Lompat Jauh: Sejarah, Gaya, Lapangan, Teknik, Peraturan

3 min read

lompat jauh

Lompat jauh menjadi salah satu olahraga yang cukup populer di Indonesia bahkan mungkin kalian sudah bosan membahas mengenai olahraga yang satu ini karena terus menerus diulang sejak Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas.

Namun tahukah kalian jika masih banyak dari kita yang hanya mengetahui praktiknya itupun masih banyak yang keliru dan salah gerakan. Untuk itu pada kesempatan kali ini kita akan membahas kembali mengenai lompat jauh, simak uraiannya dibawah ini.

Pengertian Lompat Jauh

Pengertian Lompat jauh adalah olahraga atletik yang sangat membutuhkan ketangkasan, kecepatan, dan kekuatan atlet agar dapat melompat sejauh mungkin mulai dari titik tumpu hingga bak pasir.

Sejarah Lompat Jauh

sejarah lompat jauh

Lompat jauh pertama kali muncul pada olimpiade Yunani kuno tahun 708 masehi atau sekiat abad ke 13. Olahraga ini memiliki tujuan awal untuk melatih ketangkasan para prajurit perang dalam melewati berbagai rintangan yang ada seperti jurang dan parit.

Tercatat dalam sejarah pernah ada sparta yang berhasil melompat dengan jarak sekitar 7,05 meter.

Pada zaman dulu lompat jauh dilakukan dengan teknik yang berbeda dengan saat ini dan juga pada zaman dulu lompat jauh ini dilakukan dengan berlari membawa beban yang disebut sebagai halteres yang memiliki berat sekitar 1 hingga 4,5 kg.

Pada tahun 1896 untuk pertama kalinya lompat jauh diperkenalkan dan dilombakan secara resmi.

Baca Juga: Peraturan Permainan Sepak Bola.

Gaya Lompat Jauh

gaya lompat jauh

Gaya lompat jauh merupakan gerakan yang dilakukan pada saat pelompat melayang di udara. Lompat jauh ini memiliki 3 macam gaya yang biasa digunakan oleh pelompat yaitu sebagai berikut.

1. Gaya Ortodok (Jongkok)

Gaya ini dapat dilakukan untuk menambah kecepatan maksimum pada saat melompat. Gaya ini dilakukan dengan menggunakan tolakan kaki terkuat pada awalnya kemudian pada saat badan mulai melayang diudara kaki ditekuk layaknya orang jongkok seperti biasa dan sebelum melakukan pendaratan tekuk tumit kaki sedikit.

2. Gaya Schnepper (Menggantung)

Gaya ini tidak akan mempengaruhi kecepatan pada saat melompat. Gaya ini dilakukan dengan melakukan tolakan terlebih dahulu kemudian bada tegap ayunkan kedua kaki dan tangan secara bersamaan kebelakang, saat akan melakukan pendaratan luruskan kedua kaki kedepan dengan tumit yang mendarat terlebih dahulu.

3. Gaya Walking n The Air (Berjalan di Udara)

Gaya ini dilakukan sebelum melakukan tolakan dengan posisi pinggang sedikit diturunkan, ayunkan paha dan kaki secara bebas, pingang, lutut dan sendi mata kaki lurus sebelum melakukan tolakan. Sebelum mendarat tubuh dan lengan tarik kedepan bawah sedangkan kaki diulurkan sesaat.

Lapangan Lompat Jauh

lapangan lompat jauh

Lapangan lompat jauh memiliki standarnya sendiri dalam menentukan lapangan antara lain sebagai berikut.

Lintasan Lari Awal

Lintasan lari awal merupakan jalur yang dilalui oleh pelari sebelum melakukan tolakan. Lintasan ini memiliki panjang minimal 131 kaki atau 40 meter dengan lebar 1,22 meter hingga 1,25 meter yang pada tepi kanan kirinya diberi garis dengan lebar 5 cm.

Papan Tolak

Papapan tolak merupakan pijakan yang digunakan pada saat melompat. Papan ini terbuat dari kayu dengan bentuk sei empat dan diberi warna putih yang ditanam kurang lebih satu meter dari tempat pendaratan dan paling jauh berjarak sepuluh meter dan posisinya rata dengan permukaan tanah. Selain itu dibelakang garis biasanya akan disamping penanda berupa bahan yang menandai pelompat yang melewati garis.

Papan tolak ini memiliki panjang 1,21 meter hingga 1,22 meter. Lebarnya 1,98 meter hingga 2,02 meter dan ketebalan 1,00 dm.

Tempat Pendaratan

Tempat pendaratan dalam lompat jauh berbentuk bak dengan lebar minimal 2,175 meter yang diissi pasir lembut dan sedikit basah yang permukaannya harus rata dengan garis lompat.

Teknik Lompat Jauh

teknik lompat jauh

Nah bagi kalian yang masih sering keliru dalam mempraktikan lompat jauh dibawah ini terdapat teknik lompat jauh yaitu.

Awalan

Awalan merupakan gerakan ancang-ancang yang dilakukan sebelum melakukan tolakan. Ancang-ancang ini dilakukan dengan cara berlari hingga sampai ke tempat tolakan.

Tolakan

Tolakan merupakan gerakan yang dilakukan untuk membuat tubuh melayang di udara. Posisi kaki menapak dan sedikit ditekuk kemudian luruskan tungkai pada saat lepas landas.

Melayang di Udara

Gerakan ini merupakan gerakan pada saat kita melayang diudara, jaga tubuh agar tetap seimbang dengan melakukan gerakan seperti berjalan pada saat tubuh melayang. Hal ini dilakukan agar kalian melakukan pendaratan yang baik.

Pendaratan

Pendaratan merupakan gerakan akhir dari lompat jauh dimana kita dapat menundukkan kepala, mengayunkan lengan dan menarik pinggang kedepan. Hal ini bertujuan agar tidak ada anggota badan lain yang mengenai pasir dibelakang kaki.

Peraturan Lompat Jauh

peraturan lompat jauh

Lompat jauh memiliki beberapa aturan yang harus dipatuhi pada saat melakukan olahraga ini antara lain sebagai berikut.

  • Jumper atau pelompat dilarang menyentuh tanah dibelakang garis yang telah ditentukan dengan bagian tubuh manapun dan dalam gerakan apapun.
  • Jumper atau pelompat dilarang melakukan tolakan dibelakang garis yang telah ditentukan.
  • Jumper atau pelompat dilarang menyentuh tanah diluar bak pendaratan pada saat mendarat.
  • Jumper atau pelompat dilarang mendarat dengan gerakan salto.

Demikian sedikit informasi mengenai Lompat Jauh mulai dari Sejarah, Gaya, Lapangan, Peraturan, Teknik Lompat Jauh. Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan. Mohon maaf jika terdapat kesalahan dalam artikel ini. Terimakasih.

Mexi Kehidupan lebih berarti jika berguna bagi banyak orang, penyuka drama korea.
DarkLight