Hasif Priyambudi Penyuka pemrograman dan nonton film, apapun suka asal positif dan bisa bermanfaat

33 Pakaian Adat, Nama dan Asal Provinsi di Indonesia

9 min read

pakaian adat di indonesia

Pasti kamu sudah tahu apa itu pakaian adat, yup betul, pakaian adat merupakan pakaian khas dari suatu daerah. Mungkin anak pada zaman sekarang ini sudah langka dengan ketertarikannya dengan kebudayaan yang ada di Indonesia ini. Mungkin hal tersebut dikarenakan mereka selalu sibu dengan urusan pribadinya, contohnya saja adalah pergi kencan, berbelanja, salon dan lain sebagainya.

Tapi jika kalau bukan kita yang melestarikan budaya tersebut, maka siapa lagi yang akan melestarikan kebudayaan itu. Minimal kita sebagai generasi muda, harus mengetahui kebudayaan masing – masing.

 

Daftar Isi

Pakaian Adat, Nama dan Asal Provinsi di Indonesia

Nah, berikut ini adalah pakaian adat dari 33 provinsi beserta dengan gambarnya yang ada di negara Indonesia ini. Berikut ini adalah pakaian adat yang ada di Indonesia, di antarnya adalah :

 

1. Provinsi Nanggro Aceh Darussalam – Pakaian Adat Tradisional Ulee Balang

Pakaian adat dari aceh ini umumnya disebut dengan pakaian ulee balang, pakaian ini hanya dipakai para raja beserta para keluarganya.

 

2. Provinsi Sumatra Utara – Pakaian Adat Tradisional Ulos

Pakaian adat yang satu ini umumnya di sebut ulos. Pakaian adat ini di yakini sebagai ajimat sebab pakaian ini dipercaya memiliki daya magis yang tinggi oleh masyarakat batak karo.

 

3. Provonsi Sumatra Barat – Pakaian Adat Tradisional Bundo Kanduang

Pakaian adat yang satu ini umumnya di bagi menjadi 2 (dua) macam, yakni pakaian adat dan pakaian penghulu, pakaian adat bundo kanduang umumnya ada di minangkabau Sumatra Barat.

 

4. Provinsi Kepulauan Riau – Pakaian Adat Tradisional Belanga

Dalam masyarakat melayu, khususnya untuk kaum laki – laki pakaian adat yang di pakai umumnya berupa pakaian atasan yang disebut dengan teluk belanga. Yang dimaksud adalah pakaian ini terdiri dari celana, kain samping, dan songkok khas masyarakat kepulauan Riau. Sedangkan untuk kamu wanita, umumnya berwujud pakaian selendang dan kurung. Cara menggunakannya adalah dengan disampirkan di pundak.

 

5. Provinsi Jambi – Oakaian Adat Tradisional Melayu Jambi

Pakaian dari Jambi yang satu ini hampir sama dengan pakaian adat yang ada pada pulau Sumatra pada umumnya, yakni pakaian adat Melayu. Pakaian yang berasal dari Jambi memang terkesan glamor karena di beri sulaman benang emas dan di tambah dengan hiasan yang mewah untuk melengkapi pakaian tersebut.

 

6. Provinsi Riau – Pakaian Adat Tradisional Melayu

Pakaian adat dari Riau umunya disebut dengan pakaian Melayu. Di daerah Riau sendiri ada 3 (tiga) jenis pakaian yakni Siak, Indragiri dan Bengkalis Riau.

 

7. Povinsi Sumatra Selatan – Pakaian Adat Tradisional Aesan Gede

Pakaian adat dari Sumatra Utara yang satu ini disebut dengan Aesan Gede. Baju adat ini dulunya terinspirasi dari kerajaan Sriwijaya dimana kerajaan Sriwijaya pada saat itu merupakan kerajaan yang sangat berjaya di Sumatra Selatan.

 

8. Provinsi Bengkulu – Pakaian Adat Tradisional Bengkulu

Pakaian adat yang dipakai oleh perempuan umumnya menggunakan baju kurung yang mempunyai lengan panjang, di taburi dengan pola – pola, di sulam dengan emas yang berbentuk lempengan bulat yang mirip dengan uang logam. Sedangkan untuk laki – laki umumnya menggunakan jas, alas kaki, celana panjang dan alas kaki, serta dilengkap dengan keris dan penutup kepala.

 

9. Provinsi Lampung – Pakaian Adat Tradisional Tulang Bawang

Jika diamati terdapat banyak oerbedaan antara Lampung bagian pesisi dan Lampung daratan, meskipun terdapat perbadaan, masih ada kesamaan yakni sama – sama menggunakan kain tapis di hiasi oleh logam kuningan yang terkesan glamor dan mempercantik pakaian tersebut. Yang dimaksud dengan kain tapis disini adlah kain yang di tenun dengan proses yang manual dengan memakai tingta emas yang di cetak dengan tangan terampil, sehingga terbentuk kain tapi yang sangat indah dan cantik.

 

10. Provinsi Bangka Belitung – Pakaian Adat Tradisional Paksian

Pakaian adat yang satu ini biasanya disebut dengan paksian, untuk kaum perempuan kebanyakan memakai baju kurung yang berwarna merah dimana bahannya dari kain sutra dan pada bagian kepalanya umumnya menggunakan mahkota yang disebut dengan paksian. Sedangkan untuk kaum laki – laki umumnya menggunakan sorban atau yang lebih dikenal dengan istilah Sungkon.

 

11. Provinsi Jawa Barat – Pakaian Adat Tradisional Kebaya

Pakaian yang satu ini memiliki perbedaan yang sangat mencolok, terutama untuk kaum laki – laki dan kaum perempuan. Kain ini banyak digunakan wanita di seluruh tingkatan, baik itu golongan masyarakat biasa ataupun bangsawan. Cara membedakannya juga tergolong mudah, yakni pada bahan yang di pakai serta perbedaan lain yang terletak pada coraknya.

 

12. Provinsi DKI Jakarta – Pakaian Adat Tradisional Betawi

Pakaian adat dari Jakarta ini dinamakan pakaian adat betawi, dimana pakaian ini sangat dipengaruhi oleh berbagai warga Jakarta yang memiliki bemacam – macam budaya. Contohnya saja adalah Arab, Budaya Barat, serta budaya Melayu.

 

13. Provinsi Banten –  Pakaian Adat Tradisional Pangsi

Dalam kehidupan sehari harinya, masyarakat suku badui masih kental dengan menggunakan pakaian adat yang satu ini. Suku badui bagian dalam umumnya menggunakan baju adat yang berwarna putih, dimana warna tersebut dilambangkan sebagai warna yang suci. Sedangkan untuk suku badui bagian luar umumnya menggunakan pakaian adat yang berwarna hitam.

 

14. Provinsi Jawa Tengah – Pakaian Adat Tradisioanal Kebaya

Pakaian adat yang berasal dari provinsi Jawa Tengah lebih di kenal dengan menggunakan kain kebaya yang menggunakan motif batik, dimana batik tersebut merupakan batik yang masih asli.

15. Provinsi Jawa Timur – Pakaian Adat Tradisional Pesa’an

Pakaian adat yang berasal dari Madura jawa Timur ini disebut dengan pakaian pesa’an. Pakaian ini sangat sederhana, dimana pakaian ini hanya berupa kaos yang memiliki garis putih dan celana longgar. Jika pada pakaian wanita umunya menggunakan kebaya.

 

16. Provinsi Daerah Istimewa Yogjakarta – Pakaian adat tradisional kesatrian

Pakaian ini terdiri dari sepasang pakaian tradisional yang memiliki bagian yang penting dan tidak bisa dipisahkan antara satu dengan lainnya. Perlengkapan pakaian ini merupakan ciri khusus untuk memberikan identitas yang penting. Oleh karena itu, tidak boleh menggunakan pakaian yang satu ini secara sembarangan, pakaian ini juga dianggap sakral yang harus dijaga dan dirawat.

 

17. Provinsi Bali – Pakaian Adat Tradisional Bali

Pakaian adat yang berasal dari Bali memiliki banyak jenis, walaupun sekilas mempunyai bentuk yang mirip. Masing – masing baju adat dari daerah Bali mempunyai ciri yang simbolik dan ornamen, dibedakan dalam acara upacara, jenis kelamin, dan umur dari si pemakai pakaian. Kita juga bisa membedakan status sosial masyarkat berdasarkan perhiasan dan corak busana yang digunakan.

 

18. Provinsi Nusa Tenggara Timur – Pakaian Adat Nusa Tenggara Timur

Pria Rote umunya menggunakan  ti’langga untuk aksesoris pakaian tradisional Nusa Tenggara timur (NTT). Sedangkan untuk wanita, menggunakan baju kebaya yang pendek dan untuk potongan bagian bawah menggunakan kain tenun.

 

19. Provinsi Nusa Tenggara Barat – Pakaian Adat Tradisional Lombok

Pakaian adat dari Nusa Tenggara Barat merupakan pakaian adat yang berasal dari lombok. Pakaian ini umumnya digunakan dalam acara tertentu, contohnya saja adalah acara pesta perkawinan, upacara adat dan lain sebagainya.

 

20. Provinsi Kalimantan Tengah – Pakaian Adat Tradisional Kalimantan Tengah

Pengantin laki – laki harus menggunakan celana yang mencapai lutut, selempit perak, tali pinggang, serta memakai tutup kepala. Selain itu juga harus menggunakan perhiasan yang terdiri dari kalung atau inuk yang panjang, cengkoang yang dibuat dari gigi hewan. Sedangkan untuk wanita emnggunakan kain rok yang pendek, kalung, subang, hiasan, ikat kepala, rompi, dan bulu enggang.

 

21. Provinsi Kalimantan Barat – Pakaian Adat Tradisional Perang

Bahan utama dari pembuatan pakaian ini berasal dari kulit kayu yang di oleah menjadi kain. Kayu yang digunakan adalah jenis kulit kayu ampuro. Cara pembuatannya adalah dengan di pukul – pukul, dalam proses pemukulannya dilakukan di dalam air supaya memperoleh hasil yang sempurna. Kemampuan masyarakat Kalimantan Barat dalam membuat baju ini adalah warisan turun temurun.

Baca Juga : Pakaian Adat Jawa Barat

 

22. Provinsi kalimantan Timur – Pakaian Adat Tradisional Kalimantan Timur

Masyarakat Kalimantan Timur menggunakan pakaian adat yang satu ini berdasarkan kegunaan mereka dalam kehiduoan sehari – hari. Contohnya saja untuk upcara adat dan saat menri pun pakaian tersebut sudah berbeda.

 

23. Provinsi Kalimantan Selatan – Pakaian Adat Pengantin Bagajah Gamuling Baular Lulut

Ada banyak jenis pakaian adat dari suku banjar yang asalnya dari Provinsi Kalimantan Selatan, contohnya saja adalah bagajah gamuling baulur lulut, pengantin babaju kubaya panjang, pengantin baamar galung pancar matahari, dan pengantin babaju kun galung pacinan.

 

24. Provinsi Kalimantan Utara

Meskipun pakaian adat dari Kalimantan Utara terlihat sama dengan pakaian adat dari Kalimantan Timur, tapi pakaian adat ini tetap memiliki perbedaan dan ciri khas tersendiri.

 

25. Provinsi Sulawesi Utara – Pakaian Adat Laku Tepu

Pakaian adat yang satu ini digunakan saat ada perayaan upacara tulude. pakaian adat ini mempunyai beberapa keunikan tersendiri, diantaranya adalah bahan pembuatannya bersal dari serat tanaman pisang yang disebut dengan serat kofo. Alasan penggunaan dari serat kofo adalah batangnya yang kokoh dan kuat, sehingga mudah untuk dipintal dan di tenun.

 

26. Provinsi Sulawesi Barat – Pakaian Adat Tradisional Mandar

Sarung sutra yang berasal dari mandar terlihat mirip dengan kain sutra pada umumnya, tapi di setiap jenisnya mempunyai ciri atau karakteristik yang berbeda yakni dari cara membuatnya dan coraknya.

 

27. Provinsi Sulawesi Tenggara – Pakaian Adat Tradisional Suku Tolaki

Pakaian adat provinsi Sulawesi Tenggara merupakan pakaian adat yang berasal dari suku tolaki.

 

28. Provinsi Sulawesi Tengah – Pakaian Adat Tradisional Nggembe

Pakaian ini merupakan pakaian yang umumnya digunakan oleh remaja putri, dimana pakaian ini digunakan untuk upacara adat maupun pesta. Ciri – ciri dari basju ini adalah memiliki bentuk segi empat, berlengan lebar selebar kain, panjang blus sampai pinggang dan linggar, serta berkerah bulat.

Baca Juga : Kumpulan Pakaian Adat Bali Pria dan Wanita

 

29. Provinsi Sulawesi Selatan – Pakaian Adat Tradisional Bodo

Pakaian bodo merupakan pakaian adat untuk wanita suku Bugis. Baju ini memiliki ciri – ciri berlengan pendek, dan mempunyai bentuk segi empat, baju ini adalah salah satu baju tertua yang ada di dunia.

 

29. Provinsi Maluku – Pakaian Adat Tradisional Baju Cele

Pakaian ini mempunyai ciri kotak – kotak kecil dan geometris bergaris – garis. Umumnya pakaian ini dipadukan dengan sarung yang memiliki warna yang tak jauh berbeda, yang terpenting harus seimbang dan serasi. Pakaian ini digunakan untuk upacara adat.

 

30. Provinsi Gorontalo – Pakaian Adat Tradisional Gorontalo

Pakaian adat ini umumnya disebut dengan sebutan Billu (Untuk mempelai putri) dan Mukuta (untuk mempelai putra). pakaian adat yang satu ini umumnya memiliki 3 (tiga) warna dan memiliki arti tersendiri, diantara warnanya adalah hijau, ungu, dan keemasan.

 

31. Provinsi Maluku Utara – Pakaian Adat Tradisional Manteren Lemo

pakaian ini terdiri atas celana panjang yang memiliki warna hitam bersama bisa merah yang memanjang dari atas sampai bawah. Baju berbentuk jas yang tertutup dengan kancing yang besar yang terbuat dari perah yang memiliki jumlah sembilan. Sedangkan untuk ujung saku, tangan, dan leher jas semua berwarna merah.

Baca Juga : Pakaian Adat Betawi Pria dan Wanita

 

32. Provinsi Papua Barat – Pakaian Adat Tradisional Ewer

Pakaian adatyang satu ini adalah pakaian adat tradisional yang berasal dari wilayah papua barat.

 

33. Provinsi Papua –  Pakaian Adat Tradisional Papua

Di Provinsi papua, pakaian adat laki – laki dan perempuan memiliki bentuk yang mirip. Umumnya mereka menggunakan baju dan penutup pada bagian bawah dengan bentuk yang sangat mirip. Dan dilengkapi dengan penutup kepala berbentuk burung cendrawasih, gelang, kalung, dan juga ikat pinggan dari manik – manik dan rumbai – rumbai padabagian pergelangan kaki.

 

Nah, itulah 33 Pakaian Adat, Nama dan Asal Provinsi di Indonesia. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan kita dan semoga kita bisa menjaga warisan tersebut. Jika ada kesalahan dalam artikel ini mohon untuk dimaafkan dan dimaklumi.

Hasif Priyambudi Penyuka pemrograman dan nonton film, apapun suka asal positif dan bisa bermanfaat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DarkLight