Arwina Nur Dyah Utami Penikmat musik dan senja, selamat membaca tulisan saya. Suka banget menulis dan baca novel.

Kelompok Sosial: Pengertian, Macam, Jenis, Syarat, Klasifikasi

11 min read

kelompok sosial lengkap

Sebagai makhluk hidup manusia tentunya dilahirkan tidak hanya seorang diri. Secara sadar ataupun tidak sadar sebagai manusia kita semua merupakan bagian dari bermacam-macam kelompok sosial. Manusia dilahirkan dan dapat tumbuh besar di dalam lingkungan kelompok sosial yang dinamakan dengan keluarga.

Keluarga merupakan contoh kecil dari bermacam-macam kelompok sosial. Selain keluarga kita juga termasuk ke dalam kelompok sosial dari agama tertentu dan kelompok sosial yang lainnya.

Membahas tentang kelompok sosial apa sebenarnya arti dan definisi dari kelompok sosial? Dan mengapa kita termasuk sebagai makhluk sosial? Manusia merupakan makhluk hidup yang sejak awal dilahirkan sudah mempunyai kelompok sosial.

Dan mengapa disebut sebagai makhluk sosial karena, kita sebagai makhluk hidup sejak dilahirkan mempunyai kecenderungan untuk berkumpul dengan individu yang lain. Hal itu memberikan pengertian kepada kita bahwa sebenarnya sebagai makhluk hidup memang tidak dapat menjalankan hidup seorang diri. Kita perlu bantuan dari orang lain untuk dapat memenuhi segala kebutuhan penunjang kehidupan.

 

Pengertian Kelompok Sosial

kelompook sosial

Kelompok sosial adalah sekumpulan manusia atau golongan manusia yang memiliki kesadaran bersama akan keanggotaan yang saling melakukan interaksi antara satu dengan yang lainnya. Adanya suatu kelompok akan dapat mempengaruhi perilaku atau sifat dari para setiap anggotanya. Suatu kelompok diciptakan atau dibuat oleh anggota masyarakat.

Terbentuknya kelompok sosial dapat terjadi karena adanya individu yang satu bertemu dengan individu yang lain, pertemuan tersebut maka menghasilkan yang dinamakan dengan kelompok sosial. Di dalam kelompok sosial tertentu terdapat proses untuk melakukan interaksi, misalnya melalui komunikasi, asimilasi, kerjasama, akomodasi dan akulturasi yang sama-sama mempunyai tujuan untuk kepentingan bersama.

Akan tetapi tidak selamanya kelompok sosial tersebut dibuat atas dasar untuk kepentingan bersama dengan individu yang lainnya, bahkan mungkin pula dibuat atas dasar sebagai persaingan, konflik atau pertikaian. Dan didalam kelompok sosial yang paling penting atau syarat utama yang harus terpenuhi adalah melakukan interaksi.

Arti dari kelompok sosial yaitu sekumpulan individu yang memiliki pola perilaku yang dapat dikatakan sama dan saling berinteraksi atau berhubungan satu dengan yang lainnya. Dengan demikian dalam satu kelompok tentunya hubungan antara individu satu dengan individu lainnya dapat dikatakan erat. Dan dalam suatu kelompok sosial mempunyai hubungan timbal balik.

Berdasarkan dari penjelasan di atas maka dapat kita simpulkan bahwa kelompok sosial merupakan sebuah kelompok yang terdiri lebih dari satu individu. dan di dalam suatu kelompok tersebut maka setiap individu akan melakukan interaksi dan melakukan aktivitas secara bersama-sama. Dan diantara individu yang satu dengan yang lainnya akan melakukan sifat timbal balik.

 

 

Pengertian Kelompok Sosial Sosial Menurut Para Ahli

Terdapat pula pengertian yang dijelaskan oleh beberapa dari para ahli yang menjelaskan tentang kelompok sosial. Berikut ini merupakan penjelasannya.

 

1. Soerjono Soekanto

Pengertian kelompok sosial menurut Soerjono Soekanto adalah suatu kesatuan atau himpunan dari manusia yang saling berkaitan di antara mereka dan dengan adanya timbal balik serta dapat saling memengaruhi.

 

2. Hendropuspito

pengertian kelompok sosial menurut para ahli yang kedua dijelaskan oleh Hendropuspito. Dijelaskan olehnya bahwa pengertian dari kelompok sosial adalah sebuah kumpulan yang sifatnya nyata dan teratur dari seorang individu yang melaksanakan perannya secara berhubungan untuk dapat mencapai tujuan bersama.

 

3. George Homans

Pendapat tentang pengertian kelompok sosial menurut para ahli juga dijelaskan oleh George Homans. Pengertian kelompok sosial menurut George Homans adalah sebuah kumpulan individu yang melaksanakan kegiatan atau interaksi dan mempunyai perasaan untuk membentuk sebuah keseluruhan yang terorganisir berhubungan dengan timbal balik.

 

4. Joseph S.Roucek

Pendapat yang dijelaskan menurut Joseph S.Roucek untuk pengertian dari kelompok sosial adalah sebuah kelompok yang meliputi dua orang individu ataupun lebih yang di antara mereka ada pola interaksi yang dapat dipahami oleh pihak lawan ataupun oleh orang lain ataupun oleh anggotanya secara keseluruhan.

 

5. Robert K.Merton

Berdasarkan dari penjelasan yang diutarakan oleh Robert K.Merton tentang pengertian dari kelompok sosial adalah sejumlah orang yang saling berinteraksi yang sesuai dengan pola yang telah ada.

 

6. Roland Freedman Cs

Pendapat selanjutnya disampaikan oleh Roland Freedman Cs yang menjelaskan bahwa pengertian dari kelompok sosial adalah suatu organisasi yang terdiri dari dua atau lebih individu yang saling bergantung dengan adanya ikatan ikatan di dalam suatu sistem ukuran-ukuran kelakuan yang dapat diterima dan sekaligus disetujui oleh berbagai pihak dari anggotanya.

 

7. Sherif

Sherif menjelaskan pengertian tentang kelompok sosial adalah suatu kesatuan sosial yang terdiri dari dua atau lebih individu yang telah mengadakan interaksi sosial yang cukup intensif dan juga teratur. Sehingga diantara individu tersebut sudah mempunyai pembagian tugas, struktur dan juga norma-norma tertentu yang khas untuk kesatuan sosial tersebut.

 

8. Mac Iver Dan Charles H.Page

Menurut pendapat tentang pengertian kelompok sosial yang dijelaskan oleh Mac Iver Dan Charles H.Page, bahwa pengertian kelompok sosial adalah sebuah kesatuan atau himpunan manusia yang hidup secara bersama karena terdapat Interaksi yang ada diantara mereka.

 

9. Willa Huky

Willa Huky menyampaikan pendapatnya tentang pengertian dari kelompok sosial yang dijelaskan olehnya, bahwa pengertian kelompok sosial adalah sebuah unit yang terdiri dari dua orang atau lebih yang saling berinteraksi dan juga saling berkomunikasi.

 

10. Johnson

Pendapat yang dikemukakan oleh ahli berikutnya berasal dari Jonhson yang menjelaskan tentang pengertian dari kelompok sosial adalah seorang individu atau lebih yang saling berinteraksi antara satu sama lain cara yang yang terpola sebagai suatu kelompok untuk mereka sendiri dan juga untuk orang lain.

 

11. Giddens

Yang terakhir merupakan pendapat yang dikeluarkan oleh Giddens tentang pengertian kelompok sosial. Menurut Giddens kelompok sosial adalah sejumlah orang yang saling berinteraksi antara satu dengan yang lainnya dengan cara yang teratur.

 

 

Macam – Macam Kelompok Sosial

Kelompok sosial

Setelah sudah dijelaskan di atas tentang pengertian dari kelompok sosial, kemudian selanjutnya terdapat beberapa macam bagian kelompok sosial yang akan dijelaskan dari masing-masing macam. Berikut ini merupakan beberapa macam-macam kelompok sosial.

 

1. Kelompok Sosial (Sosial Group)

Kelompok sosial adalah suatu kelompok yang terdiri dari beberapa anggota, dan anggotanya tersebut memiliki kesadaran akan jenis serta mempunyai keterkaitan dan hubungan antara satu dengan yang lainnya. Akan tetapi mereka tidak terikat di dalam suatu ikatan organisasi.

Seperti contohnya terdapat di dalam peristiwa antar kerabat, kelompok pertemuan, kelompok olahraga dan lain sebagainya.

 

2. Kelompok Statistik (Statistik Statistical Group)

Pengertian dari kelompok statistik termasuk kedalam kelompok sosial adalah kelompok yang bukan termasuk ke dalam organisasi, jadi kelompok ini tidak memiliki hubungan atau keterkaitan sosial AL dan juga tidak memiliki kesadaran jenis diantaranya.

Contoh dari kelompok ini misalnya suatu penduduk yang yang dikelompokkan berdasarkan usia, tingkat pendidikan, dan lain sebagainya.

 

3. Kelompok Masyarakat (Societal Group)

Kemudian untuk macam-macam kelompok sosial yang selanjutnya termasuk di dalamnya adalah kelompok masyarakat. Pengertian dari kelompok masyarakat yaitu suatu kelompok yang memiliki ciri-ciri kelakuan atau perbuatan yang sama. Akan tetapi mereka tidak terjadi dalam suatu organisasi dan tidak mempunyai hubungan sosial diantara para anggota yang lainnya.

Contoh dari kelompok masyarakat soalnya yaitu suatu pengelompokan berdasarkan jenis kelamin (laki-laki dan perempuan), berdasarkan status sosial (kaya dan miskin).

 

4. Kelompok Asosiasi (associational Group)

Pengertian dari kelompok asosiasi adalah adanya kesadaran jenis yang dimiliki oleh para anggotanya, misalnya yang dapat kita jumpai antara persamaan kepentingan pribadi ataupun kepentingan di luar itu. Anggota di dalam kelompok asosiasi memiliki hubungan dan saling berinteraksi bisa melalui kontak atau komunikasi karena adanya ikatan organisasi formal.

Contoh dari kelompok asosiasi misalnya organisasi politik, ikatan mahasiswa suatu universitas lulusan tahun 2019, dan lain sebagainya.

Baca Juga : Mobilitas Sosial Lengkap

 

 

Kelompok Sosial Berdasarkan Jumlah Anggota

Berdasarkan dari jumlah anggota, tujuan, dan sifat yang ada di dalam suatu hubungan antar anggota. Suatu kelompok yang ada di dalam masyarakat dapat dibagi lagi menjadi dua macam di antaranya yaitu kelompok primer dan kelompok sekunder.

 

1. Kelompok Primer

Pengertian kelompok primer adalah kelompok atau suatu golongan yang terdiri dari hanya beberapa anggota, meskipun tidak semua kelompok dapat dikatakan kelompok primer karena mempunyai anggota yang sedikit. Di dalam kelompok primer hubungan antar anggota mempunyai sifat yang personal atau secara pribadi saling mengenal baik secara pribadi ataupun mengenal secara dalam tiap-tiap anggota.

Hubungan yang terjalin cukup lama akan menyebabkan adanya perasaan yang dalam atau muncul saling keterkaitan satu dengan yang lainnya. di dalam hubungan kelompok primer mempunyai sifat yang informal, personal, intim atau akrab.

Contoh dari kelompok primer misalnya seperti keluarga, teman bermain, kelompok pertemanan dan lain sebagainya.

 

2. Kelompok Sekunder

Pengertian dari kelompok sekunder adalah sekelompok orang yang terdiri dari banyak anggota. hubungan dari tiap-tiap anggota yang ada di dalam kelompok sekunder mempunyai sifat yang impersonal atau mereka tidak saling kenal satu sama lain baik secara mendalam ataupun secara pribadi, karena dalam hal ini termasuk dalam kelompok kompetisi.

Jarang adanya tatap muka dalam kurun waktu yang lama, sehingga hal tersebut akan membangun hubungan atau ikatan yang kurang akrab. Hubungan yang ada di dalam suatu kelompok sekunder memiliki sifat yang formal, impersonal dan parsial serta hubungan ini juga didasari dengan memanfaatkan kelompok semata.

Kelompok sekunder dapat pula disebut sebagai kelompok yang sifatnya fungsional yang di mana orang yang masuk dalam kelompok ini bukan melihat siapa saja anggota dari kelompok sekunder, akan tetapi lebih melihat manfaat yang dimiliki oleh suatu kelompok sekunder untuk memajukan tujuan bersama.

Contoh yang termasuk dalam kelompok sekunder misalnya organisasi sekolah atau OSIS, organisasi universitas, dan lain sebagainya.

 

Berdasarkan dari cara pandang menurut seseorang yang tentang suatu kelompok yang berada di dalam lingkungan hidupnya, kelompok dapat dibagi menjadi dua macam yaitu kelompok in group dan kelompok out Group.

 

1. In Group

Pengertian dari in group adalah semua kelompok di mana terdapat seseorang orang atau individu yang memiliki perasaan atau keyakinan menjadi anggota dan mengharapkan adanya pengakuan, pertolongan dan juga kesetiaan.

 

2. Out-Group

Kelompok out Group adalah kelompok di mana seseorang atau Individu memiliki perasaan atau keyakinan bukan lagi menjadi di anggota dari suatu kelompok atau kau dapat dikatakan sebagai musuh dalam suatu kompetisi, atau karena hanya memiliki perasaan dan keterkaitan yang berbeda dengan anggota kelompok yang lain.

Baca Juga : Bentuk-Bentuk Interaksi Sosial

 

 

Syarat Kelompok Sosial

Terdapat syarat-syarat yang dimiliki oleh eh suatu kelompok sosial untuk suatu kelompok atau organisasi dapat disebut dengan kelompok sosial. Berikut ini yang merupakan syarat-syarat kelompok sosial.

  • Di dalam suatu kelompok terdapat kesamaan atau terdapat beberapa faktor yang ada di dalam tiap anggota kelompok sehingga akan membuat hubungan dari tiap-tiap anggota kelompok dengan anggota yang lainnya semakin erat mad. Misalnya seperti memiliki kesamaan kan ideologi, kesamaan tujuan atau kepentingan dan yang lainnya.
  • Di dalam suatu kelompok sosial mempunyai struktur yang terdiri dari kaidah dan juga pola perilaku tertentu.
  • Di dalam suatu kelompok sosial memiliki suatu sistem dan juga berproses dalam melakukan hal-hal yang termasuk dalam suatu sistem.
  • Tiap-tiap anggota dari kelompok sosial memiliki kesadaran jika individu tersebut merupakan bagian dari suatu kelompok yang berkaitan.

 

 

Klasifikasi Kelompok Sosial

Berikut ini merupakan klasifikasi dari kelompok sosial yang terdiri dari penjelasan secara lengkap dan diambil dari beberapa website yang di simpulkan menjadi sebagai berikut.

 

1. Klasifikasi Menurut Cara Terbentuknya

Berikut ini adalah klasifikasi menurut carat terbentuknya, antara lain.

 

a. Kelompok Semu

Kelompok semu mempunyai sifat yang sementara dan biasa disebut juga dengan khalayak umum atau dapat juga disebut dengan halayak ramai. Di dalam kelompok semu tidak mempunyai aturan yang bertugas untuk mengatur segala kegiatan dari kelompok tersebut. Di dalam kelompok semu Terdapat tiga jenis kelompok antara lain yaitu kerumunan, massa, publik dan lain sebagainya.

 

b. Kelompok Nyata

Untuk klasifikasi kelompok sosial menurut cara terbentuknya yang kedua adalah kelompok nyata yang terdiri dari kelompok statis dan juga kelompok sosial.

 

2. Klasifikasi Menurut Kualitas Hubungan antar Anggota

Berikut ini adalah klasifikasi menurut kualitas hubungan antar anggota, antara lain.

 

a. Kelompok Primer

di mana yang telah kita ketahui bahwa kelompok primer merupakan hubungan yang terjadi antara anggota yang saling mengenal satu sama lain dan memiliki sifat yang informal, misalnya seperti keluarga atau sahabat.

 

B. Kelompok sekunder

Gerakan untuk kelompok sekunder merupakan kelompok yang dimana hubungan antar anggotanya bersifat formal, impersonal dan 1 anggota di dalam kelompok tersebut didasarkan atas ada manfaat alat atau ikatan yang terjalin.

 

3. Klasifikasi Berdasarkan Besar Kecilnya Jumlah Anggota

Dalam klasifikasi ini contohnya yaitu keluarga, RT atau rukun tetangga, RW atau rukun warga, desa yang dapat berkembang menjadi kelompok sosial yang lebih luas lagi soalnya seperti kota, provinsi dan setiap anggotanya mempunyai keterkaitan atau hubungan yang erat. Klasifikasi ini dipaparkan oleh George Simmel.

 

4. Klasifikasi Menurut Pencapaian Tujuan

Di dalam klasifikasi ini yang termasuk di dalamnya adalah kelompok formal di mana Di dalam kelompok tersebut memiliki aturan sendiri. Dan kelompok informal yang memiliki sifat untuk kepentingan atau tujuan bersama meskipun sejatinya kelompok ini mempunyai sifat yang tidak resmi

 

5. Klasifikasi Menurut Sudut Pandang Individu

Untuk jenis klasifikasi ini dapat dibedakan berdasarkan dari kelompok sendiri dan kelompok luar.

Baca Juga : Penjelasan Industri Lengkap

 

 

Fungsi Kelompok Sosial

Kelompok sosial dapat terjadi terbentuk karena adanya faktor kepentingan yang sama dari tiap-tiap anggota. Selain itu kelompok sosial juga dapat terbentuk karena adanya kesadaran manusia yang merupakan makhluk sosial. Berikut ini merupakan fungsi kelompok sosial yaitu.

 

1. Fungsi Kelompok Sosial Bagi Individu

Berikut ini adalah fungsi kelompok sosial bagi individu, antara lain.

Sebagai sarana untuk menjalin hubungan sosial antar anggota

Kelompok sosial merupakan tempat berkumpulnya beberapa individu untuk saling berhubungan atau berinteraksi dan berkomunikasi. Individu tersebut berada di dalam suatu kelompok sosial untuk dapat mempelajari nilai dan juga norma yang ada di sekitarnya.

Sebagai sarana pendidikan

Kelompok sosial dapat pula dijadikan sebagai sarana pendidikan karena setiap individu yang termasuk kedalam anggota kelompok sosial akan memiliki pengetahuan baru karena tiap-tiap anggotanya saling bertukar ilmu pengetahuan.

Sebagai problem solving

kelompok sosial teratur juga dapat untuk memecahkan suatu masalah dan mendapatkan solusi untuk dapat menyelesaikan permasalahan tersebut.

 

2. Fungsi Kelompok Sosial Bagi Masyarakat

Kelompok sosial memiliki peranan didalam kehidupan lingkungan masyarakat yang akan memberikan dampak atau akibat pada lingkungan itu sendiri, baik memberikan dmpak yang positiv atau dampak yang negativ.

Membentuk nilai dan norma dalam masyarakat

Adanya kelompok sosial di dalam lingkungan masyarakat secara tidak langsung akan membentuk norma atau nilai yang tumbuh didalam suatu lingkungan untuk dapat menciptakan keteraturan sosial.

Pengawasan sosial dan tekanan sosial

Kelompok sosial ternyata dapat berperan sebagai rumah yang bisa melindungi dan juga mengawasi tiap-tiap anggotanya.

Membentuk struktur sosial dengan masyarakat

Pembentukan struktur sosial dapat terjadi karena adanya interaksi si yang terjalin dari tiap anggota kelompok sosial. dan nantinya pola tersebut secara tidak langsung akan dipahami dan dibentuk sampai menjadi struktur sosial di dalam lingkungan masyarakat.

 

Demikian apa yang dapat dijelaskan dalam artikel pintarnesia kali ini tentang kelompok sosial. Sejatinya manusia sebagai makhluk hidup tidak dapat menjalani kehidupan atau dapat bertahan hidup tanpa adanya bantuan dari orang lain. Semoga apa yang saya sampaikan dapat bermanfaat dan dapat dijadikan sebagai metode pembelajaran kamu. Terimakasih.

Arwina Nur Dyah Utami Penikmat musik dan senja, selamat membaca tulisan saya. Suka banget menulis dan baca novel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DarkLight