MIGRASI: Pengertian, Jenis, Contoh, Macam, Penyebab

By

pengertian migrasi

Mungkin kalian sudah tidak asing lagi jika mendengar istilah migrasi. Migrasi merupakan kegiatan perpindahan penduduk dari satu daerah ke daerah lain yang menjadi salah satu hal wajar dan yang sering terjadi di berbagai wilayah karenaka hal-hal tertentu.

Jika kalian masih bingung mengenai migrasi dalam pelajaran IPS di sekolah mari kita belajar bersama untuk mengetahui lebih dalam mengenai migrasi dengan menyimak uraian materi dibawah ini.

 

Pengertian Migrasi

pengertian migrasi

Migrasi adalah kegiatan berpindahnya kelompok masyarakat atau penduduk dari suatu daerah ke daerah lain yang baru untuk menetap.

Kegiatan menetap ini waktunya tidak dapat ditentukan entah menetap hanya untuk sementara atau menetap untuk selamanya. Jika migrasi yang dilakukan hanya sementara maka bisa disebut sebagai kunjungan dengan administrasi yang umum atau biasa. Sedangkan jika migrasi yang dilakukan untuk selamanya maka harus mengurus segala bentuk administrasi mulai dari KTP (Kartu Tanda Penduduk), KK (Kartu Keluarga) dan lain sebagainya.

Baca Juga : Pengertian Motif Ekonomi

 

 

Jenis – Jenis Migrasi

jenis migrasi

Migrasi dapat dibedakan menjadi beberapa jenis antara lain sebagai berikut.

 

1. Migrasi Antar Negara

Migrasi antar negara ini terbagi lagi menjadi beberapa macam antara lain sebagai berikut.

a. Imigrasi

Imigrasi merupakan kegiatan masuknya penduduk dari suatu negara ke negara lain untuk tujuan tertentu. Contohnya orang-orang dari negara Korea yang pindah ke Indonesia dengan tujuan masing-masing seperti mengenyam pendidikan, bekerja, bisnis dan sebagainya. Orang yang berimigrasi ini biasa disebut dengan imigran.

b. Emigrasi

Emigrasi hampir sama dengan imigrasi namun disini emigrasi merupakan kegiatan keluarnya penduduk dari suatu negara ke negara lain untuk tujuan tertentu. Contohnya orang-orang dari Indonesia yang pindah ke Arab Saudi untuk menjadi TKI (Tenaga Kerja Indonesia).

c. Remigrasi

Remigrasi merupakan kembalinya para penduduk yang telah melakukan imigrasi dan emigrasi dari negara lain ke negaranya sendiri atau negara asalnya. Contohnya para imigran di Indonesia yang telah menuntaskan tujuannya kemudian kembali ke negara asalnya, TKI yang kembali ke Indonesia setelah masa kerja di luar negerinya habis.

 

2. Migrasi Dalam Negeri

Migrasi dalam negeri ini terjadi antar daerah dalam suatu negara yang terbagi lagi menjadi beberapa macam antara lain sebagai berikut.

a. Transmigrasi

Transmigrasi merupakan kegiatan perpindahan penduduk dari suatu pulau atau provinsi ke pulau lain atau provinsi lain. Transmigrasi biasanya dilakukan karena suatu pulau atau provinsi telah memiliki jumlah penduduk yang sangat padat atau terlalu banyak sehingga dipindah ke pulau atau provinsi yang masih memiliki jumlah penduduk sedikit.

Hal ini dilakukan oleh pemerintah sebagai program pemerataan penduduk agar tidak ada yang ketimpangan penduduk. Di Indonesia sendiri kegiatan transmigrasi telah dilakukan sejak tahun 1905 pada masa kolonial Belanda dengan tujuan pada saat itu untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di luar pulau Jawa.

b. Urbanisasi

Urbanisasi merupakan kegiatan perpindahan penduduk dari wilayah pedesaan ke wilayah perkotaan dengan tujuan memperbaiki kesejahteraan penduduknya.

Terjadinya kegiatan urbanisasi dipengaruhi oleh faktor pendorong dan faktor penarik antara lain sebagai berikut

Faktor Pendorong :

  • Lahan pertanian desa yang semakin berkurang.
  • Kurangnya lapangan pekerjaan sehingga sulit mendapat mata pencaharian.
  • Bayaran atau gaji di desa yang jumlahnya masih rendah.
  • Kurangnya alat pendukung yang tersedia.

Faktor Penarik :

  • Tersebarnya lapangan pekerjaan sehingga lebih memudahkan seseorang mendapat mata pencaharian.
  • Fasilitas atau alat pendukungnya jauh lebih lengkap.
  • Pusat segala aktivitas para penduduk.
  • Bayaran atau gaji yang ditawarkan tentu saja lebih tinggi.

c. Ruralisasi

Ruralisasi merupakan kegiatan perpindahan penduduk dari wilayah perkotaan ke wilayah pedesaan, hal tersebut berarti berkebalikan dengan urbanisasi. Ruralisasi ini biasanya dilakukan untuk tujuan menetap seperti ingin membesarkan anak di desa agar pergaulannya lebih terjaga, menghabiskan masa tua di pedesaan dan keluar dari sibuknya kehidupan kota.

d. Evakuasi

Evakuasi biasa dilakukan apabila terjadi bencana dalam suatu wilayah, evakuasi merupakan perpindahan atau pengungsian penduduk dari suatu wilayah karena adanya gangguan keamanan atau bencana hingga gangguan tersebut telah berlalu.

e. Forensen

Forensen atau nglaju merupakan kegiatan yang dilakukan oleh penduduk yang memiliki mata pencaharian berjarak yang ditempuh pulang pergi atau tidak menetap pada tempat kerjanya.

f. Turisme

Turisme merupakan kegiatan berwisata atau mengunjungi tempat-tempat tertentu untuk rekreasi dalam jangka waktu tertentu. Orang-orang yang melakukan kegiatan turisme ini disebut turis.

Baca Juga : Pengertian Transmigrasi Lengkap

 

 

Penyebab Adanya Migrasi

penyebab migrasi

Migrasi yang sudah sangat sering terjadi ini dilakukan karena adanya beberapa penyebab antara lain sebagai berikut.

  • Kurangnya lapangan pekerjaan pada wilayah tertentu
  • Penduduk yang terlalu padat dalam suatu wilayah
  • Sumber daya alam pada suatu wilayah yang kurang
  • Terdapat keinginan untuk memperbaiki kesejahteraan atau taraf hidup
  • Bertujuan untuk melanjutkan pendidikan
  • Terjadinya konflik politik dan perbedaan pendapat
  • Adanya hubungan sosial yang tidak baik
  • Terjadinya masalah agama seperti pemaksaan keyakinan
  • Kondisi geografis yang tidak sesuai
  • Adanya program pemerataan penduduk oleh pemerintah

 

 

Cara Menanggulangi Adanya Migrasi Berlebihan

cara penanganan

Kegiatan migrasi yang dilakukan untuk memperbaiki kehidupan rupanya memancing banyak orang untuk ikut tergiur hal tersebut tentu saja membuat terjadinya migrasi yang berlebihan. Untuk menanggulangi hal tersebut perlu dilakukan beberapa hal antara lain sebagai berikut.

  • Melakukan pemerataan pembangunan seperti pembangunan fasilitas pendukung hingga ke seluruh penjuru negeri
  • Memaksimalkan pendidikan secara merata bahkan hingga ke daerah yang terpencil
  • Membangun dan meningkatkan sarana prasarana yang dibutuhkan ke seluruh wilayah
  • Meningkatkan bayaran atau gaji para pekerja di wilayah pedesaan
  • Membuka dan memperbanyak lapangan pekerjaan agar tidak ada pengangguran yang tersebar di berbagai wilayah

Meskipun semua migrasi hampir mirip dan hanya berbeda jenis wilayahnya namun kalian harus tetap mengetahui perbedaannya agar tidak tertukar saat menyebutkannya.

 

Demikian sedikit informasi mengenai MIGRASI: Pengertian, Jenis, Contoh, Macam, Penyebab. Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan. Mohon maaf jika terdapat kesalahan dalam artikel ini. Terimakasih.


Mexi Kehidupan lebih berarti jika berguna bagi banyak orang, penyuka drama korea.


Baca Lainya Tastynesia:
  1. Kue Balok
  2. Klepon
  3. Kue Pancong
  4. Kue Lumpur
  5. Bolu Kukus
  6. Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *