√ Pengertian Ekosistem: Komponen, Contoh dan Macam Ekosistem

Pengertian Ekosistem: Komponen, Contoh dan Macam-Macam Ekosistem

Pengertian Ekosistem: Komponen, Contoh dan Macam-Macam Ekosistem

Dimateri pelajaran ilmu pengetahuan alam, tentu kamu pernah mempelajari tentang ekosistem. Mungkin dari kamu sudah mengetahui sekilas tentang ekosistem. Nah kali ini mastekno akan menjelaskan tentang pengertian ekosistem, macam-macam dan contoh ekosistem yang bisa kamu pelajari secara detail dibawah ini.

 

Pengertian Ekosistem Adalah

Secara umum, pengertian ekosistem adalah sistem ekologi yang terbentuk dikarenakan adanya hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungan di sekitarnya. Ekosistem yaitu penggabungan dari berbagai unit biosistem yang dimana di dalamnya terdapat hubungan timbal balik antara organisme dengan lingkungan sekitar sehingga aliran energi mengarah ke struktur biotik tertentu yang menciptakan sebuah siklus materi antara organisme dan juga anorganisme, dan sumber energi dari seluruh ekosistem adalah matahari.

Jadi dapat disimpulkan bahwa ekosistem adalah suatu kesatuan dari makhluk hidup dengan lingkungan yang saling memengaruhi. Setiap makhluk hidup di dalam komunitas akan berkembang bersama-sama dengan lingkungan disekitarnya sebagai suatu sistem yang artinya makhluk hidup akan beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya, dan lingkungan hidup akan terpengaruh oleh makhluk hidup dalam melaksanakan kehidupannya.

Seperti yang dijelaskan dalam Hipotesis Gaia yang berbunyi : setiap organisme, khususnya mikroorganisme akan menciptakan lingkungan fisik secara bersama-sama dan juga menciptakan suatu pengendalian sistem kehidupan di bumi supaya cocok untuk melangsungkan kehidupan.

 

Komponen Ekosistem

Sebuah ekosistem juga memiliki komponen-komponen penyusunnya yaitu komponen biotik dan abiotik yang menyebabkan terbentuknya ekosistem dan menjadi satu kesatuan. Dan komponen-komponen penyusun ekosistem yaitu :

I. Komponen Biotik

Komponen ini adalah sebuah organisme atau makhluk hidup dalam ekosistem yang mengatur sebuah ekosistem. Komponen biotik terdiri dari 4 macam dan berurutan yaitu :

  • Produsen, adalah makhluk hidup yang memiliki kemampuan untuk membuat makanannya sendiri melalui sebuah proses seperti contohnya fotosintesis. Dan organisme yang ada di dalam komponen produsen yaitu tumbuhan hijau yang memiliki klorofil.
  • Konsumen (heterotrof), adalah makhluk hidup yang memakan berbagai macam hasil dari produsen, konsumen bisa juga disebut fagotrof karena memakan sesuatu yang lebih kecil. Dan organisme yang ada di dalam komponen konsumen yaitu manusia, hewan, jamur, dan mikroba.
  • Pengurai (dekomposer), adalah makhluk hidup yang berperan untuk mengurai berbagai macam organisme lain yang sudah mati atau sisa-sisa dari pencernaan organisme lain.
  • Penghancur (detivritor), adalah makhluk hidup yang memiliki kemampuan untuk menghancurkan bahan-bahan organik dari sisa-sisa organisme lain yang sudah mati.

II. Komponen Abiotik

Komponen abiotik komponen yang berbentuk fisik dan kimiawi yang memiliki peran sebagai medium atau substrat tempat berlangsungnya kehidupan dari organisme atau makhluk hidup. Komponen ini terdiri dari senyawa organik, anorganik, dan berbagai macam faktor yang mempengaruhi distribusi dari organisme, antara lain:

  • Suhu, adalah sebuah proses biologis yang dapat mempengaruhi kondisi suhu tubuh makhluk hidup, seperti contoh para mamalia yang membutuhkan sebuah energi untuk mengatur suhu di dalam tubuhnya.
  • Air, adalah komponen kimiawi yang diperlukan oleh semua makhluk hidup agar bisa bertahan hidup.
  • Cahaya matahari. adalah sebuah komponen kimiawi yang berupa cahaya dan di cahaya tersebut menyinari lingkungan kehidupan yang berguna sebagai penerang, penghangat tubuh, dan diperlukan juga untuk fotosintesis
  • Garam, adalah komponen kimiawi yang berpengaruh pada proporsi air dalam organisme atau makhluk hidup melalui proses osmosis sehingga organisme dapat beradaptasi dengan lingkungannya.
  • Iklim, adalah sebuah komponen berupa kondisi cuaca pada suatu daerah yang juga dapat mempengaruhi suhu daerah tersebut.
  • Tanah dan batu, adalah komponen yang berbentuk fisik yang bisa digunakan sebagai tempat tinggal dan tempat berkembang biak, selain itu batu juga bisa digunakan sebagai alat untuk berbagai macam hal.

 

Macam-macam Ekosistem

Ekosistem terdiri dari bermacam-macam tipe yaitu ekosistem alami (darat dan air) dan ekosistem buatan oleh makhluk hidup.

I. Ekosistem Darat (Terestrial)

Ekosistem darat adalah sebuah ekosistem lingkungan yang dimana lingkungan tersebut didominasi dengan daratan dan dipengaruhi oleh iklim pada lingkungannya. Contoh dari ekosistem darat antara lain yaitu :

  • Padang rumput, adalah lingkungan yang terdiri dari rumput yang tidak ada pohonnya dan cenderung berumput pendek.
  • Hutan hujan tropis, adalah sebuah lingkungan berupa hutan yang selalu hujan dan lembab. Hutan ini bisa ditemui di wilayah yang dekat dengan garis khatulistiwa.
  • Hutan gugur, adalah lingkungan berupa hutan yang berada di wilayah tropika dan subtropika dengan iklim yang hangat sepanjang tahun dan akan mengalami musim kemarau yang panjang.
  • Sabana/savana, adalah padang rumput yang dipenuhi oleh semak dan beberapa pohon dengan jenis akasia atau palem.
  • Taiga, adalah lingkungan hutan yang terbentuk dari spesies seperti pinus dan sejenisnya. Biasanya lingkungan ini ditinggali oleh para hewan seperti beruang, rusa, serigala dan yang lainnya.
  • Tundra, adalah lingkungan atau daerah yang memiliki suhu rendah dan pertumbuhan pohonnya lambat.
  • Kars, adalah sebuah lingkungan di permukaan bumi yang terbentuk karena larutan batuan dan biasanya berbentuk gua dan sebagainya.
  • Gurun, adalah lingkungan yang jarang sekali mendapatkan hujan biasanya berupa gurun pasir.

 

II. Ekosistem Air (Akuatik)

Ekosistem air adalah sebuah ekosistem yang komponen abiotiknya didominasi oleh air, contoh ekosistem air yaitu :

  • Ekosistem air tawar, adalah ekosistem air yang memiliki kadar garam rendah seperti sungai, danau dan rawa.
  • Ekosistem lamun, adalah sekelompok tumbuhan bunga yang hidup di perairan pantai yang dangkal.
  • Ekosistem estuari, yaitu ekosistem perairan semi tertutup yang menjadi pertemuan antara air lait dan air tawar.
  • Ekosistem terumbu karang, yaitu ekosistem bawah laut yang terdiri dari karang dan membentuk struktur semacam batu kapur.

 

III. Ekosistem Buatan

Ekosistem buatan adalah sebuah ekosistem yang terbentuk hasil dari campur tangan makhluk hidup biasanya manusia dan dibuat untuk tujuan tertentu, contoh dari ekosistem buatan yaitu :

  1. Bendungan
  2. Sawah tadah hujan
  3. Sawah irigasi
  4. Hutan tanaman produksi
  5. Perkebunan
  6. Ekosistem ruang angkasa.

 

Nah, itulah sedikit penjelasan tentang ekosistem, mulai dari pengertian, contoh, komponen dan macam-macam ekosistem. Semoga sedikit artikel tentang ekosistem ini bisa menambah wawasan kita tentang ekosistem dan kita bisa menjaga ekosistem yang ada dengan baik. Jika ada kesalahan dalam pembuatan artikel ini mohon untuk dimaklumi dan dimaafkan.



8 Unsur-Unsur Seni Rupa serta Pengertian dan Contoh Gambarnya

8 Unsur-Unsur Seni Rupa serta Pengertian dan Contoh Gambarnya

Dimateri pelajaran ilmu pengetahuan alam, tentu kamu pernah mempelajari tentang ekosistem. Mungkin dari kamu sudah mengetahui sekilas tentang ekosistem. Nah kali ini mastekno akan menjelaskan tentang pengertian ekosistem, macam-macam dan contoh ekosistem yang bisa kamu pelajari secara detail dibawah ini.

 

Pengertian Ekosistem Adalah

Secara umum, pengertian ekosistem adalah sistem ekologi yang terbentuk dikarenakan adanya hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungan di sekitarnya. Ekosistem yaitu penggabungan dari berbagai unit biosistem yang dimana di dalamnya terdapat hubungan timbal balik antara organisme dengan lingkungan sekitar sehingga aliran energi mengarah ke struktur biotik tertentu yang menciptakan sebuah siklus materi antara organisme dan juga anorganisme, dan sumber energi dari seluruh ekosistem adalah matahari.

Jadi dapat disimpulkan bahwa ekosistem adalah suatu kesatuan dari makhluk hidup dengan lingkungan yang saling memengaruhi. Setiap makhluk hidup di dalam komunitas akan berkembang bersama-sama dengan lingkungan disekitarnya sebagai suatu sistem yang artinya makhluk hidup akan beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya, dan lingkungan hidup akan terpengaruh oleh makhluk hidup dalam melaksanakan kehidupannya.

Seperti yang dijelaskan dalam Hipotesis Gaia yang berbunyi : setiap organisme, khususnya mikroorganisme akan menciptakan lingkungan fisik secara bersama-sama dan juga menciptakan suatu pengendalian sistem kehidupan di bumi supaya cocok untuk melangsungkan kehidupan.

 

Komponen Ekosistem

Sebuah ekosistem juga memiliki komponen-komponen penyusunnya yaitu komponen biotik dan abiotik yang menyebabkan terbentuknya ekosistem dan menjadi satu kesatuan. Dan komponen-komponen penyusun ekosistem yaitu :

I. Komponen Biotik

Komponen ini adalah sebuah organisme atau makhluk hidup dalam ekosistem yang mengatur sebuah ekosistem. Komponen biotik terdiri dari 4 macam dan berurutan yaitu :

  • Produsen, adalah makhluk hidup yang memiliki kemampuan untuk membuat makanannya sendiri melalui sebuah proses seperti contohnya fotosintesis. Dan organisme yang ada di dalam komponen produsen yaitu tumbuhan hijau yang memiliki klorofil.
  • Konsumen (heterotrof), adalah makhluk hidup yang memakan berbagai macam hasil dari produsen, konsumen bisa juga disebut fagotrof karena memakan sesuatu yang lebih kecil. Dan organisme yang ada di dalam komponen konsumen yaitu manusia, hewan, jamur, dan mikroba.
  • Pengurai (dekomposer), adalah makhluk hidup yang berperan untuk mengurai berbagai macam organisme lain yang sudah mati atau sisa-sisa dari pencernaan organisme lain.
  • Penghancur (detivritor), adalah makhluk hidup yang memiliki kemampuan untuk menghancurkan bahan-bahan organik dari sisa-sisa organisme lain yang sudah mati.

II. Komponen Abiotik

Komponen abiotik komponen yang berbentuk fisik dan kimiawi yang memiliki peran sebagai medium atau substrat tempat berlangsungnya kehidupan dari organisme atau makhluk hidup. Komponen ini terdiri dari senyawa organik, anorganik, dan berbagai macam faktor yang mempengaruhi distribusi dari organisme, antara lain:

  • Suhu, adalah sebuah proses biologis yang dapat mempengaruhi kondisi suhu tubuh makhluk hidup, seperti contoh para mamalia yang membutuhkan sebuah energi untuk mengatur suhu di dalam tubuhnya.
  • Air, adalah komponen kimiawi yang diperlukan oleh semua makhluk hidup agar bisa bertahan hidup.
  • Cahaya matahari. adalah sebuah komponen kimiawi yang berupa cahaya dan di cahaya tersebut menyinari lingkungan kehidupan yang berguna sebagai penerang, penghangat tubuh, dan diperlukan juga untuk fotosintesis
  • Garam, adalah komponen kimiawi yang berpengaruh pada proporsi air dalam organisme atau makhluk hidup melalui proses osmosis sehingga organisme dapat beradaptasi dengan lingkungannya.
  • Iklim, adalah sebuah komponen berupa kondisi cuaca pada suatu daerah yang juga dapat mempengaruhi suhu daerah tersebut.
  • Tanah dan batu, adalah komponen yang berbentuk fisik yang bisa digunakan sebagai tempat tinggal dan tempat berkembang biak, selain itu batu juga bisa digunakan sebagai alat untuk berbagai macam hal.

 

Macam-macam Ekosistem

Ekosistem terdiri dari bermacam-macam tipe yaitu ekosistem alami (darat dan air) dan ekosistem buatan oleh makhluk hidup.

I. Ekosistem Darat (Terestrial)

Ekosistem darat adalah sebuah ekosistem lingkungan yang dimana lingkungan tersebut didominasi dengan daratan dan dipengaruhi oleh iklim pada lingkungannya. Contoh dari ekosistem darat antara lain yaitu :

  • Padang rumput, adalah lingkungan yang terdiri dari rumput yang tidak ada pohonnya dan cenderung berumput pendek.
  • Hutan hujan tropis, adalah sebuah lingkungan berupa hutan yang selalu hujan dan lembab. Hutan ini bisa ditemui di wilayah yang dekat dengan garis khatulistiwa.
  • Hutan gugur, adalah lingkungan berupa hutan yang berada di wilayah tropika dan subtropika dengan iklim yang hangat sepanjang tahun dan akan mengalami musim kemarau yang panjang.
  • Sabana/savana, adalah padang rumput yang dipenuhi oleh semak dan beberapa pohon dengan jenis akasia atau palem.
  • Taiga, adalah lingkungan hutan yang terbentuk dari spesies seperti pinus dan sejenisnya. Biasanya lingkungan ini ditinggali oleh para hewan seperti beruang, rusa, serigala dan yang lainnya.
  • Tundra, adalah lingkungan atau daerah yang memiliki suhu rendah dan pertumbuhan pohonnya lambat.
  • Kars, adalah sebuah lingkungan di permukaan bumi yang terbentuk karena larutan batuan dan biasanya berbentuk gua dan sebagainya.
  • Gurun, adalah lingkungan yang jarang sekali mendapatkan hujan biasanya berupa gurun pasir.

 

II. Ekosistem Air (Akuatik)

Ekosistem air adalah sebuah ekosistem yang komponen abiotiknya didominasi oleh air, contoh ekosistem air yaitu :

  • Ekosistem air tawar, adalah ekosistem air yang memiliki kadar garam rendah seperti sungai, danau dan rawa.
  • Ekosistem lamun, adalah sekelompok tumbuhan bunga yang hidup di perairan pantai yang dangkal.
  • Ekosistem estuari, yaitu ekosistem perairan semi tertutup yang menjadi pertemuan antara air lait dan air tawar.
  • Ekosistem terumbu karang, yaitu ekosistem bawah laut yang terdiri dari karang dan membentuk struktur semacam batu kapur.

 

III. Ekosistem Buatan

Ekosistem buatan adalah sebuah ekosistem yang terbentuk hasil dari campur tangan makhluk hidup biasanya manusia dan dibuat untuk tujuan tertentu, contoh dari ekosistem buatan yaitu :

  1. Bendungan
  2. Sawah tadah hujan
  3. Sawah irigasi
  4. Hutan tanaman produksi
  5. Perkebunan
  6. Ekosistem ruang angkasa.

 

Nah, itulah sedikit penjelasan tentang ekosistem, mulai dari pengertian, contoh, komponen dan macam-macam ekosistem. Semoga sedikit artikel tentang ekosistem ini bisa menambah wawasan kita tentang ekosistem dan kita bisa menjaga ekosistem yang ada dengan baik. Jika ada kesalahan dalam pembuatan artikel ini mohon untuk dimaklumi dan dimaafkan.