Perbedaan Ekonomi Mikro dan Makro

Seperti yang kita ketahui ekonomi saat ini menjadi penentu kehidupan manusia sebagai sumber kehidupan baik bagi individu maupun kelompok dalam lingkungan sosial.

Nah secara garis besar ekonomi ini dibedakan menjadi dua yaitu ekonomi mikro dan ekonomi makro. Kira-kira apa bedanya kedua jenis ekonomi ini? simak uraian penjelasannya dibawah ini.

  1. Pengertian Ekonomi
  2. Perbedaan Ekonomi Mikro dan Ekonomi Makro
    1. 1. Ruang Lingkup Ekonomi Mikro
    2. 2. Ruang Lingkup Ekonomi Makro
    3. 3. Harga Komoditas Barang
    4. 4. Tujuan Analisis
    5. 5. Fungsi dan Manfaat

Pengertian Ekonomi

pengertian ekonomi

Ekonomi merupakan ilmu yang mempelajari aktivitas penjualan atau penerimaan produk yang akan disalurkan kepada konsumen. Nah ekonomi ini dapat dibedakan menjadi ekonomi mikro dan ekonomi makro. Berikut Pintarnesia akan berikan penjelasan perbedaan antar keduanya.

Perbedaan Ekonomi Mikro dan Ekonomi Makro

perbedaan ekonomi mikro dan ekonomi makro

Bisa dibilang bahwa ekonomi mikro dan makro memiliki sejumlah perbedaan besar. Keduanya membahas hal yang berbeda dan memiliki tujuan yang berbeda pula. Untuk lebih jelasnya, silahkan simak pembahasan berikut ini.

1. Ruang Lingkup Ekonomi Mikro

Ekonomi mikro memiliki ruang lingkup yang lebih kecil dibandingkan ekonomi makro. Sehingga dapat fokus terhadap detail atau hal-hal kecil. Dalam ekonomi mikro terdapat beberapa hal yang dipelajari didalamnya antara lain sebagai berikut.

1.1. Teori Harga

Tahap pertama dari permintaan dan penawaran adalah harga produk yang nantinya akan beredar dipasaran sehingga riset pasar perlu dilakukan untuk mengukur apakah harga yang dipatok sesuai, terlalu tinggi atau terlalu rendah, namun harus tetap memperhatikan kualitas demi kepuasan pelanggan.

Jika harga produk yang beredar di pasar tidak sesuai maka produk tersebut akan sulit untuk dipasarkan dan para konsumen akan lebih memilih membeli produk kompetitor.

1.2. Teori Produksi

Teori produksi ini hanya terdapat pada ekonomi mikro. Teori produksi harus direncanakan sebelum menentukan harga agar dapat menyesuaikan pengeluaran termasuk bahan produksi dengan pendapatan sekaligus laba agar tidak mengalami kerugian.

1.3. Teori Distribusi

Teori distribusi ini biasanya akan mencakup pengeluaran pemilik usaha seperti gaji karyawan, pembagian hasil dengan partner bisnis, dan biaya lainnya yang berhubungan dengan usahanya.

2. Ruang Lingkup Ekonomi Makro

Ekonomi makro memiliki ruang lingkup yang lebih luas dibandingkan dengan ekonomi makro. Mencakup banyak hal seperti lapangan pekerjaan, pengangguran, inflasi, deflasi dan sebagainya yang berhubungan dengan nilai tukar mata uang.

Beberapa hal yang dipelajari dalam ekonomi makro antara lain sebagai berikut.

2.1. Kebijakan Fiskal

Kebijakan fiskal mengatur tentang pengeluaran dan pendapatan suatu negara dari berbagai sumber baik pajak maupun non pajak seperti gratifikasi, denda, lelang maupun pemberian dari negara lain. Dan pengeluarannya mencakup kegiatan impor barang dari luar negeri untuk mencukup kebutuhan dalam negeri.

2.2. Kebijakan Moneter

Kebijakan moneter disini digunakan sebagai pengukur seberapa banyak uang yang dikeluarkan oleh bank-bank sentral kepada masyarakat. Karena jumlah uang yang dikeluarkan dapat berpengaruh terhadap inflasi dan deflasi yang menentukan perekonomian negara.

2.3. Kebijakan Segi Penawaran

Kebijakan segi penawaran digunakan sebagai penstabil neraca keuangan suatu perusahaan atau negara sehingga diperlukan orang yang ahli untuk dapat menekan biaya produksi semaksimal mungkin dengan tetap mengutamakan kualitas produk dan gaji karyawan termasuk kajian didalamnya.

3. Harga Komoditas Barang

Produk yang diperjualbelikan memiliki fisik yang nyata dan dapat ditansaksikan dalam jangka waktu panjang yang dalam ekonomi makro mencakup sesuatu berskala besar berhubungan dengan negara, sedangkan dalam ekonomi mikro mencakup sesuatu yang lebih kecil seperti kebutuhan sehari-hari.

4. Tujuan Analisis

Tujuan analisis ekonomi makro lebih berfokus terhadap pengaruh dari kegiatan ekonomi baik dalam lingkup nasional maupun internasional, sedangkan tujuan analisis ekonomi mikro adalah mencari cara untuk mengalokasikan sumber daya agar memperoleh keuntungan.

5. Fungsi dan Manfaat

Ekonomi makro memiliki peran sebagai penyetabil masalah ekonomi pada suatu negara, sedangkan ekonomi mikro memiliki peran untuk menentukan harga suatu produk.

Demikian pembahasan tentang perbedaan antara ekonomi mikro dan makro. Semoga dari penjelasan diatas bisa memberikan informasi yang bermanfaat. Apabila ada yang kurang jelas dan ingin ditanyakan, bisa langsung tulis di kolom komentar.