Arwina Nur Dyah Utami Penikmat musik dan senja, selamat membaca tulisan saya. Suka banget menulis dan baca novel.

Hutan Mangrove: Pengertian, Manfaat dan Fungsi bagi Kehidupan

9 min read

hutan mangrove

Hutan Mangrove – Terdapat banyak sekali jenis ekosistem hutan yang berada di permukaan bumi dan tersebar di berbagai wilayah.

Salah satu ekosistem yang paling banyak dijumpai di negara Indonesia yang mana kita tahu bahwa negara Indonesia adalah negara kepulauan yang banyak dihuni oleh hutan mangrove.

Akan tetapi apakah kamu mengerti apa yang dimaksud dengan hutan mangrove? Serta apa manfaat dan fungsi dari hutan mangrove bagi lingkungan hidup? Di bawah ini akan dijelaskan secara rinci pengertian hutan mangrove beserta manfaat serta fungsi hutan mangrove itu sendiri.

 

Pengertian Hutan Mangrove

pengertian hutan mangrove

Pengertian hutan mangrove adalah suatu ekosistem hutan yang merupakan kumpulan dari kelompok pepohonan yang dapat hidup dalam suatu lingkungan yang memiliki kadar garam tinggi.

Hutan mangrove merupakan jenis tumbuhan berkayu yang hidupnya atau tumbuh di sepanjang garis pantai yang beriklim tropis dan subtropis serta terlindung dan memiliki tipe beragam bentuk lahan pantai dengan tipe tanah yaitu anaerob atau dapat pula dengan tanah yang memiliki kadar oksigen terbatas.

Baca Juga: 1001+ Contoh Slogan Lingkungan, Pendidikan, Kesehatan, Motivasi, Dll.

 

Kata mangrove sendiri berasal dari kata ‘mangue’ yang merupakan bahasa Portugis dengan arti tumbuhan, dan kata ‘grove’ berasal dari bahasa Inggris memiliki arti belukar. Salah satu ciri tanaman mangrove yaitu memiliki akar yang menonjol ke permukaan.

Mangrove akan terlihat seperti semak belukar yang memisahkan antara daratan dengan lautan. Terdapat pula ciri-ciri lain dari tumbuhan mangrove yang dapat membedakan dengan tanaman hutan lainnya sebagai berikut yaitu:

  1. Jenis-jenis pohonnya biasanya terdiri dari tumbuhan Bakau, Nipah, Lacing, Pedada, Nyirih dan Api-api.
  2. Tidak terpengaruh iklim
  3. Tanah rendah pantai
  4. Tanah tergenang atau tenggelam oleh air laut
  5. Hutan tidak memiliki struktur tajuk

 

 

Perbedaan Mangrove dan Bakau

Sangat perlu kamu ketahui bahwa istilah tumbuhan mangrove dan tumbuhan bakau memiliki perbedaan yang mungkin banyak pendapat dari masyarakat yang mengatakan bahwa tanaman mangrove adalah tanaman bakau.

Akan tetapi dilihat berdasarkan istilah dan artinya tanaman mangrove dan tanaman bakau adalah tumbuhan yang berbeda.

Istilah merupakan arti yang tertuju pada semua jenis tanaman yang tumbuh di sekitar garis pantai dan dapat juga hidup  Sedangkan untuk istilah bakau adalah istilah dari bahasa Indonesia dan Malaysia yang merupakan salah satu tanaman yang berada di hutan mangrove, yang mana tanaman tersebut berasal dari genus Rhizophora.

Sedangkan yang telah bangkrut adalah istilah tertuju pada semua jenis tanaman yang tumbuh di sekitar garis pantai serta dapat hidup lingkungan yang memiliki kadar garam yang tinggi. Dan salah satunya adalah jenis tumbuhan bakau.

 

 

Manfaat dan Fungsi Hutan Mangrove

manfaat dan fungsi hutan mangrove

Tumbuhan mangrove berbagai tumbuhan yang hidup di hutan mangrove memiliki banyak sekali manfaatnya dan juga fungsinya yang sangat berpengaruh pergi kehidupan di sekitar lingkungan tersebut.

Ada banyak penelitian yang telah dilakukan untuk dapat membuktikan bahwa hutan mangrove memang sangat berperan penting bagi kehidupan masyarakat yang berada dilingkungan hutan mangrove.

Terdapat pula berbagai manfaat lainnya seperti manfaat secara biologi, manfaat secara kimia, manfaat secara ekologi dan manfaat secara ekonomi serta manfaat secara fisik ataupun manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di lingkungan hutan mangrove.

Manfaat hutan mangrove serta fungsi hutan mangrove akan dijelaskan di bawah ini sebagai berikut.

 

Sebagai Pengendapan Lumpur

Manfaat hutan mangrove yang pertama adalah dapat membantu terjadinya proses pengendapan lumpur yang mana hal tersebut dapat menghilangkan unsur racun dan juga unsur hara air yang bahkan seringkali terikat oleh partikel lumpur itu sendiri.

Dengan adanya hutan mangrove maka kualitas dari air laut akan terjaga supaya terjadi endapan lumpur yang berasal dari akibat adanya erosi tanah serta abrasi pantai.

 

Dapat Menambah Unsur Hara

Hutan mangrove memiliki sifat salah satunya dapat memperlambat aliran berbagai jenis air hal tersebut dikarenakan mangrove memiliki akar pohon yang rapat, sehingga dapat membuat lumpur menjadi mengendap.

Lumpur yang mengendap manfaat bagi hutan mangrove karena na-eun apabila banyak lumpur yang terbawa yang berasal dari area persawahan maka unsur tersebut mengandung banyak unsur hara yang dapat dimanfaatkan oleh berbagai jenis tanaman yang ada di hutan mangrove.

 

Penyerap Karbon

Berdasarkan para ahli yang telah melakukan penelitian bahwa 1 hektar hutan mangrove dapat menyerap sampai 110 kg karbon dan sepertiga dari karbon tersebut akan dilepaskan yang berubah endapan organik di lumpur.

Terjadinya proses fotosintesis dapat mengubah karbon anorganik dalam bentuk dioksida akan menjadi bentuk karbon organik dalam bentuk bahan vegetasi.

Secara keseluruhan bahan-bahan di atas akan dapat membusuk serta melepaskan karbon untuk kembali ke atmosfer sebagai karbondioksida atau CO2. Namun hutan mangrove justru sebagian besar bahan organik yang tidak membusuk.

Maka hal tersebut adalah yang menjadikan hutan mangrove berfungsi sebagai menyerap karbon dibandingkan sebagai sumber melepas karbon.

Hal itu dapat terjadi karena daun yang banyak yang terdapat di tumbuhan hutan mangrove akan menyerap karbon jumlah yang banyak dibandingkan tumbuhan lain yang tidak memiliki daun banyak.

 

Menjaga serta Memberi Nutrisi

Manfaat dari hutan mangrove adalah dapat memproduksi yang dapat menyuburkan perairan laut. Nutrisi tersebut dapat berupa nutrisi yang organik maupun anorganik.

Dengan produksi primer yang tinggi maka dapat untuk menjaga keberlangsungan dari hasil liga hewan air payau dan kerang serta masih banyak lagi.

Manfaat hutan mangrove untuk menjaga adalah hutan mangrove bisa menjadi tempat perkembangbiakan dan tempat tumbuh besarnya berbagai jenis hewan seperti kepiting, udang udang ini kan air payau.

 

Sebagai Sumber Plasma Nutfah

Manfaat dan fungsi dari hutan yang selanjutnya adalah sebagai sumber plasma nutfah. Plasma nutfah adalah salah satu kekayaan alam yang sangat berharga kehidupan serta memiliki manfaat yang sangat besar bagi terjadinya perbaikan jenis satwa yang komersial ataupun untuk memelihara populasi pada kehidupan liar di masa yang akan datang yang merupakan pendukung dari kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan serta untuk mendukung terjadinya pembangunan yang berada di suatu daerah.

 

Sebagai Pengikat Racun

Terdapat banyak sekali rajut yang bisa ekosistem, terutama di dalam hutan mangrove. Akan tetapi hutan mangrove dapat mengikat racun yang terdapat pada permukaan Lumpur dan berada diantara kisi-kisi molekul-molekul partikel air.

Semua lagu tersebut dapat diangkut wilayah daratan yang perairan seperti dari limbah atau sampah yang kemudian terbawa sampai ke lautan lepas. Terdapat beberapa jenis tanaman di dalam hutan mangrove yang dapat membantu proses terjadinya pengikatan racun dibawa dari wilayah daratan secara aktif.

 

Memelihara Iklim Mikro

Terjadinya evapotranspirasi atau penguapan air di dalam hutan mangrove akan dapat menjaga kelembaban data curah hujan yang berada di kawasan tersebut, sehingga iklim pada sekitar daerah lingkungan hutan mangrove akan terjaga iklim mikro yang mana tersebut pergabungan ada beberapa faktor antara lain yaitu suhu, angin, cahaya matahari serta kelembaban.

Kemudian pengertian dari iklim mikro sendiri adalah faktor kondisi fisik iklim yang mempengaruhi suatu daerah menjadi relatif kecil hanya beberapa puluh meter atau mungkin bahkan hanya beberapa meter saja.

Kondisi tersebut dapat terjadi di perut bumi atau di bawah kanopi pepohonan. Iklim mikro yang terjadi di hutan mangrove dapat juga dipengaruhi oleh faktor angin, topografi bahkan juga vegetasi yang terdapat di dalam hutan mangrove tersebut.

 

Berperan untuk Pembentukan Pulau serta Menstabilkan Daerah Pesisir

Kemudian yang selanjutnya serta fungsi dari ekosistem hutan mangrove adalah adanya peran yang dapat menumbuhkan pulau dan menstabilkan pantai. Hal tersebut dapat terjadi karena sistem perakaran hutan mangrove yang sangat rapat serta kompleks.

Selain itu tumbuhan hutan mangrove juga yang lebat sehingga dapat menangkap sisa-sisa bahan organik dan endapan yang terbawa oleh air laut yang berasal dari daratan.

Perhitungan yang dapat menyebabkan terjaganya kebersihan air laut, dengan demikian kehidupan di dalam laut juga akan terjaga seperti kehidupan terumbu karang tumbuhan rumput laut.

Karena proses yang terjadi tersebut maka seringkali maka menumbuhkan perkembangan garis pantai dari waktu ke waktu.

Manfaat hutan mangrove juga dapat untuk menstabilkan pantai yaitu dapatkan pada ekosistem pantai serta memberikan kesempatan tumbuhan untuk dapat hidup dan berkembang di wilayah daratan.

Hutan mangrove memiliki akar pepohonan yang menjaga pinggiran laut yang dapat berguna untuk mencegah terjadinya erosi tanah dan juga abrasi pantai.

Selain itu tumbuhan vivipar yang merupakan tumbuhan di hutan mangrove memilik bunga, yang kemudian bunga tersebut sering tersebar dikarenakan terbawa oleh air laut yang nantinya akan menjadi hutan mangrove yang baru. Hutan mangrove dapat memperluas dan menjadi pulau sendiri dengan kurun waktu yang panjang.

 

Sebagai Habitat dari Berbagai Satwa Langka

Keberadaan hutan mangrove sering dijadikan sebagai habitat oleh beberapa jenis satwa liar. Terdapat lebih dari 100 jenis burung yang berada dalam ekosistem hutan mangrove.

Serta daratan Lumpur yang luasnya berbatasan dengan hutan mangrove adalah tempat untuk mendarat dari para berbagai jenis burung pantai salah satunya adalah jenis burung yang langkah seperti burung Blekok Asia atau dengan nama latin (Limnodrumus semupalmatus).

Selain dari jenis burung terdapat pula satwa lain yang memiliki habitat di dalam hutan mangrove antara lain seperti kera muka putih, kera ekor panjang dan satwa-satwa air laut seperti kepiting, udang, moluska terdapat ular jenis reptil seperti ular dan buaya Caiman crocodilus (Largarto cuajipal).

Masih terdapat berbagai jenis hewan yang memiliki habitat di hutan mangrove antara lain seperti hewan menyusui. Hewan-hewan yang yang berada di hutan seperti harimau, macan tutul, babi liar, kancil, berang-berang.

Dan terdapat pula jenis lumba-lumba yang biasanya ditemukan di sungai-sungai di hutan mangrove, serta ada pula hewan Manatees (Trichechus senegalensis dan Trichechus manatus latirostris) dan Dugong (Dugong dugon).

Meskipun spesies-spesies tersebut memiliki pertumbuhan yang dapat dikatakan langka makanan di beberapa tempat hewan tersebut dan mulai punah.

 

Perlindungan untuk Terhindar dari Bencana Alam

Manfaat serta fungsi hutan mangrove terutama bagi keberlangsungan hidup masyarakat dan lingkungan sekitarnya adalah dapat mencegah bencana alam.

Hal itu dapat terjadi karena hutan mangrove memiliki fungsi utama melindungi garis pantai agar terhindar dari abrasi serta dapat meredam gelombang yang besar termasuk juga bencana alam dengan gelombang besar seperti tsunami.

Selain itu vegetasi yang terjadi hutan mangrove dapat melindungi berbagai tanaman baik yang merupakan pertanian lahan basah ataupun pertanian lahan kering atau vegetasi alami lain dari kerusakan yang diakibatkan oleh badai atau angin kencang yang bermuatan garam melalui proses filtrasi.

 

Sebagai Sarana Pendidikan dan Penelitian

Selain manfaat hutan mangrove yang berfungsi sebagai perlindungan untuk terjadinya bencana alam serta manfaat hutan mangrove bagi para satwa liar dan juga satuan air laut, hutan mangrove juga dapat dimanfaatkan dalam upaya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Indonesia sebagai negara kepulauan yang memiliki area hutan mangrove paling besar di dunia, sehingga diperlukanya laboratorium lapang yang baik untuk melakukan berbagai kegiatan pendidikan ataupun penelitian.

Harga oleh karena itu hutan mangrove dijadikan sebagai salah satu sarana dari kegiatan pendidikan ataupun penelitian yang berhubungan dengan ekologi.

 

Sebagai Sarana Rekreasi dan Pariwisata

Selain memiliki fungsi yang telah dijelaskan di atas Hutan menurut juga memiliki keindahan dan nilai estetika, baik dari faktor alamnya ataupun berbagai kehidupan yang ada di dalamnya. Sehingga carikan pemandangan alam yang berbeda dari berbagai objek wisata lainnya.

Karakteristik dari hutan yang berada di antara daratan dan juga laut dianggap sebagai kenikmatan tersendiri bagi para wisatawan. Tidak jarang di Indonesia sendiri banyak daerah-daerah yang menjadikan hutan mangrove sebagai objek wisata.

 

Sebagai Penghasil Kayu

Hutan mangrove juga memiliki fungsi ekonomi yang sangat berperan penting bagi kehidupan adalah pohon yang berada di dalam hutan mangrove dapat dimanfaatkan sebagaimana pohon pada umumnya yang mana kayu dari pohon yang berada di hutan mangrove dapat dimanfaatkan sebagai bahan bangunan ataupun bahan pembuatan furniture.

Selain itu kayu dari berbagai tumbuhan yang berada di hutan mangrove dapat pula digunakan sebagai kayu bakar sehingga dapat menjadi alternatif bahan bakar fosil.

Baca Juga: Prinsip Geografi: Pengertian, Ruang Lingkup dan Contoh Prinsip Geografi.

 

Bahan Baku Industri Kertas

Selain sebagai pembuatan bangunan ataupun furniture, kayu dari tumbuhan yang berada di hutan mangrove juga dapat dijadikan sebagai bahan baku utama pembuatan kertas karena kayu dari tumbuhan yang berada di hutan mangrove memiliki kualitas yang tidak kalah bagusnya dari kayu-kayu lain bahan baku pembuatan kertas.

 

Sekian penjelasan mengenai pengertian hutan mangrove manfaat serta fungsi hutan mangrove bagi kehidupan terutama kehidupan makhluk hidup.

Indonesia sebagai negara kepulauan yang memiliki luas hutan mangrove terbesar di dunia membuat kita bangga serta tarian memiliki semangat untuk dapat melestarikan hutan mangrove agar tetap hidup karena hutan mangrove memiliki seribu manfaat bagi semua makhluk hidup.

Arwina Nur Dyah Utami Penikmat musik dan senja, selamat membaca tulisan saya. Suka banget menulis dan baca novel.
DarkLight