Arwina Nur Dyah Utami Penikmat musik dan senja, selamat membaca tulisan saya. Suka banget menulis dan baca novel.

Lari Estafet: Pengertian, Sejarah, Teknik, Peraturan, Lapangan

6 min read


Pada cabang olahraga atletik terdapat beberapa jenis olahraga yang diperlombakan yaitu berupa lari jarak jauh, lari jarak pendek atau sprint, lari jarak menengah dan lari estafet, serta pari halang rintang. Pada pembahasan kali ini pintarnesia akan menjelaskan tentang lari estafet.

Siapa di antara kalian yang belum tidak tahu apa itu lari estafet? Tentu diantara kita setidaknya eprnah mendengar lari estafet. Cabang olahraga ini lupakan salah satu olahraga yang membutuhkan lebih dari satu orang untuk dapat memenuhi syarat perlombaan.

Berikut ini akan dijelaskan tentang lari estafet mulai dari pengertian lari estafet, sejarah, teknik, peraturan dan lapangan yang digunakan dalam perlombaan cabang olahraga lari estafet ini secara lengkap.

 

Pengertian Lari Estafet

lari estafet

Lari estafet adalah salah satu cabang olahraga atletik di mana cara memainkannya yaitu dengan bergantian dan dimainkan oleh lebih dari satu orang. Pada cabang olahraga atletik lari estafet terdiri dari beberapa tim yang berlari, setiap tim terdiri dari 4 anggota, dan memiliki bagian-bagian sendiri. Kegiatan tersebut diantaranya adalah pelari pertama, pelari kedua, pelari ketiga dan pelari keempat yang merupakan penentu untuk mencapai garis finish.

Di dalam lari estafet setiap tim yang terdiri dari 4 anggota memindahkan tongkat secara bergantian dimulai dari pelari pertama, menuju pelari kedua, kemudian pelari ketiga dan yang terakhir akan diberikan kepada pelari ke empat atau pelari terakhir.

 

Sejarah Lari Estafet

lari estafet lengkap

Lari estafet terinspirasi dari sebuah kisah yang berasal dari 3 suku bangsa, ketika suku bangsa tersebut antara lain yaitu bangsa Aztek, bangsa Inkabdan bangsa Maya. Dahulu kalah ketika bangsa tersebut pernah mengadakan suatu misi di mana untuk mengerjakan misi tersebut harus dengan menggunakan teknik lari yang secara berkelanjutan agar misi tersebut dapat terselesaikan. Tujuan dari penyampaian misi yaitu untuk memberitahukan kabar penting yang sudah lama diketahui.

Selain itu sejarah lari estafet juga sebelumnya pernah dilakukan oleh bangsa Yunani kuno, dimana pada saat itu bangsa Yunani kuno menggunakan obor yang diberikan kepada anggota satu timnya untuk dapat sampai terlebih dahulu ke tempat tujuan. Pada zaman itu bangsa Yunani kuno melakukan pemujaan spiritual dengan melakukan lari estafet. Berdasarkan dari cerita tersebut lari estafet dikenal sebagai salah satu cabang olahraga atletik.

Lari estafet mulai diperlombakan pada olimpiade di Stockholm pada tahun 1992. Di dalam olimpiade tersebut lari estafet menggunakan kategori 4 x 100 meter dan 4 x 100 meter. dimana kategori tersebut hanya dapat diikuti oleh laki-laki dengan menggunakan teknik lari yang sama apakah peti lari estafet.

Baca Juga : Pengertian Kasti

 

 

Teknik Lari Estafet

Untuk dapat melakukan olahraga lari estafet dengan baik dan benar terdapat beberapa cara atau teknik yang harus dikuasai oleh para atlet lari estafet seperti berikut ini.

 

1. Teknik Start Lari Estafet

Dalam melakukan start pada lari estafet secara umum seperti di dalam ajang balap lari, yaitu posisi pelari pertama berada pada titik start dengan posisi badan sambil berjongkok. Pada saat sedang berjongkok maka tekni yang harus diperhatikan antara lain seperti berikut:

  • Pada saat akan memulai berlari posisi tangan berada pada bagian belakang garis start.
  • Saat tongkat setelah dipegang maka jangan sampai tongkat tersebut menyentuh garis start terlebih dahulu.

 

2. Teknik Pemberian Tongkat

Setiap tim yang terdiri dari 4 orang anggota akan memberikan tongkat sambil berlari kepada pelari selanjutnya, dan hal tersebut tentunya membutuhkan teknik agar pemberian tongkat kepada pelari selanjutnya dapat mudah diterima. Teknik memberikan tongkat kepada pelari selanjutnya yaitu dengan menggunakan tangan kanan. Sedangkan untuk anggota tim lari estafet yang si penerima tongkat itu harus menerimanya dengan menggunakan tangan kiri.

Teknik pemberian tongkat yang selanjutnya yaitu dengan mengayunkan tangan ke belakang menuju kedepan melalui bagian bawah. Sedangkan untuk posisi dari tangan atlet penerima tongkat berada di belakang dan menghadap ke bawah.

 

3. Teknik Menerima Tongkat

Setelah pelari memberikan tongkat kepada anggota tim yang selanjutnya, dan seseorang yang menerima tongkat tersebut harus melakukannya dengan menggunakan teknik. Untuk teknik menerima tongkat estafet terbagi menjadi dua jenis, teknik yang digunakan yaitu teknik visual dan teknik non visual. Berikut ini merupakan penjelasan teknik menerima tongkat estafet.

  • Teknik Visual, menerima tongkat dengan menggunakan teknik visual yaitu atlet penerima menoleh ke arah belakang untuk menerima tongkat dari anggota tim sebelumnya. Pada teknik visual dalam lari estafet memiliki jarak tempuh yaitu 4 x 400 meter.
  • Teknik Non Visual, adalah teknik menerima tongkat tanpa melihat atau menoleh ke arah belakang ke atlet yang memberikan tongkat. Untuk teknik menerima tongkat jenis non visual menggunakan cara sejauh 4 x 100 meter.

Baca Juga : Sejarah Sepak Bola Lengkap

 

 

Area Pergantian Tongkat dan Teknik Penempatan Pelari

area lari estafet

Saat pelari telah sampai pada area pergantian tongkat terdapat beberapa teknik yang perlu dilakukan oleh atlet lari estafet cara lain yaitu:

  • Pelari pertama berlari menuju area start untuk akan memulai perlombaan dengan menggunakan lintasan tikungan.
  • Untuk pelari kedua berlari menuju area start kedua dengan menggunakan lintasan yang lurus.
  • Dan untuk pelari ketiga berlari menuju area ke-3 dengan menggunakan lintasan tikungan.
  • Kemudian untuk pelari keempat berlari menuju area start keempat dengan menggunakan fasilitas ada yang lurus. Sebutan untuk pelari keempat berlari menuju garis finish.

 

 

Beberapa Hal yang Harus Diperhatikan Dalam Perlombaan Lari Estafet

Dengan melaksanakan perlombaan lari estafet terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan dan merupakan salah satu hal yang penting untuk melakukan lari estafet seperti berikut:

  • Pada saat akan memberikan tongkat alangkah lebih baiknya agar dilakukan secara bersilang. Untuk memegang tongkat pada pelari pertama dan ketika angka lebih baiknya dengan menggunakan tangan kanan. Dan memegang atau menerima dengan menggunakan tangan kiri sebaiknya digunakan pada pelari kedua dan pada pelari keempat.
  • Jarak diantara anggota tim pelari haruslah diukur secara tepat pada saat sebelum lomba dimulai atau sedang dalam proses latihan.
  • Untuk penempatan tiap tiap pelari harus disesuaikan dengan kelebihan yang dimiliki oleh masing-masing atlet lari estafet. Misalnya apabila seorang atlet lari estafet memiliki keunggulan an-nahl am hal berlari pada tikungan maka dapat ditempatkan sebagai pelari pertama dan pelari ketiga. Sedangkan untuk penempatan pada pelari kedua dan keempat yaitu pelari yang memiliki kekuatan daya tahan tubuh yang baik.
  • Kemudian Kudus selanjutnya yang perlu untuk diperhatikan adalah pada saat setelah memberikan tongkat pastikan seorang atlet lari estafet berlari sesegera mungkin menuju pada lintasan masing-masing.

 

 

Peraturan Lari Estafet

peraturan lari estafet

Seperti pada cabang olahraga yang lainnya yang tentunya memiliki aturan dan cara bermain agar perubahan dapat berjalan dengan baik, begitupun sama dengan lari estafet. Aturan yang ditetapkan untuk pelari dengan jarak 4 x 100 meter, apakah untuk proses pergantian tongkat dilakukan dengan lebar 1,2 meter.

Kemudian terdapat pula start yang digunakan oleh para atlet lari estafet bagian pertama adalah start jongkok, Sedangkan untuk start yang digunakan oleh pelari ke 2, pelari ketiga dan pelari keempat yaitu menggunakan start berdiri.

Kemudian terdapat pula peraturan tetapkan saat sedang melakukan lari estafet yang harus ditaati oleh para atlet lari estafet seperti berikut:

  • Bagi para peserta lari estafet diperbolehkan untuk mengambil tongkat estafet apabila tongkat tersebut jatuh pada saat pergantian untuk lari yang berjarak 4 x 400 meter. Akan tetapi untuk melakukan hal ini terdapat resiko bahwa tim yang melakukan hal tersebut akan dapat kalah di dalam perlombaan.
  • Bagi para peserta lari estafet diperbolehkan untuk mengambil tongkat estafet yang apabila jatuh pada saat pergantian untuk lari yang berjarak 4 x 400 meter. Akan tetapi, hal ini bisa jadi memberikan resiko terhadap tim yang melakukan hal tersebut untuk didiskualifikasi.

 

 

Ketentuan Tongkat Lari Estafet

lari estafet

Dalam perlombaan lari estafet tongkat yang biasa digunakan adalah tongkat khusus yang memiliki panjang 30 cm dan memiliki diameter 4 cm yang khusus digunakan oleh pelari dewasa. Sedangkan untuk atlet lari estafet bagi anak-anak memiliki berat 50 gram dan memiliki diameter 2 cm.

 

 

Lapangan Lari Estafet

lari estafet

Bentuk area yang digunakan di dalam perlombaan lari estafet dapat dilakukan di dalam ruangan ataupun di luar ruangan. Dan tempat yang digunakan dapat berupa lintasan atau track dan dapat pula berupa lapangan atau field. Ketentuan lapangan lari estafet yaitu termasuk ke dalam ketentuan lapangan cabang olahraga atletik antara lain seperti berikut:

  • Untuk panjang lintasan apabila lari estafet dilakukan di dalam ruangan maka panjang lapangan yang ditempuh oleh peserta lari estafet adalah 200 meter yang berbentuk bulat seperti telur dengan jumlah jalur 4 sampai 8 buah.
  • Untuk panjang atau jarak lintasan apabila lari estafet dilakukan di luar ruangan itu sejauh 400 m dengan jumlah jalur adalah 6 sampai 10 buah.

 

Itulah penjelasan tentang lari estafet yang ada di dalam cabang olahraga atletik. Semoga penjelasan yang telah pintarnesia sampaikan dapat bermanfaat dan berguna serta menambah ilmu pengetahuan bagi para pembaca. Apabila terdapat kalimat atau penjelasan yang kurang tepat, mohon dimaafkan. Terimakasih

Arwina Nur Dyah Utami Penikmat musik dan senja, selamat membaca tulisan saya. Suka banget menulis dan baca novel.
DarkLight