Seni Rupa 3 Dimensi

By Arwina Nur Dyah Utami -

Seni rupa 3 dimensi atau 3D sudah sangat populer di kalangan masyarakat. Mungkin sebagian dari kamu sudah tidak asing lagi dengan jenis dari seni rupa 3 dimensi.

Setelah kamu ketahui bahwa seni rupa 2 dimensi hanya memiliki 2 bagian atau 2 sisi saja antara lain yaitu sisi panjang dan lebar saja. Berbeda halnya dengan seni rupa 3 dimensi. Pada umumnya seni rupa 3 dimensi memiliki bagian yang lebih kompleks serta dapat pula untuk dilihat dari berbagai arah.

Bentuk dari seni rupa 3 dimensi biasanya Sama persis dengan objek yang dibayangkan dalam sebuah karya seni. untuk dapat mengetahui penjelasan secara lebih lanjut maka simak uraian berikut ini.

Bangunan tiga dimensi adalah sesuatu yang pasti tidak luput adanya dari penglihatan kita dalam kehidupan sehari-hari. Terutama pada saat kamu sedang bekerja, makan, istirahat, jangan sebagainya tentunya kamu melihat benda tiga dimensi ada di sekeliling.

Pengertian Seni Rupa 3 Dimensi

Yang dimaksud dengan pengertian dari seni rupa tiga dimensi adalah karya seni yang memiliki tiga dimensi yaitu panjang, lebar dan tinggi, atau karya yang memiliki volume dan menempati ruang.

Secara umum dapat disimpulkan pula bahwa pengertian seni rupa tiga dimensi adalah karya seni yang dibatasi tidak saja oleh sisi panjang dan sisi lebar saja, akan tetapi karya seni rupa 3 dimensi juga dibatasi oleh kedalaman atau tinggi.

Dengan kata lain bahwa karya seni tiga dimensi memiliki volume dan menempati sebuah ruang. Sehingga unsur dari ruang inilah yang kemudian menjadi pembeda di antara karya seni rupa 2 dimensi dengan karya seni rupa 3 dimensi.

Kemudian selanjutnya seni rupa 3 dimensi terus mengalami perubahan, dari sudut pandang, model ruang, dan juga pola berkarya hingga jenisnya.

Jenis Karya Seni Rupa 3 Dimensi

Pada saat dilihat berdasarkan dari kegunaannya atau fungsi serta tujuan dari dibentuknya suatu karya seni rupa 3 dimensi, karya seni rupa ini dibagi menjadi dua bagian. Yang pertama adalah seni rupa murni, dan yang kedua adalah seni rupa terapan.

Berikut ini adalah penjelasan tentang bagian-bagian dari seni rupa murni dan seni rupa terapan.

Seni Rupa Murni

Seni rupa murni adalah karya seni yang bisa terlihat atau timbul dengan keindahannya dibandingkan dari kegunaannya, karena seni rupa murni hanya dapat dinikmati dari keindahannya saja tanpa memiliki nilai guna dari suatu karya seni rupa murni.

Contoh seni rupa murni dari karya seni rupa tiga dimensi murni yaitu patung, yang mana patung hanya dapat dinikmati dari keindahannya saja tanpa adanya nilai pakai, dan contoh-contoh yang lainnya.

Seni Rupa Terapan

Seni rupa terapan adalah karya seni yang dibuat dengan tujuan untuk dapat memberi kemudahan dan membantu setiap aktivitas yang dijalani oleh manusia, selain memiliki nilai guna karya seni rupa terapan ini juga memiliki nilai-nilai keindahan atau estetika.

Misalnya contohnya yang sering untuk digunakan dalam kehidupan sehari-hari antara lain adalah peralatan rumah tangga atau dapur, arsitektur dan sebagainya.

Unsur Unsur Seni Rupa 3 Dimensi

Di dalam seni rupa 3 dimensi, terdapat beberapa unsur yang membentuk satu kesatuan, yang mana hal tersebut dapat menjadikan benda tiga dimensi tersebut menjadi lebih indah. Berikut ini adalah unsur-unsur yang terdapat dalam karya seni rupa 3 dimensi, antara lain yaitu:

1. Titik

seni rupa 3 dimnsi

Titik merupakan unsur terkecil yang digunakan dalam proses mendesain atau menggambar, apa itu untuk mendesain seni rupa atau mendesain seni yang lain.

Melalui adanya unsur titik, maka akan dapat dibentuk pula unsur-unsur yang lainnya seperti garis, bidang, simbol, rangka dan ruang. Apabila kamu perhatikan, setiap kali menorehkan tinta apapun, pasti tentu yang diawali dengan titik.

2. Garis

seni rupa 3 dimnsi

Garis adalah suatu goresan yang membentuk suatu arah yang dapat menghubungkan unsur yang lebih besar lagi, yaitu bidang serta bangun ruang.

Adanya garis diawali dengan adanya titik. Dimensi dari garis adalah memanjang serta dapat pula untuk dimodifikasi menjadi bentuk yang lain. sifat dari garis antara lain adalah panjang, pendek, lurus, tebal, patah-patah, miring, melengkung dan yang lainnya.

Selain itu garis juga memiliki berbagai bentuk seperti garis mendatar, garis tegak, garis bersilang, garis melengkung, garis zigzag, garis sejajar, garis gelombang dan yang lainnya.

Penggunaan garis dalam sebuah gambar juga mempunyai kesan tertentu, misalnya seperti garis lurus yang memiliki kesan keras dan garis patah-patah yang memiliki kesan kaku.

3. Bidang

seni rupa 3 dimnsi

Pada setiap garis yang dikombinasikan maka akan dapat membentuk suatu kesatuan yang disebut dengan nama bidang. Tidak memiliki dimensi yaitu panjang dan lebar, atau bentuknya sering disebut dengan bentuk pipih.

Tiap-tiap dari bidang yang dikombinasikan akan dapat membentuk suatu bangun ruang tertentu atau yang disebut dengan bentuk.

4. Bentuk

seni rupa 3 dimnsi

Bentuk adalah utusan Allah yang menjelaskan tentang identitas dari bangun ruang itu sendiri. Misalnya seperti, benda yang berbentuk kubus, tabung, bola, segitiga dan yang lainnya.

Secara hakikat bentuk memiliki sifat yang polos serta hanya dapat diartikan sebagai wujud dari satu kesatuan garis yang struktur.

Akan tetapi apabila kita menyebutnya sebagai bangunan, apakah selain mengandung unsur bentuk, terdapat pohon nilai dan juga makanan pada sendiri yang dikandungnya.

5. Tekstur

seni rupa 3 dimnsi

Tekstur adalah karakteristik dari suatu permukaan bangunan yang dapat untuk dirasakan melalui Indra ada juga Indra peraba. Tekstur memiliki sifat antara lain yaitu halus, pengkilap, licin, kasar dan lain-lain.

Tekstur dapat dibagi menjadi dua jenis yaitu tekstur nyata dan tekstur semu. Ciri-ciri dari tekstur nyata antara lain yaitu memiliki kesesuaian kandungan dari apa yang ditangkap oleh Indra mata dan juga Indra peraba.

Sedangkan untuk ciri-ciri dari tekstur semu adalah tidak mempunyai kesesuaian kandungan dengan apa yang dilihat dan diraba.

Teknik Seni Rupa 3 Dimensi

Dalam berkarya membuat seni rupa 3 dimensi, terdapat beberapa teknik yang dapat kamu gunakan dalam proses pembuatan karya seni rupa 3 dimensi.

Masing-masing dari teknik ini tentunya memiliki konsep yang berbeda serta hasil karya yang berbeda pula. Di bawah ini adalah beberapa teknik seni rupa 3 dimensi yang dapat kamu terapkan.

Teknik Mozaik

seni rupa 3 dimnsi

Teknik mozaik adalah teknik menggambar dengan menggunakan bentuk geometris tertentu. Tujuan dari menggunakan geometris adalah sebagai pengganti bahan utama dari pewarna. Dengan adanya mozaik, maka media seni ini tidak akan terlihat polos dan akan lebih memiliki corak tertentu.

Teknik Aplikasi

seni rupa 3 dimensi

Teknik seni rupa 3 dimensi ini adalah teknik karya seni hias yang dimanfaatkan dalam seni menjahit, dalam prosesnya dilaksanakan dengan cara menempelkan beberapa macam potongan kain yang telah digunting dan telah dibentuk seperti bentuk binatang, bulan, bunga dan lain sebagainya dalam sebuah kain.

Hal tersebut bertujuan untuk dapat memperindah pakaian dengan menggunakan bentuk yang berbeda.

Teknik Pahat

seni rupa 3 dimensi

Teknik seni rupa tiga dimensi yang selanjutnya yaitu dengan menggunakan teknik pahat. Teknik memahat adalah teknik dari karya seni dengan membuang atau menyisihkan bahan-bahan yang sekiranya tidak perlu untuk digunakan pada beberapa karya seni contohnya seperti miniatur tertentu dan patung.

Teknik Cor

seni rupa 3 dimensi

Kemudian yang selanjutnya adalah teknik cor, Teknik ini adalah sebuah teknik dalam karya seni yang diaplikasikan dengan cara menuang zat cair tertentu pada sebuah alat cetakan khusus.

Bahan cair yang biasanya sering digunakan adalah bahan-bahan yang terbuat dari karet, logam, semen dan yang lainnya. Teknik cor ini lebih cocok untuk digunakan dalam pembuatan sebuah bangunan besar dan bangunan yang bertingkat.

Teknik Merakit

seni rupa 3 dimensi

Teknik merakit dalam sebuah karya seni rupa 3 dimensi dilakukan dengan cara menyambungkan potongan potongan dari suatu bahan tertentu supaya menjadi suatu karya seni yang utuh.

Cara menyusun potongan tersebut dinamakan dengan merakit, sedangkan rakitan yang telah dibuat adalah hasil dari karyanya. Mereka dapat diterapkan pada benda-benda yang lebih kompleks, misalnya seperti miniatur pesawat, kereta, kapal, atau alat transportasi yang lainnya.

Baca Juga: Seni Rupa 2 Dimensi.

Fungsi Seni Rupa 3 Dimensi

Berbagai karya seni yang yang tercipta bukan hanya dijadikan sebagai pemuas hasrat dan juga keinginan baik oleh individu ataupun oleh sekelompok orang.

Secara langsung ataupun secara tidak langsung. Sebuah seni di ciptakan dengan tujuan untuk mendapatkan berbagai manfaat yang dapat diperoleh. Fungsi dari seni rupa 3 dimensi antara lain adalah sebagai berikut.

1. Sebagai Sarana Hiasan

Fungsi seni rupa 3 dimensi ini bisa juga dijadikan sebagai hiasan dapat untuk kita temui pada berbagai bentuk ataupun wujud dari benda hias yang dipajang pada suatu ruangan baik di dalam rumah, di kantor, sekolah, atau pendapat boleh dipakai di luar ruangan seperti taman.

Sebagai hiasan, karya seni rupa 3 dimensi mempunyai manfaat untuk dapat memperindah suatu lokasi ataupun tempat yang dapat dirasakan secara langsung oleh orang yang sedang berada pada lokasi atau suatu tempat tersebut.

Contoh dari seni rupa tiga dimensi sebagai hiasan antara lain sebuah patung yang berada di taman misalnya, vas bunga yang diletakkan di atas meja, dan juga beberapa kerajinan keramik yang lainnya.

2. Sebagai Sarana Peringatan

Sebagai peringatan, karya dari seni rupa 3 dimensi digunakan untuk memperingati suatu peristiwa ataupun tokoh tertentu.

Fungsi dari peringatan ini digunakan sebagai pengingat bagi generasi berikutnya ataupun orang yang tidak terlibat dalam suatu peristiwa terhadap suatu hal yang berpengaruh bagi kehidupan kelompok dari masyarakat tertentu.

Contoh dari karya seni rupa 3 dimensi yang memiliki fungsi sebagai peringatan antara lain yaitu kesaktian Pancasila sebagai pengingat kejadian G30 S PKI yang sangat berpengaruh terhadap adanya sejarah bagi bangsa Indonesia, dan karya seni dan karya seni sejenis yang lainnya.

3. Sebagai Sarana Komunikasi

Seni dapat pula dijadikan sebagai sarana komunikasi untuk suatu tujuan atau maksud tertentu. seni dapat digunakan sebagai alat komunikasi untuk mengungkapkan gagasan, kritik sosial ataupun memperkenalkan sesuatu kepada masyarakat.

Begitu juga dengan karya seni rupa tiga dimensi yang dapat dijadikan sebagai sarana komunikasi dalam beberapa hal.

Contohnya seperti relief yang terdapat pada beberapa lokasi yang bersejarah yang dijadikan sebagai sarana komunikasi untuk dapat memperkenalkan peristiwa yang terjadi pada masa lampau kepada para masyarakat pada generasi sekarang.

4. Sebagai Sarana Rekreasi

Fungsi dari seni rupa tiga dimensi dapat pula digunakan sebagai sarana rekreasi untuk dapat menenangkan perasaan, mengurangi kesedihan, dan menghilangkan kepenatan.

Fungsi dari rekreasi yang didapatkan yang berasal dari karya seni rupa 3 dimensi caranya yaitu dengan menikmati keindahan dari hasil karya tersebut serta memahami berbagai maksud dari pembuat karya seni.

Contoh karya seni yang digunakan sebagai sarana rekreasi antara lain yaitu patung Garuda Wisnu kencana yang merupakan sebuah patung besar yang sering digunakan sebagai sarana rekreasi karena keindahannya.

Selain Garuda Wisnu kencana terdapat pula Candi Prambanan, Candi Borobudur yang telah menjadi tujuh keajaiban dunia yang berada di Magelang, Indonesia yang digunakan pula sebagai sarana rekreasi.

5. Sebagai Sarana Religi

Karya seni rupa tiga dimensi dapat pula dijadikan sebagai sarana religi. Dalam fungsi seni rupa 3 dimensi yang bertemakan religi ini, karya seni rupa tiga dimensi berperan dalam menyampaikan pesan religi ataupun digunakan pula sebagai sarana untuk kegiatan religius bagi sekelompok agama atau kepercayaan tertentu.

Fungsi isi karya seni rupa tiga dimensi yang dijadikan sebagai sarana religi antara lain yaitu candi Borobudur yang berada di Magelang.

6. Sebagai Sarana Artistik

Karya seni rupa dalam fungsi artistik biasanya dipakai untuk dapat mengekspresikan perasaan apapun apresiasi seni rupa pembuatnya tanpa ada tujuan komersial. Fungsi dari artistik ini berdasarkan dari jenisnya merupakan fungsi individual dari karya seni rupa 3 dimensi.

Karya seni rupa yang berfungsi sebagai artistik dibuat oleh seniman berdasarkan hanya dari keinginannya saja tanpa adanya intervensi dari sekelompok orang ataupun individu yang lainnya.

Contoh Seni Rupa 3 Dimensi

Karya seni rupa tiga dimensi dapat dengan mudah kita temukan dalam kehidupan sehari-hari. Dibawah ini adalah contoh dari karya seni rupa 3 dimensi kita temukan antara lain yaitu:

1. Kriya

Kriya adalah salah satu karya seni yang menggunakan hand skill atau keterampilan tangan serta memperhatikan segi kebutuhan fisik dan juga segi keindahan. Karya seni kriya termasuk juga sebagai karya seni rupa terapan nusantara.

Kebanyakan dari stik yang digunakan sebagai dekorasi, benda terapan yang siapakah yang seperti furniture, benda mainan seperti boneka misalnya.

Griya juga memiliki keragaman seni seperti kriya kayu, seni kriya keramik, seni kriya tekstil, seni kriya kulit, seni kriya kayu, seni kriya batu, dan seni kriya logam.

Teknik Kriya

Terdapat pula teknik-teknik dalam proses pembuatan seni kriya yang biasa digunakan antara lain adalah sebagai berikut:

Teknik Pahat atau Ukir – Bali adalah salah satu daerah yang paling banyak menggunakan seni kriya pahat misalnya seperti patung arca yang menggunakan bahan baku batu andesit. Selain itu seni kriya juga biasa menggunakan logam, tulang, kayu bakar sampai kulit hewan yang dijadikan sebagai bahan dasar.

Teknik Batik – Pembuatan kain batik dengan menggunakan teknik cap, tulis serta teknik lukis. Orang Indonesia sendiri biasa menggunakan teknik batik tulis dalam membatik. Keragaman dari batik tersebar di seluruh wilayah yang ada di Indonesia.

Batik sendiri memiliki banyak corak yang beraneka ragam dalam setiap wilayah dan daerah, akan tetapi batik yang ada di wilayah Jawa umumnya bergaya natural, sedangkan dengan batik yang ada pada daerah Sumatera memiliki gaya merah megah.

Teknik Bursir – Teknik butsir adalah teknik untuk menambah dan juga mengurangi objek, dengan menjadikan bahan utamanya tanah liat dan sejenisnya karena memiliki sifat yang lunak.

Teknik Anyaman – Anyaman merupakan teknik dengan menumpang tindih, silang menyilang, bolak-balik, lipat melipat dan juga lungsen dengan sebuah pola yang telah ditentukan.

Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat karya dengan menggunakan teknik anyaman yaitu rotan, mendong, enceng,  gondok, kertas, lontar, pandan, bambu.

Pusat dari kerajinan anyaman di Indonesia berada di daerah Bali, Kalimantan, Sulawesi, Papua dan Tasikmalaya.

Teknik Tenun – Indonesia merupakan negara yang kaya akan dengan keragaman serta corak dalam menghasilkan kain tenun. Tenun sendiri terdiri dari dua jenis tenun yaitu tenun songket dan tenun ikat. Perbedaan dari kedua tenun tersebut terdapat pada cara pembuatan dan juga bahan yang digunakan.

Tenun songket dibuat dengan menggunakan benang perak, emas dan juga benang sutra. Daerah yang terkenal dengan penghasil tenun ikat terbesar di dunia antara lain yaitu Aceh, Bali, Sumatera, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat,  Nusa tenggara Timur, Sulawesi Tengah.

Dan daerah dengan penghasil songket yang paling terkenal adalah Sumba, Riau, Aceh, Sumatera Utara, Lombok Nusa tenggara Barat, Maluku dan Palembang. proses dalam pengerjaan dengan menggunakan teknik kanon biasanya membutuhkan waktu 2 sampai 3 bulan.

Teknik Bordir – Teknik bordir atau dengan menggunakan teknik sulam yang ada dapat seni kriya yang telah dikaitkan pada kain yang fungsinya yaitu sebagai penghias tampilan kain.

Penghasilan kriya bordir biasanya terdapat pada tas kerudung taplak meja baju bantal dan lain sebagainya. Sedangkan penghasilan kriya bordir yang paling terkenal berada di Indonesia yaitu pada Kota Tasikmalaya.

2. Keramik

seni rupa 3 dimensi

Contoh karya seni rupa tiga dimensi yang selanjutnya adalah keramik. Contoh keramik merupakan cabang seni yang bersifat tradisional sampai dengan kontemporer apa perkembangan seni yang terkena dampak oleh modernisasi.

Seni rupa keramik memiliki fungsi antara lain yaitu sebagai kerajinan dengan menggunakan bahan utama yang terbuat dari tanah liat yang harus memahami proses dipijit, pilin butsir tapi dengan pembakaran dan juga glasir.

Karena tanah liat memiliki sifat yang plastis, makanan dibutuhkan teknik yang khusus dan juga unik dalam pengolahan sampai dengan penanganannya. Proses inilah yang memiliki banyak resiko akan kegagalan.

Pada saat proses kritis ataupun bagian yang sedang tersulit berlangsung maka keramik memiliki kemungkinan dapat mengalami kegagalan produksi yang tinggi.

Lalu, kualitas sebuah keramik inilah yang dinilai melalui prosesnya, terbukti sampai saat ini, seni keramik memiliki perkembangan dengan sangat pesat dengan berbagai macam model serta harga jual yang tinggi seperti guci dan hiasan dinding.

3. Patung

seni rupa 3 dimensi

Patung adalah salah satu karya seni rupa tiga dimensi yang paling terkenal. sampai sekarang ini patung semakin berkembang lebih baik dan memiliki nilai seni yang tinggi pula.

Patung dapat dibuat dengan bahan batu, kayu, logam serta dapat dilihat dari segala arah mata memandang.

Batu memiliki panjang, lebar dan tinggi serta terbuat dari bahan benda padat dan lunak. Kepanjangan dari orang membuat patung dibuat mirip dengan binatang, game yang tidak manusia dan bentuk yang lainnya.

Bentuk Patung

Berdasarkan dari bentuknya patung memiliki dua jenis yaitu:

  1. Zonde Bosse – zonde bosse adalah bentuk patung yang mampu untuk berdiri sendiri, tidak ada bantuan dari sebelah kanan dan juga dirinya. Patung ini biasanya selalu menempel hanya pada salah satu sisinya.
  2. Relief – relief adalah bentuk dari patung yang menempel pada permukaan dinding. Biasanya relief ini menggambarkan sebuah adegan dari sebuah cerita. Salah satu contoh relief misalnya yaitu candi Siwa dan juga Candi Brahma di kompleks Candi Prambanan yang berisi rangkaian dari adegan cerita Ramayana.

Jenis Relief

Relief dapat dibagi menjadi tiga jenis

  1. Baserelief – relief yang menampilkan bentuk yang kurang dari setengah berdasarkan dari bentuk aslinya.
  2. Demirelief – relief yang menampilkan bentuk setengah dari bentuk aslinya.
  3. Hautrelief – relief yang menampilkan bentuk yang sama persis dengan bentuk aslinya.

4. Arsitektur

seni rupa 3 dimensi

Arsitektur adalah seni rupa 3 dimensi serta ilmu merancang bangunan mencakup pembangunan keseluruhan mulai dari level makro, seperti pada saat perencanaan kota, perancangan kota, arsitektur landscape sampai ke level mikro seperti desain bangunan dan perabot serta desain produk.

Sebagai satu bagian dari suatu seni arsitektur masih memegang prinsip-prinsip keindahan yang merupakan prinsip dasar dari bidang seni seperti kesatuan, keseimbangan, keseharian dan irama dan juga serta digunakan dalam arsitektur.

Kemudian hasil dari arsitektur merupakan perwujudan dari nilai seni. Maka dari itu separuh perguruan tinggi juga masih ada yang mengelompokkan arsitektur kepada fakultas seni.

Lalu kemudian arsitektur dapat dikelompokkan pada applied art atau seni terpakai sedangkan seni rupa dikelompokkan dalam pure art atau seni murni.

Kemudian pada faktanya arsitektur memang bidang seni yang memiliki hubungan pada perencanaan dan perancangan yang digunakan manusia untuk melakukan segala kegiatannya.

Kalimat kemudian berbeda juga dengan seni lukis yang hasilnya merupakan karya dua dimensi atau juga seni pahat yang hasilnya adalah 3 dimensi, arsitektur hasil dari karya ruang dan massa 3 dimensi.

Dan karena merupakan suatu ilmu, arsitek juga memiliki kaitan dengan ilmu lainnya karena sifatnya yang lengkap seperti psikologi, sosiologi, antropologi, filsafat agronomi dan ekonomi.

Dan oleh karena itu sebagian perguruan tinggi juga ada yang mengelompokkan arsitektur kepada fakultas fakultas sosial atau sejenisnya.

Kesimpulan

Demikianlah penjelasan tentang seni rupa 3 dimensi yang berawal dari pengertiannya tekniknya fungsi serta contoh-contohnya yang dapat saya paparkan di dalam artikel ini.

Semoga artikel ini dapat membantu serta menambah pemahaman hangat tentang seni rupa 3 dimensi dan kamu tidak akan salah lagi pengertiannya tentang seni rupa 3 dimensi karena artikel ini.

Arwina Nur Dyah Utami
Arwina Nur Dyah Utami
Penikmat musik dan senja, selamat membaca tulisan saya. Suka banget menulis dan baca novel.

Artikel Terkait

Contoh Alat Musik Melodis
Contoh Alat Musik Melodis
Oleh Hasif Priyambudi
Contoh Seni Rupa Murni
Contoh Seni Rupa Murni
Oleh Hasif Priyambudi
Seni Rupa Terapan
Seni Rupa Terapan
Oleh Arwina Nur Dyah Utami
Seni Rupa Murni
Seni Rupa Murni
Oleh Hasif Priyambudi
Seni Rupa 3 Dimensi
Seni Rupa 3 Dimensi
Oleh Hasif Priyambudi
Seni Rupa 2 Dimensi
Seni Rupa 2 Dimensi
Oleh Arwina Nur Dyah Utami

Baca Lainya Tastynesia:
  1. Singkong Thailand
  2. Keripik Singkong
  3. Tape Singkong
  4. Singkong Goreng
  5. Jus Mangga
  6. Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *