√ Pengertian Xilem dan Floem: Fungsi, Perbedaan, Letak (Lengkap)

Pengertian Xilem dan Floem: Fungsi, Perbedaan dan Letak Jaringannya

Pengertian Xilem dan Floem: Fungsi, Perbedaan dan Letak Jaringannya

Setiap makhluk hidup tersusun atas organ yang saling bekerja sama dan membentuk sistem. Begitu juga dengan tumbuhan, tumbuhan juga terdiri dari berbagai organ, seperti batang, akar, bunga, daun, biji dan buahnya. Akar memiliki fungsi untuk menyerap air dan garam mineral yang berasal dari tanah, batang memiliki fungsi untuk menyalurkan air dan garam mineral dari akar ke daun pohon, serta menyalurkan hasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tubuh pohon.

Daun memiliki fungsi sebagai tempat fotosintesis, sedangkan biji dan bunga memiliki fungsi dalam perkembang biakan tanaman tersebut. Sedangkan buah merupakan tempat cadangan makanan dari tumbuhan tersebut.

Nah, pada kesempatan ini pintarnesia akan memaparkan dan menjelaskan mengenai jaringan xilem dan floem yang ada pada tumbuhan mulai dari fungsi, pengertian, perbedaan dan letak jaringan tersebut pada tumbuhan. Sebelum kita membahas lebih dalam ada baiknya kita membahas terlebih dahulu mengenai pengertian dari jaringan xilem dan floem, berikut ini adalah pengertian jaringan xilem dan floem.

 

Pengertian Jaringan Xilem dan Floem

Jaringan ini merupakan jaringan pengangkut, yang dimaksud pengangkut disini adalah jaringan yang berfungsi sebagai transportasi hasil dari asimilasi daun hingga kesemua bagian yang ada pada tumbuhan tersebut, serta juga pengangkut air ataupun garam mineral. Jaringan pengangkut ini dibagi menjadi 2 (dua) yakni, jaringan floem dan jaringan xilem, berikut ini adalah pengertian xilem, floem jaringan tersebut.

  • Pengertian Floem adalah jaringan kompleks yang terdiri dari berbagai macam unsur yang akan mempunyai tipe berbeda yakni parenkim serabut, kloroid dan pembuluh lapisan. Sel sel yang ada pada jaringan floem ini yakni adalah tabung tapis.
  • Pengertian Xilem adalah jaringan kompleks yang terdiri dari sel hidup maupun sel mati.

Supaya lebih jelas, pintarnesia akan memaparkan dan menjelaskan mengenai masing – masing jaringan xilem dan floem. Berikut ini adalah penjelasan mengenai jaringan xilem dan jaringan floem.

 

Pengertian Xilem

Jaringan ini memiliki fungsi sebagai tempat untuk mengangkut air beserta zat mineral mulai dari akar hingga pada daun tumbuhan tersebut. Susunan dari jaringan ini merupakan sebuah jaringan pengangkut komplek, terdiri dari berbagai macam bentuk sel. Di samping itu, sel-sel tersebut ada yang sudah mati ataupun yang masih tetap hidup, tapi pada umumnya sel yang menyusun jaringan xilem sendiri sudah mati beserta membran sel yang lebih tebal serta mempunyai kandungan lignin. Dengan demikian fungsi dari jaringan ini adalah sebagai salah satu jaringan untuk penguat.

Unsur utama dari jaringan ini adalah Trakeid, Trakea, dan Parenkim Xilem. Berikut ini adalah penjelasan mengenai unsur utama jaringan xilem, di antaranya adalah :

  • Trakeid merupakan jaringan yang susunan sel – sel sempit, dimana penebalan – penebalan dalam dindingnya akan berlangsung menjadi lebih tebal jika dibandungkan yang sudah terjadi dalam trakea.
  • Trakea merupakan komponen pembuluh yang terdiri atas sel – sel yang berbentuk silinder dimana sesudah dewasa pun akan mati dengan ujungnya semakin bersatu untuk membentuk tabung penghantar untuk air yang bersel banyak yang bisa dinamakan juga sebagai pembuluh.
  • Parenkim Xilem tersusun dari sel – sel hidup, umumnya dijumpai dalam xilem sekunder atau xilem primer. Ada juga XIlem sekunder sendiri sudah ditemukan 2 (dua) macam parenkim, yakni parenkim kayu dan parenkim jari – jari empulur.

 

Pengertian Floem

Jaringan ini memiliki fungsi membawa dan menyebarkan zat makanan sebagai hasil dari proses fotosintesis pada bagian – bagian yang bisa terletak dibawahnya. Susunan dari jaringan ini bersifat sangat kompleks, dan terdiri atas beraneka ragam bentuk sel yang dimana diantara sel – sel tersebut ada yang masih aktif dan ada juga sel yang sudah mati. Sel penyusun dari jaringan floem sendiri adalah sel penyerta, sel tapis, sel parenkim, kulit kayu, kulit kayu dan sel serabut.

 

 

Perbedaan Xilem dan Floem

Jaringan ini memiliki beberapa perbedaan yang mendasar, berikut ini adalah beberapa perbedaan dari jaringan xilem dan jaringan floem diantaranya adalah:

  • Xilem terbuat dari sel mati. Sedangkan floem kebalikan dari xilem, yakni sel hidup.
  • Arah aliran jaringan Xilem keatas. Sedangkan pada jaringan floem, arah aliran ke atas ataupun kebawah.
  • Xilem berdinding sel tipis. Sedangkan pada jaringan floem, tebal.
  • Dinding sel xilem terbuat dari lignin. Sedangkan pada jaringan floem, dinding sel terbuat dari selulosa.
  • Fungsi dari jaringan xilem merupakan mengangkut unsur hara mineral atau air dari akar ke daun tumbuhan. Sedangkan pada jaringan floem berfungsi untuk mengangkut hasil fotosintesis ke seluruh bagian tumbuhan tersebut.
  • Pada jaringan xilem tidak terdapat sitoplasma. Sedangkan pada jaringan floem terdapat sitoplasma.
  • Permeabilitas dinding sel jaringan xilem adalah impermeabel. Sedangkan pada jaringan floem adalah permeabel.

 

 

Letak Jaringan Xilem dan Jaringan Floem

Letak jaringan xilem dan jaringan floem merupakan pada akar dan batang pada tumbuhan monokotil, berkas pengangkutnya itu kolateral tertutup yang ditutup oleh sklerenkin dan memiliki sifat menyeluruh. Pada alat mikroskop, jaringan xilem itu berbentuk bulat besar, sedangkan jaringan floem itu akan terlihat kecil di sekeliling jaringan xilem.

Pada tumbuhan dikotil, jaringan xilem dan jaringan floem akan dipisahkan oleh kambium, dan berkas pengangkutnya kolateral terbuka dimana xilem itu ada di dalam kambium, dekat dengan empulur. Sedankan floem ada pada luar kambium. Lalu dimanakah letak jaringan xilem dan floem pada tumbuhan? letak jaringan tersebut tentu berada pada dalam tubuh tumbuhan seperti pada akar, batang ataupun pada bagian daun. Pada tumbuhan dikotil, xilem terletak pada bagian yang lebih dalam daripada kambium, sedangkan floem terletak pada bagian luar kambium.

Untuk lebih jelasnya kamu bisa melihat gambar dibawah ini, simak dengan baik.

 

Nah, itulah sedikit penjelasan mengenai jaringan xilem dan jaringan floem, mulai dari pengertian xilem dan jaringan floem, perbedaan jaringan xilem dan jaringan floem, letak jaringan xilem dan jaringan floem, dan fungsi dari jaringan xilem dan jaringan floem pada tumbuhan. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan kita dalam dunia tumbuhan.

Semoga bisa menambah rasa kesadaran kita akan pentingnya tumbuhan bagi kehidupan manusia. Jika ada kesalahan dalam artikel ini mohon untuk dimaafkan dan dimaklumi.



10 Gerakan Yoga Untuk Mengecilkan Perut bagi Pemula

10 Gerakan Yoga Untuk Mengecilkan Perut bagi Pemula

Setiap makhluk hidup tersusun atas organ yang saling bekerja sama dan membentuk sistem. Begitu juga dengan tumbuhan, tumbuhan juga terdiri dari berbagai organ, seperti batang, akar, bunga, daun, biji dan buahnya. Akar memiliki fungsi untuk menyerap air dan garam mineral yang berasal dari tanah, batang memiliki fungsi untuk menyalurkan air dan garam mineral dari akar ke daun pohon, serta menyalurkan hasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tubuh pohon.

Daun memiliki fungsi sebagai tempat fotosintesis, sedangkan biji dan bunga memiliki fungsi dalam perkembang biakan tanaman tersebut. Sedangkan buah merupakan tempat cadangan makanan dari tumbuhan tersebut.

Nah, pada kesempatan ini pintarnesia akan memaparkan dan menjelaskan mengenai jaringan xilem dan floem yang ada pada tumbuhan mulai dari fungsi, pengertian, perbedaan dan letak jaringan tersebut pada tumbuhan. Sebelum kita membahas lebih dalam ada baiknya kita membahas terlebih dahulu mengenai pengertian dari jaringan xilem dan floem, berikut ini adalah pengertian jaringan xilem dan floem.

 

Pengertian Jaringan Xilem dan Floem

Jaringan ini merupakan jaringan pengangkut, yang dimaksud pengangkut disini adalah jaringan yang berfungsi sebagai transportasi hasil dari asimilasi daun hingga kesemua bagian yang ada pada tumbuhan tersebut, serta juga pengangkut air ataupun garam mineral. Jaringan pengangkut ini dibagi menjadi 2 (dua) yakni, jaringan floem dan jaringan xilem, berikut ini adalah pengertian xilem, floem jaringan tersebut.

  • Pengertian Floem adalah jaringan kompleks yang terdiri dari berbagai macam unsur yang akan mempunyai tipe berbeda yakni parenkim serabut, kloroid dan pembuluh lapisan. Sel sel yang ada pada jaringan floem ini yakni adalah tabung tapis.
  • Pengertian Xilem adalah jaringan kompleks yang terdiri dari sel hidup maupun sel mati.

Supaya lebih jelas, pintarnesia akan memaparkan dan menjelaskan mengenai masing – masing jaringan xilem dan floem. Berikut ini adalah penjelasan mengenai jaringan xilem dan jaringan floem.

 

Pengertian Xilem

Jaringan ini memiliki fungsi sebagai tempat untuk mengangkut air beserta zat mineral mulai dari akar hingga pada daun tumbuhan tersebut. Susunan dari jaringan ini merupakan sebuah jaringan pengangkut komplek, terdiri dari berbagai macam bentuk sel. Di samping itu, sel-sel tersebut ada yang sudah mati ataupun yang masih tetap hidup, tapi pada umumnya sel yang menyusun jaringan xilem sendiri sudah mati beserta membran sel yang lebih tebal serta mempunyai kandungan lignin. Dengan demikian fungsi dari jaringan ini adalah sebagai salah satu jaringan untuk penguat.

Unsur utama dari jaringan ini adalah Trakeid, Trakea, dan Parenkim Xilem. Berikut ini adalah penjelasan mengenai unsur utama jaringan xilem, di antaranya adalah :

  • Trakeid merupakan jaringan yang susunan sel – sel sempit, dimana penebalan – penebalan dalam dindingnya akan berlangsung menjadi lebih tebal jika dibandungkan yang sudah terjadi dalam trakea.
  • Trakea merupakan komponen pembuluh yang terdiri atas sel – sel yang berbentuk silinder dimana sesudah dewasa pun akan mati dengan ujungnya semakin bersatu untuk membentuk tabung penghantar untuk air yang bersel banyak yang bisa dinamakan juga sebagai pembuluh.
  • Parenkim Xilem tersusun dari sel – sel hidup, umumnya dijumpai dalam xilem sekunder atau xilem primer. Ada juga XIlem sekunder sendiri sudah ditemukan 2 (dua) macam parenkim, yakni parenkim kayu dan parenkim jari – jari empulur.

 

Pengertian Floem

Jaringan ini memiliki fungsi membawa dan menyebarkan zat makanan sebagai hasil dari proses fotosintesis pada bagian – bagian yang bisa terletak dibawahnya. Susunan dari jaringan ini bersifat sangat kompleks, dan terdiri atas beraneka ragam bentuk sel yang dimana diantara sel – sel tersebut ada yang masih aktif dan ada juga sel yang sudah mati. Sel penyusun dari jaringan floem sendiri adalah sel penyerta, sel tapis, sel parenkim, kulit kayu, kulit kayu dan sel serabut.

 

 

Perbedaan Xilem dan Floem

Jaringan ini memiliki beberapa perbedaan yang mendasar, berikut ini adalah beberapa perbedaan dari jaringan xilem dan jaringan floem diantaranya adalah:

  • Xilem terbuat dari sel mati. Sedangkan floem kebalikan dari xilem, yakni sel hidup.
  • Arah aliran jaringan Xilem keatas. Sedangkan pada jaringan floem, arah aliran ke atas ataupun kebawah.
  • Xilem berdinding sel tipis. Sedangkan pada jaringan floem, tebal.
  • Dinding sel xilem terbuat dari lignin. Sedangkan pada jaringan floem, dinding sel terbuat dari selulosa.
  • Fungsi dari jaringan xilem merupakan mengangkut unsur hara mineral atau air dari akar ke daun tumbuhan. Sedangkan pada jaringan floem berfungsi untuk mengangkut hasil fotosintesis ke seluruh bagian tumbuhan tersebut.
  • Pada jaringan xilem tidak terdapat sitoplasma. Sedangkan pada jaringan floem terdapat sitoplasma.
  • Permeabilitas dinding sel jaringan xilem adalah impermeabel. Sedangkan pada jaringan floem adalah permeabel.

 

 

Letak Jaringan Xilem dan Jaringan Floem

Letak jaringan xilem dan jaringan floem merupakan pada akar dan batang pada tumbuhan monokotil, berkas pengangkutnya itu kolateral tertutup yang ditutup oleh sklerenkin dan memiliki sifat menyeluruh. Pada alat mikroskop, jaringan xilem itu berbentuk bulat besar, sedangkan jaringan floem itu akan terlihat kecil di sekeliling jaringan xilem.

Pada tumbuhan dikotil, jaringan xilem dan jaringan floem akan dipisahkan oleh kambium, dan berkas pengangkutnya kolateral terbuka dimana xilem itu ada di dalam kambium, dekat dengan empulur. Sedankan floem ada pada luar kambium. Lalu dimanakah letak jaringan xilem dan floem pada tumbuhan? letak jaringan tersebut tentu berada pada dalam tubuh tumbuhan seperti pada akar, batang ataupun pada bagian daun. Pada tumbuhan dikotil, xilem terletak pada bagian yang lebih dalam daripada kambium, sedangkan floem terletak pada bagian luar kambium.

Untuk lebih jelasnya kamu bisa melihat gambar dibawah ini, simak dengan baik.

 

Nah, itulah sedikit penjelasan mengenai jaringan xilem dan jaringan floem, mulai dari pengertian xilem dan jaringan floem, perbedaan jaringan xilem dan jaringan floem, letak jaringan xilem dan jaringan floem, dan fungsi dari jaringan xilem dan jaringan floem pada tumbuhan. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan kita dalam dunia tumbuhan.

Semoga bisa menambah rasa kesadaran kita akan pentingnya tumbuhan bagi kehidupan manusia. Jika ada kesalahan dalam artikel ini mohon untuk dimaafkan dan dimaklumi.