Hasif Priyambudi Penyuka pemrograman dan nonton film, apapun suka asal positif dan bisa bermanfaat

6+ Penyebab Terjadinya Inflasi di Suatu Negara: Lengkap

6 min read

penyebab inflasi di suatu negara

Penyebab Terjadinya Inflasi – Dalam melakukan suatu kegiatan sehari-hari, kita pasti sudah tidak asing lagi dengan kata inflasi. Nah pada saat kamu mendengar kata inflasi hal yang langsung muncul di pikiran pasti adalah sebuah kenaikan harga yang semakin melonjak tinggi. Tapi apakah kamu tahu maksud dari kata inflasi yang sebenarnya? Lalu bagaimana atau apa penyebab terjadinya inflasi di suatu negara?

Nah, maka dari itu pada kesempatan kali ini kami akan menyampaikan beberapa hal tentang apa yang dimaksud dengan inflasi dan apa penyebab terjadinya inflasi di suatu negara. Jadi langsung saja kita simak ulasan berikut ini tentang pengertian dan juga hal-hal yang menyebabkan suat negara mengalami inflasi negara.

 

Pengertian Inflasi

faktor terjadinya inflasi

Inflasi adalah sebuah keadaan ekonomi yang mana harga-harga dari suatu barang menjadi naik secara bertahap dan terus menerus dalam kurun waktu tertentu.

Kenaikan dari harga suatu barang dapat digolongkan secara umum karena sebagian besar harga dari barang yang terutama adalah komoditi utama akan mengalami kenaikan harga, akan tetapi masih terdapat sebagian kecil yang tidak mengalami kenaikan harga yang dan bahkan malah mengalami penurunan harga.

Selain itu, inflasi juga memiliki sebuah ciri khas dimana kenaikan harga dari suatu barang akan mengalami kenaikan yang terus menerus. Akan tetapi apabila kenaikan harga tersebut terjadi pada waktu-waktu tertentu saja, contohnya adalah ketika pada saat lebaran, natal, tahun baru, atau pada saat waktu pemilu maka kenaikan harga dari komoditi tersebut tidak dikategorikan sebagai sebuah inflasi.

Baca Juga : Pengertian Inflasi.

 

 

Penyebab Terjadinya Inflasi

Kenaikan harga dari suatu barang atau yang disebut dengan inflasi dapat terjadi karena adanya beberapa faktor, seperti nilai tukar mata uang mulai melemah, karena adanya permintaan yang tinggi terhadap suatu barang, karena bertambahnya jumlah uang yang beredar, dan masih banyak lagi.

Bagi kamu yang ingin tahu lebih banyak lagi tentang faktor-faktor penyebab terjadinya inflasi dari suatu negara. Berikut ini adalah beberapa ahli yang dapat menyebabkan suatu negara mengalami inflasi, jadi langsung saja kita bahas satu persatu sebagai berikut.

 

1. Inflasi Karena Permintaan (Demand Pull Inflation)

Demand Pull Inflation atau inflasi karena permintaan dapat terjadi jika permintaan atau daya tarik masyarakat yang tinggi terhadap suatu barang. Inflasi tarikan permintaan juga bisa disebut dengan Philips Curve Inflation.

Pada umumnya inflasi yang satu ini terjadi karena adanya tawaran atau permintaan yang bisa dikatakan cukup besar terhadap suatu barang atau jasa yang terdapat di dalam negeri dan juga permintaan tersebut terjadi dalam jangka waktu yang cukup panjang untuk dibutuhkan oleh masyarakat.

Biasanya inflasi yang satu ini terjadi di negara-negara dengan keadaan perekonomian yang berkembang dengan pesat. Lalu kesempatan kerja yang besar di suatu negara juga dapat menyebabkan tingkat pendapatan yang di hasilkan menjadi lebih besar. Dan jika pengeluaran yang dilakukan oleh masyarakat tidak sebanding dengan apa yang dihasilkan, maka hal tersebut akan menyebabkan terjadinya sebuah inflasi.

Di Indonesia sendiri, inflasi penarikan permintaan masih sering terjadi karena banyaknya permintaan terhadap suatu barang atau jasa yang dilakukan oleh masyarakat tidak sebanding dengan barang atau jasa yang disediakan. Maka dari itu berdasarkan ekonomi makro, inflasi yang satu ini bisa digambarkan sebagai sebuah aggregate demand yang lebih atau bisa dikatakan melebihi kapasitas perekonomian yang disediakan.

 

2. Inflasi Akibat Jumlah Uang yang Beredar Semakin Banyak

Lalu yang selanjutnya adalah teori tentang inflasi yang disebabkan karena jumlah uang yang beredar semakin banyak, terori yang satu ini dikemukakan oleh para kaum klasik yang telah menyatakan bahwa antara jumlah uang dengan harga-harga dari suatu barang memiliki sebuah keterkaitan.

Jadi apabila jumlah barang yang tersedia tetap sama akan tetapi jumlah uang yang beredar menjadi lebih banyak sebanyak 2 kali lipat, maka hal tersebut juga akan mempengaruhi harga barang yang akan ikut naik menjadi 2 kali lipat.

Jumlah uang yang diedarkan dan diterima oleh masyarakat dapat meningkat jika suatu negara menggunakan sistem anggaran defisit. Sehingga yang digunakan adalah mencetak uang baru untuk menutup kekurangan anggaran yang ada.

Baca Juga : Hak dan Kewajiban Warga Negara.

 

3. Inflasi Akibat Kenaikan Biaya Produksi (Cost Push Inflation)

Terjadinya inflasi kenaikan biaya produksi atau Cosh Push Inflation disebabkan karena terdapat sebuah dorongan tentang kenaikan biaya produksi dengan jangka waktu tertentu dan terjadi secara terus menerus.

Jadi secara umum, terjadinya inflasi yang satu ini disebabkan oleh adanya desakan biaya tentang faktor produksi yang terus menerus mengalami kenaikan. Adapun kenaikan biaya dari faktor produksi yang biasanya disebabkan oleh beberapa hal, antara lain.

  • Nilai tukar mata uang dalam negeri terhadap mata uang asing yang mengalami penurunan atau yang di sebaut dengan depresiasi. Dengan turunnya nilai tukar mata uang dalam negeri juga dapat menyebabkan harga dari bahan baku yang di impor dari luar negeri menjadi semakin mahal.
  • Inflasi yang terjadi di luar negeri terutama negara-negara partner dalam perdagangan juga dapat menyebabkan barang atau produk yang dihasilkan oleh luar negeri juga dapat menaikan harganya.
  • Ketidakseimbangan yang terjadi antara jumlah tenaga kerja dengan jumlah permintaan masyarakat terhadap arang yang di produksi juga dapat menyebabkan pemerintah menaikan harga produksinya. Salah satu cara yang harus dilakukan untuk mengatasi jumlah permintaan yang tinggi dari masyarakat tentunya harga produksi juga harus di tingkatkan, salah satunya adalah dengan meningkatkan upah pekerja lalu melakukan perekrutan pekerja dengan menggunakan tawaran gaji atau upah yang tinggi. Dengan adanya kebijakan seperti itu dapat menyebabkan jumlah barang yang diproduksi menjadi semakin banyak dan tentunya permintaan dari masyarakat juga akan terpenuhi.

Inflasi yang satu ini biasanya terdapat di daerah yang sedang mengalami pertumbuhan tabuhan di bidang ekonomi baik sedang mengalami perkembangan atau sudah tumbuh pesat namun jumlah angka pengangguran yang ada bisa di kategorikan rendah. Karena biasanya negara yang seperti ini memiliki tenaga kerja manusia yang rendah akan tetapi permintaan atas suatu jasa atau barang yang diproduksi cukup tinggi.

Selain itu bencana alam dan faktor yang lainnya juga bisa menjadi penyebab terjadinya inflasi akibat guncangan penawaran. Akan tetapi hal tersebut juga dapat terjadi apabila pemerintah melakukan penaikan harga dari suatu barang tertentu.

 

4. Inflasi Campuran (Mixed Inflation)

Inflasi mixed atau yang biasa di sebut dengan inflasi campuran terjadi akibat terjadinya kenaikan perawan dan juga permintaan. Penyebab dari hal ini adalah karena terjadinya sebuah ketidakseimbangan antara penawaran dengan permintaan.

Jadi jika permintaan terhadap suatu barang atau jasa bertambah, hal tersebut akan menyebabkan persediaan barang dan juga faktor produksi menjadi turun. Dan di sisi lain juga persediaan barang atau jasa sangat terbatas atau bahkan sudah tidak ada.

Terjadinya ketidakseimbangan ini akan menyebabkan harga dari suatu barang atau jasa naik. Jenis inflasi yang satu ini sangat sulit untuk di atasi apa lagi untuk dikendalikan ketika kenaikan dari persediaan supply dari suatu barang atau jasa yang lebih tinggi atau setidaknya setara atau dapat mengimbangi permintaan.

 

5. Inflasi Ekspektasi (Expectation Inflation)

Inflasi ekspektasi atau yang bahasa kerennya adalah expectation inflation merupakan sebuah inflasi yang disebabkan oleh perilaku dari masyarakat sendiri yang berpendapat bahwa kondisi ekonomi di masa depan akan menjadi lebih baik.

Harapan dari masyarakat tersebut akan kondisi di bidang ekonomi di masa depan juga dapat menyebabkan terjadinya sebuah inflasi permintaan dan juga inflasi biaya produksi. Inflasi yang satu ini bisa dikatakan sulit untuk dideteksi, karena terjadinya inflasi yang satu ini tidak selalu signifikan.

Baca Juga : Bela Negara.

 

6. Terjadinya Kekacauan Ekonomi dan Politik

Situasi yang terjadi di bidang ekonomi dan juga politik juga dapat menyebabkan terjadinya suatu inflasi. Bila dalam suatu negara berada pada kondisi yang tidak stabil, harga-harga dari barang maupun jasa yang berada di negara tersebut juga akan cenderung menjadi lebih mahal.

Hal tersebut pernah terjadi di Indonesia pada tahun 1998, yang mana pada saat itu Indonesia sedang mengalami kekacauan politik dan juga ekonomi sehingga pada masa itu level inflasi yang terjadi di Indonesia mencapai hingga 70%. Padahal untuk level yang normal inflasi hanya berkisar 3% – 4%.

 

Jadi itulah faktor penyebab terjadinya inflasi di suatu negara, pada umumnya inflasi terjadi akibat beberapa faktor lainnya juga.

Dan lagi inflasi merupakan sebuah kejadian atau gejala yang terjadi di suatu negara yang mana para pemerintah pun tidak dapat menghilangkan kejadian atau gejala dalam hal tersebut, namun mereka terus melakukan upaya dalam rangka untuk melakukan pengurangan maupun pengendalian terhadap inflasi yang terjadi di negaranya.

Hasif Priyambudi Penyuka pemrograman dan nonton film, apapun suka asal positif dan bisa bermanfaat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DarkLight