Pandemi, Epidemi, Endemi: Pengertian, Perbedaan, Contoh

By


Setiap manusia memang bisa sakit, selain itu penyakit juga merupakan sebuah hal yang tidak di inginkan oleh semua orang. Karena penyakit akan membuat orang yang terkena atau orang lain ikut tidak nyaman, penyakit ada yang menular dan ada yang tidak menular.

Sebebelum memahami lebih lanjut, ternyata sebuah penyakit atau wabah itu terdapat level-levelnya. Contohnya di tahun 2020 Awal kita mengenal sebuah virus yang sangat mematikan, dan sudah menjadi level Pandemi.

 

Pengertian Pandemi

Dilansir dari buku Manual of Childhood Infections : The Blue Book yang ditulis Mike Sharland yang artinya adalah pan atau semua dan demos yang berarti orang. Pandemik sendiri berasal dari Bahasa Yunani dan Bahasa Indonesia, menurut KBBI, pandemi adalah suatu penyakit yang menyebar ke seluruh dunia mulai dari benua sampai di suatu kawasan.

 

Pengertian Epidemi

Epidemi adalah suatu kondisi penyakit yang menular seperti wabah yang tidak secara tetap berada di suatu daerah tertentu, melainkan berpindah – pindah. Menurut KBBI, epidemi adalah penyakit yang menular secara cepat di suatu daerah yang luas dan menimbulkan banyak korban.

 

Pengertian Endemi

Endemi berasal dari Bahasa Indonesia yang berarti suatu masalah kesehatan berupa penyakit di wilayah tertentu yang mentap dalam waktu yang cukup lama. Menurut KBBI, endemi adalah penyakit yang muncul di wilayah tertentu dalam tubuh atau spesies organisme yang terbasas pada wilayah geografis tertentu.

Baca Juga: Contoh Rantai Makanan.

 

 

Perbedaan Pandemi, Epidemi dan Endemi

Berikut adalah perbedaan Pandemi, Epidemi dan Endemi, agar kita lebih dalam mengetahui penjeleasannya dengan baik :

  • Pandemi adalah penyakit yang menyerang orang secara cepat yang tersebar luas di suatu daerah.
  • Epidemi adalah penyakit yang menular secara cepat dan menimbulkan banyak korban jiwa, contoh seperti virus corona.
  • Endemi adalah penyakit yang menyerang orang dengan jumlah banyak hanya di kawasan tertentu.

 

 

Contoh Pandemi, Epidemi dan Endemi

contoh pandemi epidemi

Untuk dapat memahami lebih mendalam, maka sangat di perlukan kita dapat contoh Pandemi, Epidemi dan Endemi :

 

Contoh Pandemi

  • Pada tahun 1968 – 1969 yang terjadi di Hongkong adalah virus tipe H3N2 dan menyebabkan banyak korban yang mencapai 750.000 dan 2 juta jiwa di seluruh dunia.
  • Pada awal bulan Februari tahun 1957 – 1958 terjadi wabah pertama kali di Tiongkok dan juga menyebar ke seluruh dunia. Wabah tersebut adalah flu burung yang disebabkan oleh virus tipe H2N2 dan menyebabkan korban sebanyak 4 juta orang.
  • COVID-19 / Corona virus wuhan yang pertama kali kasusnya di temukan di wuhan china, dimana penyebaranya sangat cepat hingga seluruh penjuru dunia. Wabah ini menyerang sistem pernafasan manusia

 

Contoh Epidemi

Beberapa daerah di dunia seperti Bandundu adalah daerah paling parah yang terjangkit penyakit kolera sampai dengan 5.000 penularan dan menyebabkan 296 korban jiwa.

Kolera sendiri adalah penyakit infeksi bagian usu yang menular secara sangat cepat dan membunuh penderitanya jika tidak dirawat dengan intensif atau dengan baik.

 

Contoh Endemi

AIDS disebabkan oleh virus yang disebut dengan rertoviruses atau HIV, biasanya seseorang yang terkena virus ini akan mengalami penurunan kekebalan tubuh, yang dimana pada virus ini menyerang bagian sel darah putih khusus atau disebut dengan T-lumphocytes.

Pada penyerangan pertama HIV dapat dirasakan seperti demam selama 3 – 6 minggu dan setelah kondisi normal lagi, HIV akan tetap menyerang secara perlahan dalam beberapa tahun dan menurunkan kekebalan tubuh, walaupun dalam keadaan sudah sehat sekalipun.

 

Nah kurang lebih itu penjelasan tentang Pandemi, Epidemi, Endemi, Semoga dapat memberikan manfaat bagi kalian semua dan memberikan pelajaran penting mengenai Pandemi, Epidemi, Endemi serta Pengertian, Perbedaan, Contohnya. sekian dan terima kasih.


Fanesh Penikmat senja dan pelajar smk jurusan rekayasa perangkan lunak, yang gemar menulis.


Baca Lainya Tastynesia:
  1. Kue Balok
  2. Klepon
  3. Kue Pancong
  4. Kue Lumpur
  5. Bolu Kukus
  6. Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *