Arwina Nur Dyah Utami Penikmat musik dan senja, selamat membaca tulisan saya. Suka banget menulis dan baca novel.

Jenis Jenis SIM: Fungsi dan Syarat Surat Izin Mengemudi (A,B,C,D)

7 min read

Jenis SIM

SIM – SIM sendiri adalah surat izin mengemudi yang dimana ini menjadi syarat utama yang harus dimiliki sebelum anda bisa berkendara dengan bebas di jalanan.

Kemudian musim juga merupakan bukti registrasi seseorang bahwa dirinya sudah memenuhi syarat untuk berkendara di jalan raya yaitu mampu secara kompetensi dan administrasi serta sehat jiwa dan raganya.

Namun keberadaan islam bagi para masyarakat indonesia merupakan hal yang belum penting. karena banyak sekali pengendara yang terjaring oleh pihak kepolisian dan menunjukkan bahwa kesadaran untuk mematuhi rambu lalu lintas termasuk memiliki sim belum terbangun dengan amat baik.

Membahas tentang shim kali ini di pada artikel ini akan membahas tentang jenis i’m surat izin mengemudi kendaraan motor dan mobil. Berikut adalah Jenis-jenis SIM.

 

Jenis Jenis SIM Kendaraan

Jenis SIM yang tercatat atau ada di indonesia berjumlah 12 seperti apa yang ada dibawah ini, Semua jenis SIm ini memiliki fungsi dan kegunaanya masing masing, jadi perlu di perhatikan setiap detail perbedaanya. Berikut adalah jenis-jenis SIM.

SIM A
SIM A umum
SIM B1
SIM B1 umum
SIM B2
SIM B2 umum
SIM C
SIM C1
SIM C2
SIM D
SIM D1
SIM internasional

 

 

Fungsi dari SIM

Adapun fungsi dari surat izin mengemudi atau SIM yang pastinya jika ditanyakan secara umum masyarakat pasti akan menjawab agar tidak terkena tilang. pernyataan ini tentunya tidak salah namun juga tidak bisa dibenarkan juga.

Hal yang pertama, SIM adalah tanda bukti bahwa pemilik kendaraan ini sudah menguasai kemampuan untuk berkendara secara teori serta praktek.

Kemudian yang kedua SIM memiliki fungsi sebagai registrasi identitas dari pengemudi kendaraan bermotor, dan dengan adanya SIM maka identitas dari seluruh pengemudi di indonesia dapat disimpan dengan rapi dan secara sistematis.

Kemudian yang ketiga, SIM berfungsi sebagai alat untuk membantu penyidikan, penyelidikan dan identifikasi forensik kepolisian apabila terjadi kasus-kasus tertentu.

Dikarenakan informasi tentang identitas si pengemudi yang tersimpan secara sistematis, hal ini mempermudah kepolisian dalam memecahkan berbagai kasus kejahatan.

 

 

Syarat Membuat SIM Perseorangan

Dalam pembuatan sim terdapat juga syarat yang berlaku seperti usia. Untuk pembuatan sim kendaraan perseorangan berbeda-beda tergantung dari jenis simnya. Seperti untuk sims jenis a c dan d yang mengharuskan syarat umur yang dibutuhkan adalah 17 tahun.

Sedangkan untuk SIM B1 mensyaratkan harus memiliki umur umur 20 tahun dan untuk SIM B2 memiliki syarat yaitu berumur 21 tahun.

Tidak hanya itu, syarat administratif lainnya yang juga harus disiapkan oleh pemohon adalah ktp, mengisi formulir permohonan pembuatan sim, dan juga membawa surat keterangan sehat jasmani dan rohani dari dokter.

Kemudian jika syarat administratif telah terpenuhi maka pemohon diwajibkan melakukan tes teori dan juga praktek mengemudi. kemudian apabila nilai dari pemohon memenuhi standar yang sudah ditetapkan, maka SIM akan diberikan kepada si pemohon dengan segera.

Namun untuk SIM jenis b1 memiliki syarat tambahan yang berbeda yaitu harus memiliki simas paling minimum adalah selama 12 bulan atau 1 tahun dan sedangkan pemohon untuk SIM b2 harus memiliki SIM A satu minimal 12 bulan atau 1 tahun.

 

 

Syarat Membuat SIM Umum

Kemudian adapun syarat untuk pembuatan surat izin mengemudi umum yang ditentukan dalam pasal 83 undang-undang nomor 23 tahun 2009.

Syarat pembuatan sim jenis umum sebenarnya tidak terlalu berbeda dengan pembuatan sim jenis perseorangan. Berikut adalah syarat atau peraturan pembuatan Surat Izin Mengemudi umum.

Untuk pembuatan SIM Jenis a umum pemohon diharuskan memiliki SIM A biasa yang telah dimiliki selama minimal 12 bulan alias 1 tahun.

Kemudian untuk pembuatan jenis SIM B1 umum, pemohon harus mempunyai SIM B1 atau SIM A umum selama minimal telah dimiliki 1 tahun atau 12 bulan.

Kemudian untuk pembuatan jenis sim B2 umum si pemohon harus mempunyai SIM B2 atau B1 umum yang telah dimiliki selama minimal 1 tahun alias 12 bulan.

 

 

Jenis SIM

Siang juga memiliki berbagai jenis sim dibagi atas dua jenis berdasarkan kepemilikan kendaraan yang digunakan, yaitu berupa Surat Izin Mengemudi kendaraan bermotor perorangan dan Surat Izin Mengemudi kendaraan motor umum seperti yang sudah dibahas di atas.

Di bawah ini merupakan jenis surat izin mengemudi perorangan dan surat izin mengendarai umum.

 

SIM A

Jenis SIM

SIM atau Surat Izin Mengemudi jenis a adalah Surat Izin Untuk mengendarai kendaraan bermotor berupa mobil penumpang ataupun barang yang dimiliki secara perorangan dengan jumlah tidak lebih dari 3500 kilo contohnya adalah mobil pribadi yang biasa dipakai untuk pergi ke kantor.

 

SIM A umum

SIM atau Surat Izin Mengemudi jenis a umum adalah surat izin yang digunakan untuk mengendarai kendaraan bermotor berupa jenis mobil penumpang dengan barang umum dengan jumlah berat tidak melebihi atau sama dengan 3500 Kg yang contohnya adalah mobil angkutan umum bak terbuka ataupun bak tertutup.

 

SIM B1

Jenis SIM

Adapun jenis SIM atau Surat Izin Mengemudi B1 yang di mana surat izin ini digunakan untuk mengendarai kendaraan berupa mobil penumpang atau barang milik perseorangan dengan jumlah berat melebihi 3500 Kg Yang contohnya adalah bus milik pribadi.

 

SIM B1 Umum

Adapun SIM atau Surat Izin Mengemudi B1 umum yang di mana Surat Izin Mengemudi yang satu ini digunakan untuk mencari kendaraan demam mobil penumpang maupun barang milik umum dengan jumlah berat yang dapat melebihi 3500 Kg Yang contohnya adalah bus penumpang ataupun bus pengangkut barang dan juga truk.

 

SIM B2

Jenis-jenis ini B2 yaitu termasuk Surat Izin Mengemudi untuk menyetir kendaraan penarik kendaraan alat berat dan kendaraan bermotor yang menarik kereta gandeng atau tempelan milik pribadi sendiri.

Berat kereta tempelan atau gandengan yang dipasang diperbolehkan dalam SIM Jenis B2 ini adalah lebih dari 1000 kg.

 

SIM B2 umum

Adapun SIM B2 umum yang merupakan Surat Izin Mengemudi kendaraan penarik kendaraan alat berat dan kendaraan bermotor yang menarik kereta gandeng atau tempelan milik umum.

Dan sama halnya seperti SIM B2 biasa Karena berat kereta tempelan atau ganteng yang dibolehkan dalam SIM Jenis ini adalah lebih dari 1000 kg.

 

SIM C

Jenis SIM

Jenis Surat Izin Mengemudi atau jenis sim yang satu ini mungkin sangatlah biasa dilihat ataupun didengar apa sama kalian ya karena ini digunakan untuk kendaraan berupa sepeda motor dengan kapasitas kurang dari 250 cc.

 

SIM C1

Jenis sim C1 adalah surat izin mengendarai itu untuk mengendarai sepeda motor yang berkapasitas 250 sampai 500 cc.

 

SIM C2

Jenis sim C2 adalah Surat Izin Mengemudi yang digunakan untuk mengendarai sepeda motor yang memiliki kapasitas lebih dari 500 cc

 

SIM D

Jenis SIM

Jenis sim D yaitu Surat Izin Mengemudi yang digunakan untuk mengendarai kendaraan berupa sepeda motor bagi penyandang disabilitas. Kemudian untuk mendapatkan sim prosedur SIM Jenis ini sama saja dengan proses pembuatan SIM lainnya.

 

SIM D1

Jenis sim D1 Sama halnya seperti biasa tapi perbedaannya adalah pada kendaraannya apabila SIM D biasa kendaraannya adalah motor maka SIM D1 adalah berupa mobil bagi penyandang disabilitas.

 

SIM internasional

Jenis SIM

Jenis sim yang terakhir adalah Sim internasional. Dilihat dari namanya saja sudah kelihatan bahwa Surat Izin Mengemudi Internasional merupakan Surat Izin Untuk mengendarai kendaraan yang berlaku di wilayah luar Indonesia. Lalu prosedur dalam pembuatan SIM internasional ini jugalah sangatlah mudah.

Untuk mendapatkannya tidak perlu dilakukan tes kemampuan teori dan praktek dalam hal mengemudi tak cukup mempersiapkan SIM yang biasa dibawa saat berkendara pada hari-hari biasa.

Dan syarat-syarat tersebut adalah menyiapkan dokumen, seperti SIM, KTP, paspor, fotocopy SIM, fotokopi KTP, fotokopi paspor, dan pas foto yang memiliki ukuran 4 * 6 cm dengan memiliki latar belakang warna biru dan juga materai seharga enam ribu rupiah.

 

Smart SIM

Baru-baru ini terdapat tambahan baru tentang jenis sim yaitu smart SIM. Smart SIM ini muncul pada tanggal 22 September 2019 kemarin, jenis SIM yang satu ini memiliki berbagai layanan serta fitur yang dapat memudahkan bagi pemiliknya maupun pihak kepolisian.

Dan kemudian di dalam hal ini semakin memiliki kerjasama dengan tiga bank besar yang ada di Indonesia dan juga dinas kependudukan dan pencatatan sipil atau dukcapil. Ketiga bank tersebut tidak lain dan tidak bukan adalah Bank BRI,  Bank BNI dan Bank Mandiri.

Kemudian daripada itu untuk merangkum data pemilik dalam suatu kartu Smartfren juga dapat berfungsi sebagai imoney alias uang elektronik dan cara pengisiannya pun sangatlah mudah yaitu dengan cara transfer melalui ATM atau pun mengisinya lewat minimarket yang terdekat dengan posisi anda.

Kemudian fungsi dari uang elektronik di dalam suatu mesin adalah opsional ya itu Anda juga dapat mengaktifkan atau tidak tergantung kebutuhan anda dan juga jumlah maksimal saldo yang ada di dalam Smart steam yang anda isi adalah sebesar Rp2.000.000 saja.

 

Nah di atas tadi merupakan penjelasan dari jenis-jenis SIM dan cara bagaimana untuk kita mendapatkan sim tersebut. banyak juga jenis sim yang mungkin kalian belum tahu, dan setelah membaca artikel ini semoga kalian akan menjadi lebih tahu dan berpengalaman.

Apabila kalian belum memiliki SIM maka artikel ini sangatlah berguna bagi kalian terutama anak-anak SMA yang suka pakai motor tapi tidak memiliki SIM bisa merencanakan akan membuat SIM yang mana C, C1 atau C2 atau bahkan yang lainya.

Arwina Nur Dyah Utami Penikmat musik dan senja, selamat membaca tulisan saya. Suka banget menulis dan baca novel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DarkLight