Arwina Nur Dyah Utami Penikmat musik dan senja, selamat membaca tulisan saya. Suka banget menulis dan baca novel.

4+ Macam Macam Najis: Contohnya dan Cara Mensucikan

5 min read

macam macam najis

Macam Macam Najis – Jika secara bahasa memiliki arti yaitu segala sesuatu yang dianggap kotor walaupun suci. Kemudian bila didasarkan oleh arti harfiah maka apa pun yang dianggap kotor termasuk ke dalam kategori barang najis seperti pada contohnya ingus, ludah dan lain sebagainya.

Pada saat kita akan memulai segala bentuk ibadah maka Kondisi badan kita haruslah suci dari segala jenis najis.

Najis sendiri merupakan kotoran yang menjadi penyebab terhalangnya atau tidak sahnya suatu ibadah yang dilakukan oleh seseorang sehingga ibadah yang sudah dilakukan jika tidak sadar bahwa dia terkena najis maka ibadah tersebut dinyatakan tidak sah dan harus mengulangnya dengan cara menyesuaikan diri dan membersihkan diri dari najis.

 

Pengertian Najis

Pengertian najis dapat dibedakan menjadi dua yaitu terdapat pengertian najis secara bahasa dan pengertian najis secara istilah. Berikut ini akan dijelaskan keduanya. Simak uraian di bawah ini.

 

Pengertian Najis Menurut Bahasa

Najis berdasarkan bahasa atau secara bahasa pengertian najis berasal dari kata al-qadzarah ( القذارة ) atau jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia memiliki arti yaitu kotoran.

 

Pengertian Najis Menurut Istilah

Telah dijelaskan di atas bahwa pengertian najis menurut bahasa artinya adalah kotoran. Sedangkan pengertian najis menurut istilah memiliki arti yaitu kotoran yang harus atau wajib di dari atau apabila tersentuh maka harus dibersihkan oleh setiap umat muslim.

Sedangkan secara istilah didefinisikan juga menurut Asy Syafi’iyah yaitu:

“Sesuatu yang dianggap kotor dan mencegah sahnya shalat tanpa ada hal yang meringankan.”

Dan pengertian istilah menurut definisi yang dijelaskan oleh Al Maliki yah yaitu:

Sifat hukum suatu benda yang mengharuskan seseorang tercegah dari kebolehan melakukan shalat bila terkena atau berada di dalamnya.”

Baca Juga: Doa Sebelum dan Sesudah Wudhu: Tata Cara, dan Jenis Air untuk Berwudhu.

 

Macam Macam Najis & Cara Mensucikannya

macam macam najis

Keadaan badan memanglah harus bersih ketika akan beribadah namun tidak hanya badan juga yang harus dalam keadaan suci. Tapi pakaian yang pernah digunakan ataupun mukena sarung atau baju koko peci dan tempat juga harus suci dari najis.

Najis juga dibagi menjadi beberapa macam yaitu seperti yang akan di sampaikan pada kesempatan kali ini, pintarnesia akan memaparkan dan juga menjelaskan bagaimana cara untuk mensucikan najis tersebut berikut adalah macam-macam najis.

Di dalam Islam lagi sendiri terbagi menjadi beberapa jenis. Dan dari masing-masing jenis tersebut diharuskan untuk dibersihkan atau disucikan apabila terkena baik secara sengaja ataupun tidak sengaja.

Berikut ini berikut ini akan berikan penjelasan dari masing-masing jenis najis dan dan cara untuk mensucikan najis tersebut.

 

 1. Najis Mukhaffafah

Untuk najis mukhaffafah adalah macam najis yang termasuk kedalam najis ringan. Kemudian cara untuk mensucikan dari najis mukhaffafah ini yaitu dengan memercikkan air pada bagian yang terkena najis yang seperti contohnya adalah kencing seorang bayi laki-laki yang masih meminum ASI atau belum makan.

Cara Mensucikan Najis Mukhoffafah

Karena najis mukhaffafah apakah najis yang tergolong kedalam najis ringan sehingga untuk dapat mensucikan diri dari najis mukhaffafah caranya cukup mudah.

Namun bukan berarti jenis najis ini merupakan jenis najis yang ringan tapi kamu malah justru tidak mau untuk membersihkannya. untuk membersihkan najis mukhaffafah kamu hanya perlu memercikan air kebagian yang terkena najis tersebut.

 

2. Najis Mutawasitah

Untuk macam jenis najis yang selanjutnya adalah najis mutawasitah yang dapat dibilang merupakan jenis najis sedang. Contoh dari najis mutawasitah adalah segala sesuatu yang keluar yang asalnya dari qubul dan juga dubur manusia serta binatang.

Dalam hal ini kecuali barang cair yang memabukkan, air mani, tulang, bangkai, susu hewan yang tidak halal untuk dikonsumsi, bangkai manusia, bangkai ikan, dan bangkai belalang.

Cara Mensucikan Najis Mutawasitah

Jika kamu terkena najis mutawasitah maka diharuskan bagi kamu untuk mensucikan diri supaya tubuh kamu kembali bersih dan terhindar dari hal-hal yang haram. cara masuk ikan diri dari najis mutawasitah adalah dengan menggunakan air yang mengalir sehingga najis yang terkena akan benar-benar hilang.

Diharuskan bagi kamu untuk menghilangkan najis tersebut tanpa adanya bekas najis yang melekat. Caranya dapat dengan menggosok-gosokkan tanah atau benda yang lainnya, dan cepat dengan menggunakan air yang mengalir.

 

3.Najis Ainiyah

Macam jenis najis yang selanjutnya adalah najis ainiyah yang di mana najis ini merupakan najis yang terlihat oleh kasat mata atau berwujud baik bentuk, rupa, maupun dari baunya juga.

Cara Mensucikan Najis Ainiyah

Cara untuk dapat menghilangkan atau memasak ikan jika terkena najis ainiyah yaitu dengan cara membasuh dengan menggunakan air yang mengalir sampai tidak terlihat warna, tidak ada lagi rasa atau bau.

 

4. Najis Hukmiyah

Najis hukmiyah adalah najis yang tidak terlihat oleh kasat mata atau pun sudah kering seperti bekas kencing dan minuman keras yang menempel di pakaian yang sudah mengering dan tidak terlihat, tidak tampak bekas-bekasnya.

Meskipun jika suatu najis yang telah dibuang atau sudah tidak kelihatan, apakah tempat yang terkena najis tersebut statusnya menjadi najis hukmiyah. Kemudian di bawah ini merupakan cara mensucikan atau membersihkan dari najis hukmiyah.

Cara Mensucikan Najis Hukmiyah

Ada pula cara untuk dapat mensucikan diri apabila terkena najis hukumnya yaitu caranya hampir sama dengan cara mensucikan diri dari najis mukhaffafah yaitu dengan cara menyeramkan air pada bagian yang terkena najis hukmiyah sampai merata.

Dalam hal ini cara mensucikan atau membersihkan diri dari najis hukmiyah tidak diharuskan dengan menggunakan air yang mengalir.

 

5. Najis Mugholladhah

Kemudian macam jenis najis yang terakhir adalah najis mugholadoh yang merupakan termasuk ke dalam kategori najis berat. Contoh dari najis mughallazah adalah Anjing dan Babi serta keturunan yang sama dengan mereka. Hal tersebut sesuai dengan Firman Allah SWT yang berbunyi:

Atau yang diharamkan juga daging babi itu keji atau najis” (QR. Al An’am : 145).

kemudian terdapat pula dalam hadis nabi Muhammad SAW yang berbunyi:

Apabilla anda dijilat anjing maka hendaklah dibasuh sebanyak 7 (Tujuh) kali yang salah satunya dicampur dengan tanah (HR. Muslim) ”.

Cara Mensucikan Najis Mugholadoh

Najis mugholadoh termasuk najis yang berat sehingga untuk cara mensucikan diri dari najis mughallazah yaitu perlu atau harus menggunakan bilasan air air sebanyak 7 kali.

Hal tersebut dilakukan salah satunya yaitu dengan membersihkannya menggunakan tanah supaya najis yang terkena atau yang tersentuh oleh kita dapat hilang dengan benar.

Baca Juga: Tata Cara Mandi Wajib: Doa, Cara Junub dan Niat Mandi Wajib.

 

Jenis Najis Yang Dimaafkan di Dalam Islam

Diantara jenis-jenis najis di atas yang telah disebutkan kan ternyata terdapat najis yang dapat dimanfaatkan yang dimaksud dalam hal ini yaitu najis yang tidak perlu untuk dibasuh atau dicuci.

Dalam hal ini contohnya antara lain yaitu najis pakai hewan an-naml tidak mengalir darahnya, darah atau nanah yang sedikit, debu atau tetesan air di lorong-lorong yang memercik sedikit dan hal tersebut mungkin sulit untuk kamu hindari.

Kemudian yang selanjutnya apabila terdapat hewan seperti cicak atau tikus yang jatuh ke dalam minyak atau makanan yang beku kemudian ia mati di dalamnya maka makanan yang wajib untuk dibuang itu minyak yang terkenal binatang tersebut sedangkan yang lainnya masih dapat dimakan atau digunakan.

 

Di atas merupakan penjelasan pembahasan yang diharapkan supaya para pembaca semua paham dan mengetahui macam-macam najis agar diri kita sendiri dapat mengkategorikan najis Apakah pada suatu benda dan tahu harus berbuat apa dan bagaimana untuk mensucikannya kembali.

Demikianlah pembahasan ringkas tentang macam-macam najis Semoga dapat bermanfaat bagi kamu yang sedang membaca tulisan ini Sekian dan terima kasih.

Arwina Nur Dyah Utami Penikmat musik dan senja, selamat membaca tulisan saya. Suka banget menulis dan baca novel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DarkLight