4+ Proses Pembentukan Urine: Tahapan Lengkap

By

proses pembuatan urine

Tubuh manusia sebagian besar diisi dengan cairan, karena itulah setiap harinya manusia memerlukan kandungan cairan yang cukup, usahakan minum 8 gelas air putih perhari. Namun lebih juga tidak papa, karena semakin banyak maka kesehatan lebih terjaga.

Dengan minum banyak air manusia akan terhindar dehidrasi. Cairan yang masuk ke tubuh manusia akan diproses menjadi nutrisi dan disebar ke seluruh bagian tubuh. Cairan yang dianggap tidak berguna akan diolah menjadi urine.

Urine atau yang sering kita sebut air kencing adalah sisa metabolisme yang dikeluarkan oleh ginjal. Urine ini mengandung zat-zat yang tidak dibutuhkan lagi oleh tubuh manusia. Jika tidak segera dikeluarkan, maka urine ini bisa meracuni tubuh.

Dalam urine terkandung asam urat, urea, garam, air, dan berbagai produk limbah lain yang merupakan hasil proses metabolisme yang terjadi di tubuh manusia. Urine terbentuk dengan alami di tubuh manusia. proses pembentukan urine ini terjadi untuk menjaga kesehatan tubuh manusia.

Dengan adanya proses pembentukan urine ini tubuh jadi terhindar dari berbagai penyakit. Hal ini karena urine adalah salah satu racun yang berbahaya. Semakin banyak cairan yang dikonsumsi, maka urine yang dikeluarkan akan semakin banyak.

Proses pembentukan urine ini melibatkan beberapa organ dalam tubuh atau yang dikenal dengan sistem kemih. Ada beberapa langkah atau tahapan dalam pembentukan urine di tubuh manusia. Nah, pada kesempatan kali ini mastkeno akan menjelaskannya.

 

Tempat Pembentukan Urine

Nefron merupakan salah satu komponen ginjal yang terdiri atas kapsula bowman, glomerulus, tubulus kontortus distal, tubulus kontortus proksimal, tubulus kolektivus, duktus koligentes. Berikut ini adalah gambar dari bagian nefron tempat pembentukan urine:

nefron tempat pembuatan urine

Bagian ginjal tidak dapat tersusun dari satu nefron saja, melainkan banyak nefron. Jadi dengan kata lain proses pembuatan urine ini tidak hanya terjadi di satu nefron atau satu tepat saja melainkan di banyak nefron yang ada di ginjal.

 

 

Proses Pembentukan Urine

proses pembuatan urine lengkap

Terdapat empat proses atau langkah yang dilakukan organ dalam tubuh untuk membuat urine yang tidak diperlukan oleh tubuh. Kurang lebih prosesnya adalah penyaringan, reabsorpsi, augmentasi atau sekresi, dan urine dialirkan ke ginjal, berikut adalah penjelasannya.

 

Filtrasi atau Penyaringan

Filtrasi atau proses penyaringan merupakan proses yang terjadi di ginjal. Prosesnya adalah pembuluh darah akan mengunjungi ginjal dan masuk ke dalam bola kapiler (glomerulus). Glomerulus ini terletak di ginjal yang disebut dengan Bowman Capsule.

Nah di tempat inilah terjadi proses penyaringan. Pada saat darah didorong lewat kapiler-kapiler kecil, tekanan yang tinggi memaksa beberapa hal melalui dinding kapiler. Dinding kapiler ini berfungsi sebagai filter atau saringannya.

 

Reabsorpsi

Garam, gula, air, limbah nitrogen, asam amino, dan benda-benda kecil yang lain masuk ke ginjal sebagai sebuah zat yang disebut dengan filtrat. Sel dan protein darah besar tidak bisa masuk dan tetap di pembuluh darah.

Proses pembentukan urine di tahap kedua ini, filtrat tadi akan memasuki ginjal di bagian tubulus proksimal. Daerah ginjal yang satu ini istimewa karena ada banyak hal yang bisa dikeluarkan lewat filtrat.  Benda-benda berharga akan diserap atau dikumpulkan kembali oleh tubuh.

Dilansir dari study,com, garam, glukosa, hormon, vitamin, dan asam amino tertentu akan dikembalikan ke tubuh dan tidak dijadikan urine. Kadang apabila tubuh mempunyai terlalu banyak zat, maka garam atau gula akan masuk dalam filtrat.

Contohnya penderita diabetes yang memiliki kadar gula darah tinggi mempunyai glokosa dalam urine mereka karena tidak semuanya bisa diserap kembali.

 

Sekresi atau Augmentasi

Proses yang selanjutnya dalam pembuatan urine adalah sekresi. Di tahap ini beberapa zat akan langsung mengalir dari darah langsung di sekitar tubulus distal dan tubulus pengumpul ke tubulus tersebut.

Ion hidrogen akan dibuang untuk menjaga keasaman (pH) dan basa tubuh yang tepat. Selain itu Ion kalium, Ion hidrogen, Ion kalsium dan amonia juga akan dibuang di tahap sekresi ini. Ini dilakukan supaya komposisi kimia darah tetap normal dan seimbang.

Proses ini terjadi dengan cara meningkatkan pembuangan zat-zat yang ada seperti kalsium dan kalium pada saat konsentrasi tinggi, dan juga dengan meningkatkan reabsorbsi serta untuk mengurangi sekresi pada saat tingkatnya rendah.

 

Urine Dialirkan ke Ginjal

Urine yang telah dikeluarkan oleh ginjal akan mengalir ke bagian tengah ginjal yang disebut dengan pelvis ginjal. Setelah itu cairan tersebut akan mengalir ke ureter dan tersimpan di kandung kemih. Kemudian dari kandung kemih, urine akan mengalir ke uretra lewat ureter.

Uretra ini merupakan bagian ginjal yang tugasnya adalah mengalirkan air seni ke kandung kemih. Sedangkan ureter adalah saluran yang tempat mengalirkan urine keluar dari tubuh. Supaya kalian lebih paham berikut ini sudah mastekno buatkan ringkasannya juga dalam bentuk tabel.

 

 

Tabel Ringkasan Proses Pembentukan Urine

Dia atas sudah saya jelaskan proses bagaimana sebuah urine bisa terbentuk di bagian ginjal yang disebut nefron. Prosesnya adalah darah dari aorta masuk ke ginjal lewat arteri ginjal, setelah itu ke badan malpighi dan melalui keempat proses  yang sudah dijelaskan di atas.

Yaitu pembentukan urine diawali dengan penyaringan, kemudian reabsorbsi, augmentasi, dan akhirnya dikeluarkan dari tubuh.

Tahap Filtrasi:

  • Tempat: terjadi di Glomerulus
  • Bahan: Darah
  • Hasil: Urine Primer (air, garam, glukosa serta urea)

Tahap Reabsorbsi:

  • Tempat: terjadi di tubulus kontortus proksimal
  • Bahan: Urin primer
  • Hasil: Urin sekunder (kadar urea tinggi)

Tahap Augmentasi:

  • Tempat: terjadi di tubulus kontortus distal
  • Bahan: Urine sekunder
  • Hasil: Urin sesungguhnya (amoniak, urea, zat racun dan sisa – sisa metabolisme protein)

 

Tabel Proses Pembentukan Urine

ProsesTempatBahanHasil
FiltrasiGlomerulusDarahUrin Primer
ReabsorbsiTubulus Konortus ProksimalUrine PrimerUrine Sekunder
AugmentasiTubulus Konortus DistalUrine SekunderUrin Sesungguhnya

 

Nah itulah informasi tentang proses pembentukan urine yang bisa mastekno sampaikan kepada kalian, semoga penjelasan di atas bermanfaat dan menambah pengetahuan kalian tentang bagaimana sebuah urine itu bisa terbuat.

 

Demikian penjelasan proses pembuatan urine yang bisa mastekno sampakan, jika ada kesalahan dalam informasi di atas harap maafkan dan dikoreksi. Jika kalian masih bingung dengan penjelasan proses pembuatan urine di atas silahkan komen di bawah, terima kasih.

Baca Lainya Tastynesia:
  1. Opor Ayam Kuning
  2. Dalgona Coffee
  3. Tongseng Sapi
  4. Rawon Daging Sapi
  5. Rendang Daging Sapi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *