Arwina Nur Dyah Utami Penikmat musik dan senja, selamat membaca tulisan saya. Suka banget menulis dan baca novel.

Perubahan Fisika: Pengertian, Ciri-Ciri dan Contoh Perubahan Fisika

6 min read

perubahan fisika

Perubahan Fisika – Di lingkungan tempat tinggal kita pastinya setiap hari terjadinya suatu proses perubahan suatu benda menjadi benda yang lainnya yang mungkin bahwa hal tersebut terjadi tanpa kita sadari karena adanya pengaruh faktor lingkungan. Perubahan yang ada di dalam lingkungan kehidupan kita dalam ilmu sains digolongkan menjadi dua yaitu perubahan fisika dan perubahan kimia. Akan tetapi dalam artikel ini hanya akan membahas yang dimaksud dengan perubahan fisika, mulai dari pengertian, ciri-ciri, contoh dan penjelasannya. Simak uraian di bawah ini.

 

Pengertian Perubahan Fisika

Secara umum arti dari perubahan fisika adalah perubahan yang terjadi pada suatu zat yang tidak menyebabkan terbentuknya zat baru. Definisi perubahan fisika mencangkup sifat partikel atau molekul yang masih tetap. saat itulah yang memungkinkan untuk dapat kembali pada bentuk awalnya.

Hal tersebut berbeda dengan pengertian dari perubahan kimia yang mana perubahan kimia dapat menimbulkan adanya perubahan pada suatu zat yang akan menjadikan terbentuknya zat baru.

Perubahan fisika dapat disebabkan oleh adanya beberapa hal seperti contohnya karena terjadi pelepasan dan pengambilan panas oleh zat. perubahan fisika dapat terjadi karena adanya percampuran zat,celana zat-zat yang tercampur tidak bereaksi maka tidak akan membentuk zat yang baru.

Perubahan fisika sendiri berdasarkan dari faktor yang mempengaruhinya dibedakan menjadi 4 macam, itu perubahan fisika yang mengubah ukuran zat, perubahan fisika yang dapat mengubah wujud zat, perubahan fisika yang mengubah volume zat, serta perubahan fisika yang dapat mengubah bentuk zat. Berikut ini akan dijelaskan masing-masing dari faktor yang menyebabkan terjadinya perubahan fisika sebagai berikut.

 

1. Perubahan Fisika yang Mengubah Ukuran Zat

Perubahan fisika pertama disebabkan oleh adanya faktor yang mengubah ukuran zat yang pada umumnya dipengaruhi oleh faktor mekanis yang bersentuhan secara langsung dengan kisah tersebut seperti contohnya karena di pecah, digiling, dipotong, dan masih banyak lagi. Dalam perubahan fisika yang mengubah ukuran zat contohnya seperti biji kopi yang awalnya berbentuk bulat kemudian ditumpuk dan menghasilkan serbuk kopi.

 

2. Perubahan Fisika yang Mengubah Wujud Zat

Perubahan fisika yang kedua adalah disebabkan karena faktor yang mengubah wujud zat yang mana pada umumnya dipengaruhi oleh faktor suhu atau temperatur lingkungan. Dalam perubahan fisika yang mengubah wujud zat dapat digolongkan menjadi enam jenis yang didasarkan pada wujud padat, wujud cair, dan wujud gas dari suatu benda.

  1. Mencair adalah perubahan zat yang pada awalnya berwujud padat menjadi wujud cair. Contoh: perubahan es batu yang menjadi air.
  2. Membeku adalah adanya perubahan zat dari wujud cair menjadi wujud padat. Contoh: perubahan air yang didinginkan kemudian membeku menjadi es, atau cairan logam yang membeku menjadi logam padat.
  3. Mengembun adalah perubahan zat dari wujud gas menjadi wujud cair. Contoh: saat pagi hari adanya embun yang disebabkan pada awalnya yaitu uap air.
  4. Menguap adalah adanya perubahan zat dari wujud cair ke wujud gas. Contoh: pada saat sedang memanaskan air di atas kompor maka akan menghasilkan uap air.
  5. Menyublim adalah perubahan zat dari wujud yang mulainya padat ke wujud gas. Contoh: perubahan kapur barus yang menjadi gas.
  6. Deposisi adalah adanya perubahan zat dari wujud gas yang kemudian berubah ke wujud padat. Contoh: gas kapur barus yang di kristalisasi kemudian menjadi padat.

 

3. Perubahan Fisika yang Mengubah Volume Zat

Adanya perubahan fisika yang dapat mengubah volume zat pada umumnya dipengaruhi oleh adanya faktor suhu atau temperatur lingkungan. Perubahan volume suatu zat dikarenakan pengaruh suhu yang cenderung lebih sering disebut dengan istilah pemuaian. Seperti contohnya pada perubahan fisika yang dapat mengubah volume dalam kehidupan adalah adanya pemuaian rel kereta api pada musim kemarau dikarenakan faktor suhu udara yang panas.

 

4. Perubahan Fisika yang Mengubah Bentuk Zat

Yang terakhir yaitu perubahan fisika yang dapat mengubah bentuk zat, hal tersebut dapat terjadi dikarenakan apabila suatu zat atau benda tersebut diremas, dipukul, atau diubah dengan menggunakan alat bantu mesin. Dalam hal ini ini perubahan fisika yang mengubah bentuk seperti contohnya yaitu tanah liat yang kemudian diubah menjadi guci atau vas bunga sebagai hiasan.

 

 

Ciri Ciri Perubahan Fisika

Perubahan fisika memiliki ciri-ciri yang menjadi unsur pembeda dari adanya perbedaan perubahan fisika dengan perubahan kimia. Berikut ini adalah ciri-ciri dari perubahan fisika yaitu:

  1. Perubahan terjadi hanya pada wujudnya
  2. Dalam perubahan fisika sifat partikel tetap akan sama
  3. Dapat kembali kepada bentuk awalnya
  4. Dapat terjadi karena disebabkan adanya proses pemanasan yang bisa merubah bentuk pada wujud zat
  5. Tidak menghasilkan zat baru

 

Sedangkan ciri-ciri dari perubahan kimia yaitu:

  1. Terbentuknya zat baru dan juga zat yang berbeda dari sifat penyusunnya
  2. Tidak bisa kembali ke bentuk awalnya
  3. Terjadi perubahan molekul

 

 

Contoh Perubahan Fisika Dalam Kehidupan Sehari-hari

  1. Lilin yang meleleh saat dibakar
  2. Campuran air dan pewarna gula yang dipakai untuk membuat agar-agar
  3. Kayu yang diubah menjadi meja dan kursi
  4. Es batu yang mencair menjadi air
  5. Air yang dipanaskan kemudian menguap hingga menjadi uap air
  6. Besi dan logam yang dipanaskan
  7. Es krim yang beku menjadi cair
  8. Tanah liat dijadikan guci atau batu bata
  9. Uap air berubah menjadi embun
  10. Air yang didinginkan menjadi es batu
  11. Beras yang dihaluskan menjadi tepung
  12. Kapur barus yang menyublim menjadi wujud gas
  13. Pakaian akan mengering setelah dijemur dibawah terik matahari
  14. Balon yang ditiup akan semakin besar
  15. Per yang menjadi pendek saat ditekan
  16. Karet gelang menjadi panjang saat ditarik
  17. Suhu ruangan menjadi lebih dingin saat AC dinyalakan
  18. Balon yang meletus
  19. Bantal yang memuai karena dijemur
  20. Spons yang menjadi pipih saat ditekan
  21. Air akan panas saat dimasak
  22. Pengolahan padi menjadi beras
  23. Air yang mengeruh karena bercampur tanah
  24. Kawat yang bengkok saat ditekuk
  25. Pembuatan adonan kue
  26. Biji kopi yang sebelumnya telah dikeringkan akan menjadi ringan
  27. Mie akan menjadi lunak jika direndam dengan menggunakan air panas
  28. Permukaan tanah yang akan menjadi pecah-pecah karena kering
  29. Ban truk pecah karena kelebihan muatan
  30. Volume air dalam tangki menjadi berkurang karena bocor
  31. Proses penghalusan bumbu dengan menggunakan blender
  32. Ruangan akan menjadi lebih terang jika lampu dinyalakan
  33. Suhu udara akan meningkat karena sinar matahari
  34. Perubahan arah jarum kompas apabila didekatkan dengan magnet
  35. Garpu dan sendok yang dibuat dari aluminium
  36. Minyak angin yang menguap
  37. Kerikil yang berasal dari batu setelah terjadi proses penumbukan
  38. Garam yang dilarutkan di air sehingga menjadi larutan garam
  39. Kain yang dijahit kemudian menjadi baju
  40. Alkohol yang menguap
  41. Kertas yang didaur ulang kemudian akan dijadikan sebagai mainan anak-anak
  42. Plastisin yang diolah menjadi mainan anak-anak
  43. Potongan besi yang dijadikan sebagai bahan membuat pagar
  44. Gelas yang pecah bentuknya akan semakin kecil
  45. Pengolahan bambu yang kemudian dibentuk menjadi kerajinan tangan
  46. Balok kayu yang diambil dari pepohonan
  47. Benang yang diubah menjadi kain
  48. Pembuatan kue yang berasal dari bahan tepung
  49. Air yang berwarna saat dicampur dengan sirup
  50. Menggoreng dengan menggunakan mentega yang akan leleh

 

 

Manfaat Perubahan Fisika

Perubahan fisika adalah kehidupan kita sangat berperan penting dalam industri obat-obatan atau farmasi di dalam proses ekstraksi zat aktif yang terkandung dalam bahan alam. Dalam zat-zat aktif sangat berguna sebagai bahan baku obat. Contoh dalam kehidupan makhluk hidup adalah senyawa yang terkandung dalam 2 tahunan atau akar-akaran akan dikeluarkan dengan menggunakan pelarut tertentu dalam alat tertentu.

Kemudian menyeduh kopi dengan menggunakan air panas, hal tersebut akan menjadikan ekstraksi kafein dari kopi yang akan larut dalam air, karena kafein memiliki sifat yang dapat larut dalam air panas. Contoh lainnya dari manfaat perubahan fisika antara lain yaitu:

  • Industri susu dalam kaleng yaitu wujud zat susu cair kemudian diubah menjadi susu yang memiliki bentuk serbuk.
  • Industri gula pasir yaitu gula yang yang awalnya berwujud cair kemudian diubah menjadi gula yang berwujud padat.
  • Menjemur pakaian. Agar pakaian dapat menjadi kering air pada pakaian tersebut harus dijemur supaya menguap.
  • Membuat air hangat, apabila sedang terjadi cuaca yang dingin maka kita dapat menghangatkan tubuh kita dengan membuat air hangat di mana airnya harus dididihkan terlebih dahulu yang mana dalam hal tersebut memanfaatkan perubahan fisika.
  • Memasak cokelat, cokelat yang awalnya padat akan menjadi cair apabila dipanaskan.

 

Sekian penjelasan mengenai perubahan fisika mulai dari pengertian perubahan fisika, ciri-ciri perubahan fisika, contoh perubahan fisika, sampai manfaat perubahan fisika. Semoga penjelasan dalam artikel ini dapat bermanfaat bagi kamu dan dapat pula menambah wawasan. Dan apabila kamu memiliki banyak ilmu jangan lupa untuk membagikan ilmu tersebut kepada yang membutuhkan.

Arwina Nur Dyah Utami Penikmat musik dan senja, selamat membaca tulisan saya. Suka banget menulis dan baca novel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DarkLight