Lempar Cakram: Pengertian, Teknik, Aturan dan Sejarah Lempar Cakram

By

lempar cakram adalah

Lempar Cakram – Lempar cakram merupakan salah satu cabang olahraga atletik, olahraga lempar cakram ini merupakan salah satu olahraga yang cukup mengandalkan teknik dan kemampuan otot pada bagian tangan. Sedangkan cakram itu sendiri adalah merupakan suatu benda yang dibuat dengan bahan dasar dari kayu dan memiliki bentuk layaknya piring dengan berbingkai sabuk yang terbuat dari besi.

Jadi dapat kita simpulkan secara singkat bahwa lempar cakram adalah merupakan salah satu olahraga yang ada pada nomor lomba atletik jenis lempar dimana olahraga tersebut menggunakan benda berbentuk piring dari kayu/ bahan lainnya yang diselimuti besi pada sisinya secara melingkar, benda yang digunakan itu sering disebut sebagai cakram.

Nah berhubungan dengan hal tersebut di kesempatan kali ini Pintarnesia ingin berbagi artikel yang akan membahas mengenai Pengertian Lempar Cakram, Sejarah, Gaya, Alat, Aturan, dan Teknik lempar Cakram. Berikut di bawah ini pembahasannya, silakan teman teman simak dengan baik ya.

 

Pengertian Lempar Cakram

Seperti yang telah disinggung pada awal artikel di atas tadi, lempar cakram adalah merupakan salah satu jenis olahraga yang ada pada cabang olahraga atletik dengan jenis nomor lempar. Pada olahraga lempar cakram ini, si atlet diharuskan untuk melemparkan cakram yang sudah ditentukan sebanyak maksimal 3 kali lemparan pada setiap perlombaan yang diadakan.

Kemudian setelah itu dicari hasil lemparan dengan jarak lempar terjauh yang dilakukan pada lapangan pertandingan lempar cakram dengan desertai juga beberapa aturan olahraga lempar cakram yang mengikat.

Sedangkan pengertian cakram adalah merupakan benda yang digunakan untuk dilempar, cakram tersebut umumnya terbuat dari bahan kayu dengan bentuk piringan dengan berbingkai sabuk yang terbuat dari besi di sekelilingnya.

Jadi, bisa dikatakan jika lempar cakram adalah merupakan salah satu olahraga dari jenis nomor lomba atletik cabang lempar yang dimana olahraga tersebut menggunakan benda kayu dengan piring yang disabuki besi atau benda lainnya yang mempunyai bahan serupa dengan bentuk bulat pipih.

 

Sejarah Lempar Cakram

Berdasarkan dari banyaknya sumber sejarah lempar cakram yang ada di internet, lempar cakram ini juga dapat ditemui pada buku yang dikarang oleh Homerus, buku tersebut mempunyai judul “Odyssy”. Di dalam buku tersebut berisi mengenai gerakan dasar dari olahraga atletik, gerak dasar olahraga atletik itu sendiri adalah jalan, kemudian lari, lompat, hingga lempar, dimana hal tersebut sudah diketahui dai zaman yang cukup kuno.

Tidak lain manusia dari zaman kuno tersebut berarti sudah dapat dan mengerti untuk bisa melakukan gerakan atletik seperti lari, jalan, lempar, dan melompat. Tetapi biasanya ini dilakukan oleh orang pada zaman dahulu untuk bertahan hidup seperti berburu ketika mencari mangsa hewan untuk dikonsumsi pada saat di alam liar misalnya.

Karena pada saat itu kebugaran tubuh dan kekuatan tubuh sangat penting dan diperlukan agar manusia bisa tetap bertahan hidup menghadapi alam liar.

Mereka harus bisa memiliki kemampuan yang gesit untuk melakukan gerak dasar atletik tersebut seperti melompat, melempar, berjalan, dan berlari agar bisa mendapatkan mangsa untuk dikonsumsi atau untuk pertahanan diri agar tidak terserang hewan buas.

Pada zaman dahulu manusia secara tidak langsung sebenarnya sudah menyadari pentingnya ketahanan tubuh seperti berjalan jauh, dapat melempar, memiliki ketangkasan, dan dapat berlari dengan cepat sekaligus cekatan. Maka dari itu tidak heran jika banyak orang yang mengatakan bahwa atletik adalah jenis cabang olahraga yang paling tua di dunia ini.

Orang orang Belanda pun juga pernah menyebut jika atletik merupakan “moerder der sporten” atau “Atletik is a moerder der sporten” hal itu mempunyai arti yaitu atletik adalah merupakan suatu induk yang menghasilkan / mengawali semua cabang olahraga yang ada pada saat ini.

Perlombaan atletik terlebih spesifik lagi yaitu lempar cakram ini mulai ada sekitar 1000 tahun pada waktu sebelum masehi, meskipun sebenarnya gerakan dasar atletik ini sudah dikenal oleh manusia sejak ketika awal manusia sudah tercipta / tinggal di bumi. Pujangga Yunani kuno yang dibuat oleh Homerus juga mencacat beberapa hal yang berhubungan dengan atletik.
 
Pada buku tersebut bercerita mengenai Odysseus yang berpetualang, ketika Odysseus terdampar pada sebuah pulau dengan nama Phaeacia, dimana raja disitu mempunyai nama Alcinaus. Di wilayah itu Odysseus ketika terdampar dibawa untuk bertemu / menghadap raja itu, sehingga kemudian diadakan kegiatan penyambutan yang bisa dikatakan meriah.

Ketika penyambutan itu dilaksanakan, raja juga mengadakan serangkaian lomba yang diikut sertai oleh para pemuda yang berada di Phaeacia. Mereka saling mempertujukan kemahirannya di berbagai bidang lomba yang diadakan seperti lari cepat, tinju, gulat, lompat, hingga lempar cakram.

Ketika perlombaan yang diadakan tersebut sudah selesai sang raja membuat permintaan kepada Odysseus untuk dapat memberikan demonstrasi mengenai bagaimana cara lempar cakram yang baik dan benar.

Meski pada mulanya Odysseus menolak untuk menunjukan cara melempar cakram yang baik dan benar dengan halus kepada sang raja.

Tetapi dikarenakan sang raja masih bersikeras untuk meminta dan menjelaskan jika hal tersebut dilakukan supaya para pemuda yang ada di pulau Phaeacia bisa menyaksikan dan melihat bagaimana cara melempar cakram yang benar dan baik. Maka Odysseus akhirnya mengabulkan permintaan dari sang raja tersebut.

Tanpa Odysseus melepaskan perlengkapan dan pakaian perang yang terpasang pada dirinya, Ia kemudian langsung bangkit dan meminta ijin untuk melakukan hal tersebut kepada sang raja. Setelah itu Odysseus masuk gelanggang dan mengambil cakram paling berat kemudian Ia melempar cakram yang dipegangnya itu dengan menggunakan gaya yang sangat indah.

Cakram yang dilempar Odysseus meluncur dengan sangat pesat dan jatuh dengan jarak paling jauh diantara atlet lain yang ada di Phaeacia.

Jadi dapat disimpulkan jika dari hal tersebut bangsa Yunani zaman dahulu sudah mengenal tentang atletik dimana ada perlombaan lari, lempar cakram, dan lompat yang masih sering kita temui di olimpiade olahraga sampai saat sekarang ini.

 

 

Teknik Lempar Cakram

Bagi kalian yang sudah mengerti sedikit mengenai sejarah lempar cakram dan pengertian lempar cakram, berikut di bawah ini merupakan Teknik Melempar Cakram yang baik dan benar mulai dari Teknik Memegang Cakram, Teknik Awalan Lempar Cakram, Teknik Melempar Cakram, hingga Sikap Akhir Lempar Cakram, silakan teman teman simak pembahasannya di bawah ini dengan baik ya!

 

Teknik Memegang Cakram Yang Baik dan Benar

Yang pertama kalian ketahui dalam teknik olahraga lempar cakram adalah mengenai cara memegang cakram yang baik dan benar dalam lempar cakram. Berikut di bawah ini merupakan tata cara memegang cakram yang baik dan benar (bisa juga kalian perhatikan gambar yang ada di bawah ini):

teknik melempar cakram

  • Pertama silakan kalian letakkan cakram pada telapak tangan kiri, hal ini bertujuan supaya bisa menjadi lebih mudah dalam memegang cakram. Hal ini berlaku bagi orang yang tidak kidal, bagi yang kidal bisa mencoba menggunakan telapak tangan kanan.
  • Selanjutnya setelah itu silakan letakkan tangan kanan (jika kidal tangan kiri) pada bagian atas cakram di tengah. Buka keempat jari tangan dengan jarak yang sedikit renggang. Ini dilakukan dengan tujuan sebagai penutup di bagian sabuk cakram / pinggir cakram.
  • Yang terakhir silakan kalian letakan ibu jari bisa bebas dimana saja di cakram yang kamu pegang tersebut (cari posisi paling nyaman).

 

Teknik Awalan Lempar Cakram Yang Baik dan Benar

Yang selanjutnya setelah kalian sudah mengetahui mengenai bagaimana cara memegang cakram yang baik dan benar, selanjutnya yang perlu kalian pelajari adalah teknik awalan lempar cakram yang baik dan benar dalam olahraga lempar cakram.

Jika ingin atau akan melakukan olahraga lempar cakram kalian diwajibkan untuk mempelajari bagaimana awalan dalam olahraga lempar cakram supaya kalian bisa menghasilkan lempar cakram yang sempurna dan baik. Lempar cakram sendiri umumnya diawali dengan posisi tubuh yang memutar. Biasanya si atlet lempar cakram akan melakukan putaran tubuh hingga 270 derajat untuk mengambil tenaga dan momentum lemparan.

Berikut di bawah ini merupakan sedikit penjelasan mengenai tatacara awalan lempar cakram yang baik dan benar supaya menghasilkan lempar cakram yang bagus (bisa juga kalian perhatikan gambar yang ada di atas) :

teknik awalan cakram

  • Posisi tubuh kita berdiri dengan arah kesamping atas di saat lemparan. Kemudian selanjutnya setelah itu kedua kaki silakan untuk dibuka hingga selebar bahu. Usahakan untuk posisikan kaki sesantai / serileks mungkin dengan sedikit menekuk.
  • Setelah kalian sudah mengambil posisi tersebut, selanjutnya silakan kalian fokuskan pikiran untuk menggerakan tubuh yaitu dengan mengayunkan cakram ke arah samping kanan kemudian ke belakang kiri secara berulang (biasanya sekitar 2 sampai 3 kali ayunan). Untuk orang kidal bisa mencoba menggunakan arah yang sebaliknya.
  • Lalu sambil memegang cakram dengan kuat kuat, silakan kalian putar badan dan ayunkan cakram dengan benar supaya bisa menghasilkan lemparan yang bagus nantinya. Ketika memutar tubuh lakukan dengan tegas supaya menghasilkan tambahan kekuatan lemparan. Putaran pada tubuh bagian bawah mendahului tubuh bagian atas.

 

Teknik Melempar Cakram

Selanjutnya yang keempat setelah kalian sudah tahu bagaimana cara melakukan Awalan Lempar Cakram Yang Baik dan Benar, selanjutnya yang harus kalian ketahui adalah bagaimana cara melempar cakram yang baik dan benar di dalam bidang olahraga lempar cakram.

Ini merupakan salah satu bagian inti terpenting dalam lempar cakram yang menentukan hasil lemparan cakram yang kamu lakukan baik atau tidak. Nah berikut di bawah ini merupakan beberapa hal yang perlu diperhatikan jika kalian ingin bisa menguasai teknik dalam melempar cakram yang baik dan benar :

  • Pertama silakan kalian melakukan tolakan dengan menggunakan kaki kanan supaya panggul bisa terangkat keatas, selanjutnya setelah itu dorong kaki kanan ke depan dan atas.
  • Setelah itu silakan condongkan tubuh kalian ke arah kanan, yang kemudian diputar ke arah kiri dengan diikuti memutar panggul ke arah kiri.
  • Lalu kalian tumpukan tubuh di kaki kiri. Letakan tubuh kearah lemparan secara penuh, sehingga cakram bisa dilempar kearah atas depan
  • Lemparkanlah Cakram setinggi dagu dan dengan sudut siku siku / kira kira 90 derajat. Selanjutnya lepaskanlah lemparan tersebut dengan putaran yang searah jarum jam. Gunakan jari telunjuk untuk mendorong cakram saat akan melempar, lemparlah ketika berada di didepan bahu.
  • Ketika cakram sudah dilemparkan saat sebelum ada di depan bahu biasanya lemparan akan tidak sempurna sehingga jarak lempar kurang maksimal dan terkadang dapat menyebabkan cakram tidak berada pada area lapangan lempar cakram. Ini juga berlaku jika kita telat melepaskan cakram dari tangan ketika akan dilempar bisa juga menyebabkan keluarnya cakram dari area lemparan.
  • Usahakan ketika akan melepas cakram posisi tubuh sedang dalam kondisi condong ke arah depan, dengan di ikuti otak yang tetap fokus.

 

Sikap Akhir Lempar Cakram

Nah setelah kalian sudah melempar cakram, yang terakhir perlu kamu pelajari adalah posisi akhir tubuh kamu ketika sudah melakukan lempar cakram. Berikut di bawah ini merupakan beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika kamu telah selesai melempar cakram untuk sikap akhiran lempar cakram :

  • Pindahkan posisi kaki kanan ke depan dengan sedikit menekuk, sedangkan kaki kiri tetap berada di belakang. Hal ini dilakukan sebenarnya dengan tujuan supaya tubuh kita tidak keluar dari daerah lingkaran posisi melempar cakram yang sudah ditentukan. Pandangan kedua mata kita harus tetap fokus menuju ke arah dimana posisi cakram yang dilempar akan jatuh.
  • Usahakan untuk menempatkan tubuh berdiri dengan posisi seperti sebelumnya dan keluar dari area lingkaran sehingga kita melewati bagian belakang. Tetapi tetap usahakan untuk tubuh tidak sampai keluar dari lingkaran yang telah ditetapkan, yang dapat kamu lakukan dengan melompat atau berlari dan menahan kecepatan.

 

 

Aturan Lempar Cakram

Setelah kalian sudah mengetahui bagaimana teknik lempar cakram yang baik dan benar mulai dari Cara Memegang Cakram, Cara Awalan Lempar Cakram, Teknik Melempar Cakram, hingga Cara Sikap Akhir Lempar Cakram. Kalian perlu mengetahui aturan yang ada dalam olahraga lempar cakram, berikut di bawah ini merupakan beberapa aturan dalam lempar cakram :

  • Sebelum melempar cakram, pelempar harus melakukan sikap awalan dengan cara berdiri tanpa menyentuh / melewati garis lingkaran, pelempar harus tetap berada di dalam lingkaran sebelum posisi tubuhnya dianggap absah karena melewati setengah lemparan dari bagian dalam oleh panitia dan juri.
  • Untuk pengukuran dari hasil lemparan cakram yang telah dilakukan adalah dengan cara mengukur jarak bekas titik jatuhnya cakram yang dilempar pada titik terdekat dengan balok di tepi dari posisi tempat kita melempar cakram.
  • Biasanya pelempar akan diberikan kesempatan untuk melempar cakram sebanyak 3 kali lemparan, lalu dari ketiga lemparan yang telah dilakukan tersebut akan diambil hasil paling baik untuk dijadikan nilai pada setiap pelempar.
  • Hingga kemudian dilakukan penyisihan peserta untuk diambil kedalam babak selanjutnya.

 

 

Hal Yang Harus Diperhatikan Lempar Cakram

Supaya kalian bisa mendapatkan hasil lemparan cakram yang maksimal dan bagus, berikut di bawah ini merupakan beberapa hal yang perlu untuk coba kalian perhatikan ketika akan melempar cakram :

  • Lakukanlah putaran dengan sempurna supaya kita bisa mendapatkan putaran besar pada tubuh.
  • Ketika melempar cakram harus kita dorong supaya melewati lingkaran sejauh mungkin.
  • Pelempar perlu untuk mendarat dengan menggunakan jari-jari kanan sehingga kemudian diikuti dengan tubuh bergerak memutar.
  • Pelempar perlu untuk mendarat dengan kaki sebelah kanan dan wajib untuk tepat berada pada titik pusat lingkaran sekaligus kaki sebelah kiri sedikit kearah depan.

 

Baik seperti itulah artikel kali ini dari Pintarnesia mengenai Pengertian Lempar Cakram, Sejarah, Gaya, Alat, Aturan, dan Teknik lempar Cakram. Mudah mudahan artikel tersebut bisa berguna untuk membantu teman teman semuanya.

Mohon maaf apabila ada kesalahan kata dan kalimat dalam artikel di atas, jika ada sesuatu yang ingin disampaikan bisa teman teman tulis di kolom komentar.

Tangan Bagian Mana untuk Melempar Cakram?

Umumnya menggunakan bagian tangan terkuat yaitu tangan kanan.

Ada berapa tahapan melempar cakram

Terdapat 4 tahapan dalam melempar cakram yang baik dan benar

Kapan Pertama kali Lempar Cakram Ditemukan?

lempar cakram itemui pada buku yang dikarang oleh Homerus, buku tersebut mempunyai judul “Odyssy”


Sandy Kurnia Fajar Hobi ngegame, jadi top player dan disayang mamah. Biar jadi orang yang berguna bagi banyak orang.


Baca Lainya Tastynesia:
  1. Kue Balok
  2. Klepon
  3. Kue Pancong
  4. Kue Lumpur
  5. Bolu Kukus
  6. Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *