√ Pengertian Biaya: Unsur-Unsur dan Jenis Biaya (Lengkap)

Pengertian Biaya: Unsur-Unsur dan Jenis-Jenis Biaya

Pengertian Biaya: Unsur-Unsur dan Jenis-Jenis Biaya

Pasti kamu sudah tidak asing lagi dengan istilah biaya, tapi kamu belum tentu mengetahui pengertian dari biaya. Apa itu biaya?, apa yang dimaksud dengan biaya?, mungkin itulah pertanyan dalam diri anda, dalam artikel ini kita akan membahas tentang biaya beserta tambahan tentang pengertian dari para ahli, unsur-unsur biaya dan jenis-jenis biaya, langsung saja kita akan membahas materinya dibawah ini.

 

Pengertian Biaya

Biaya adalah semua pengorbanan yang perlu dilakukan dalam pelaksanaan suatu proses produksi, yang dinyatakan dengan satuan uang sesuai dengan harga pasar yang berlaku, baik yang sudah terjadi atau yang akan terjadi. Pendapat lain juga mengatakan definisi biaya adalah sebuah bentuk pengeluaran yang dilakukan oleh suatu pihak baik itu secara perusahaan maupun individu, untuk mendapatkan manfaat yang lebih dari tindakan yang dilakukannya tersebut. Biaya suatu tindakan merupakan pertimbangan dalam menentukan untung maupun rugi dari sebuah badan usaha.

Secara sederhana dalam bidang perdagangan biaya adalah sejumlah uang yang dikeluarkan oleh suatu/sebuah perusahaan atau perorangan untuk membuat suatu produk atau juga jasa. Biaya tersebut menyangkut semua hal yang memiliki nilai seperti biaya produksi, biaya perawatan dan masih banyak yang lainnya. Nah, biaya inni akan dijadikan pertimbangan dalam menentukan harga jual suatu produk.

 

 

Pengertian Biaya Menurut Para Ahli

Selain pengertian yang ada diatas dan supaya lebih paham tentang biaya maka dibawah ini merupakan pengertian biaya menurut para ahli yang telah kami rangkum sebagai berikut :

 

1. Mulyadi

Mulyadi mengungkapkan bahwa pengertian biaya adalah pengorbanan sumber ekonomis yang diukur dalam satuan uang, yang telah terjadi, sedang terjadi atau juga kemungkinan yang akan terjadi untuk tujuan tertentu.

 

2. Masiyah Kholmi

Menurut Masiyah Kholmi, Pengertian biaya adalah pengorbanan sumber daya atau nilai ekuivalen kas yang dikorbankan untuk mendapatkan barang atau jasa yang diharpkan memberi manfaat di saat sekarang atau juga dimasa yang akan dating bagi perusahaan.

 

3. F. Hernanto

F. Hernanto mengatakan bahwa definisi biaya adalah sejumlah uang yang dinyatakan dari sember sumber ekonomi yang dikorbankan (terjadi atau juga yang akan terjadi) untuk mendapatkann sesuatu atau untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

 

4. Henry Simamora

Sedangkan menurut Henry Simamora mengatakan pengertian biaya adalah kas atau nilai setara kas yang telah dikorbankan untuk barang atau juga jasa yang diharapkan memberi manfaat pada saat ini atau di masa yang akan dating bagi sebuah organisasi.

 

 

Unsur-Unsur Biaya

Adapun Unsur-unsur biaya yang telah Pintarnesia rangkum, dan unsur-unsur ini juga penting dikarenakan akan membentuk menjadi satu kesatuan. Dan dibawah ini merupakan unsur-unsur dalam biaya :

 

1. Direct Materials (Bahan Baku Langsung)

Direct Materials atau bahan baku langsung adalah bahan yang akan menjadi bagian dari sebuah barang hasil produksi. Jadi biaya bahan baku yaitu harga pokok bahan tersebut yang diolah dalam proses produksi (Mulyadi, 199;58).

 

2. Direct Labour (Tenaga Kerja Langsung)

Direct Labour atau Tenaga Kerja Langsung ialah semua balas jasa yang diberikan oleh suatu perusahaan kepada semua karyawan sesuai dengan fungsi dimana karyawan ditempatkan (bekerja) pada perusahaan. Contohnya bagian administrasi, bagian produksi, bagian pemasaran dan bagian umum.

 

3. Factory Overheat Cost (Biaya Tidak Langsung)

Factory Overheat atau biaya tidak langsung ialah biaya gabungan (join cost) atau biaya-biaya overhead untuk semua satuan outpun yang teah diproduksi.

 

 

Jenis-Jenis Biaya

Selain Pengertian dan unsur unsur biaya kita juga akan membahas tentang jenis jenis biaya. Biaya dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, jenis-jenis biaya mengacu pada pengertian biaya, langsung saja dibawah ini merupakan jenis jenis biaya yang telah kami rangkum sebagai berikut :

 

1. Biaya Tetap (Fixed Cost)

Fixed Cost atau sering kita kenal sebagai biaya tetap ialah biaya yang dikeluarkan dalam besaran yang stabil atau tetap. Biaya tetap ini keberadaannya tidak terlalu dipengaruhi oleh adanya perubahan jumlah atau aktivitas produksi pada tingkat tertentu.

 

2. Biaya Variabel (Variabel Cost)

Biaya variable adalah biaya yang besarannya selalu berubah ubah tergantung pada volume kegiatan yang dilakukan. Jadi jika volume kegiatan mengalami peningkatan maka biaya juga akan mengalami kenaikan. Hal seperti ini akan berlaku sebaliknya jika volume kegiatan yang dilakukan mengalami penurunan maka biaya juga akan mengalami penurunan. Misalnya biaya variable dalam sebuah perusahaan yaitu bahan baku dan juga biaya periklanan.

 

3. Biaya Semivariabel (Mixed/Semivariable Cost)

Biaya semivariabel merupakan sebuah pengeluaran yang memiliki elemen biaya tetap maupun variable (tidak tetap) didalamnya. Biaya semivariabel ini akan mengalami perubahan ketika terjadi perubahan volume variable kegiatan yang dilakukan. Namun, besarnya tidak selalu sebanding dengan perubahan volume. Biaya semivariabel meliputi biaya air, biaya listrik dan biaya telepon.

 

4. Biaya Langsung (Direct Cost)

Biaya langsung ialah biaya yang dikeluarkan ketika ada kebutuhan yang bersifat wajib dan harus dipenuhi pada saat itu juga. Biaya langsung ini merupakan biaya yang dapat dikenali sejak awal. Biaya seperti ini berkaitan langsung dalam memproduksi satuan output. Biaya langsung ini bisa berupa biaya bahan baku atau juga biaya tenaka kerja.

 

5. Biaya Tidak Langsung (Indirect Cost)

Biaya tidak langsung merupakan biaya overhead perusahaan. Jadi biaya yang seperti ini dikeluarkan karena berkaitan dengan proses produksi secara keseluruhan bukan tiap satuan output (produk). Biaya tidak langsung berupaya biaya asuransi dan sewa motor.

 

6. Biaya Intvestasi (Intervestment Cost)

Biaya investasi adalah modal awal yang telah dikeluaran untuk memulai sebuah usaha. Biaya investasi bisa berupa biaya lahan hingga biaya pembelian mesin.

 

7. Biaya Operasi (Operational Cost)

Biaya operasi merupakan sejumlah biaya yang dikeluarkan selama proses operasi atau juga proses produksi yang sedang berlangsung. Biaya ini bisa juga disebut dengan biaya operasional seperti gaji operator.

 

8. Biaya Perawatan (Maintenance Cost)

Biaya Perawatan ialah bagian penting dalam menjalankan usaha. Perawatan ini bisa berupa perawatan kendaraan, gedung, peralatan dan masih banyak yang lainnya. Biaya perawatan (maintenance cost) digunakan untuk merawat semua alat yang digunakan dalam proses produksi tertentu.

 

9. Biaya Total (Total Cost)

Biaya Total ialah keseluruhan biaya yang digunakan untuk memproduksi sebuah output. Biaya seperti ini bersifat menyeluruh mencakup biaya tetap, biaya semivariabel dan biaya variable. Salah satu contoh biaya total yaitu biaya produksi, mulai dari biaya baku, biaya administrasi, biaya pemasaran, dan sebagainya.

 

Nah, itulah sedikit penjelasan mengenai pengertian,unsur maupun jenis tentang biaya,semoga artikel singkat ini bermanfaat sekaligus menambah wawasan dan pengetahuan anda. Sekian Terima Kasih



Pengertian Asuransi: Tujuan, Jenis-Jenis, dan Fungsi Asuransi

Pengertian Asuransi: Tujuan, Jenis-Jenis, dan Fungsi Asuransi

Pasti kamu sudah tidak asing lagi dengan istilah biaya, tapi kamu belum tentu mengetahui pengertian dari biaya. Apa itu biaya?, apa yang dimaksud dengan biaya?, mungkin itulah pertanyan dalam diri anda, dalam artikel ini kita akan membahas tentang biaya beserta tambahan tentang pengertian dari para ahli, unsur-unsur biaya dan jenis-jenis biaya, langsung saja kita akan membahas materinya dibawah ini.

 

Pengertian Biaya

Biaya adalah semua pengorbanan yang perlu dilakukan dalam pelaksanaan suatu proses produksi, yang dinyatakan dengan satuan uang sesuai dengan harga pasar yang berlaku, baik yang sudah terjadi atau yang akan terjadi. Pendapat lain juga mengatakan definisi biaya adalah sebuah bentuk pengeluaran yang dilakukan oleh suatu pihak baik itu secara perusahaan maupun individu, untuk mendapatkan manfaat yang lebih dari tindakan yang dilakukannya tersebut. Biaya suatu tindakan merupakan pertimbangan dalam menentukan untung maupun rugi dari sebuah badan usaha.

Secara sederhana dalam bidang perdagangan biaya adalah sejumlah uang yang dikeluarkan oleh suatu/sebuah perusahaan atau perorangan untuk membuat suatu produk atau juga jasa. Biaya tersebut menyangkut semua hal yang memiliki nilai seperti biaya produksi, biaya perawatan dan masih banyak yang lainnya. Nah, biaya inni akan dijadikan pertimbangan dalam menentukan harga jual suatu produk.

 

 

Pengertian Biaya Menurut Para Ahli

Selain pengertian yang ada diatas dan supaya lebih paham tentang biaya maka dibawah ini merupakan pengertian biaya menurut para ahli yang telah kami rangkum sebagai berikut :

 

1. Mulyadi

Mulyadi mengungkapkan bahwa pengertian biaya adalah pengorbanan sumber ekonomis yang diukur dalam satuan uang, yang telah terjadi, sedang terjadi atau juga kemungkinan yang akan terjadi untuk tujuan tertentu.

 

2. Masiyah Kholmi

Menurut Masiyah Kholmi, Pengertian biaya adalah pengorbanan sumber daya atau nilai ekuivalen kas yang dikorbankan untuk mendapatkan barang atau jasa yang diharpkan memberi manfaat di saat sekarang atau juga dimasa yang akan dating bagi perusahaan.

 

3. F. Hernanto

F. Hernanto mengatakan bahwa definisi biaya adalah sejumlah uang yang dinyatakan dari sember sumber ekonomi yang dikorbankan (terjadi atau juga yang akan terjadi) untuk mendapatkann sesuatu atau untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

 

4. Henry Simamora

Sedangkan menurut Henry Simamora mengatakan pengertian biaya adalah kas atau nilai setara kas yang telah dikorbankan untuk barang atau juga jasa yang diharapkan memberi manfaat pada saat ini atau di masa yang akan dating bagi sebuah organisasi.

 

 

Unsur-Unsur Biaya

Adapun Unsur-unsur biaya yang telah Pintarnesia rangkum, dan unsur-unsur ini juga penting dikarenakan akan membentuk menjadi satu kesatuan. Dan dibawah ini merupakan unsur-unsur dalam biaya :

 

1. Direct Materials (Bahan Baku Langsung)

Direct Materials atau bahan baku langsung adalah bahan yang akan menjadi bagian dari sebuah barang hasil produksi. Jadi biaya bahan baku yaitu harga pokok bahan tersebut yang diolah dalam proses produksi (Mulyadi, 199;58).

 

2. Direct Labour (Tenaga Kerja Langsung)

Direct Labour atau Tenaga Kerja Langsung ialah semua balas jasa yang diberikan oleh suatu perusahaan kepada semua karyawan sesuai dengan fungsi dimana karyawan ditempatkan (bekerja) pada perusahaan. Contohnya bagian administrasi, bagian produksi, bagian pemasaran dan bagian umum.

 

3. Factory Overheat Cost (Biaya Tidak Langsung)

Factory Overheat atau biaya tidak langsung ialah biaya gabungan (join cost) atau biaya-biaya overhead untuk semua satuan outpun yang teah diproduksi.

 

 

Jenis-Jenis Biaya

Selain Pengertian dan unsur unsur biaya kita juga akan membahas tentang jenis jenis biaya. Biaya dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, jenis-jenis biaya mengacu pada pengertian biaya, langsung saja dibawah ini merupakan jenis jenis biaya yang telah kami rangkum sebagai berikut :

 

1. Biaya Tetap (Fixed Cost)

Fixed Cost atau sering kita kenal sebagai biaya tetap ialah biaya yang dikeluarkan dalam besaran yang stabil atau tetap. Biaya tetap ini keberadaannya tidak terlalu dipengaruhi oleh adanya perubahan jumlah atau aktivitas produksi pada tingkat tertentu.

 

2. Biaya Variabel (Variabel Cost)

Biaya variable adalah biaya yang besarannya selalu berubah ubah tergantung pada volume kegiatan yang dilakukan. Jadi jika volume kegiatan mengalami peningkatan maka biaya juga akan mengalami kenaikan. Hal seperti ini akan berlaku sebaliknya jika volume kegiatan yang dilakukan mengalami penurunan maka biaya juga akan mengalami penurunan. Misalnya biaya variable dalam sebuah perusahaan yaitu bahan baku dan juga biaya periklanan.

 

3. Biaya Semivariabel (Mixed/Semivariable Cost)

Biaya semivariabel merupakan sebuah pengeluaran yang memiliki elemen biaya tetap maupun variable (tidak tetap) didalamnya. Biaya semivariabel ini akan mengalami perubahan ketika terjadi perubahan volume variable kegiatan yang dilakukan. Namun, besarnya tidak selalu sebanding dengan perubahan volume. Biaya semivariabel meliputi biaya air, biaya listrik dan biaya telepon.

 

4. Biaya Langsung (Direct Cost)

Biaya langsung ialah biaya yang dikeluarkan ketika ada kebutuhan yang bersifat wajib dan harus dipenuhi pada saat itu juga. Biaya langsung ini merupakan biaya yang dapat dikenali sejak awal. Biaya seperti ini berkaitan langsung dalam memproduksi satuan output. Biaya langsung ini bisa berupa biaya bahan baku atau juga biaya tenaka kerja.

 

5. Biaya Tidak Langsung (Indirect Cost)

Biaya tidak langsung merupakan biaya overhead perusahaan. Jadi biaya yang seperti ini dikeluarkan karena berkaitan dengan proses produksi secara keseluruhan bukan tiap satuan output (produk). Biaya tidak langsung berupaya biaya asuransi dan sewa motor.

 

6. Biaya Intvestasi (Intervestment Cost)

Biaya investasi adalah modal awal yang telah dikeluaran untuk memulai sebuah usaha. Biaya investasi bisa berupa biaya lahan hingga biaya pembelian mesin.

 

7. Biaya Operasi (Operational Cost)

Biaya operasi merupakan sejumlah biaya yang dikeluarkan selama proses operasi atau juga proses produksi yang sedang berlangsung. Biaya ini bisa juga disebut dengan biaya operasional seperti gaji operator.

 

8. Biaya Perawatan (Maintenance Cost)

Biaya Perawatan ialah bagian penting dalam menjalankan usaha. Perawatan ini bisa berupa perawatan kendaraan, gedung, peralatan dan masih banyak yang lainnya. Biaya perawatan (maintenance cost) digunakan untuk merawat semua alat yang digunakan dalam proses produksi tertentu.

 

9. Biaya Total (Total Cost)

Biaya Total ialah keseluruhan biaya yang digunakan untuk memproduksi sebuah output. Biaya seperti ini bersifat menyeluruh mencakup biaya tetap, biaya semivariabel dan biaya variable. Salah satu contoh biaya total yaitu biaya produksi, mulai dari biaya baku, biaya administrasi, biaya pemasaran, dan sebagainya.

 

Nah, itulah sedikit penjelasan mengenai pengertian,unsur maupun jenis tentang biaya,semoga artikel singkat ini bermanfaat sekaligus menambah wawasan dan pengetahuan anda. Sekian Terima Kasih