√ Pengertian Cerita Rakyat: Jenis, Ciri-Ciri dan Contoh (Lengkap)

Pengertian Cerita Rakyat: Jenis, Ciri-Ciri dan Contoh Cerita Rakyat

Pengertian Cerita Rakyat: Jenis, Ciri-Ciri dan Contoh Cerita Rakyat

Siapa yang disini tidak suka dengan cerita rakyat? kebanyakan orang menyukai cerita rakyat, banyak sekali cerita rakyat yang beredar di Indonesia. Biasanya cerita rakyat berkembang secara turun temurun dan disampaikan secara lisan atau tidak tertulis sehingga bisa dikatan juga cerita rakyat adalah karya sastra lisan.

Nah, Pintarnesia akan memaparkan tentang cerita rakyat yang biasa kita temui pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Pintarnesia akan memaparkan mulai dari pengertian cerita rakyat, jenis cerita rakyat, ciri – ciri dan contoh cerita rakyat yang ada di Indonesia. Berikut ini adalah penjelasan cerita rakyat secara umum.

 

Pengertian Cerita Rakyat

Cerita rakyat adalah cerita yang berasal dari masyarakat dan berkembang di dalam masyarakat. Seperti yang sudah saya bilang diatas, bahwa cerita rakyat berkembang atau dilestarikan secara turun temurun serta disampaikan secara lisan atau tidak tertulis. Biasanya cerita rakyat tidak memiliki pengarang atau sifatnya anonim. Cerita rakyat memiliki struktur pembangun teksnya atau pembangun ceritanya yang dimulai dari pengenalan atau orientasi, komplikasi atau kejadian (alur) dan resolusi atau interpretasi.

 

 

Ciri-Ciri Cerita Rakyat

Seperti kebanyakan cerita lain, cerita rakyat juga memiliki ciri atau karakteristiknya sendiri, berikut ini adalah beberapa karakteristik cerita rakyat, di antaranya adalah:

  • Bersifat anonim atau tidak diketahui siapa pembuat ceritanya.
  • Kaya akan nilai-nilai luhur dan juga nilai-nilai kehidupan.
  • Disampaikan secara turun-temurun.
  • Memiliki berbagai macam versi atau bervariasi ceritanya.
  • Disampaikan secara lisan dari mulut ke mulut.
  • Bentuk cerita berupa Klise.
  • Bersifat tradisional.

 

 

Jenis – Jenis Cerita Rakyat

Cerita rakyat juga memiliki bermacam-macam jenis, berikut ini adalah beberapa jenis – jenis cerita rakyat, di antaranya adalah:

1. Cerita Binatang atau Fabel

Cerita rakyat yang pertama adalah fabel, cerita fabel ini merupakan cerita yang tokoh – tokohnya adalah binatang dan bertingkah seperti manusia, para binatang tersebut bisa berbicara, minum, makan, bercengkerama bersama keluarga, dan aktivitas lainnya. Fabel tidak hanya sebagai cerita binatang yang diceritakan untuk anak – anak saja, melainkan mengandung pembelajaran kehidupan manusia dan nilai – nilai kehidupan. Penggunaan binatang disini dilakukan supaya tidak ada orang yang tersinggung dengan cerita yang disampaikan. Contoh dari fabel adalah : si kancil, singa dan beruang, kelinci dan kura-kura, dan lain sebagainya.

 

2. Cerita Asal – Usul Atau Legenda

Cerita rakyat yang kedua adalah legenda atau asal – usul, cerita legenda adalah cerita tentang terjadinya sesuatu atau terbentuknya sesuatu, cerita ini terbagi dalam 3 tema cerita, di antaranya adalah:

I. Cerita asal – usul binatang

Contoh dari cerita asal – usul ini adalah:

  • Darah ikan mas berwarna merah seperti darah manusia karena ikan mas awalnya adalah manusia.
  • Sapi bergelambir karena saat mandi bajunya tertukar dengan kerbau besar.

II. Cerita asal – usul dunia tumbuh – tumbuhan

Contoh dari cerita asal – usul ini adalah:

  • Padi bermula dari Dewi Sri.
  • Tandan jagung berlubang karena tombak panah gandung.
  • Pohon mata lembu rusak kulitnya karena menyaksikan pertarungan antara pohon gandung dan pohon jagung secara dekat.

III. Cerita asal-usul terjadinya tempat

Contoh dari cerita asal – usul ini adalah:

  • Candi Prambanan yang berjumlah 1000 yang dibuat oleh Bandung Bondowoso dibantu oleh tentara jinnya dan candi ke 1000 adalah Roro Jonggrang.
  • Gunung Tangkuban Perahu terbentuk karena perahu milik Sangkuriang yang ditendang dan tertelungkup dan akhirnya menjadi sebuah gunung.

 

3. Cerita Jenaka

Cerita rakyat yang ketiga adalah cerita jenaka, cerita ini adalah karya sastra klasik seperti Pak Belalang dan Lebai Malang, cerita ini bersifat lucu dan juga menghibur dan tentu saja mengandung nilai-nilai kehidupan yang baik.

 

4. Cerita Pelipur Lara

Yang terakhir adalah cerita perlipur lara, cerita ini bersifat menghibur hati, dalam cerita ini biasanya berisi hal – hal indah, penuh fantasi, menawan. Seperti kehidupan di Istana, keajaiban alat, putri – putri yang cantik, pangeran tampan, kehidupan yang asri dan lainnya.

 

Nah, itulah sedikit penjelasan tentang cerita rakyat mulai dari pengertian, jenis, ciri-ciri dan contoh cerita rakyat. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan kita tentang cerita rakyat dan semoga kita bisa melestarikan cerita rakyat yang ada di Indonesia. Jika ada kesalahan dalam pembuatan artikel ini mohon untuk dimaklumi dan dimaafkan.



6 Contoh Jurnal Ilmiah, Akuntansi, Umum dan Cara Membuat Jurnal

6 Contoh Jurnal Ilmiah, Akuntansi, Umum dan Cara Membuat Jurnal

Siapa yang disini tidak suka dengan cerita rakyat? kebanyakan orang menyukai cerita rakyat, banyak sekali cerita rakyat yang beredar di Indonesia. Biasanya cerita rakyat berkembang secara turun temurun dan disampaikan secara lisan atau tidak tertulis sehingga bisa dikatan juga cerita rakyat adalah karya sastra lisan.

Nah, Pintarnesia akan memaparkan tentang cerita rakyat yang biasa kita temui pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Pintarnesia akan memaparkan mulai dari pengertian cerita rakyat, jenis cerita rakyat, ciri – ciri dan contoh cerita rakyat yang ada di Indonesia. Berikut ini adalah penjelasan cerita rakyat secara umum.

 

Pengertian Cerita Rakyat

Cerita rakyat adalah cerita yang berasal dari masyarakat dan berkembang di dalam masyarakat. Seperti yang sudah saya bilang diatas, bahwa cerita rakyat berkembang atau dilestarikan secara turun temurun serta disampaikan secara lisan atau tidak tertulis. Biasanya cerita rakyat tidak memiliki pengarang atau sifatnya anonim. Cerita rakyat memiliki struktur pembangun teksnya atau pembangun ceritanya yang dimulai dari pengenalan atau orientasi, komplikasi atau kejadian (alur) dan resolusi atau interpretasi.

 

 

Ciri-Ciri Cerita Rakyat

Seperti kebanyakan cerita lain, cerita rakyat juga memiliki ciri atau karakteristiknya sendiri, berikut ini adalah beberapa karakteristik cerita rakyat, di antaranya adalah:

  • Bersifat anonim atau tidak diketahui siapa pembuat ceritanya.
  • Kaya akan nilai-nilai luhur dan juga nilai-nilai kehidupan.
  • Disampaikan secara turun-temurun.
  • Memiliki berbagai macam versi atau bervariasi ceritanya.
  • Disampaikan secara lisan dari mulut ke mulut.
  • Bentuk cerita berupa Klise.
  • Bersifat tradisional.

 

 

Jenis – Jenis Cerita Rakyat

Cerita rakyat juga memiliki bermacam-macam jenis, berikut ini adalah beberapa jenis – jenis cerita rakyat, di antaranya adalah:

1. Cerita Binatang atau Fabel

Cerita rakyat yang pertama adalah fabel, cerita fabel ini merupakan cerita yang tokoh – tokohnya adalah binatang dan bertingkah seperti manusia, para binatang tersebut bisa berbicara, minum, makan, bercengkerama bersama keluarga, dan aktivitas lainnya. Fabel tidak hanya sebagai cerita binatang yang diceritakan untuk anak – anak saja, melainkan mengandung pembelajaran kehidupan manusia dan nilai – nilai kehidupan. Penggunaan binatang disini dilakukan supaya tidak ada orang yang tersinggung dengan cerita yang disampaikan. Contoh dari fabel adalah : si kancil, singa dan beruang, kelinci dan kura-kura, dan lain sebagainya.

 

2. Cerita Asal – Usul Atau Legenda

Cerita rakyat yang kedua adalah legenda atau asal – usul, cerita legenda adalah cerita tentang terjadinya sesuatu atau terbentuknya sesuatu, cerita ini terbagi dalam 3 tema cerita, di antaranya adalah:

I. Cerita asal – usul binatang

Contoh dari cerita asal – usul ini adalah:

  • Darah ikan mas berwarna merah seperti darah manusia karena ikan mas awalnya adalah manusia.
  • Sapi bergelambir karena saat mandi bajunya tertukar dengan kerbau besar.

II. Cerita asal – usul dunia tumbuh – tumbuhan

Contoh dari cerita asal – usul ini adalah:

  • Padi bermula dari Dewi Sri.
  • Tandan jagung berlubang karena tombak panah gandung.
  • Pohon mata lembu rusak kulitnya karena menyaksikan pertarungan antara pohon gandung dan pohon jagung secara dekat.

III. Cerita asal-usul terjadinya tempat

Contoh dari cerita asal – usul ini adalah:

  • Candi Prambanan yang berjumlah 1000 yang dibuat oleh Bandung Bondowoso dibantu oleh tentara jinnya dan candi ke 1000 adalah Roro Jonggrang.
  • Gunung Tangkuban Perahu terbentuk karena perahu milik Sangkuriang yang ditendang dan tertelungkup dan akhirnya menjadi sebuah gunung.

 

3. Cerita Jenaka

Cerita rakyat yang ketiga adalah cerita jenaka, cerita ini adalah karya sastra klasik seperti Pak Belalang dan Lebai Malang, cerita ini bersifat lucu dan juga menghibur dan tentu saja mengandung nilai-nilai kehidupan yang baik.

 

4. Cerita Pelipur Lara

Yang terakhir adalah cerita perlipur lara, cerita ini bersifat menghibur hati, dalam cerita ini biasanya berisi hal – hal indah, penuh fantasi, menawan. Seperti kehidupan di Istana, keajaiban alat, putri – putri yang cantik, pangeran tampan, kehidupan yang asri dan lainnya.

 

Nah, itulah sedikit penjelasan tentang cerita rakyat mulai dari pengertian, jenis, ciri-ciri dan contoh cerita rakyat. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan kita tentang cerita rakyat dan semoga kita bisa melestarikan cerita rakyat yang ada di Indonesia. Jika ada kesalahan dalam pembuatan artikel ini mohon untuk dimaklumi dan dimaafkan.