Sifat Benda Cair

By Hanif Pramono -

Air merupakan hal paling penting yang ada di planet bumi karena sebagai kebutuhan bagi semua makhluk yang ada dibumi. Secara teknis hampir 71% air menutupi bagian permukaan bumi, yang intinya 1,4 triliun kilometer kubik di bumi berisi air.

Air juga merupakan benda cair yang sangat dibutuhkan setiap harinya, oleh karena itu air sebagai benda cair memiliki sejuta manfaat dan banyak kegunaanya. Benda cair juga bukan hanya tentang air, tetapi bisa juga minyak, bensin dan lain – lain.

 

Pengertian Benda Cair

Benda cair atau dalam bahasa inggris adalah liquid merupakan suatu benda yang memiliki bentuk cair dan sifatnya dapat berubah bentuk sesuai dengan bentuk tempatnya karena molekul yang dimiliknya bergerak bebas dan bersifat basah.
Menurut KBBI, benda cair adalah benda yang bersifat seperti air yang tidak padat dan tidak berupa gas serta fase zat molekulnya relatis bebas menurut tempat kedudukannya dan terganggu oleh gaya kohesif untuk mempertahankan volume untuk relatif tetap.
Ada beberapa contoh benda cair seperti minyak goreng, air kelapa, keringat, bensin, santan, parfum, kecap, darah, tinta, sirup, susu, madu, solar, oli, air dan yang lainya berbentuk cair.

 

 

Sifat Benda Cair

Setelah kita mengetahui pengertian benda cair, maka baiknya juga kalian ketahui sifat benda cair berikut ini.

 

1. Mengalir Dari Hulu Ke Hilir atau Ke Tempat Yang Lebih Rendah

Sesuai dengan gravitasi Bumi yang terjadi kepada hal – hal lain, air benda cair juga mengalir dari atas ke tempat yang lebih rendah. Seperti air terjun atau sungai mengalir yang mengalir ketempat yang lebih rendah.

 

2. Gaya Antar Partikel Yang Cukup Kuat

Benda cair memiliki gaya antar partiklel yang sangat kuat namun tidak sekuat layaknya benda padat yang merekat satu sama lain.

 

3. Gaya Antar Partikel Bergerak Bebas

Benda cair memiliki gaya antar partikel yang bergerak bebas dan renggang, beda halnya dengan zat padat yang sulit menyesuaikan tempatnya.

 

4. Memiliki Volume Yang Tetap

Dalam hal ini volume air menyesuaikan dari tempat yang diletakan seperti berbentuk bulat, benda cair akan cenderung berbentuk bulat atau bentuk lainya.

 

5. Permukaan Datar atau Tenang

Saat benda cair menyesuaikan tempatnya, walaupun dimiringkan 90 derajat atau berbalik 180 derajat aan tetap memiliki permukaan yang datar dan tidak berubah – ubah.

 

6. Meresap Melalui Celah – Celah

Benda cair memiliki partikel yang cukup kuat karena dapat meresap melalui pori – pori sekalipun. Dapat diambil contoh seperti kain kena air akan meresap sampai ke dalam – dalam sekalipun.

 

7. Mempunyai Sifat Kapilaritas

Dalam hal ini benda cair memiliki gaya yang terdapat pada air dan dapat menuju ke atas atau melawan gaya gravitasi bumi melalui gaya kapilaritas. Contoh seperti saat kain terkena air maka akan menyebar dan bisa menuju ke atas.

 

8. Bentuk Yang Tidak Tetap

Benda cair memiliki bentuk yang tidak tetap karena menyesuaikan tempat dimana benda cair diletakan. Bisa memungkinkan tidak beraturan, tergantung dimana tempat kedudukan benda cair tersebut.

 

9. Menekan Ke Segala Arah

Benda cair dapat menekan ke segala arah karena memiliki sifat bergerak bebas. Dimana, jika ditumpahkan atau dibuang benda cair dapat mengarah kemana pun.

Karena benda cair memiliki tekanan yang semakin rendah suatu tempat maka tekanan benda padat dapat semakin besar dan memungkinkan menuju ke segala arah tidak hanya satu arah.

 

10. Melarutkan Zat

Benda cair dapat melarutkan zat, contohnya air dengan teh. Teh akan larut dalam air dimana merubah seluruh warna atau kandungan yang ada di teh menuju ke air dan akan menjadi satu.

 

 

Contoh Benda Cair

Setelah kita mengetahui pengertian dan sifatnya, maka baiknya kita juga ketahui contoh benda cair berikut ini.

  1. Air
  2. Oli
  3. Minyak
  4. Pelumas
  5. Bensin
  6. Pertamax
  7. Soda
  8. Cuka
  9. Raksa
  10. Alkohol

 

 

Perubahan Benda Cair

Setelah mengetahui contoh, pengertian dan sifat-sifatnya. Tak lengkap jika kita tak mengetahui perubahan benda cair berikut ini.

 

(Membeku): Benda Cair ke Padat

Perubahan benda cair ke padat atau biasa disebut dengan membeku, perubahan ini di picu karena benda cair mengalami proses pembekuan yang disebabkan oleh suhu yang rendah (umumnya dibawah 0 derajat).

Contoh: Air yang dimasukan ke kulkas atau pendingin sehingga menjadi es.

 

(Menguap): Benda Cair ke Gas

Proses ini merupakan bentuk perubahan dari benda cair menjadi gas, hal ini karena suhu yang tinggi.

Contohnya: Air yang direbus, maka air menjadi uap atau gas.

 

Nah kurang lebih itu penjelasan tentang  Sifat Benda Cair. Semoga dapat memberikan manfaat bagi kalian semua dan memberikan pelajaran mengenai Sifat Benda Cair, sekian dan terima kasih.

Hanif Pramono
Hanif Pramono
Mahasiswa S1 Teknik Informatika di Universitas Amikom Purwokerto, suka menulis berbagai hal menarik seperti bahasa, sastra dan matematika.

Artikel Terkait

Organel Sel
Organel Sel
Oleh Arwina Nur Dyah Utami
Proses Spermatogenesis
Proses Spermatogenesis
Oleh Mexi Prizkia
Perbedaan Spermatogenesis dan Oogenesis
Perbedaan Spermatogenesis dan Oogenesis
Oleh Arwina Nur Dyah Utami
Sistem Pencernaan Manusia
Sistem Pencernaan Manusia
Oleh Arwina Nur Dyah Utami
Metamorfosis Sempurna dan Tidak Sempurna
Metamorfosis Sempurna dan Tidak Sempurna
Oleh Hasif Priyambudi
Tumbuhan Dikotil dan Monokotil: Pengertian dan Perbedaan Dikotil & Monokotil
Tumbuhan Dikotil dan Monokotil: Pengertian dan Perbedaan Dikotil & Monokotil
Oleh Arwina Nur Dyah Utami

Baca Lainya Tastynesia:
  1. Rujak Buah
  2. Jus Jeruk
  3. Kue Balok
  4. Kue Lumpur
  5. Kue Pancong

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *