Materi Pramuka Terlengkap: Siaga, Penggalang, dan Penegak

By

sejarah pramuka dunia

Materi Pramuka Terlengkap – Pramuka adalah salah satu ekstrakulikuler yang yang selalu ada di setiap sekolahan mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan juga Sekolah Menengah Atas (SMA), dan ekstrakulikuler ini wajib di ikuti oleh seluruh siswanya.

Pramuka juga terdapat empat tingkatan yaitu siaga, penggalan, penegak, dan pandega. Tetapi bagi seorang pelajar hanya akan mencapai pada tingkatan penegak saja pada saat di Sekolah Menengah Atas (SMA). Hal ini dikarenakan setiap tingkatan di ukur melalui umurnya.

Setiap tingkatan memiliki materi yang berbeda-beda, selain itu setiap tingkatan juga memiliki kode kehormatannya sendiri-sendiri. Kode keamanan inilah yang menjadi sebuah materi wajib yang harus diketahui oleh setiap anggotanya.

Nah, pada kesempatan kali ini kami akan menyampaikan beberapa hal yang tentang materi-materi pramuka mulai dari siaga, penggalang, dan penegak. Jadi langsung saja kita bahas satu persatu.

 

Pramuka Siaga

Pramuka siaga biasanya di isi oleh anak anak Sekolah Dasar (SD) yang memiliki umur 7-10 tahun. Pada saat masih menjadi anggota pramuka siaga mereka akan diajarkan kode kehormatan yang merupakan materi wajib dalam pramuka. Materi tentang kode kehormatan yang di ajarkan pada anggota pramuka siaga antara lain meliputi :

  • Dwi Satya (Janji dan Komitmen Diri)
  • Dwi Darma (Ketentuan Moral)

Isi dari masing-masing kode kehormatan tersebut adalah.

 

Dwi Satya Pramuka Siaga

“Demi kehormatanku, aku berjanji akan bersungguh-sungguh menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan yang Maha Esa, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan menurut aturan keluarga setiap hari berbuat kebaikan.”

 

Dwi Darma

Berikut ini adalah isi dari Dwi Darma, antara lain :

  1. Siaga berbakti kepada ayah dan ibundanya
  2. Siaga berani dan tidak putus asa

Telah memahami kode pramuka yang diberikan, maka para anggota siaga akan dilanjutkan dengan materi latihan pramuka siaga. Materi yang diberikan ke anggota pramuka siaga akan disiapkan melalui sebuah permainan yang mendidik. Hal ini dilakukan agar para anggota tidak merasakan bosan atau bahkan lebih terasa menyenangkan dan juga mengasyikkan. Dalam pelaksanaannya, materi latihan biasanya lebih bersifat modern, bermanfaat, dan juga taat terhadap asas-asas yang ada.

 

Materi Pramuka Siaga Berdasarkan Area

Dalam pramuka siaga, materinya akan terbagi menjadi beberapa area. Area tersebut antara lain :

a. Area Perkembangan Sosial

  1. Pramuka Siaga Mula : materi ini berisikan untuk mengenal anggota keluarga, mengenal teman satu arung, dan juga mengenal teman dalam satu perindukan.
  2. Pramuka Siaga Buntu : materi ini berisikan untuk mengenal lingkungan di sekitar dan mengetahui aturan-aturan yang berlaku di dalam lingkungannya.
  3. Pramuka Siaga Tata : materi ini berisikan untuk taat terhadap aturan-aturan yang sosial yang ada, dan juga dapat melakukan berbagai yang telah diberikan dengan penuh tanggung jawab dan mengetahui wawasan kebangsaan.

b. Area Pengembangan Intelektual

  1. Pramuka Siaga Mula : materi ini berisikan untuk mengenal pengetahuan tentang teknologi dan juga keterampilan yang ada di dalam pramuka.
  2. Pramuka Siaga Buntu : materi ini berisikan agar para pramuka siaga dapat melaksanakan pengetahuan teknologi dan keterampilan yang ada di dalam pramuka, serta hingga dapat memanfaatkannya.
  3. Pramuka Siaga Tata : materi ini berisikan agar para pramuka siaga dapat menceritakan pengetahuan tentang teknologi dan keterampilan yang ada dalam pramuka yang telah dikuasainya ke dalam barung dan perindukan.

 

 

Pramuka Penggalang

Pramuka penggalang biasanya terdiri antara anak-anak Sekolah Dasar dan Juga Sekolah Menengah Pertama, yang memiliki umur 11 sampai dengan 15 tahun. Di dalam pramuka penggalang kode kehormatan yang digunakan terdiri Satya (janji) dan Darma (ketentuan moral).

Janji pada pramuka adalah “Trisatya” sedangkan ketentuan moral yang diajarkan adalah Dasadarma. Di dalam Trisatya terdapat tiga janji dan pada asa darma terdapat sepuluh sikap yang harus dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari. Berikut ini adalah bunyi atau isi di dalam trisatya dan Dasadarma :

 

Trisatya

“Demi kehormatanku, aku berjanji akan bersungguh-sungguh menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, mengamalkan Pancasila, menolong sesama hidup dan mempersiapkan diri membangun masyarakat, Sea menepati Dasadarma”

 

Dasadarma

Berikut ini adalah isi dari dasadarma pramuka, antara lain.

  1. Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  2. Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia.
  3. Patriot yang sopan dan kesatria.
  4. Patuh dan Suu bermusyawarah.
  5. Rela menolong dan tabah.
  6. Rajin, terampil, dan gembira.
  7. Hemat, cermat, dan bersahaja.
  8. Disiplin, berani, dan setia.
  9. Bertanggung jawab dan dapat dipercaya.
  10. Suci dalam pikiran, perkataan ,dan perbuatan.

 

Sistem Tanda Kecakapan Pramuka Penggalang

Dalam pramuka penggalang terdapat kecakapan yang terdiri dari kecakapan umum, kecakapan khusus, dan terakhir adalah pramuka garuda. Kecakapan umum dapat ditempuh dengan menyelesaikan SKU (Syarat Kecakapan Umum). Di dalam SKU terdapat tiga tingkatan yaitu ramu, rakit, dan terap.

Sedangkan dalam kecakapan khusus dapat dicapai dengan menyelesaikan Syarat Kecakapan Khusus yang juga terdiri dari tiga tingkatan. Tingkatan tersebut adalah purwa, madya, dan utama. Nah, bagi pramuka penggalang yang sudah menyelesaikan semua yang terdapat dalam syarat kecakapan penggalang terap maka dapat mengajukan diri untuk menempuh pramuka garuda.

 

Pengorganisasian dalam Pramuka Penggalang

Seperti pada umumnya golongan peserta didik pramuka yang lainnya, setiap kegiatan pramuka penggalang diorganisasikan dengan sebuah kelompok ataupun satuan secara bertahap. Hal ini sesuai dengan metode kepramukaan yang dilaksanakan secara berkelompok agar para peserta didik dapat bekerja sama dan juga berkompetisi.

Dalam pramuka penggalang satuan atau yang biasa disebut dengan regu biasanya terdiri dari 5 sampai dengan 10 anggota. Dalam penamaan regu biasanya regu putra diberi nama-nama hewan seperti regu harimau, regu rajawali, dan lainnya. Sedangkan di dalam regu putri biasanya diberi nama-nama bunga seperti regu mawar, regu melati, regu tulip dan lainnya.

Dalam regu terdapat seseorang yang dijadikan sebagai pemimpin regu atau yang biasa di sebut dengan Pinru dan juga dibantu oleh seorang wakil pemimpin regu yang biasanya juga disebut dengan Wapinru. Banyak sekali kewajiban dan tanggung jawab yang perlu dilakukan oleh seorang Pinru antara lain , membantu pembina dalam melatih anggota seregunya, merencanakan apa saja yang diperlukan oleh regunya, memilih wakil wapinru, menjadi anggota dewan penggalang, dan juga memilih Pemimpin Regu Utama (Pratama).

Apabila terdapat mempan regu yang dihimpun menjadi satuan yang lebih besar lagi maka akan disebut sebagai “Pasukan”. Di sinilah terdapat pemimpin regu utama atau Pratama yang tadinya sudah di pilih oleh masing-masing Pinru dalam pasukan tersebut.

Dalam melakukan kegiatannya , pasukan akan dibimbing oleh seorang pembina penggalang dan dibantu oleh dua orang pembina. Berbeda dengan siaga, pembina dan pembantu pembina penggalang dengan sebutan Kakak, baik untuk pembina putri maupun pembina putra. Di dalam pasukan ini juga terbentuk “dewan Pasukan Penggalang” atau “Dewan Penggalang”.

Dewan Penggalang bertugas untuk mengatur kegiatan-kegiatan dari Pasukan Penggalang dan juga mengurusi tata tertib dan tata usaha pasukannya. Di dalam dewan penggalang merupakan perkumpulan antara pemimpin regu dan juga wakil pemimpin regu dari sebuah pasukan yang diketuai oleh seorang Pratama.

Sedangkan tugas pembina dan wakil pembina penggalang adalah sebagai penasihat dan juga sebagai seorang pembimbing tentunya, tapi pembimbing juga memiliki hak untuk mengambil keputusan akhir.

Selain itu juga ada Dewan Kehormatan yang memiliki tugas untuk membina kepemimpinan dan rasa tanggung jawab dari para pramuka seperti, pemeberian TKK dan tanda penghargaan, melakukan pelantikan, pelantikan pinru, wapinru, dan juga Pratama, dan lainnya.

Baca Juga : Makna Trisatya Pramuka

 

 

Pramuka Pengeak dan Pandega

pramuka penegak

Pramuka penegak biasanya beranggotakan seseorang yang sudah berada di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA) kertas karena umur yang diperlukan untuk masuk kecolongan penegak adalah umur 16 sampai dengan 10 tahun. Kenapa disebut dengan pramuka penegak adalah karena hal itu merupakan makna kiasan pada masa penegakan kemerdekaan bangsa Indonesia.

Kode kehormatan dan materi yang perlu dihafalkan oleh pramuka penegak dan pandega sama seperti anggota penggalang, yaitu sama-sama Trisatya dan Dasadarma. Namun selain mengerti harus menghafalkan kode kehormatan, seorang pramuka penegak dan oramuka pandega juga harus tahu sejarah dari terbentuknya pramuka dan juga makna dalam gerakan pramuka.

 

 

Sejarah dan Makna Pramuka

Sejarah dan juga arti kiasan dari lambang pramuka merupakan materi tambahan yang dipakai sebagai pelengkap pengetahuan umum tentang kepramukaan. Karena dalam pramuka hal tersebut dijadikan sebuah materi, maka hal tersebut juga harus diketahui, dipahami, dan juga dihayati.

Lambang pramuka merupakan sebuah tanda yang digunakan sebagi pengenal bagi sebuah organisasi Gerakan Pramuka yang bersifat baku dan juga tetap. Nah, logo inilah yang memiliki sifat, keadaan nilai, dan norma yang harus dimiliki oleh semua anggota pramuka sesuai dengan apa tang telah di cita – citakan.

Sunardjo Atmodipuro, merupakan orang yang telah menciptakan lambang ini. Dia adalah seorang yang menjadi andalan nasional dan juga sekaligus menjadi pembina pramuka serta bekerja di departemen pertanian.

Baca Juga : Sejarah Dasa Darma Pramuka

 

Nah itulah beberapa hal yang berkaitan dengan pramuka yang ada di Indonesia. Semoga dengan adanya artikel ini dapat menambah wawasan dan referensi kamu di bidang Pramuka. Bila ada kesalahan dalam artikel ini mohon untuk dimaafkan.

Hasif Priyambudi Aku tidak bisa mendengarmu spongebob, disini gelap
Baca Lainya Tastynesia:
  1. Nasi Goreng Jawa
  2. Nasi Goreng Kampung
  3. Kastengel Keju
  4. Nastar Coklat
  5. Nastar Daun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *