Penyimpangan Sosial: Pengertian, Penyebab, Bentuk, Contoh, Macam

12 min read

materi penyimpangan sosial

Penyimpangan sosial merupakan sebuah perilaku yang melanggar aturan atau norma yang berlaku  di masyarakat, hal ini meliputi nilai-nilai kesusilaan dan kepatutan. Tindakan penyimpangan sosial, dinilai tidak sesuai dengan kebiasaan-kebiasaan yang ada dalam masyarakat.

Penyimpangan sosial dapat terjadi kapan pun, kepada siapa pun dan dimana pun tempat dan kondisinya. Baik itu penyimpangan kecil, sedang, maupun besar akan berdampak pada kehidupan masyarakat.

Nah, pada kesempatan kali ini pintarnesia akan menjelaskan materi tentang penyimpangan sosial. Langsung saja kita pembahasannya.

 

Pengertian Penyimpangan Sosial

pengertian penyimpangan sosial

Penyimpangan sosial adalah perilaku yang tidak sesuai dengan norma-norma di dalam masyarakat, sehingga orang yang melanggarnya dianggap sebagai pelanggar dan dihukum sesuai ketentuan yang berlaku. Supaya kalian lebih paham, mari kita simak pendapat beberapa ahli tentang hal ini.

  • Robert M.Z Lawang, menurut beliau penyimpangan sosial adalah semua tindakan dan juga tingkah laku yang tidak sesuai norma yang ada dalam sistem masyarakat tertentu.
  • Lewis Coser, pengertian penyimpangan sosial adalah kegagalan seseorang dalam menyesuaikan dengan kebudayaan dan perubahan sosial.
  • James W. Van Zanden, menurut beliau pengertian penyimpangan sosial adalah perilaku atau tindakan yang menurut sebagian besar orang dianggap sebagai sebuah tindakan tercela.
  • Becker, pengertian dari penyimpangan sosial adalah konsekuensi dari adanya aturan dan penerapan sanksi yang diberlakukan masyarakat terhadap seseorang yang mengerjakan tindakan itu sendiri.
  • Gilin, pengertian penyimpangan sosial adalah sejumlah tingkah laku yang muncul dari nilai-nilai dan norma sosial sampai bisa menjadi sebab runtuh atau memudarnya ikatan sosial solidaritas sebuah kelompok.
  • Van Der Zanden, menurut beliau yang dimaksud dengan penyimpangan sosial adalah perilaku yang dianggap sebagian masyarakat sebagai sebuah tindakan yang tercela dan diluar batas toleransi.
  • Edward H. Sutherland, beliau berpendapat bahwa penyimpangan sosial bersumber dari pergaulan yang berbeda karena seseorang yang belajar untuk menyimpang dari aturan atau norma masyarakat lewat kelompok-kelompok dimana dia bergaul. Sumber penyimpangan dalam teori ini ada dua, yaitu:
    • Perilaku menyimpang dapat terjadi dikarenakan proses sosialisasi yang tidak merata jadi pesan-pesan yang dibawa agen-agen sosial tidak sejalur.
    • Perilaku menyimpang juga dapat terjadi karena seseorang belajar tentang perilaku yang menyimpang.
  • Paul B. Horton, beliau berpendapat bahwa penyimpangan sosial adalah tindakan atau perilaku yang dilakukan seseorang sebagai bentuk pelanggaran terhadap suatu norma yang ada dalam masyarakat.
  • Robert K. Merton, beliau berpendapat bahwa penyimpangan sosial asalnya dari ketegangan antara tujuan budaya dan sarana untuk mencapainya. Masyarakat ingin semua orang berhasil, namun tidak semua orang dapat mencapainya lewat sarana yang sah, contohnya menjadi pengusaha, dan sebagainya. Akhirnya orang-orang yang tidak berhasil ini sebagian mengambil jalur yang menyimpang.
  • Edwin M. Lemert, menurut beliau penyimpangan sosial asalnya dari proses labelling (pemberian julukan, cap, merek, stempel) negatif yang diberikan oleh masyarakat kepada dirinya.

 

 

Penyebab Penyimpangan Sosial

penyebab penyimpangan sosial

Penyebab kenapa penyimpangan sosial ini terjadi bisa kalian lihat dari situasi yang ada pada masyarakat. Setiap individu pada dasarnya memiliki latar belakang yang berbeda-beda.

Hal ini kemudian membuat tindakan-tindakan yang berlawanan dan tidak semua orang bisa mengidentifikasikan norma dan nilai yang ada di masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa proses sosial mengalami kegagalan.

Individu yang seperti itu cenderung akan melakukan tindakan yang menyimpang. Nah berikut ini adalah beberapa faktor atau penyebab penyimpangan sosial yang terjadi di masyarakat.

 

Perbedaan Status

Adanya benteng pemisah  antara orang yang miskin dengan orang kaya yang sangat mencolok, jadi dengan ini akan membuat munculnya rasa iri, syirik, dengki, dan akhirnya menimbulkan tindakan penyimpangan sosial seperti korupsi, kolusi, manipulasi, dan sebagainya.

 

Kebutuhan Ekonomi

Keinginan atau kemauan untuk hidup yang serba kecukupan tanpa harus bersusah payah dalam bekerja, hal seperti ini mengakibatkan seseorang untuk mengambil jalan pintas dengan cara yang menyimpang seperti melakukan pencurian,  begal, merampok, dan sebagainya.

 

Keluarga Berantakan

Keluarga yang rusak atau broken home juga menjadi penyebab munculnya penyimpangan sosial dalam masyarakat. Hal ini karena perceraian atau perselingkuhan yang membuat anggota keluarganya tidak betah untuk hidup di rumah karena kondisi rumah yang saling diam atau berantem.

Karena hal ini kemudian orang tersebut melampiaskan kekosongan hati miliknya dengan minum minuman keras, narkoba, berjudi, terjun ke kompleks prostitusi, dan masih banyak lagi akibat dari broken home ini.

 

Putus Sekolah dan Hidup di Jalanan

Seseorang bisa bekerja di kantor karena dia memiliki keahlian yang diperlukan oleh kantor tersebut. Namun mereka yang tidak mempunyai keahlian tidak akan bisa, padahal mereka juga memerlukan makanan, pakaian, dan tempat tinggal.

Karena tidak bisa bekerja dan menganggur mereka akhirnya menggunakan jalan pintas dengan cara menjadi pengemis di pinggir jalan atau menjadi pengamen di bus.

 

Pengaruh Media Masa

Media masa sudah memiliki pengaruh yang sangat besar, karena banyaknya tayangan-tayangan dan juga berita kekerasan serta kriminalitas. Pola ini kemudian memengaruhi emosi serta kejiwaan dari seseorang yang mengakibatkan terjadinya tindak pembunuhan, pemerkosaan, perkelahian, dll.

Sekarang ini media di Indonesia sudah tercemar dengan berbagai hal yang mengarah pada tindakan negatif. Karena itulah sebagai orang tua kalian harus selalu memerhatikan anaknya supaya terhindar dari semua hal negatif di media masa.

 

Sosialisasi yang Menyimpang

Sosialisasi nilai-nilai sub kebudayaan yang menyimpang ini bisa terjadi karena beberapa hal, diantaranya adalah karena terlalu sering menonton film di televisi ataupun di internet yang mengakibatkan tubuhnya perasaan ingin tahu dan meniru apa yang telah ditonton.

Model penyimpangan ini dapat terjadi karena seseorang atau kelompok secara sengaja atau tidak otomatis mengadopsi nilai-nilai dari sub kebudayaan yang menyimpang tersebut.

 

 

Bentuk Penyimpangan Sosial

bentuk penyimpangan sosial

Bentuk atau penyimpangan sosial bisa dibagi menjadi dua, yaitu penyimpangan berdasarkan pelaku dan penyimpangan berdasarkan sifatnya. Nah berikut ini akan pintarnesia jelaskan secara lengkap.

 

Berdasarkan sifatnya

  • Positif: perilaku yang menyimpan yang mempunyai dampak positif dalam sistem sosial karena dianggap ideal atau cocok dalam masyarakat.
  • Negatif: perilaku yang berupa tindakan ke arah nilai-nilai sosial yang dianggap tercela dan rendah karena tidak sesuai aturan dan norma yang berlaku. Penyimpangan negatif ini juga dibedakan menjadi dua, berikut adalah bentuk penyimpangan negatif:
    • Primer: penyimpangan ini sifatnya sementara, orang yang melakukan penyimpangan ini tetap bisa diterima dalam kelompok sosial karena tidak terus menerus melanggar peraturan yang ada. Contoh seperti melanggar rambu lalu lintas, minum minuman keras, dan sebagainya.
    • Sekunder: penyimpangan yang dilakukan oleh seseorang dengan terus menerus meski sudah diberi sanksi atau hukuman. Karena itulah setiap pelaku ini akan dikenal sebagai orang yang menyimpang. Contohnya seperti seorang siswa yang selalu menyontek pekerjaan milik temannya.

 

Berdasarkan pelakunya

  • Individu: penyimpangan yang dilakukan secara sendiri atau individu. Dalam penyimpangan ini hanya satu individu saja yang terlibat dalam pelanggaran norma-norma yang berlaku.
  • Kelompok: penyimpangan yang terjadi apabila tindakan yang pelanggaran aturan atau norma dilakukan bersama-sama dalam sebuah kelompok..
  • Campuran: penyimpangan ini dilakukan oleh suatu golongan sosial yang mempunyai organisasi rapi, jadi individu dan kelompok di dalamnya tunduk dan patuh dengan norma golongan serta mengabaikan norma yang berlaku di masyarakat.

 

 

Contoh Penyimpangan Sosial

contoh penyimpangan sosial

Berikut ini adalah beberapa contoh penyimpangan sosial yang terjadi di masyarakat, sekolah, pemerintah, internet, dan sebagainya:

 

Penyimpangan Sosial di Masyarakat

Dalam hidup bermasyarakat tidak selalu berjalan dengan damai, aman, dan tenteram. Kadang terjadi masalah-masalah sosial dalam kehidupan masyarakat. Nah berikut ini adalah beberapa contoh penyimpangan sosial yang terjadi di masyarakat.

 

Tidak peduli lingkungan

Penyimpangan ini sering dijumpai di kota-kota besar dengan para penduduknya yang membuang sampah sembarangan. Banyak sekali masyarakat yang tidak peduli dengan lingkungan sekitar, seperti tidak mengikuti kerja bakti, tidak kenal dengan tetangga sekitar, dan sebagainya.

 

Membuat gaduh

Mendengarkan musik merupakan hak setiap orang, namun jika kalian mendengarkan musik dengan suara yang terlalu keras maka akan membuat tetangga sekitar menjadi terganggu. Perilaku penyimpangan sosial seperti ini tidak baik dicontoh.

 

Menyebarkan aib tetangga

Untuk jenis penyimpangan sosial yang satu ini biasanya dilakukan oleh ibu-ibu yang sedang berkumpul. Sekelompok wanita yang tengah berkumpul biasanya tidak lepas untuk menyebarkan gosip-gosip terbaru.

Gosip yang disebarkan ini juga beragam, mulai dari yang benar-benar terjadi, dilebih-lebihkan sampai yang belum tentu terjadi dan diada-ada.

 

Keberadaan preman

Preman adalah sekelompok orang yang ada dalam masyarakat yang harus dihilangkan. Dihilangkan di sini maksudnya adalah sifatnya dan siap dari preman yang suka meminta uang dengan paksa ke orang-orang sekitar. Cara terbaik menghilangkannya adalah dengan melakukan sosialisasi dan rehabilitasi.

 

Penyimpangan Sosial di Sekolah

Penyimpangan sosial juga bisa terjadi di lingkungan sekolah, bahkan ada banyak penyimpangan sosial yang terjadi di sekolah. Berikut ini adalah beberapa contoh penyimpangan sosial yang terjadi di sekolah:

 

Tidak mengerjakan PR

PR atau pekerjaan rumah merupakan tugas yang diberikan kepada siswa supaya  mereka mau belajar di rumah dan memperdalam materi yang telah diajarkan guru ketika di sekolah. Namun tak jarang anak-anak malas untuk mengerjakan PR ini dan di sini guru berhak memberikan sanksi.

 

Membolos sekolah

Kegiatan yang selalu sama di sekolah membuat siswa merasa bosan dan kadang siswa membolos sekolah. Mereka bilangnya pamit untuk berangka sekolah namun kenyataannya mereka tidak sampai dan malah mampir ke tempat lain.

Mereka ke tempat-tempat hiburan seperti warung, bermain game, warnet, dan sebagainya dengan tujuan yang tidak jelas.

 

Tawuran pelajar

Tawuran pelajar merupakan penyimpangan sosial yang biasanya dilakukan oleh siswa laki-laki. Tawuran ini disebabkan karena beberapa faktor, seperti gesekan antar salah satu pelajar sampai dengan tradisi yang memang sudah dari dulu sekolah tersebut bermusuhan.

Tawuran pelajar dapat dicegah dengan cara memberikan sanksi kepada pihak sekolah bahwa siswa yang ikut dalam tawuran akan dipulangkan ke orang tua mereka.

 

Hami diluar nikah

Hamil diluar nikah menjadi sebuah penyimpangan sosial yang paling berat di sekolah. Sangat penting untuk para orang tua dan guru memberikan edukasi tentang reproduksi supaya remaja bisa terhindar dari perilaku menyimpang seks bebas.

 

Penyimpangan Sosial di Internet

Bukan cuma di dunia nyata saja, ternyata di dunia maya juga banyak terjadi penyimpangan sosial. Bahkan penyimpangan yang terjadi lebih sering dibanding di dunia nyata. Berikut ini adalah beberapa contoh penyimpangan sosial di internet:

 

Menyebarkan Hoax

Yang pertama dan yang paling sering terjadi adalah penyebaran berita hoax atau berita bohong. Di zaman sekarang ini berita sangat cepat tersebar ke seluruh penjuru dunia lewat internet. Para pengguna internet yang tidak bertanggung jawab bisa dengan mudah menyebarkan berita hoax.

Oleh karena itulah sebagai pengguna internet kita harus memilah informasi yang kita terima sebelum disebarluaskan.

 

Penipuan

Ada banyak orang yang mencari pekerjaan di Internet, hal ini kemudian dimanfaatkan oleh orang-orang tak bertanggung jawab untuk menyebarkan lowongan kerja penipuan. Karena itulah kita harus mencari pekerjaan di website yang sudah terpercaya.

 

Penyimpangan Sosial di Pasar

Pasar adalah tempat dimana orang-orang melakukan kegiatan jual beli. Setiap orang yang menjual barang tentu menginginkan untung yang besar. Nah kadang untuk mencapai hal tersebut ada penyimpangan yang dilakukan oleh para penjual seperti:

 

Mencurangi timbangan

Ada beberapa pedagang nakal yang mengakali timbangannya saat berjualan. Hasil timbangan yang terlihat tidak akan sama dengan berat yang aslinya. Hal ini kemudian menjadikan untung pada dagangan mereka menjadi lebih banyak dan pembeli di sini akan dirugikan.

 

Menggunakan bahan-bahan berbahaya

Selain mengakali timbangan supaya mendapatkan untung yang lebih banyak, ada juga penjual yang menggunakan bahan campuran berbahaya dalam untuk mengurangi biaya produksi yang mereka keluarkan. Hal ini kemudian akan berdampak pada kesehatan pembeli.

 

Penyimpangan Sosial di Jalan

Penyimpangan sosial yang terjadi di jalan dibedakan menjadi 3 , yaitu pinggir jalan, lampu merah, dan jalan raya. Berikut ini adalah penjelasannya:

 

Pinggir jalan

Seperti yang kita ketahui di pinggir jalan biasanya ada trotoar. Trotoar ini merupakan tempat untuk para pejalan kaki berjalan di jalan raya. Namun ada banyak orang yang menyalahgunakan fungsi trotoar ini dan menjadikannya tempat untuk parkir atau berjualan.

 

Lampu merah

Lampu merah adalah lampu lalu lintas yang digunakan untuk memberi petunjuk para pengguna jalan saat berkendara. Pada saat lampu sedang berwarna merah para pengguna harus berhenti. Nah pada saat itu ada beberapa orang yang memanfaatkannya untuk berjualan, mengemis, mengamen, dan sebagainya.

 

 

Macam Macam Penyimpangan Sosial

macam macam penyimpangan sosial

Kejahatan dalam perilaku penyimpangan sosial ada 5 jenis. Berikut ini adalah jenis-jenis penyimpangan sosial dan penjelasan singkatnya:

  • Kejahatan tanpa korban, yaitu kejahatan tidak menimbulkan korban menderita karena tindak pidana yang orang lain lakukan. Contohnya adalah minum-minuman keras, mabuk, berjudi, narkoba, dan sebagainya.
  • Kejahatan kerah biru, yaitu kejahatan yang dilakukan oleh orang dengan golongan rendah. Contohnya adalah mencuri jemuran, mencuri sendal yang ada di masjid, dan sebagainya.
  • Kejahatan kerah putih, kejahatan yang mengarah kepada kejahatan orang-orang dengan status tinggi. Contohnya adalah korupsi, kolusi, nepotisme, dan pencucian uang, dan sebagainya.
  • Kejahatan korporat, yaitu kejahatan yang dilakukan atas nama kelompok atau organisasi dengan tujuan untuk menekan kerugian atau meningkatkan keuntungan. Contohnya adalah suatu perusahaan yang membuang limbah beracun ke sungai yang membuat penduduk mengalami berbagai jenis penyakit.
  • Kejahatan terorganisir, yaitu pelaku kejahatan adalah seorang komplotan yang berkesinambungan dan melakukan berbagai macam cara untuk memperoleh kekuasaan atau uang dengan jalan yang menghindari hukum. Contohnya adalah penyedia jasa pelacur, dan komplotan pencuri.

 

 

Dampak Penyimpangan Sosial

dampak penyimpangan sosial

Penyimpangan sosial bisa melanggar aturan dan norma yang berlaku  di masyarakat. Penyimpangan sosial yang melanggar hukum diantaranya adalah tindak kejahatan seperti: perampokan, penipuan, pencurian dan sebagainya

Pelanggaran norma hukum akan mendapatkan sanksi hukum, contohnya penahanan dalam penjara.

Selain penyimpangan dengan melanggar norma hukum, ada juga penyimpangan yang melanggar norma sosial. Contohnya seperti penyimpangan dalam gaya hidup, seperti sika arogansi, sikap eksentrik, dan sebagainya.

Sikap eksentrik adalah sikap aneh menurut masyarakat. Contohnya anak laki-laki yang menggunakan anting. Sedangkan sikap arogansi adalah sikap menunjukkan kekuasaan atau kesombongan, kemapanan, kekayaan, dan sebagainya.

Biasanya penyimpangan sosial akan menimbulkan stigma atau aib untuk para pelakunya. Masyarakat akan memandang pelaku tersebut dengan negatif. Contohnya Doni merupakan seorang tunawisma, untuk mencukupi kebutuhannya sehari-hari dia mengumpulkan barang bekas untuk dijual.

Pada suatu hari Doni jatuh sakit dan tidak bisa melakukan pekerjaannya. Dia juga tidak memiliki uang yang cukup untuk membeli makanan, nah dalam posisi kelaparan dan sakit ini dia berjalan di samping toko.

Karena dia sangat lapar, ketika berjalan di depan toko roti dia mencuri beberapa roti. Nah saat dia melakukannya penjaga toko berteriak dan minta orang-orang sekitar untuk menangkapnya.

Pada saat itu juga orang-orang sekitar akan menganggap Doni sebagai seorang pencuri, anggapan ini adalah sebuah aib atau stigma untuk Doni.

Selain mengakibatkan hal-hal negatif, penyimpangan sosial ini juga bisa berdampak positif yaitu dapat mempertegas perilaku yang pantas dan yang tidak pantas dilakukan.

Perilaku menyimpang yang dilakukan oleh seseorang tentu akan berpengaruh kepada pelaku, orang lain, dan kehidupan masyarakatnya. Nah berikut ini adalah beberapa dampak yang terjadi akibat penyimpangan sosial, yaitu:

 

Dampak Bagi Pelaku

  • Dapat memengaruhi psikologis atau membuat pelaku penyimpangan sosial menderita kejiwaan dan tekanan mental. Hal ini karena pelaku dikucilkan dari masyarakat dan dijauhi dari pergaulan karena perilakunya yang menyimpang.
  • Perilaku menyimpang dapat menghancurkan masa depan dari si pelaku.
  • Perbuatan yang menyimpang bisa membuat pelaku rentan terhadap sebuah bahaya.
  • Pelaku penyimpangan menjadi jauh dari Tuhan dan tidak takut melakukan perbuatan dosa.

Baca Juga: Pengertian Pergaulan Bebas.

 

Dampak Bagi Orang Lain / Masyarakat

  • Perilaku yang menyimpang dapat mengganggu ketertiban, keamanan, dan keharmonisan yang ada di masyarakat.
  • Dapat merusak unsur budaya dan unsur lain yang selama ini mengatur individu dalam masyarakat.
  • Bisa mengakibatkan beban psikologis, sosial dan ekonomis terhadap keluarga pelaku.
  • Dapat merusak tatanan norma, nilai, dan pranata sosial yang ada di masyarakat.

 

Nah itulah pengertian penyimpangan sosial beserta penyebab, bentuk, contoh, dan jenis-jenis penyimpangan sosial serta dampaknya bagi pelaku dan orang lain. Sekarang kalian jadi tahu ternyata ada banyak jenis-jenis penyimpangan sosial dan dampaknya bagi pelaku dan orang lain.

Demikian penjelasan dari pintarnesia tentang penyimpangan sosial, jika ada kesalahan dan informasi yang kurang tepat mohon dimaafkan. Silahkan komen jika masih bingung, terima kasih.

Mochamad Alif Prayogo suka rabahan
DarkLight