Konjungsi Kronologis

Konjungsi bisa diartikan sebagai kata penghubung antar satu klausa dengan klausa lain dalam kalimat tertentu dan mempunyai tujuan sebagai kata penghubung. Pada dasarnya konjungsi adalah kata yang menghubungkan dua klausa yang terdapat dalam suatu kalimat tertentu.

Sebelumnya kita pernah membahas konjungsi temporal, maka berikut ini adalah penjabaran lain tentang konjungsi kronologis mulai dari pengertian hingga contohnya.

  1. Pengertian Konjungsi Kronologis
  2. Ciri - Ciri Konjungsi Kronologis
    1. 1. Konjungsi Antar Paragraf
    2. 2. Konjungsi Antar Kalimat
    3. 3. Konjungsi Subordinatif
    4. 4. Konjungsi Koordinatif
  3. Contoh Konjungsi Kronologis
  4. Jenis Konjungsi Kronologis
    1. 1. Jenis Konjungsi Koordinatif
    2. 2. Jenis Konjungsi Subordinatif
    3. 3. Jenis Konjungsi Antar Kalimat
    4. 4. Jenis Konjungsi Antarparagraf

Pengertian Konjungsi Kronologis

contoh resensi buku

Konjungsi kronologis adalah konjungsi yang menghubungkan antar dua buah klausa yang menggambarkan adanya suatu urutan waktu kejadian. Konjungsi ini didasari dengan adanya suatu kejadian atau peristiwa dengan urutan waktu tertentu.

Ciri – Ciri Konjungsi Kronologis

Berikut adalah beberapa ciri – ciri konjungsi kronologis, yang akan kita bahas secara lengkap dan akurat.

1. Konjungsi Antar Paragraf

2. Konjungsi Antar Kalimat

Konjungsi ini menghubungkan suatu kalimat dengan kalimat lain yang diawali dengan kalimat baru serta menggunakan huruf kapital pada bagian awal kalimatnya.

3. Konjungsi Subordinatif

Konjungsi ini digunakan sebagai salah satu konjungsi yang menghubungkan anak kalimat ataupun induk kalimat. Dimana menyatukan dua buah klausa yang memiliki kedudukan tidak sama yang mempunyai arti sebagai kata utama yang lebih tinggi dari pada klausa satunya yang menjadi klausa bawahan atau lebih rendah kedudukanya dari kalimat utama tersebut.

4. Konjungsi Koordinatif

Konjungsi ini merupakan salah satu konjungsi yang menghubungkan antar klausa yang sama atau kata konjungsi yang merangkai dua kalimat atau lebih yang mempunyai kedudukan setara.

Contoh Konjungsi Kronologis

Setelah kita membahas pengertian dan ciri-cirinya secara lengkap. Maka ada baiknya kita membahas contohnya juga, Berikut adalah contoh konjungsi kronologis :

  • Saat bermain bola Faisal dan teman – temanya langsung mandi di sungai sesudah penatnya bermain bola.
  • Yanto menggunakan sepeda lalu langsung berangkat ke sekolah dengan riang dan gembira.
  • Cuci baju lebih dulu sampai bersih, kemudian bilaslah untuk membuat baju lebih bersih.
  • Ketika bakso sudah dibuat, kemudian Yanto membuangnya karena tidak enak.
  • Yanto mencuci sepeda sesudah menggunakanya mengelilingi pantai

Baca Juga : Konjungsi Kausalitas

Jenis Konjungsi Kronologis

Untuk dapat memahami lebih lengkap, yang sudah kita ketahui ciri-ciri dan contohnya. Berikut adalah jenis – jenis konjungsi kronologis :

  • Pada Akhirnya
  • Sementara itu
  • Mula – mula
  • Kemudian
  • Sejak Itu
  • Sebelum
  • Sesudah
  • Pertama
  • Setelah
  • Kedua
  • Ketiga
  • Lalu

1. Jenis Konjungsi Koordinatif

Definisi konjungsi koordinatif adalah jenis konjungsi yang menghubungkan kata berstatus atau klausa yang sama. Ini merupakan konjungsi yang dapat merangkai dua kalimat atau lebih yang telah memiliki kedudukan sederajat atau setara.

2. Jenis Konjungsi Subordinatif

Penjelasan konjungsi subordinatif adalah salah satu jenis konjungsi yang dapat menghubungkan anak kalimat maupun induk kalimat. Konjungsi ini dapat menyatukan dua unsur klausa yang mempunyai kedudukan yang tidak sederajat atau tidak sama.

Maka kedudukan klausa memiliki arti kata utama yang lebih tinggi dari klausa ke kedua yang menjadikan klausa lebih rendah dari kalimat utama.

3. Jenis Konjungsi Antar Kalimat

Penjelasan konjungsi antar kalimat adalah konjungsi yang menghubungkan suatu kalimat dengan kalimat lainya. Konjungsi antar kalimat diawali dengan kalimat baru yang memakai huruf besar atau kapital di awal kalimat.

4. Jenis Konjungsi Antarparagraf

Penjelasan konjungsi antar paragraf diawali dengan suatu paragraf yang terhubung dengan paragraf sebelumnya yang didasari pada kandungan makna di paragraf sebelumnya.

Konjungsi antar paragraf yang sering dipakai : mengenai, adapun, iyalah, dalam pada itu, mengenai. Konjungsi antar paragraf biasanya terdapat dalam cerita kuno.

Baca Juga : Contoh Konjungsi Temporal

Nah kurang lebih itu penjelasan tentang Konjungsi Kronologis. Semoga dapat memberikan manfaat bagi kalian dan jangan lupa mensupport Pintarneisa agar senantiasa memberikan info – info terupdate yang dapat membantu kalian, Terima Kasih.