√ 200+ Pahlawan Nasional Indonesia: Asal Daerah dan Sejarah

200+ Pahlawan Nasional Indonesia: Asal Daerahnya dan Sejarah

200+ Pahlawan Nasional Indonesia: Asal Daerahnya dan Sejarah

Pahlawan Nasional Indonesia – Di Indonesia sendiri pada setiap tanggal 10 November selalu diperingati sebagai hari pahlawan nasional. Momentum tersebut sangat penting untuk mengenang serta menghormati jasa-jasa para pahlawan Indonesia dalam melawan penjajah yang berasal dari negara asing yang mana taruhannya adalah harta dan nyawa.

Diperingatinya tanggal 10 November sebagai hari Pahlawan Nasional berguna untuk menghormati dan mengenang jasa-jasa yang telah mereka berikan kepada bangsa Indonesia. Selain itu bangsa Indonesia juga perlu mengetahui sejarah perjuangan yang dilakukan oleh para pahlawan serta asal usul dari setiap pahlawan yang membela negara Indonesia.

 

Pahlawan Nasional Indonesia dan Sejarah Perjuangan

Di bawah ini merupakan beberapa pahlawan pahlawan nasional indonesia yang kamu ketahui yang akan dijelaskan secara lengkap mulai dari daerah asal sampai sejarah perjuangannya. Pahlawan pahlawan tersebut adalah sebagai berikut.

 

1. Jendral Sudirman

 

Pahlawan nasional yang pertama yang mana beliau  ketahui sangat berjasa dalam membela negara Indonesia adalah jenderal Sudirman. Jendral Sudirman merupakan panglima tentara pertama republik Indonesia yang memiliki jabatan sebagai jenderal besar TNI Anumerta Soedirman yang mana sudah memperoleh gelar jenderalnya pada saat ia berusia 31 tahun.

Jendral Sudirman sangat berjasa dalam membela dan juga mau negara Indonesia dalam perjuangan pada masa revolusi Nasional Indonesia. Jendral Sudirman dikenal sebagai pahlawan dalam perang gerilya Serang Umum pada tanggal 1 Maret tahun 1949. Panglima Besar jenderal Sudirman lahir pada tanggal 24 Januari tahun 1916 di daerah Purbalingga, provinsi Jawa tengah.

 

2. Ir. Soekarno

 

Soekarno atau yang lebih dikenal masyarakat dengan nama Sukarno adalah presiden pertama republik Indonesia. Ir. Soekarno mendapatkan sebutan sebagai bapak proklamator kemerdekaan Indonesia yang pada waktu itu diselenggarakan pada tanggal 17 Agustus 1945. Soekarno lahir di Surabaya pada tanggal 6 Juni tahun 1901.

Soekarno dikenal sebagai pemimpin terbaik dan memiliki kecerdasan, serta ia mampu menciptakan semangat nasional bagi para bangsa Indonesia. Selama masa-masa penting yang terjadi di Indonesia, Soekarno juga pernah mencetuskan negara Pancasila,sehingga pada waktu itu terciptalah konsep dasar negara yang bernama Pancasila, yang mana Pancasila digunakan di negara Indonesia sampai saat ini.

 

3. Mohammad Hatta

 

 

Pahlawan yang selanjutnya adalah Mohammad Hatta. Mohammad Hatta adalah salah satu pahlawan yang sangat berjasa bagi kehidupan bangsa Indonesia. Ia juga kerap kali dipanggil menggunakan nama panggilan yaitu Bung Hatta. Mohammad Hatta adalah wakil presiden dari Ir. Soekarno yang lahir di kota Bukittinggi pada tanggal 12 Agustus tahun 1902.

Mohammad Hatta dan juga Ir. Soekarno mendapat gelar sebagai pahlawan Proklamator kemerdekaan Indonesia. Mohammad Hatta banyak menulis mengenai ilmu koperasi selama Ia menjabat sebagai wakil presiden Indonesia. Oleh karena itu peran dari Mohammad Hatta juga mendapat julukan sebagai ‘Bapak koperasi’.

 

4. Pangeran Diponegoro

 

Pangeran Diponegoro adalah putra pertama yang berasal dari Raja Mataram yang bernama Sultan Hamengkubuwono III. Pangeran Diponegoro memiliki nama asli yaitu Mustahar. Pangeran Diponegoro adalah pahlawan Indonesia yang lahir pada tanggal 11 November 1785 di Yogyakarta. Ia juga mendapatkan julukan sebagai pangeran Diponegoro karena ia telah memimpin perang Diponegoro yang pada waktu itu terjadi secara 5 tahun lamanya, yaitu pada tahun 1825 sampai 1830. Perang Diponegoro adalah perang yang terjadi antara rakyat Indonesia dengan pemerintah Hindia-Belanda.

 

5. Tuanku Imam Bonjol

 

 

Tuanku Imam Bonjol memiliki beberapa gelar seperti Peto Syarief dan Malin Basa. Ia merupakan seorang ulama yang berasal dari provinsi Sumatera Barat. Beliau dikenal oleh bangsa Indonesia berkat kepemimpinannya di perang Padri yang terjadi pada tahun 1803-1838 lamanya. Ia merupakan seorang pahlawan kelahiran Sumatera Barat tempatnya berada di Bonjol pada tahun 1772. Kemudian ia ditunjuk sebagai pemimpin kaum Padri yang berada di kota Bonjol, oleh karena itu Iya dijuluki sebagai Tuanku Imam Bonjol. Pada masa perjuangannya tuanku imam Bonjol pernah diasingkan sampai beliau wafat kemudian beliau dimakamkan di Minahasa pada tanggal 6 November tahun 1864.

 

6. Ki Hajar Dewantara

 

Ki Hajar Dewantara adalah salah satu pahlawan nasional bangsa Indonesia yang berasal dari Yogyakarta. Pahlawan bangsa Indonesia yang satu ini memiliki nama asli yaitu Raden Mas Soewardi Soekaningrat. Beliau lahir pada tanggal 2 Mei tahun 1889 di Yogyakarta. Ki Hajar Dewantara merupakan pahlawan yang berasal dari Yogyakarta yang juga merupakan salah satu aktivis pergerakan kemerdekaan, politisi, hingga pelopor pada bidang pendidikan, sampai dikenal dengan semboyan ‘Tut Wuri Handayani’. Ki Hajar Dewantara adalah pahlawan nasional yang sangat berjasa terutama pada bidang pendidikan yang mana ya juga dikenal sebagai pendiri lembaga pendidikan untuk pribumi yang bernama Taman Siswa. Oleh karena itu Ki Hajar Dewantara oleh bangsa Indonesia diberi gelar sebagai bapak pendidikan Nasional.

 

7. Cut Nyak Dien

 

Pahlawan Indonesia tidak hanya didominasi oleh laki-laki, namun terdapat pula pahlawan nasional perempuan yang mana jasanya juga sama pentingnya dengan pahlawan pahlawan lainnya. Cut nyak Dien adalah seorang pahlawan nasional Indonesia yang lahir pada tahun 1845 di Lampadang, yang merupakan bagian dari kerajaan Aceh. Beliau merupakan salah satu pahlawan nasional wanita yang mempunyai semangat perjuangan yang cukup besar untuk melawan penjajah Belanda.

Cut Nyak Dien adalah istri dari Teuku Umar yang merupakan seorang pahlawan Indonesia yang telah gugur di medan perang tepatnya pada tanggal 11 Januari 1899. Kemudian disusul oleh wafatnya Cut Nyak Dien dikarenakan sakit yang telah Ia derita juga dikarenakan usianya yang sudah tidak muda lagi. Lalu jasad Cut Nyak Dien dimakamkan pada tanggal 6 November tahun 1908 di Sumedang.

 

8. Bung Tomo

 

Bung Tomo adalah pahlawan Nasional Indonesia yang berasal dari Surabaya. Bung Tomo memiliki nama asli Sutomo yang kemudian lebih dikenal dengan nama panggilan yaitu Bung Tomo. Semangat yang membara dari Bung Tomo sangat dikenal oleh bangsa Indonesia yang pada waktu itu sedang terjadi pertempuran sengit di Surabaya pada tanggal 10 November 1945.

Terdapat semboyan yang begitu terkenal oleh bangsa Indonesia semboyan tersebut adalah “Merdeka atau Mati” yang mana semboyan itu telah berhasil mengorbankan semangat juang dari bangsa Indonesia. Pertempuran yang terjadi pada tanggal 10 November sampai saat ini masih dikenang luas oleh bangsa Indonesia, sehingga setiap pada tanggal 10 November di Indonesia diperingati sebagai hari Pahlawan Nasional.

 

9. Pattimura

 

Pahlawan Indonesia yang selanjutnya adalah Pattimura atau yang lebih dikenal sebagai kapitan Pattimura memiliki nama asli yaitu Thomas Matulessy. Pattimura atau kapiten Pattimura merupakan Pahlawan Nasional Indonesia kelahiran tanggal 8 Juni tahun 1783 di Maluku. Pattimura dikenal karena kepemimpinannya terhadap pasukan peperangan besar yang terjadi di Indonesia salah satunya adalah perang pada tahun 1817. Pattimura juga berjasa karena telah mampu menyatukan semangat dari kerajaan Ternate sampai Tidore. Perang yang sangat dikenal karena keganasannya adalah perang Pattimura.

 

10. Martha Christina Tiahahu

 

Ia merupakan seorang gadis desa yang berasal dari Nusa Laut, Maluku. Martha Christina tiahahu adalah salah satu pahlawan nasional bangsa Indonesia yang jasanya patut dikenang oleh masyarakat. Martha Christina tiahahu adalah pahlawan kelahiran an-nahl 4 Januari tahun 1800 yang dikenal sebagai sosok perempuan yang sangat berani, karena pada saat usianya baru menginjak 17 tahun Ia sudah berani untuk mengangkat senjata dan juga mengambil bagian dalam perlawanan dengan para penjajah Belanda.

 

11. Teuku Umar

 

Teuku Umar merupakan salah satu pahlawan nasional bangsa Indonesia yang memiliki nama belakang Meulaboh. Yang mana bahwa sebenarnya new labour adalah tempat di mana Teuku Umar lahir. beliau lahir pada tahun 1854 dan kemudian wafat pada tanggal 11 Februari tahun 1899 yang mana wafatnya juga berada di Meulaboh. Teuku Umar dikenal oleh bangsa Indonesia karena perjuangannya melawan penjajah Belanda ada yang memiliki cara unik dalam melakukan penyerangan. Teuku Umar berpura-pura untuk bekerjasama dengan Belanda, kemudian setelah Belanda dikiranya sudah mulai lengah Ia lalu melawannya. Dan setelah peperangan tersebut Teuku Umar berhasil mengumpulkan senjata dan uang yang cukup banyak.

 

12. I Gusti Ngurah Rai

 

I Gusti Ngurah Rai merupakan seorang pahlawan yang juga sekaligus sebagai seorang kolonel TNI Anumerta I. I Gusti Ngurah Rai lahir pada tanggal 30 Januari tahun 1917 di desa Carangsari, Petang kabupaten Bandung, Bali. Kemudian pada masa umurnya yang dibilang masih muda yaitu 29 tahun beliau meninggal dunia pada tanggal 20 November 1946 Di Marga, Tabanan, Bali. I Gusti Ngurah Rai merupakan salah satu pahlawan nasional Al yang berasal dari Bali yang jasanya akan terus dikenang oleh bangsa Indonesia sampai saat ini.

 

13. Ahmad Soebardjo

 

Ahmad Subarjo adalah salah satu pahlawan nasional yang memiliki nama lengkap baik yaitu Mr. Raden Achmad Soebardjo Djojoadisoerjo. Ia lahir di kabupaten Karawang Jawa Barat pada tanggal 23 Maret 1896. Kemudian pada umurnya yang sudah menginjak 82 tahun iya meninggal dunia pada bulan Desember tahun 1978. Ahmad Subarjo adalah tokoh pejuang kemerdekaan Indonesia dan juga seorang diplomat serta seorang pahlawan nasional Indonesia. Ahmad Soebardjo menjabat sebagai menteri luar negeri Indonesia yang pertama kali. Ia mendapatkan gelar yang berasal dari universitas Leiden Belanda sebagai gelar Meester pada tahun 1993.

 

14. Sultan Iskandar Muda

 

Sultan Iskandar Muda adalah pahlawan nasional bangsa Indonesia yang berasal dari Aceh Sama halnya seperti Cut Nyak Mutia yang berasal dari provinsi Aceh juga. Sultan Iskandar Muda adalah Sultan terbesar dalam masa kesultanan Aceh, yang mana ia berkuasa dari tahun 1667 sampai pada tahun 1636. Sultan Iskandar Muda berhasil membawa Aceh pada masa kejayaan pada saat ia pemerintah sebagai pemimpin di kerajaan Aceh. Yang mana pada saat itu Aceh memiliki perkembangan yang sangat pesat dan juga reputasi nasionalnya dijadikan sebagai pusat perdagangan serta pembelajaran mengenai agama Islam. Berkat jasanya nama Sultan Iskandar Muda diabadikan menjadi nama bandar udara internasional yang berada di Aceh.

 

15. Teuku Muhammad Hasan

 

Kemudian pahlawan nasional bangsa Indonesia yang selanjutnya adalah Teuku Muhammad Hasan yang menjabat sebagai gubernur di wilayah Sumatera yang pertama kali setelah Indonesia merdeka. Ia juga menjabat sebagai menteri pendidikan dan kebudayaan Indonesia pada tahun 1948 sampai tahun 1949 di Kabinet Darurat. Selain itu Teuku Muhammad Hasan juga merupakan orang pejuang kemerdekaan dan juga pahlawan nasional Indonesia.

 

16. Teuku Cik Ditiro

 

Teuku cik Ditiro adalah pahlawan nasional bangsa Indonesia yang berasal dari Aceh. Beliau memiliki nama lengkap yaitu Teuku Cik Ditiro Muhammad Saman yang mana beliau lahir di Pidie pada tahun 1839, kain kemudian Teuku Cik Ditiro meninggal pada bulan Januari 1891 di Aneuk, Galong Aceh Besar.

 

17. Panglima Polem

 

Panglima Polem merupakan pahlawan nasional bangsa Indonesia yang memiliki nama lengkap yaitu Teuku Panglima Polem Sri Muda Perkasa Muhammad Daud. Beliau adalah seorang panglima yang berasal dari Aceh. Namun hingga saat ini masih belum ditemukan keterangan secara rinci mengenai kapan panglima Polem lahir. Namun dijelaskan bahwa beliau merupakan keturunan dari kaum bangsawan Aceh. Ayah dari panglima Polem yaitu panglima Polem VIII yang merupakan Raja Kuala. Panglima Polim juga memiliki kakek yang bernama Teuku panglima Polem Sri imam Muda Mahmud Arifin atau yang biasa dikenal sebagai Cut Banta.

 

18. Raden Dewi Sartika

 

Pahlawan nasional bangsa Indonesia yang selanjutnya adalah Raden Dewi Sartika. Beliau lahir di Bandung pada tanggal 4 Desember 1884. Raden Dewi Sartika dikenal sebagai tokoh perintis pendidikan bagi para kaum wanita dan juga diakui oleh bangsa Indonesia sebagai pahlawan nasional Indonesia pada tahun 1966. Raden Dewi Sartika meninggal dunia pada umur 62 tahun di Tasikmalaya pada tanggal 11 September 1947.

 

19. Sultan Ageng Tirtayasa

 

Pahlawan bangsa Indonesia yang terakhir adalah Sultan Ageng Tirtayasa yang merupakan an-najah dari Sultan Abdul Malik Ahmad dan juga Ratu Martakusuma. Beliau lahir pada tahun 1631 di Banten. Sultan Ageng Tirtayasa menjabat sebagai Sultan Banten pada periode 1640 sampai tahun 1650. Semasa kecilnya Sultan Ageng Tirtayasa diberi gelar sebagai pangeran Surya. Pada tahun 1683 kemudian Sultan Ageng Tirtayasa meninggal dunia.

pahlawan nasional indonesia

 

Demikian penjelasan secara singkat mengenai pahlawan nasional Indonesia dan asalnya yang perlu untuk kamu ketahui. Namun tidak hanya 19 pahlawan yang berjasa bagi bangsa Indonesia akan tetapi masih banyak sekali pahlawan-pahlawan lainnya yang memiliki jasa sama pentingnya bagi bangsa Indonesia baik yang dikenal ataupun yang tidak dikenal.

Seharusnya kita tidak melupakan jasa jasa yang telah diberikan oleh mereka dan sepatutnya Kita berterima kasih karena mereka telah menjaga keutuhan NKRI sampai saat ini.semoga penjelasan yang telah diberikan diatas dapat menambah wawasan dan ilmu pengetahuan bagi kamu yang membacanya.



Pengertian Sistem: Unsur, Jenis-Jenis dan Elemen Sistem

Pengertian Sistem: Unsur, Jenis-Jenis dan Elemen Sistem

Pahlawan Nasional Indonesia – Di Indonesia sendiri pada setiap tanggal 10 November selalu diperingati sebagai hari pahlawan nasional. Momentum tersebut sangat penting untuk mengenang serta menghormati jasa-jasa para pahlawan Indonesia dalam melawan penjajah yang berasal dari negara asing yang mana taruhannya adalah harta dan nyawa.

Diperingatinya tanggal 10 November sebagai hari Pahlawan Nasional berguna untuk menghormati dan mengenang jasa-jasa yang telah mereka berikan kepada bangsa Indonesia. Selain itu bangsa Indonesia juga perlu mengetahui sejarah perjuangan yang dilakukan oleh para pahlawan serta asal usul dari setiap pahlawan yang membela negara Indonesia.

 

Pahlawan Nasional Indonesia dan Sejarah Perjuangan

Di bawah ini merupakan beberapa pahlawan pahlawan nasional indonesia yang kamu ketahui yang akan dijelaskan secara lengkap mulai dari daerah asal sampai sejarah perjuangannya. Pahlawan pahlawan tersebut adalah sebagai berikut.

 

1. Jendral Sudirman

 

Pahlawan nasional yang pertama yang mana beliau  ketahui sangat berjasa dalam membela negara Indonesia adalah jenderal Sudirman. Jendral Sudirman merupakan panglima tentara pertama republik Indonesia yang memiliki jabatan sebagai jenderal besar TNI Anumerta Soedirman yang mana sudah memperoleh gelar jenderalnya pada saat ia berusia 31 tahun.

Jendral Sudirman sangat berjasa dalam membela dan juga mau negara Indonesia dalam perjuangan pada masa revolusi Nasional Indonesia. Jendral Sudirman dikenal sebagai pahlawan dalam perang gerilya Serang Umum pada tanggal 1 Maret tahun 1949. Panglima Besar jenderal Sudirman lahir pada tanggal 24 Januari tahun 1916 di daerah Purbalingga, provinsi Jawa tengah.

 

2. Ir. Soekarno

 

Soekarno atau yang lebih dikenal masyarakat dengan nama Sukarno adalah presiden pertama republik Indonesia. Ir. Soekarno mendapatkan sebutan sebagai bapak proklamator kemerdekaan Indonesia yang pada waktu itu diselenggarakan pada tanggal 17 Agustus 1945. Soekarno lahir di Surabaya pada tanggal 6 Juni tahun 1901.

Soekarno dikenal sebagai pemimpin terbaik dan memiliki kecerdasan, serta ia mampu menciptakan semangat nasional bagi para bangsa Indonesia. Selama masa-masa penting yang terjadi di Indonesia, Soekarno juga pernah mencetuskan negara Pancasila,sehingga pada waktu itu terciptalah konsep dasar negara yang bernama Pancasila, yang mana Pancasila digunakan di negara Indonesia sampai saat ini.

 

3. Mohammad Hatta

 

 

Pahlawan yang selanjutnya adalah Mohammad Hatta. Mohammad Hatta adalah salah satu pahlawan yang sangat berjasa bagi kehidupan bangsa Indonesia. Ia juga kerap kali dipanggil menggunakan nama panggilan yaitu Bung Hatta. Mohammad Hatta adalah wakil presiden dari Ir. Soekarno yang lahir di kota Bukittinggi pada tanggal 12 Agustus tahun 1902.

Mohammad Hatta dan juga Ir. Soekarno mendapat gelar sebagai pahlawan Proklamator kemerdekaan Indonesia. Mohammad Hatta banyak menulis mengenai ilmu koperasi selama Ia menjabat sebagai wakil presiden Indonesia. Oleh karena itu peran dari Mohammad Hatta juga mendapat julukan sebagai ‘Bapak koperasi’.

 

4. Pangeran Diponegoro

 

Pangeran Diponegoro adalah putra pertama yang berasal dari Raja Mataram yang bernama Sultan Hamengkubuwono III. Pangeran Diponegoro memiliki nama asli yaitu Mustahar. Pangeran Diponegoro adalah pahlawan Indonesia yang lahir pada tanggal 11 November 1785 di Yogyakarta. Ia juga mendapatkan julukan sebagai pangeran Diponegoro karena ia telah memimpin perang Diponegoro yang pada waktu itu terjadi secara 5 tahun lamanya, yaitu pada tahun 1825 sampai 1830. Perang Diponegoro adalah perang yang terjadi antara rakyat Indonesia dengan pemerintah Hindia-Belanda.

 

5. Tuanku Imam Bonjol

 

 

Tuanku Imam Bonjol memiliki beberapa gelar seperti Peto Syarief dan Malin Basa. Ia merupakan seorang ulama yang berasal dari provinsi Sumatera Barat. Beliau dikenal oleh bangsa Indonesia berkat kepemimpinannya di perang Padri yang terjadi pada tahun 1803-1838 lamanya. Ia merupakan seorang pahlawan kelahiran Sumatera Barat tempatnya berada di Bonjol pada tahun 1772. Kemudian ia ditunjuk sebagai pemimpin kaum Padri yang berada di kota Bonjol, oleh karena itu Iya dijuluki sebagai Tuanku Imam Bonjol. Pada masa perjuangannya tuanku imam Bonjol pernah diasingkan sampai beliau wafat kemudian beliau dimakamkan di Minahasa pada tanggal 6 November tahun 1864.

 

6. Ki Hajar Dewantara

 

Ki Hajar Dewantara adalah salah satu pahlawan nasional bangsa Indonesia yang berasal dari Yogyakarta. Pahlawan bangsa Indonesia yang satu ini memiliki nama asli yaitu Raden Mas Soewardi Soekaningrat. Beliau lahir pada tanggal 2 Mei tahun 1889 di Yogyakarta. Ki Hajar Dewantara merupakan pahlawan yang berasal dari Yogyakarta yang juga merupakan salah satu aktivis pergerakan kemerdekaan, politisi, hingga pelopor pada bidang pendidikan, sampai dikenal dengan semboyan ‘Tut Wuri Handayani’. Ki Hajar Dewantara adalah pahlawan nasional yang sangat berjasa terutama pada bidang pendidikan yang mana ya juga dikenal sebagai pendiri lembaga pendidikan untuk pribumi yang bernama Taman Siswa. Oleh karena itu Ki Hajar Dewantara oleh bangsa Indonesia diberi gelar sebagai bapak pendidikan Nasional.

 

7. Cut Nyak Dien

 

Pahlawan Indonesia tidak hanya didominasi oleh laki-laki, namun terdapat pula pahlawan nasional perempuan yang mana jasanya juga sama pentingnya dengan pahlawan pahlawan lainnya. Cut nyak Dien adalah seorang pahlawan nasional Indonesia yang lahir pada tahun 1845 di Lampadang, yang merupakan bagian dari kerajaan Aceh. Beliau merupakan salah satu pahlawan nasional wanita yang mempunyai semangat perjuangan yang cukup besar untuk melawan penjajah Belanda.

Cut Nyak Dien adalah istri dari Teuku Umar yang merupakan seorang pahlawan Indonesia yang telah gugur di medan perang tepatnya pada tanggal 11 Januari 1899. Kemudian disusul oleh wafatnya Cut Nyak Dien dikarenakan sakit yang telah Ia derita juga dikarenakan usianya yang sudah tidak muda lagi. Lalu jasad Cut Nyak Dien dimakamkan pada tanggal 6 November tahun 1908 di Sumedang.

 

8. Bung Tomo

 

Bung Tomo adalah pahlawan Nasional Indonesia yang berasal dari Surabaya. Bung Tomo memiliki nama asli Sutomo yang kemudian lebih dikenal dengan nama panggilan yaitu Bung Tomo. Semangat yang membara dari Bung Tomo sangat dikenal oleh bangsa Indonesia yang pada waktu itu sedang terjadi pertempuran sengit di Surabaya pada tanggal 10 November 1945.

Terdapat semboyan yang begitu terkenal oleh bangsa Indonesia semboyan tersebut adalah “Merdeka atau Mati” yang mana semboyan itu telah berhasil mengorbankan semangat juang dari bangsa Indonesia. Pertempuran yang terjadi pada tanggal 10 November sampai saat ini masih dikenang luas oleh bangsa Indonesia, sehingga setiap pada tanggal 10 November di Indonesia diperingati sebagai hari Pahlawan Nasional.

 

9. Pattimura

 

Pahlawan Indonesia yang selanjutnya adalah Pattimura atau yang lebih dikenal sebagai kapitan Pattimura memiliki nama asli yaitu Thomas Matulessy. Pattimura atau kapiten Pattimura merupakan Pahlawan Nasional Indonesia kelahiran tanggal 8 Juni tahun 1783 di Maluku. Pattimura dikenal karena kepemimpinannya terhadap pasukan peperangan besar yang terjadi di Indonesia salah satunya adalah perang pada tahun 1817. Pattimura juga berjasa karena telah mampu menyatukan semangat dari kerajaan Ternate sampai Tidore. Perang yang sangat dikenal karena keganasannya adalah perang Pattimura.

 

10. Martha Christina Tiahahu

 

Ia merupakan seorang gadis desa yang berasal dari Nusa Laut, Maluku. Martha Christina tiahahu adalah salah satu pahlawan nasional bangsa Indonesia yang jasanya patut dikenang oleh masyarakat. Martha Christina tiahahu adalah pahlawan kelahiran an-nahl 4 Januari tahun 1800 yang dikenal sebagai sosok perempuan yang sangat berani, karena pada saat usianya baru menginjak 17 tahun Ia sudah berani untuk mengangkat senjata dan juga mengambil bagian dalam perlawanan dengan para penjajah Belanda.

 

11. Teuku Umar

 

Teuku Umar merupakan salah satu pahlawan nasional bangsa Indonesia yang memiliki nama belakang Meulaboh. Yang mana bahwa sebenarnya new labour adalah tempat di mana Teuku Umar lahir. beliau lahir pada tahun 1854 dan kemudian wafat pada tanggal 11 Februari tahun 1899 yang mana wafatnya juga berada di Meulaboh. Teuku Umar dikenal oleh bangsa Indonesia karena perjuangannya melawan penjajah Belanda ada yang memiliki cara unik dalam melakukan penyerangan. Teuku Umar berpura-pura untuk bekerjasama dengan Belanda, kemudian setelah Belanda dikiranya sudah mulai lengah Ia lalu melawannya. Dan setelah peperangan tersebut Teuku Umar berhasil mengumpulkan senjata dan uang yang cukup banyak.

 

12. I Gusti Ngurah Rai

 

I Gusti Ngurah Rai merupakan seorang pahlawan yang juga sekaligus sebagai seorang kolonel TNI Anumerta I. I Gusti Ngurah Rai lahir pada tanggal 30 Januari tahun 1917 di desa Carangsari, Petang kabupaten Bandung, Bali. Kemudian pada masa umurnya yang dibilang masih muda yaitu 29 tahun beliau meninggal dunia pada tanggal 20 November 1946 Di Marga, Tabanan, Bali. I Gusti Ngurah Rai merupakan salah satu pahlawan nasional Al yang berasal dari Bali yang jasanya akan terus dikenang oleh bangsa Indonesia sampai saat ini.

 

13. Ahmad Soebardjo

 

Ahmad Subarjo adalah salah satu pahlawan nasional yang memiliki nama lengkap baik yaitu Mr. Raden Achmad Soebardjo Djojoadisoerjo. Ia lahir di kabupaten Karawang Jawa Barat pada tanggal 23 Maret 1896. Kemudian pada umurnya yang sudah menginjak 82 tahun iya meninggal dunia pada bulan Desember tahun 1978. Ahmad Subarjo adalah tokoh pejuang kemerdekaan Indonesia dan juga seorang diplomat serta seorang pahlawan nasional Indonesia. Ahmad Soebardjo menjabat sebagai menteri luar negeri Indonesia yang pertama kali. Ia mendapatkan gelar yang berasal dari universitas Leiden Belanda sebagai gelar Meester pada tahun 1993.

 

14. Sultan Iskandar Muda

 

Sultan Iskandar Muda adalah pahlawan nasional bangsa Indonesia yang berasal dari Aceh Sama halnya seperti Cut Nyak Mutia yang berasal dari provinsi Aceh juga. Sultan Iskandar Muda adalah Sultan terbesar dalam masa kesultanan Aceh, yang mana ia berkuasa dari tahun 1667 sampai pada tahun 1636. Sultan Iskandar Muda berhasil membawa Aceh pada masa kejayaan pada saat ia pemerintah sebagai pemimpin di kerajaan Aceh. Yang mana pada saat itu Aceh memiliki perkembangan yang sangat pesat dan juga reputasi nasionalnya dijadikan sebagai pusat perdagangan serta pembelajaran mengenai agama Islam. Berkat jasanya nama Sultan Iskandar Muda diabadikan menjadi nama bandar udara internasional yang berada di Aceh.

 

15. Teuku Muhammad Hasan

 

Kemudian pahlawan nasional bangsa Indonesia yang selanjutnya adalah Teuku Muhammad Hasan yang menjabat sebagai gubernur di wilayah Sumatera yang pertama kali setelah Indonesia merdeka. Ia juga menjabat sebagai menteri pendidikan dan kebudayaan Indonesia pada tahun 1948 sampai tahun 1949 di Kabinet Darurat. Selain itu Teuku Muhammad Hasan juga merupakan orang pejuang kemerdekaan dan juga pahlawan nasional Indonesia.

 

16. Teuku Cik Ditiro

 

Teuku cik Ditiro adalah pahlawan nasional bangsa Indonesia yang berasal dari Aceh. Beliau memiliki nama lengkap yaitu Teuku Cik Ditiro Muhammad Saman yang mana beliau lahir di Pidie pada tahun 1839, kain kemudian Teuku Cik Ditiro meninggal pada bulan Januari 1891 di Aneuk, Galong Aceh Besar.

 

17. Panglima Polem

 

Panglima Polem merupakan pahlawan nasional bangsa Indonesia yang memiliki nama lengkap yaitu Teuku Panglima Polem Sri Muda Perkasa Muhammad Daud. Beliau adalah seorang panglima yang berasal dari Aceh. Namun hingga saat ini masih belum ditemukan keterangan secara rinci mengenai kapan panglima Polem lahir. Namun dijelaskan bahwa beliau merupakan keturunan dari kaum bangsawan Aceh. Ayah dari panglima Polem yaitu panglima Polem VIII yang merupakan Raja Kuala. Panglima Polim juga memiliki kakek yang bernama Teuku panglima Polem Sri imam Muda Mahmud Arifin atau yang biasa dikenal sebagai Cut Banta.

 

18. Raden Dewi Sartika

 

Pahlawan nasional bangsa Indonesia yang selanjutnya adalah Raden Dewi Sartika. Beliau lahir di Bandung pada tanggal 4 Desember 1884. Raden Dewi Sartika dikenal sebagai tokoh perintis pendidikan bagi para kaum wanita dan juga diakui oleh bangsa Indonesia sebagai pahlawan nasional Indonesia pada tahun 1966. Raden Dewi Sartika meninggal dunia pada umur 62 tahun di Tasikmalaya pada tanggal 11 September 1947.

 

19. Sultan Ageng Tirtayasa

 

Pahlawan bangsa Indonesia yang terakhir adalah Sultan Ageng Tirtayasa yang merupakan an-najah dari Sultan Abdul Malik Ahmad dan juga Ratu Martakusuma. Beliau lahir pada tahun 1631 di Banten. Sultan Ageng Tirtayasa menjabat sebagai Sultan Banten pada periode 1640 sampai tahun 1650. Semasa kecilnya Sultan Ageng Tirtayasa diberi gelar sebagai pangeran Surya. Pada tahun 1683 kemudian Sultan Ageng Tirtayasa meninggal dunia.

pahlawan nasional indonesia

 

Demikian penjelasan secara singkat mengenai pahlawan nasional Indonesia dan asalnya yang perlu untuk kamu ketahui. Namun tidak hanya 19 pahlawan yang berjasa bagi bangsa Indonesia akan tetapi masih banyak sekali pahlawan-pahlawan lainnya yang memiliki jasa sama pentingnya bagi bangsa Indonesia baik yang dikenal ataupun yang tidak dikenal.

Seharusnya kita tidak melupakan jasa jasa yang telah diberikan oleh mereka dan sepatutnya Kita berterima kasih karena mereka telah menjaga keutuhan NKRI sampai saat ini.semoga penjelasan yang telah diberikan diatas dapat menambah wawasan dan ilmu pengetahuan bagi kamu yang membacanya.