Fanesh Penikmat senja dan pelajar smk jurusan rekayasa perangkan lunak, yang gemar menulis.

Kingdom Monera: Pengertian, Ciri, Klasifikasi, Ruang Lingkup dan Struktur

6 min read


Monera diisi sebagian besar yang meliputi prokariotik atau tidak mempunyai inti sel. Dimana nama lainya adalah prokaryota atau prokaryotae dan nama monera berasal dari bahasa Yunani, yaitu moneres yang berarti tunggal. Oleh sebab itu semua anggota yang dimiliki kingdom monera adalah organisme bersel tunggal.

Kingdom monera terbagi menjadi dua bagian yaitu Bacteria atau Schizomycetes dan Cyanophyta atau alga hijau – biru, namun tidak gunakan lagi pengelompokan ini yang disebabkan berbagai temuan yang menunjukan Cyanophyta dianggap sebagai bakteria dan sering disebut sebagai Cyanobacteria.

Cyanobacteria termasuk golongan atau anggota Subkingdom Eubacteria dan telah diklasifikasi oleh Carl Woose pada tahun 1977, dimana Subkingdom dibagi menjadi dua, yaitu Archaebacteria dan Eubacteria.

 

Pengertian Kingdom Monera

Kingdom monera adalah kingdom yang sudah tidak terpakai lagi yang sebelumnya telah diklasifikasi biologi sistem lima kingdom dan kingdom monera adalah salah satunya. Kingdom monera hanya bersel tunggal yang artinya sebagian besar meliputi prokarotik atau tidak memiliki inti sel.

 

 

Ciri – Ciri Kingdom Monera

Setelah kita mengetahui pengertianya, Berikut adalah ciri – ciri kingdom monera :

  • Memiliki Archaebacteria atau dinding yang tidak mengandung peptidoglikan.
  • Memiliki Eubacteria atau dinding yang sel mengandung peptidoglikan.
  • Bentuk sel beragam seperti Basilus, Spiral dan Kokus.
  • Hanya tersusun atas satu sel saja atau uniselular.
  • Tidak mempunyai organ sel bermembran.
  • Kingdom monera memiliki dinding sel.
  • Jenis tipe selnya adalah prokariotik.

 

 

Klasifikasi Kingdom Monera

kingdom monera

Monera adalah salah satu dari delapan divisi propista, namun para ilmuwan telah membuktikan bahwa kingdom propista tidak memiliki kemipiran dengan sebuah kingdom.

Pada dasarnya terdapat Prokaryota dan Eukaryota yang memiliki inti sel dan tidak memiliki inti sel, karena monera masih menjadi kontroversial selama beberapa dekade dengan cara berkembang biaknya, ukuranya hingga ciri lainya. Monera dibagi menjadi dua macam yaitu Eubacteria dan Archaebacteria, berikut adalah penjelasanya :

 

Eubacteria

Eubacteria ditemukan oleh Antony Van Leeuwenhoek dimana ia juga penemu mikroskop lensa tunggal. Eubacteria ditemukan pada tahun 1674 di Belanda, pada waktu itu di negaranya sendiri ia memperkenalkan Eubacteria sebagai Ehrenberg pada tahun 1828.

Ciri – Ciri Eubacteria :

  • Struktur tubuhnya tersusun atas membran plasna, sitoplasma, dinding sel, ribosom, mesosom, plasmid, kapsul dan DNA.
  • Memiliki rata – rata panjang mencapai 2 sampai 3 mikro dengan lebar 1 sampi 2 mikro dan berdiameter 1 mikro.
  • Mampu membentuk spora bredinding tebal yang tahan terhadap kondisi buruk atau biasa disebut endospora.
  • Mempunyai sifat uniselular yang artinya hidup secara sendiri – sendiri atau berkelompok.
  • Bentuk selnya tetap karena dinding selnya tersusun oleh peptidoglikan.

Eubacteria dibagi menjadi lima kelompok berdasarkan jumlah dan kedudukan flagel atau alat gerak, berdasarkan cara mendapatkan makananya, berdasarkan kebutuhanya terhadap oksigen, berdasarkan pengecatan gram dan berdasarkan bentuknya. Berikut akan dijelaskan masing – masing :

Berdasarkan Jumlah dan Kedudukan Flagel atau Alat Gerak

Terdapat 5 kelompok bakteri yang bisa dikelompokan, seperti :

  1. Bakteri Monotrik (Pada bakteri ini hanya memiliki satu flagel yang melekat pada salah satu ujung tubuhnya)
  2. Bakteri Peritrik (Pada bakteri ini memiliki banyak flagel yang tersebar pada seluruh permukaan tubuhnya)
  3. Bakteri Lofotrik (Pada bakteri ini memiliki banyak flagel yang melekat pada salah satu ujung tubuhnya)
  4. Bakteri Amfitrik (Pada bakteri ini memiliki banyak flagel yang melekat pada kedua ujung tubuhnya)
  5. Bakteri Atrik (Pada bakteri ini tidak memiliki flagel sama sekali).

Berdasarkan Cara Mendapatkan Makanannya

Bakteri Heterotrof adalah kelompok bakteri yang hidupnya bergantung kepada organisme lain, karena bakteri heterotrof tidak bisa menyusun bahan makanan sendiri dan bergantung pada organisme lain. Bakteri Heterotrof sendiri dibagi menjadi 2 kelompok yaitu :

  • Bakteri Parasit yaitu bakteri yang mendapatkan makananya dengan cara menempel terhadap organisme yang masih hidup dan menjadi inangnya. Biasanya bakteri jenis ini dapat menimbulkan menyakit seperti Mycobacterium Tuberculosis atau TB.
  • Bakteri Saprob yaitu bakteri yang mendapatkan makananya dengan cara menempel terhadap organisme yang sudah mati, contohnya bakteri E.coli.

Bakteri Autotrof adalah kelompok bakteri yang dapat menyusun makanannya sendiri dengan cara menyusun bahan organik dari bahan anorganik yang dimana tidak bergantung pada oraganisme lain. Bakteri ini memiliki sumber energi dan dapat dibagi menjadi 2 kelompok yaitu :

  • Bakteri Kemoautotrof yaitu bakteri yang mendapatkan sumber energinya dari beberapa hasil reaksi kimia seperti Bakteri Belerang atau Thiobacillus, Nitrosomonas, Nitrosococcus, Nitrobacter dan Bakteri Besi.
  • Bakteri Fotoautotrof yaitu bakteri yang memiliki pigmen di dalam tilakoidnya, karena menggunakan cahaya sebagai sumber energi unsuk menyusun bahan organik, seperti Bacteriopurpurin atau Pigmen Karotenoid Ungu dan Bacteriochlorophyll atau Pigmen Hijau.

Berdasarkan Kebutuhannya Terhadap Oksigen

Berdasarkan kebutuhannya terhadap oksigen bakteri ini dapat dibedakan menjadi 2 macam, yaitu :

  • Bakteri Aerob atau bakteri yang membutuhkan oksigen, seperti : Nitrosomonas, Nitrococcosus, Nitrobacter dan Acetobacter.
  • Bakteri Anaerob atau bakteri yang tidak membutuhkan oksigen, seperti Streptococcosus, Enterobacter, Lactobacillus, Escherichia, Clostridium dan Bacillus.

Berdasarkan Pengecatan Gram

Berdasarkan pengecatan gram dibagi menjadi dua kelompok, yaitu bakteri gram positif dan bakteri gram negatif. Berikut adalah penjelasannya :

Bakteri Gram Positif

Bakteri gram positif memiliki jumlah peptidoglikan yang banyak yang dimana bereaksi positid terhadap pengecatan gram dengan dinding sel yang sederhana. Contohnya seperti Enterobakteria, yaitu bakteri yang mengurai pada tumbuhan hidup yang sudah membusuk dan bakteri yang hidup pada tubuh manusia sepert bakteri Salmonella dan bakteri Escherichiacoli.

Bakteri Gram Negatif

Bakteri gram negatif memiliki lebih sedikit jumah peptidoglikannya dengan struktur dinding sel yang kompleks, karena membran luarnya mengandung lipopolisakarida yang tidak mewarnai pengecatan gram. Contohya seperti Chlamydia Trachomatis yang menyebabkan penyakit buta.

Berdasarkan Bentuknya

Berdasarkan bentuknya ada 3 macam, yaitu Basillus, Spirilum dan Kokus.

  • Basillus, yaitu bakteri yang memiliki bentuk menyerupai tongkat atau batang.
  • Spirilum, yaitu bakteri yang memiliki bentuk menyerupai spiral atau bengkok.
  • Kokus, yaitu bakteri yang memiliki bentuk menyerupai bola atau bulat.

 

Archaebacteria

Archaebacteria ditemukan pada tahun 197 oleh Carl Woesse dan George Fox. Arcahebacteria berasal dari bahas Yunani yaitu archaio yang memiliki arti kuno, namun para ahli berpendapat jika Archaebacteria adalah sel  – sel paling tua atau sangat kuno, karena berkerabat dekat dengan organisme Eukariotik atau yang memiliki membran inti sel. Archaebacteria berkembang biak dengan cara membelah diri, membentuk tunas atau fragment – fragment dari potongan induknya.

Archaebacteria hidup dilingkungan yang cukup ekstrim layaknya awal di bumi. Archaebacteria memiliki perbedaan dengan Eubacteria dalam sususan basa nitrogen dalam rRNA tentang membran plasma dan dinding selnya, juga Archaebacteria tidak memiliki peptidoglikan dan mirip seperti organisme Eukariotik dari pada bakteri.

Arcahebacteria sendiri memiliki bentuk beragam seperti bulat, spiral, batang hingga tidak beraturan, namun beberapa diantaranya berbentuk sel tunggal dan jenis lainya memiliki bentuk filamin atau sering disebut koloni.

Ciri – Ciri Archaebacteria

  • Rantai hidrokarbonya bercabang yang tertanam di gliserol dengan ikat eter dan membran plasmanya mengandung lipid.
  • Hidupnya cukup ekstrim seperti larva, air panas, dasar laut, lingkungan asam dan laut yang memiliki kadar garam tinggi.
  • Struktur tubuhnya sederhana, karena dianggap sebagai mahkluk pertama di dunia
  • Tidak memiliki dinding sel peptidoglikan atau polimer karbohidrat dan protein.
  • Memiliki bentuk beragam seperti bulat, spiral, batang dan tidak beraturan.
  • Memiliki ukuran tubuh 0,1 sampai 200 mikro
  • Hidupnya sendiri atau berkoloni.

Berdasarkan kelompoknya Archaebacteria dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu Archaebacteria Thermoasifodil atau menyukai panas dan asam, Archaebacteria Ekstrem Halofil atau suka garam dan Archaebacteria Metanogen. Masing – masing akan dijelaskan sebagai berikut :

Archaebacteria Thermoasifodil

Archaebacteria Thermoasifodil menggunakan belerang sebagai untuk respirasi dan menggantikan oksigen. Archaebacteria Thermoasifodil ditemukan dilingkungan dengan asam yang sangat tinggi dan bersuhu sangant tinggi, suhu berkisar 60 sampai 80 dejarat celcius dengan pH 2 sampai 4 atau di bawah gunung berapi dan lubang hidroternal di dasar samudra. Ada beberapa contoh Archaebacteria Thermoasifodil seperti Sulfolobus Acidorcaldarius, Sulfolobus Solfataricus, Thermoprotheus, Pyrodictium dan Geogemma.

Archaebacteria Ekstrem Halofil

Archaebacteria Ekstrem Halofil hidup dilingkungan yang berkrontaksi dengan garam, tingginya mencapai 10 kali salinitas air laut, seperti Laut Mati dan Danau Great Salt di USA. Organisme ini menggunakan garam sebagai cara bertahan hidup dan untuk membentuk ATP.

Archaebacteria Metanogen

Archaebacteria Metanogen bisa menghasilkan sebuah methane CH4. Archaebacteria Metanogen hidup di lumpur atau rawa, di pencernaan manusia dan hewan, dengan mengandalkan suhu 98 derajat celcius untuk bertahan hidup tapi akan mati bila bertahan hidup di bawah suhu 84 derajat celcius.

 

Ruang Lingkup Kingdom Monera

Berikut adalah beberapa ruang lingkup kingdom monera :

  • Archbacteria adalah beberapa kelompok bakteri primitif yang masih hidup dan bertempat tinggal di tempat – tempat yang ekstrem seperti larva dan telaga garam. Namun, para ahli mengungkapkan bahwa bakteri ini adalah sebagai makhluk hidup yang pertama ada dibumi.
  • Eubacteria adalah beberapa kelompok bakteri primitif yang memiliki tubuh sempurna dibandingkan dengan Archbacteria dan sering disebut sebagai bakteri sesungguhnya.
  • Cyanophyta atau disebut dengan ganggang hijau biru adalah menyerupai bakteri dari pada ganggang atau alga.

 

Struktur Kingdom Monera

struktur kingdom monera

Struktur kingdom monera sangat sederhana karena hanya memiliki punya satu sel, bagian luar hanya terdiri dari dingding sel yang oada bagian lapis luarnya berbentuk flagel, phili maupun kapsul dan bagian isi selnya masih bercampur.

 

Nah kurang lebih itu penjelasan tentang Kingdom Monera. Semoga dapat memberikan manfaat bagi kalian semua dan memberikan pelajaran mengenai Kingdom Monera, sekian dan terima kasih.

Fanesh Penikmat senja dan pelajar smk jurusan rekayasa perangkan lunak, yang gemar menulis.
DarkLight