√ Pengertian Prosa Adalah Jenis, Ciri-Ciri dan Contoh Prosa (Lengkap)

Pengertian Prosa: Jenis, Ciri-Ciri dan Contoh Prosa

Pengertian Prosa: Jenis, Ciri-Ciri dan Contoh Prosa

Kata prosa berasal dari bahasa latin yaitu “Prosa” yang memiliki arti “Terus Terang”, jenis tulisan pada prosa biasanya digunakan untuk mendeskripsikan suatu fakta atau ide. Prosa biasanya digunakan pada novel, majalah, surat kabar dan masih banyak lagi lainnya.

Kali ini Pintar Nesia akan memaparkan atau menjelaskan tentang prosa mulai dari pengertian prosa, jenis prosa, ciri – ciri prosa dan sebagai pelengkap Pintar Nesia juga akan memberikan sedikit contoh prosa. Jika kamu masih bingung tentang apa itu prosa, mari kita belajar bersama tentang apa itu Prosa. Berikut adalah artikel tentang prosa, simak dengan baik!

 

Pengertian Prosa

Apa yang dimaksud dengan prosa? mungkin itu adalah pertanyaan sebagian dari kalian. Prosa adalah suatu karya sastra yang berbentuk tulisan bebas dan tidak terikat dengan berbagau aturan dalam menulis seperti diksi, rima, irama dan lain sebagainya.

Arti tulisan dalam prosa mengandung makna sebenarnya atau denotatif. Meskipun terkadang terdapat kata kiasan di dalam prosa, hal tersebut berguna sebagai ornamen untuk memperindah tulisan dalam sastra prosa tersebut.

 

 

Ciri – Ciri Prosa

Seperti pada jenis – jenis karya lain, prosa juga memiliki ciri cirinya sendiri. Berikut ini adalah ciri ciri teks prosa, simak dengan baik!

 

1. Memiliki Tema

Ciri yang pertama adalah memiliki tema, setiap prosa pasti memiliki tema yang merupakan pokok bahasan di dalamnya dan menjadi hal yang mendasar dalam cerita.

 

2. Memiliki Bentuk Bebas

Ciri yang kedua adalah bentuk bebas, seperti yang sudah Pintar Nesia sebutkan di pengertian prosa di atas. Bentuk prosa tidak terikat terikat oleh suku kata, irama, bait dan baris. Biasanya bentuk dari prosa adalah rangkaian kalimat yang membentuk paragraf seperti hikayat, dongeng dan masih banyak lagi lainnya. Prosa juga dapat disajikan dalam bentuk lisan maupun tulisan.

 

3. Memiliki Latar

Ciri yang ketiga adalah memiliki latar, di dalam prosa ada latar pada masing – masing kejadian baik itu latar waktu, suasana dan tempat.

 

4. Terdapat Amanat

Ciri yang ke empat adalah terdapat amanat, dalam prosa mengandung pesan atau amanat yang ingin disampaikan kepada para pembaca maupun pendengar prosa tersebut.

 

5. Terdapat Tokoh

Ciri yang ke lima adalah tokoh, seperti pada karya sastra yang lain, di dalam prosa juga terdapat tokoh baik itu hewan, manusia maupun tumbuhan.

 

6. Mengalami Perkembangan

Ciri yang ke enam adalah perkembangan, karya sastra prosa selalu mengalami perkembangan karena karya sastra ini dipengaruhi oleh perubahan yang ada [ada masyarakat.

 

7. Terdapat Urutan Peristiwa

Ciri yang ke tujuh adalah urutan peristiwa, umumnya di dalam prosa terdapat alur cerita yang menjelaskan urutan peristiwa pada karya sastra prosa. Alur tersebut bisa berupa alur maju, mundur atau campuran.

 

8. Nama Pengarang

Ciri yang ke delapan adalah nama pengarang, setiap karya sastra prosa pasti memiliki nama pengarang/penulis. Tapi nama pengarang ini bisa tidak dipublikasikan.

 

9. Pengaruh Bahasa Asing

CIri yang ke sembilan adalah pengaruh bahasa asing, karya sastra prosa bisa dipengaruhi oleh bahasa asing. Misalnya saja Jepang atau bisa juga karya sastra prosa tidak terpengaruh oleh bahasa asing.

 

 

Jenis – Jenis Prosa

Secara garis besar (umum) karya sastra prosa dapat dikelompokan menjadi 2 jenis, yaitu prosa lama dan prosa baru. Berikut adalah penjelasan dari prosa lama dan prosa baru, simak dengan baik!

a. Prosa Lama

Jenis prosa yang satu ini belum dipengaruhi oleh kebudayaan asing dan biasanya disajikan secara lisan, berikut ini adalah beberapa prosa lama.

 

1. Kisah

Bentuk prosa lama yang pertama adalah kisah, prosa yang satu uni adalah prosa yang menceritakan mengenai pengalaman, perjalan atau petualangan seseorang pada jaman dulu. Contohnya adalah Kisah Abdullah ke Jeddah.

 

2. Dongeng

Bentuk prosa lama yang kedua adalah dongeng, prosa yang satu ini berisi cerita khayalan masyarakat pada jaman dahulu, dongeng juga memiliki beberapa bentuk, diantaranya adalah :

  • Fabel, dongeng yang tokoh di dalamnya hanya terdapat binatang. Contoh : Si Kancil
  • Sage, adalah dongeng yang menceritakan tentang kisah kesaktian, kepahlawanan atau keberanian dari seorang tokoh, Contoh : Ciung Winara
  • Legenda, adalah dongeng yang menceritakan asal muasal terjadinya tempat atau peristiwa, Contoh ; Candi Prambanan
  • Pandir atau Jenaka, adalah dongeng yang menceritakan tentang perilaku orang yang malas, cerdik, bodoh. Dimana penyampaiannya dengan kelucuan atau humor, Contoh : Pak Belalang

 

3. Tambo / Sejarah

Adalah bentuk prosa yang menceritakan peristiwa sejarah dan sesuai dengan fakta yang ada, Contoh : Sejarah Melayu oleh Tun Sri Lanang (1612)

 

4. Hikayat

Adalah bentuk prosa lama yang bersifat fiktif yang mengisahkan tentang kehidupan dewi, pangeran, puteri, pri dan raja raja yang memiliki kekuatan gaib. Contoh : Hikayat Raja Bijak

 

5. Cerita Berbingkai

Adalah bentuk prosa lama yang dimana di dalam ceritanya terdapat cerita lagi yang disampaikan oleh tokoh yang ada di dalam. Contoh : Cerita Berbingkai Seribu Satu Malam.

 

b. Prosa Baru

Adalah jenis prosa yang sudah mengalami perubahan akibat kebudayaan asing/barat, berikut ini adalah beberapa prosa yang termasuk.

 

1. Esai

Adalah bentuk tulisan yang isinya berupa opini atau sudut pandang pribadi seseorang mengenai suatu hal yang terjadi dalam tulisan tersebut.

 

2. Kritik

Adalah jenis prosa baru yang berupa tulisan dimana isinya menilai hasil kerja orang lain atau tulisan yang memberi alasan.

 

3. Resensi

Adalah jenis prosa baru yang berupa tulisan yang berisi ulasan atau rangkuman suatu karya seperti buku, film, seni, musik dan lainnya. Di dalamnya berisi pendapat dari sudut pandang si penulis mengenai kekurangan dan kelebihan suatu karya.

 

4. Riwayat

Adalah prosa yang berupa tulisan yang menceritakan mengenai kisah hidup seseorang yang sangat menginspirasi,

 

5. Novel

Adalah bentuk prosa baru yang di dalamnya terdapat cerita yang panjang mengenai kehidupan sesorang tokoh di dalamnya dab bersifat non-fiktif maupun fiktif, Contoh Ave Maria.

 

6. Roman

Adalah bentuk prosa baru yang di dalamnya terdapat kisah hidup seseorang dari lahir hingga meninggal, Contoh : Siltan Takdir Ali Syahbana

 

7. Cerpen

Adalah bentuk prosa baru yang ditulis secara ringkas, padat dan jelas, Contoh : Robohnya Surau Kami.

 

Nah, itulah pengertian apa itu prosa, jenis, ciri – ciri dan contoh prosa. Semoga artikel ini bisa bermanfaat oleh kamu dan juga semoga bisa menambah wawasan kamu dan juga PintarNesia.



Teks Prosedur Kompleks: Langkah-Langkah, Struktur, Ciri-Ciri, Kaidah dan Contoh

Teks Prosedur Kompleks: Langkah-Langkah, Struktur, Ciri-Ciri, Kaidah dan Contoh

Kata prosa berasal dari bahasa latin yaitu “Prosa” yang memiliki arti “Terus Terang”, jenis tulisan pada prosa biasanya digunakan untuk mendeskripsikan suatu fakta atau ide. Prosa biasanya digunakan pada novel, majalah, surat kabar dan masih banyak lagi lainnya.

Kali ini Pintar Nesia akan memaparkan atau menjelaskan tentang prosa mulai dari pengertian prosa, jenis prosa, ciri – ciri prosa dan sebagai pelengkap Pintar Nesia juga akan memberikan sedikit contoh prosa. Jika kamu masih bingung tentang apa itu prosa, mari kita belajar bersama tentang apa itu Prosa. Berikut adalah artikel tentang prosa, simak dengan baik!

 

Pengertian Prosa

Apa yang dimaksud dengan prosa? mungkin itu adalah pertanyaan sebagian dari kalian. Prosa adalah suatu karya sastra yang berbentuk tulisan bebas dan tidak terikat dengan berbagau aturan dalam menulis seperti diksi, rima, irama dan lain sebagainya.

Arti tulisan dalam prosa mengandung makna sebenarnya atau denotatif. Meskipun terkadang terdapat kata kiasan di dalam prosa, hal tersebut berguna sebagai ornamen untuk memperindah tulisan dalam sastra prosa tersebut.

 

 

Ciri – Ciri Prosa

Seperti pada jenis – jenis karya lain, prosa juga memiliki ciri cirinya sendiri. Berikut ini adalah ciri ciri teks prosa, simak dengan baik!

 

1. Memiliki Tema

Ciri yang pertama adalah memiliki tema, setiap prosa pasti memiliki tema yang merupakan pokok bahasan di dalamnya dan menjadi hal yang mendasar dalam cerita.

 

2. Memiliki Bentuk Bebas

Ciri yang kedua adalah bentuk bebas, seperti yang sudah Pintar Nesia sebutkan di pengertian prosa di atas. Bentuk prosa tidak terikat terikat oleh suku kata, irama, bait dan baris. Biasanya bentuk dari prosa adalah rangkaian kalimat yang membentuk paragraf seperti hikayat, dongeng dan masih banyak lagi lainnya. Prosa juga dapat disajikan dalam bentuk lisan maupun tulisan.

 

3. Memiliki Latar

Ciri yang ketiga adalah memiliki latar, di dalam prosa ada latar pada masing – masing kejadian baik itu latar waktu, suasana dan tempat.

 

4. Terdapat Amanat

Ciri yang ke empat adalah terdapat amanat, dalam prosa mengandung pesan atau amanat yang ingin disampaikan kepada para pembaca maupun pendengar prosa tersebut.

 

5. Terdapat Tokoh

Ciri yang ke lima adalah tokoh, seperti pada karya sastra yang lain, di dalam prosa juga terdapat tokoh baik itu hewan, manusia maupun tumbuhan.

 

6. Mengalami Perkembangan

Ciri yang ke enam adalah perkembangan, karya sastra prosa selalu mengalami perkembangan karena karya sastra ini dipengaruhi oleh perubahan yang ada [ada masyarakat.

 

7. Terdapat Urutan Peristiwa

Ciri yang ke tujuh adalah urutan peristiwa, umumnya di dalam prosa terdapat alur cerita yang menjelaskan urutan peristiwa pada karya sastra prosa. Alur tersebut bisa berupa alur maju, mundur atau campuran.

 

8. Nama Pengarang

Ciri yang ke delapan adalah nama pengarang, setiap karya sastra prosa pasti memiliki nama pengarang/penulis. Tapi nama pengarang ini bisa tidak dipublikasikan.

 

9. Pengaruh Bahasa Asing

CIri yang ke sembilan adalah pengaruh bahasa asing, karya sastra prosa bisa dipengaruhi oleh bahasa asing. Misalnya saja Jepang atau bisa juga karya sastra prosa tidak terpengaruh oleh bahasa asing.

 

 

Jenis – Jenis Prosa

Secara garis besar (umum) karya sastra prosa dapat dikelompokan menjadi 2 jenis, yaitu prosa lama dan prosa baru. Berikut adalah penjelasan dari prosa lama dan prosa baru, simak dengan baik!

a. Prosa Lama

Jenis prosa yang satu ini belum dipengaruhi oleh kebudayaan asing dan biasanya disajikan secara lisan, berikut ini adalah beberapa prosa lama.

 

1. Kisah

Bentuk prosa lama yang pertama adalah kisah, prosa yang satu uni adalah prosa yang menceritakan mengenai pengalaman, perjalan atau petualangan seseorang pada jaman dulu. Contohnya adalah Kisah Abdullah ke Jeddah.

 

2. Dongeng

Bentuk prosa lama yang kedua adalah dongeng, prosa yang satu ini berisi cerita khayalan masyarakat pada jaman dahulu, dongeng juga memiliki beberapa bentuk, diantaranya adalah :

  • Fabel, dongeng yang tokoh di dalamnya hanya terdapat binatang. Contoh : Si Kancil
  • Sage, adalah dongeng yang menceritakan tentang kisah kesaktian, kepahlawanan atau keberanian dari seorang tokoh, Contoh : Ciung Winara
  • Legenda, adalah dongeng yang menceritakan asal muasal terjadinya tempat atau peristiwa, Contoh ; Candi Prambanan
  • Pandir atau Jenaka, adalah dongeng yang menceritakan tentang perilaku orang yang malas, cerdik, bodoh. Dimana penyampaiannya dengan kelucuan atau humor, Contoh : Pak Belalang

 

3. Tambo / Sejarah

Adalah bentuk prosa yang menceritakan peristiwa sejarah dan sesuai dengan fakta yang ada, Contoh : Sejarah Melayu oleh Tun Sri Lanang (1612)

 

4. Hikayat

Adalah bentuk prosa lama yang bersifat fiktif yang mengisahkan tentang kehidupan dewi, pangeran, puteri, pri dan raja raja yang memiliki kekuatan gaib. Contoh : Hikayat Raja Bijak

 

5. Cerita Berbingkai

Adalah bentuk prosa lama yang dimana di dalam ceritanya terdapat cerita lagi yang disampaikan oleh tokoh yang ada di dalam. Contoh : Cerita Berbingkai Seribu Satu Malam.

 

b. Prosa Baru

Adalah jenis prosa yang sudah mengalami perubahan akibat kebudayaan asing/barat, berikut ini adalah beberapa prosa yang termasuk.

 

1. Esai

Adalah bentuk tulisan yang isinya berupa opini atau sudut pandang pribadi seseorang mengenai suatu hal yang terjadi dalam tulisan tersebut.

 

2. Kritik

Adalah jenis prosa baru yang berupa tulisan dimana isinya menilai hasil kerja orang lain atau tulisan yang memberi alasan.

 

3. Resensi

Adalah jenis prosa baru yang berupa tulisan yang berisi ulasan atau rangkuman suatu karya seperti buku, film, seni, musik dan lainnya. Di dalamnya berisi pendapat dari sudut pandang si penulis mengenai kekurangan dan kelebihan suatu karya.

 

4. Riwayat

Adalah prosa yang berupa tulisan yang menceritakan mengenai kisah hidup seseorang yang sangat menginspirasi,

 

5. Novel

Adalah bentuk prosa baru yang di dalamnya terdapat cerita yang panjang mengenai kehidupan sesorang tokoh di dalamnya dab bersifat non-fiktif maupun fiktif, Contoh Ave Maria.

 

6. Roman

Adalah bentuk prosa baru yang di dalamnya terdapat kisah hidup seseorang dari lahir hingga meninggal, Contoh : Siltan Takdir Ali Syahbana

 

7. Cerpen

Adalah bentuk prosa baru yang ditulis secara ringkas, padat dan jelas, Contoh : Robohnya Surau Kami.

 

Nah, itulah pengertian apa itu prosa, jenis, ciri – ciri dan contoh prosa. Semoga artikel ini bisa bermanfaat oleh kamu dan juga semoga bisa menambah wawasan kamu dan juga PintarNesia.