidang matematika. ia dikenal sebagi pendiri optik modern. Ia berhasil membedah konsep cahaya.

 

7. Umar Khayyam (1048 – 1131)

Ilmuwan muslim yang ke tujuh adalah Umar Khayyam, Umar Khayyam merupakan ilmuwan yang berkebangsaan Iran. ia berhasil mengoreksi kalender Persia, ia juga menghitung panjang tahun matahari secara akurat.

 

8. Ibnu Al – Baithar (1197 1248)

Ilmuwan muslim yang ke delapan adalah Ibnu Al – Baithar, Ibnu Al – Baithar merupakan ilmuwan yang berasal dari Malaga, ia terkenal dalam bidang botani dan kedokteran. ia juga mencatat penemuan dokter abad pertengahan secara sistematis.

 

9. Thibt Ibn Quraa (826 – 901)

Ilmuwan muslim yang ke sembilan adalah Thibt Ibn Quraa, Thibt Ibn Quraa merupakan ilmuwan yang berkebangsaan Arab yang sangat ahli dalam bidang matematika. Ia juga penemu konsep statistika dan menerapkan sistem geosentrik Ptolemy.

 

10. Ibnu Khaldun (1332 -1406)

Ilmuwan muslim yang ke sepeluh adalah Ibnu Khaldun, Ibnu Khaldun merupakan ilmuwan yang berkebangsaan Tunisia yang dikenal sebagai bapak pendiri ilmu ekonomi, sosiologi, serta historiografi. Karyanya yang terkenal adalah Muqaddimah, Ilmuwan ini juga sudah hafal Al-quran sejak dini.

 

Nah, itulah 10 ilmuwan muslim yang sangat berpengaruh untuk dunia. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan. Jika kamu memiliki versi tersendiri silahkan komentar dibawah, karena ilmuwan islam itu sangat banyak. Jika ada kesalahan dalam artikel ini mohon untuk dimaafkan dan dimaklumi.



Pengertian Kata Baku dan Kata Tidak Baku beserta Ciri-Ciri dan Contohnya Lengkap

Pengertian Kata Baku dan Kata Tidak Baku beserta Ciri-Ciri dan Contohnya Lengkap

Agama Islam pernah mengalami kejayaan pada era 780 M – 1258 M, pada masa itu para ilmuwan memberikan banyak sekali kontribusi di bidang ilmu pengetahuan. Pada masa Dinasti Abbasiah, banyak kegiatan penerjemahan karya berbahasa Yunani ke bahasa Arab, pada saat itu juga banyak didatangkan karya – karya filsafat terbaik dari Konstatinopel. Tidak heran jika masyarakat pada masa itu memiliki kesempatan yang sangat besar untuk mengkaji ilmu pengetahuan.

Pada masa itu juga masjid tidak hanya jadi tempat untuk beribadah. Tapi di masjid, orang – orang juga bisa mengkaji ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan Al-qur’an. Karena antusiasme tentang ilmu pengetahuan, membuat banyak ilmuwan muslim yang lahir dengan karya – karya terbaiknya.

 

Ilmuwan Muslim Paling Berpengaruh di Dunia

Bahkan karya tersebut masih digunakan dan sangat berpengaruh hingga zaman saat ini. Berikut ini adalah beberapa ilmuwan muslim yang sangat berpengaruh, di antaranya adalah:

 

1. Al – Khawarizmi (780 – 850)

Ilmuwan yang pertama adalah Al – Khawarizmi, Al – Khawarizmi merupakan ilmuwan muslim yang sangat ahli dalam bidang matematika. Al – Khawarizmi berkebangsaan Persia, ia menemukan sistem penomoran 1 – 10. Ia juga sangat berjasa karena sudah menemukan konsep algoritma dan aljabar.

 

2. Ibnu Al – Nafis (1213 – 1288)

Ilmuwan yang kedua adalah Ibnu Al – Nafis, Ibnu Al – Nafis merupakan ilmuwan yang berasal dari Damaskus. Ia sangat berkontribusi yang sangat besar di bidang medis, ia merupakan ilmuwan pertama yang mengungkapkan teori pembuluh darah kapiler. Ia secara akurat bisa mendeskripsikan peredaran darah dalam tubuh, Ibnu Al – Nafis sering dijuluki sebagai bapak fisiologi peredaran darah.

 

3. Jabir Ibn – Hayyan (721 – 815)

Ilmuwan yang ketiga adalah Jabir, Jabir merupakan ilmuwan yang berasal dari Iran yang sangat ahli dalam bidang kimia. Ia adalah orang pertama yang mengidentifikasi zat yang bisa melarutkan emas. Jabir juga merupakan orang yang menemukan asam sulfat, nitrat, dan kloroda. Ia juga berkontribusi pada penemuan alkali. Karya – karya Jabir antara lain adalah Kitab Al – Kimya, Kitab Al – Rahmah, Kitab Al – Sab’een dan lain sebagainya.

 

4. Ibn Sina (980 – 1037)

Dunia medis bisa semakin berkembang karena kontribusi dari ilmuwan Ibn Sina, ia merupakan ilmuwan berkebangsaan Persia. Ibn Sina menulis buku The Canon of Medicine, buku yang dia tulis sudah menjadi pedoman mahasiswa kedokteran di Eropa sampai tahun 1600 – an.

 

5. Al Zahrawi (936 – 1013)

Ilmuwan muslim yang ke lima adalah Al Zahrawi, Al Zahrawi merupakan ilmuwan yang berkebangsaan Cordoba, ia juga sangat ahli dalam bidan kedokteran. ia merupakan orang yang menemukan konsep operasi modern. Penemuan yang sangat berguna sampai saat ini adalah konesep untuk membantu proses persalinan.

 

6. Ibnu Haitham (965 – 1040)

Ilmuwan yang ke enam adalah Ibnu Haitham, Ibnu Haitham merupakan ilmuwan berkebangsaan Irak yang sangat ahli dalam bidang matematika. ia dikenal sebagi pendiri optik modern. Ia berhasil membedah konsep cahaya.

 

7. Umar Khayyam (1048 – 1131)

Ilmuwan muslim yang ke tujuh adalah Umar Khayyam, Umar Khayyam merupakan ilmuwan yang berkebangsaan Iran. ia berhasil mengoreksi kalender Persia, ia juga menghitung panjang tahun matahari secara akurat.

 

8. Ibnu Al – Baithar (1197 1248)

Ilmuwan muslim yang ke delapan adalah Ibnu Al – Baithar, Ibnu Al – Baithar merupakan ilmuwan yang berasal dari Malaga, ia terkenal dalam bidang botani dan kedokteran. ia juga mencatat penemuan dokter abad pertengahan secara sistematis.

 

9. Thibt Ibn Quraa (826 – 901)

Ilmuwan muslim yang ke sembilan adalah Thibt Ibn Quraa, Thibt Ibn Quraa merupakan ilmuwan yang berkebangsaan Arab yang sangat ahli dalam bidang matematika. Ia juga penemu konsep statistika dan menerapkan sistem geosentrik Ptolemy.

 

10. Ibnu Khaldun (1332 -1406)

Ilmuwan muslim yang ke sepeluh adalah Ibnu Khaldun, Ibnu Khaldun merupakan ilmuwan yang berkebangsaan Tunisia yang dikenal sebagai bapak pendiri ilmu ekonomi, sosiologi, serta historiografi. Karyanya yang terkenal adalah Muqaddimah, Ilmuwan ini juga sudah hafal Al-quran sejak dini.

 

Nah, itulah 10 ilmuwan muslim yang sangat berpengaruh untuk dunia. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan. Jika kamu memiliki versi tersendiri silahkan komentar dibawah, karena ilmuwan islam itu sangat banyak. Jika ada kesalahan dalam artikel ini mohon untuk dimaafkan dan dimaklumi.