Lari Jarak Pendek: Pengertian, Sejarah, Teknik, Peraturan

By

pengertian lari jarak pendek

Olahraga menjadi salah satu kegiatan yang sangat bermanfaat bagi tubuh manusia namun sering diabaikan dengan alasan tidak ada waktu ataupun malas. Padahal banyak sekali olahraga yang dapat dilakukan dirumah dengan waktu yang singkat.

Olahraga paling mudah dan gratis yang dapat dilakukan dirumah adalah lari, olahraga lari sendiri memiliki jenis yang beragam dalah satunya lari jarak pendek. Untuk mengetahui lebih banyak mengenai lari jarak pendek simak penjelasannya dibawah ini.

 

Pengertian Lari Jarak Pendek / Sprint

pengertian lari jarak pendek

Lari jarak pendek atau lari sprint masuk kedalam kategori olahraga atletik karena mengandalkan kekuatan dan kecepatan fisik. Lari jarak pendek adalah olahraga lari yang ditempuh dalam lintasan jarak pendek mulai dari garis start hingga garis finish.

Spinter atau pelari jarak pendek harus benar-benar menggunakan kecepatan yang baik mulai dari garis start dan dipertahankan hingga garis finish karena pemenang dalam perlombaan lari jarak pendek ditentukan berdasarkan catatan waktu yang paling singkat.

Lari jarak pendek dibagi menjadi tiga kelompok yaitu lari jarak pendek 100 m (short sprint), lari jarak pendek 200 m (medium sprint) dan lari jarak pendek 400 m (long sprint) yang hanya berbeda dalam jarak atau panjang lintasannya.

Baca Juga : Sejarah Atletik.

 

 

Pengertian Lari Jarak Pendek Menurut Para Ahli

sejarah lari jarak pendek

Selain pengertian lari jarak pendek diatas bebrapa ahli juga menyampaikan pendapatnya antara lain sebagai berikut

 

1. Adisasmita (1992)

Berdasarkan pendapat yang disampaikan oleh Adisasmita lari jarak pendek merupakan semua nomor lari yang dilakukan dengan kecepatan penuh atau kecepatan maksmimal sepanjang jarak yang ditempuh.

 

2. Muhajir (2007)

Berdadarkan pendapat yang disampaikan oleh Muhajir lari jarak pendek merupakan perlombaan lari yang seluruh pelarinya menggunakan kecepatan sangat penuh dengan menempuh jarak 100 meter, 200 meter atau 400 meter.

 

3. Syarifudin dan Muhadi (1992)

Berdasarkan pendapat yang disampaikan oleh Syarifudin dan Muhadi lari jarak pendek merupakan cara berlari di mana atlet harus menempuh seluruh jarak dengan kecepatan semaksimal mungkin. Atlet harus melakukan lari secepat-cepatnya dengan mengerahkan segenap kekuatan dari start sampai finish.

 

 

Sejarah Lari Jarak Pendek

manfaat lari pendek

Lari jarak pendek diketahui sudah ada sejak diadakannya olimpiade pertama di dunia pada tahun 776 M di Yunani dan merupakan satu-satunya cabang olahraga yang dilombakan pada olimpiade kuno ini sebagai penghormatan kepada salah seorang prajurit Yunani yang meninggal setelah berhasil menyampaikan pesan kemenangan perang Yunani atas Persia dengan berlari sejauh 40 km ke Athena.

Setelah olimpiade pertama tersebut barulah cabang olahraga lain seperti bela diri, memanah, lempar tombak diperlombakan dalam olimpiade selanjutnya.

Setelah itu pada tahun 1896 untuk pertama kalinya cabang olahraga lari jarak pendek atau sprint dilombakan untuk pertama kalinya pada olimpiade modern yang diadakan di Yunani tepatnya di Athena dan selanjutnya cabang olahraga lari jarak pendek ini dijadikan sebagai olahraga tetap yang dilombakan pada setiap olimpiade yang berlangsung hingga saat ini.

Olahraga ini menjadi salah satu olahraga yang paling populer sejak dulu termasuk di Indonesia sendiri bahkan atlet negara kita telah mencatatkan prestasi dan berhasilkan mengharumkan bangsa.

Baca Juga: Lari Jarak Menengah.

 

 

Manfaat Lari Jarak Pendek

Berikut ini adalah beberapa manfaat dari lari jarak pendek, antara lain.

  • Meningkatkan Pertumbuhan Pendek.
  • Menguatkan Tulang.
  • Membakar Lemak Tubuh.
  • Membentuk Otot Tubuh.
  • Meningkatkan Kebugaran Jantung.
  • Meningkatkan Kecapatan Gerak.
  • Memperbaiki Metabolisme Tubuh.

 

 

Teknik Lari Jarak Pendek

Dalam melakukan lari jarak pendek tentu saja memiliki teknik lari jarak pendek yang perlu diikuti antara lain sebagai berikut.

 

1. Teknik Start

Teknik pertaman dari olahraga lari jarak pendek adalah start yang merupakan tahap paling awal sebelum mulai berlari, teknik start ini dibedakan menjadi tiga yaitu sebagai berikut.

 

a. Start Pendek (Bunch Start)

teknik lari jarak pendek start pendek

Start pendek atau bunch start dilakukan dengan posisi kaki kiri didepan sedangkan lutut kaki kanan disebelah kaki kiri dengan jarak sekitar satu kepalan tangan dan posisi tangan berada pada belakang garis start dengan keempat jari tangan rapat sedangkan ibu jari terpisah.

b. Start Menengah (Medium Start)

teknik lari jarak pendek start menengah

Start menengah atau medium start dilakukan dengan posisi kaki kiri didepan sedangkan lutut kaki kanan disebelah tumit kaki kiri dengan jarak sekitar satu kepalan tangan dan posisi tangan berada pada belakang garis start dengan keempat jari tangan rapat sedangkan ibu jari terpisah.

c. Start Panjang (Long Start)

teknik lari jarak pendek start jauh

Start panjang atau long start dilakukan dengan posisi kaki kiri didepan sedangkan lutut kaki kanan diletakkan dibelakang kaki kiri dengan jarak sekitar satu kepalan tangan dan posisi tangan berada pada belakang garis start dengan keempat jari tangan rapat sedangkan ibu jari terpisah.

 

2. Teknik Aba-aba

Aba-aba atu peringatan ini dilakukan sesaat sebelum mulai berlari, aba-aba ini dibedakan menjadi tiga yaitu sebagai berikut

 

a. Aba-aba Bersedia

Aba-aba Bersedia Lari Jarak Pendek

Saat starter telah mengatakan bersedia posisi yang harus dilakukan adalah menempatkan kedua kaki pada balok depan belakang sedangkan lutut kaki belakang menyentuh tanah dengan jarak selebar bahu, jari tangan diruncingkan keatas, kepala sejajar dengan punggung dengan mata menatap bawah.

b. Aba-aba Siap

Aba-aba Siap Lari Jarak Pendek

Saat starter telah mengatakan siap posisi yang harus dilakukan adalah menekan lutut kebelakang dan kaki depan membentuk sudut siku-siku sedangkan kaki belakang membentuk sudut sekitar 120 hingga 140 derajat, angkat posisi pinggang agar lebih tinggi dari bahu yang posisinya lebih maju daripada telapak tangan, posisi tubuh condong ke depan.

c. Aba-aba Ya

Aba-aba Bersedia Lari Jarak Pendek

Saat starter telah mengatakan ya posisi yang harus dilakukan adalah segera luruskan badan tepat saat kedua kaki menolak balok start dengan kuat kemudian kaki didorong sedikit demi sedikit lalu dipercepat, posisi badan condong, lutut dan pinggang lurus diikuti mengangkat kedua tangan dari permukaan tanah dan mengayunkannya seiring berlari.

 

3. Teknik Berlari

Gerakan berlari pada olahraga ini dibedakan menjadi dua fase yaitu sebagai berikut.

 

a. Fase Topang

Fase Topang lari jarak pendek

Tujuan fase ini adalah untuk meminimalkan hambatan saat kaki menapak tanah dan memaksimalkan dorongan kedepan pada saat berlari.

Fase ini dilakukan dengan menapakkan telapak kaki pada saat menyentuh tanah, untuk kaki yang menopang pada saat amortasi usahakan bengkokkan sekecil mungkin, luruskan pinggang, sendi lutut dan mata kaki serta ayunkan kaki dengan lebih cepat pada saat akan melakukan tolakan dan ayun paha keatas agar posisinya horizontal.

b. Fase Layang

Fase Layang lari jarak pendek

Tujuan fase ini adalah untuk memaksimalkan dorongan kedepan pada saat berlari dan mempersiapkan memposisikan kaki sebelum menyentuk tanah. Fase ini dilakukan dengan lutut kaki diayunkan kedepan dan atas, untuk lutut kaki yang menopang bengkok pada saat pemulihan diikuti lengan diayun dengan rileks dan kaki yang menopang bergerak kebelakang.

 

4. Teknik Finish

Nah tahap yang terakhir dalam perlombaan adalah finish, berikut ini teknik yang harus diperhatikan pada saat mencapai finish antara lain

 

a. Mendekati Garis Finish

Gerakan lari saat memasuki garis finish

Saat mendekati garis finish atau garis finish sudah terlihat percepat gerakan namun harus tetap fokus dengan menempatkan pikiran pada garis finish tersebut pusatkan pandangan kedepan tanpa menoleh kanan kiri, jangan melompat karena dapat mengganggu kecepatan, jika sudah sekitar 10 meter ke garis finish jaga gerakan agar tetap stabil.

b. Melewati Garis Finish

Setelah sampai ke garis finish tetaplah berlari dengan dada dicondongkan kedepan dan kedua tangan diayun ke belakang bawah atau disebut the lunge.

Jatuhkansalah satu bahu kedepan depan dengan cara memutar dada dengan ayunan tangan kedepan hingga salah satu bahu lebih maju kedepan atau disebut the shruge.

Berlari secepat mungkin, hal ini tentu saja harus dilakukan untuk bisa menjadi pemenang, berlarilah secepat mungkin meninggalkan lawan.

 

 

Peraturan Lari Jarak Pendek

Setelah kita dapat memahami tentang lari jarak pendek, nah berikut ini Peraturan lari jarak pendek dibedakan menjadi tiga yaitu sebagai berikut.

 

a. Peraturan Perlombaan

Peraturan perlombaan ini merupakan peraturan yang berlaku pada saat lomba berlangsung antara lain

  • Garis start dan finish dalam lintasan lari ditunjukkkan dengan garis selebar 5 cm yang membentuk siku-siku dengan batas tepi dalam lintasan. Jarak lomba diukur dari tepi garis start ke tepi garis finish yang terdekat dengan garis start
  • Aba-aba yang digunakan adalah bersedia, siap, dan ya atau bunyi tembakan pistol
  • Seluruh peserta lomba mulai berlari pada saat terdengar aba-aba ya atau bunyi pistol yang ditembakkan ke udara
  • Peserta yang membuat kesalahan pada saat melakukan start diberi peringatan maksimal sebanyak tiga kali
  • Lomba lari jarak pendek pada perlombaan besar dilakukan dalam empat babak, yaitu babak pertama, kedua, semifinal, dan final
  • Babak pertama diadakan jika jumlah peserta lomba cukup banyak. Pemenang I dan II pada tiap heat berhak maju ke babak berikutnya.

 

b. Peraturan Diskualifikasi

Seorang sprinter atau peserta lomba lari jarak pendek dapat di diskualifikasi atau dilarang melanjutkan mengikuti pertandingan jika

  • Melakukan kesalahan start lebih dari tiga kali
  • Mengganggu pelari lain
  • Keluar dari lintasan
  • Terbukti menggunakan obat perangsang atau dopping.

 

c. Sarana dan Prasarana

Sarana dan prasarana yang dipakai dalam lari jarak pendek juga memiliki aturan tersendiri antara lain

  • Untuk Lintasan: lomba lari jarak pendek dilakukan di lapangan yang dilengkapi lintasan berjumlah delapan buah dengan lebar setiap lintasan 1,22 meter.
  • Untuk Peralatan: alat yang digunakan dalam lomba lari jarak pendek yaitu sepatu lari (spikes), balok start (start block), tiang finish, stopwatch, dan bendera start dan pistol aba-aba.

 

 

Nomor Lari Jarak Pendek

Lari jarak pendek dibedakan berdasarkan panjang lintasan yang ditempuh antara lain

  • Nomor lari dengan panjang lintasan 100 meter
  • Nomor lari dengan panjang lintasan 200 meter
  • Nomor lari dengan panjang lintasan 400 meter

 

Demikian sedikit informasi mengenai Lari Jarak Pendek mulai dari Pengertian, Sejarah, Teknik, Peraturan. Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan. Mohon maaf jika terdapat kesalahan dalam artikel ini. Terimakasih.

Berapa panjang lintasan Lari Jarak Pendek?

Jarak lintasan lari jarak pendek berkisar 100 hingga 400 meter panjang lintasan.

Kapan sejarah lari jarak pendek ditemukan ?

Pertama kali di temukan pada 776 M di Yunani.

Ada berapa jenis lari jarak pendek?

Terdapat tiga jenis lari jarak pendek yaitu short sprint, medium sprint dan long sprint.


Mexi Kehidupan lebih berarti jika berguna bagi banyak orang, penyuka drama korea.


Baca Lainya Tastynesia:
  1. Nasi Tumpeng
  2. Opor Ayam Kuning
  3. Dalgona Coffee
  4. Tongseng Sapi
  5. Rawon Daging Sapi
  6. Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *