Ciri-Ciri Puisi: Pengertian, Struktur, Unsur dan Kaidah

5 min read

ciri ciri puisi

Puisi merupakan salah satu karya sastra lama dengan dua jenis yaitu puisi lama dan puisi baru yang hingga saat ini masih populer dan masih banyak dipersembahkan dalam acara-acara tertentu seperti hari kemerdekaan, hari guru, hari ibu, perpisahan sekolah dan lain sebagainya.

Puisi sendiri memiliki ciri-ciri tersendiri didalamnya yang membedakannya dengan jenis karya sastra lain untuk penjelasannya simak dibawah ini.

 

Pengertian Puisi

Puisi menjadi salah satu karya sastra yang berasal dari kata poesis berarti menciptakan, membuat, membentuk atau membangun.

Puisi merupakan salah satu jenis karya sastra yang bahasanya terikat oleh irama, rima dan diksi yang dibuat oleh seorang penyair untuk menyampaikan pesan secara tidak langsung melalui tulisan.

 

Pengertian Puisi Menurut Para Ahli

Selain pengertian puisi diatas terdapat pula beberapa pengertian puisi lain yang disampaikan oleh para ahli yaitu sebagai berikut.

 

Theodore Watts Dunton

Berdasarkan pendapat yang disampaikan oleh Theodore Watts Dunton puisi merupakan Suatu Karya Sastra yang dibentuk berupa ekpresi yang kongkret dan bersifat artistik, yang tertulis dalam pikiran manusia dengan bahasa emosional dan memiliki irama.

 

Soemardi

Berdasarkan pendapat yang disampaikan oleh Soemardi puisi merupakan Suatu Karya Sastra yang dibentuk dengan bahasa yang dipadatkan, dipersingkat, dan diberikan irama dengan bunyi yang berpadu dan kata-kata yang memiliki makna kiasan (imajinatif).

 

James Reevas

Berdasarkan pendapat yang disampaikan oleh James Reevas puisi merupakan Suatu Karya Sastra yang diungkapkan melalui ekspresi, kaya akan bahasa dan memiliki sebuah daya pikat tersendiri.

 

Herman Waluyo

Berdasarkan pendapat yang disampaikan oleh Herman Waluyo puisi merupakan Suatu Karya Satra yang dibentuk untuk mengungkapkan pikiran dan perasaan dari Seorang Penyair, secara imajinatif, yang tersusun dengan memfokuskan kekuatan bahasa dalam bentuk sebuah struktur fisik dan struktur batinnya.

 

H.B Jasin

Berdasarkan pendapat yang disampaikan oleh H.B Jasin puisi merupakan Suatu karya Sastra yang diungkapkan dengan sebuah perasaan yang didalamnya mengandung sebuah fikiran-fikiran dan tanggapan-tanggapan dari Seorang Penyair.

 

 

Ciri Ciri Puisi

Ciri-Ciri puisi

Seperti yang diketahui puisi dibedakan menjadi dua jenis yaitu puisi lama dan puisi baru yang tentu saja masing-masing jenisnya memiliki ciri-ciri yang berbeda yaitu sebagai berikut.

 

Ciri Ciri Puisi Umum

  • Cara penulisan puisi menggunakan bentuk bait yang tersusun atas baris-baris
  • Bentuk diksi yang digunakan dalam puisi bersifat kiasan atau imajinatif, indah dan padat
  • Bentuk diksi yang digunakan mempertimbangkan rima dan persajakan
  • Majas digunakan dengan sangat dominan
  • Pengungkapan setting, alur dan tokoh dalam puisi tidak terlalu ditonjolkan

 

Ciri Ciri Puisi Lama

  • Tidak ada nama penyair puisi atau anonim
  • Masih sangat terikat jumlah baris, diksi, irama, rima, intonasi dan lain sebagainya
  • Gaya bahasa yang dipakai dalam puisi statis atau tetap dan klise
  • Isi puisi biasanya istanasentris dan fantastis
  • Menjadi karya sastra lisan karena disampaikan dan diajarkan dari mulut ke mulut

 

Ciri Ciri Puisi Baru

  • Tidak anonim alias ada nama penyair puisi
  • Sudah tidak terlalu terikat dengan jumlah baris, diksi, irama, rima, intonasi dan lain sebagainya
  • Gaya bahasa yang dipakai dalam puisi dinamis atau berubah ubah
  • Puisi bersifat simetris atau berbentuk rapi
  • Puisi disampaikan menggunakan pola pantun atau sajak syair
  • Biasanya puisi berbentuk empat seuntai
  • Terdiri atas kesatuan gatra atau sintaktis
  • Tiap gatra biasanya terdiri atas empat hingga lima suku kata
  • Isi puisi biasanya kehidupan umum

 

 

Struktur Puisi

Strktur dalam puisi dibedakan menjadi dua yaitu struktur fisik dan struktur batin, yaitu sebagai berikut.

 

Struktur Fisik Puisi

Struktur fisik dalam puisi terbagi lagi menjadi enam antara lain sebagai berikut.

 

Tipografi

Tipografi merupakan bentuk puisi dimana dilengkapi oleh susunan kata-kata pada tepi baik kanan maupun kiri tanpa adanya pengaturan baris yang tidak selalu diawali dengan huruf besar atau kapital dan tidak pula selalu diakhiri dengan tanda titik.

 

Diksi

Diksi merupakan pilihan kata yang digunakan oleh penyair dalam membuat puisi yang terbentuk dengan sedikit kata-kata namun penuh arti sehingga diksi dalam puisi memiliki nilai krusial dari segi estetika.

 

Imaji

Imaji merupakan struktur yang berasal dari indra manusia, imaji dibedakan menjadi tiga yaitu imaji penglihatan atau visual, imaji suara atau auditif dan imaji taktil atau raba atau sentuh.

 

Kata Konkret

Kata konkret merupakan kata yang akan memicu adanya imaji yang biasanya penggunaan kata tersebut akan membuat kita berimajinatif, kata konkret ini berhubungan dengan kata kiasan atau lambang.

 

Gaya Bahasa

Gaya bahasa figuratif digunakan untuk memberikan kesan seolah-olah hidup dan menimbulkan makna konotasi yang biasanya menggunakan gaya bahasa majas seperti metafora, personifikasi, anafora, klimaks, sinekdot, anti klimaks, paradoks, litotes, retorika, repetisi, ironi, satire dan lain sebagainya.

 

Irama / Rima

Irama atau rima merupakan persamaan bunyi puisi pada awal, tengah maupun akhir baris puisi dilengkapi dengan ritma yaitu tinggi rendah, panjang pendek dan keras lemahnya bunyi pada saat puisi disampaikan secara lisan.

 

Struktur Batin

Struktur batin dalam puisi terbagi lagi menjadi empat antara lain sebagai berikut.

 

Tema

Tema merupakan struktur utama yang membangun puisi sebagai landasan dan garis besar penyampaian suatu hal karena erat hubungannya dengan makna tersirat yang akan disampaikan dalam puisi.

 

Rasa

Rasa merupakan sikap penyair terhadap hal yang disampaikan dalam puisinya yang berkaitan erat dengan latar belakang sosial, pengalaman dan psikologis dari penyair.

 

Nada

Nada merupakan sikap penyair terhadap para pembaca puisinya yang berhubungan dengan teman dan rasa baik dengan nada tinggi, nada menggurui, nada sombong, mendikte, seolah ingin bekerja sama dan lain sebagainya.

Baca Juga: Kumpulan Contoh Puisi Singkat.

 

Amanat

Amanat merupakan pesan tersirat atau tujuan dalam sebuah puisi yang ingin disampaikan oleh penyair, jika kita memaknai sebuah puisi maka kita akan menemukan amanatnya.

 

 

Unsur Puisi

Puisi tersusun atas beberapa unsur didalamnya yang harus kalian ketahui antara lain sebagai berikut

  • Kata : merupakan unsur utama yang membentuk sebuah puisi sehingga pemilihannya harus tepat
  • Larik/Baris : merupakan sebuah susunan aik hanya berupa satu kata saja, membentuk frase maupun sebuah kalimat utuh
  • Bait : merupakan kumpulan larik/baris yang terdapat kesatuan makna dengan susunan harmonis
  • Bunyi : merupakan unsur bunyi dalam penyusunan dan penyampaian puisi yang tersusun atas irama atau ritme dan rima atau sajak
  • Makna : merupakan unsur yang mengandung pesan tersirat dari pemilihan kata dan larik serta bait

 

Demikian sedikit informasi mengenai Ciri-Ciri Puisi: Struktur, Unsur, Kaidah. Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan. Mohon maaf jika terdapat kesalahan dalam artikel ini. Terimakasih.

Mexi Kehidupan lebih berarti jika berguna bagi banyak orang, penyuka drama korea.
Baca Lainya PantaiNesia:
  1. Pantai Legian
  2. Pantai Srau
  3. Pantai Watu Karung
  4. Pantai Watu Bale
  5. Pantai Teleng Ria

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DarkLight