Sifat Benda Padat

Jika kita membahas tentang benda maka akan terdapat banyak sekali jenisnya yang dikategorikan dalam tiga kelompok yaitu benda padat, benda cair maupun benda gas. Ketiga benda ini setiap hari kita temui baik di dalam rumah, di jalan maupun pada tempat-tempat umum.

Nah pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai benda padat yang memang paling sering dijumpai dan digunakan oleh manusia dalam kehidupan sehari-hari, bahkan manusia sendiri hampir tidak bisa lepas dan akan membutuhkan benda padat pada setiap kegiatannya. Untuk penjelasannya simak uraian dibawah ini.

  1. Pengertian Benda Padat
  2. Sifat - Sifat Benda Padat
    1. 1. Berbentuk Padat
    2. 2. Bentuknya Tidak Berubah Berdasarkan Wadah
    3. 3. Memiliki Volume Yang Tetap
    4. 4. Menempati Ruang
    5. 5. Bentuknya Bisa Diubah Dengan Proses Tertentu
    6. 6. Jarak Antar Partikel Sangat Rapat
    7. 7. Susunan Partikel Teratur
    8. 8. Gaya Tarik Menarik Antar Partikel Kuat
  3. Contoh Benda Padat
  4. Perubahan Wujud Benda Padat
    1. 1. Mencair (Perubahan Benda Padat Menjadi Benda Cair)
    2. 2. Menyublim (Perubahan Benda Padat Menjadi Gas)

Pengertian Benda Padat

Pengertian Benda Padat

Benda padat merupakan benda yang memiliki volume dan bentuk tidak berubah-ubh alias tetap yang disusun atas zat padat dengan struktur kuat, rapat dan kaku sehingga berbentuk padat.

Menurut KBBI atau Kamus Besar Bahasa Indonesia benda pada diartikan sebagai benda yang sangat penuh hingga tidak berongga, penuh sesak, rapat serta mempunyai isi dan bentuk yang tetap.

Zat pada dibedakan menjadi dua yaitu zat padat kristal yang merupakan zat pada dengan susunan partikel rapi dan teratur. Dan zat padat amorf yang merupakan zat pada dengan susunan partikel yang tidak rapi dan teratur, zat amorf ini biasanya memiliki tekstur yang elastis.

Baca Juga : Pengertian Zat Gas Lengkap

Sifat – Sifat Benda Padat

Sifat Benda Padat

Setiap benda di dunia ini memiliki sifat dan ciri masing-masing sesuai bentuknya termasuk benda padat, dibawah ini merupakan sifat benda padat antara lain.

1. Berbentuk Padat

Sesuai namanya benda padat tentu saja memiliki bentuk yang padat dan terisi penuh oleh partikel penyusunnya, sehingga bentuknya yang padat menjadi sifat benda padat yang utama. Benda pada ini tentu saja yang dapat disentuh, dirasakan dan dilihat secara nyata.

2. Bentuknya Tidak Berubah Berdasarkan Wadah

Jika benda cair dan gas akan menyesuaikan bentuk dengan wadahnya, maka tidak dengan benda padat. Tidak peduli tempat dimana ia berada, benda padat akan memiliki bentuk yang tetap dan tidak berubah-ubah.

Misalnya jika buah jeruk bulat utuh ditempatkan pada mangkuk maka jeruk tersebut tidak akan berbentuk seperti mangkuk namun akan tetap bulat utuh.

3. Memiliki Volume Yang Tetap

Volume benda padat selalu tetap (tidak akan berubah) walaupun ditempatkan pada wadah yang berubah-ubah. Hal tersebut dikarenakan benda padat sudah mempunyai bentuk sendiri yang terususun dari partikel yang rapat sehingga volumenya tidak bisa berubah.

4. Menempati Ruang

Benda padat yang menempati wadah akan menempati ruang baik panjang, lebar maupun tinggi sesuai dengan ukuran benda padat tersebut.

5. Bentuknya Bisa Diubah Dengan Proses Tertentu

Benda padat memang tidak bisa diubah bentuknya namun jika diberi perlakuan tertentu benda padat seperti dibawah ini dapat berubah bentuk antara lain sebagai berikut

  • Kayu yang dapat dbentuk menjadi berbagi perabotan.
  • Kaca yang dipanaskan dapat dibentuk menjadi berbagai kerajinan.
  • Batu yang dipahat dapat dibentuk menajadi patung.
  • Plastik yang dirubah menjadi berbagai peralatan.
  • Besi yang ditempa dapat dijadikan alat logam.

6. Jarak Antar Partikel Sangat Rapat

Benda padat memang tersusun atas partikelnya yang sangat padat, karena pertikel yang padat inilah maka jarak antar partikelnya tentu saja sangat rapat dan berdekatan antara satu sama lain.

7. Susunan Partikel Teratur

Benda padat tersusun atas partikel yang teratur, selain rapat namun partikel penyusunnya juga tertata dengan rapi dan teratur, jika partikelnya tidak terususun dengan rapi dan teratur maka benda padat akan bersifat elastis.

8. Gaya Tarik Menarik Antar Partikel Kuat

Jika gaya tarik menarik antar partikel benda tidak kuat maka susunan bendanya tidak akan rapat, padat dan teratur yang akhirnya tidak akan membentuk benda padat. Oleh karena itu benda pada memiliki gaya tarik menarik antar partikel yang kuat.

Baca Juga : Sifat Benda Cair

Contoh Benda Padat

Dalam kehidupan sehari – hari, ada banyak sekali contoh dari benda padat. Berikut ini adalah beberapa contoh benda padat, antara lain.

  • Plastik
  • Kayu
  • Karet
  • Besi
  • Tembaga
  • Tanah
  • Pasir
  • Batu
  • Kaca
  • Kertas
  • Piring
  • Gelas
  • Sendok
  • Garpu
  • Tulang
  • Beras
  • Botol
  • Paku
  • Sterofom
  • Bambu
  • Kursi kayu
  • Meja kayu
  • Lilin
  • Kardus
  • Kabel

Perubahan Wujud Benda Padat

Perubahan Benda Padat

Benda padat tertentu dapat berubah menjadi zat lain baik zat cair maupun zat padat, antara lain sebagai berikut.

1. Mencair (Perubahan Benda Padat Menjadi Benda Cair)

Mencair adalah perubahan yang terjadi dari benda padat menjadi benda cair yang diakibatkan oleh perubahan suhu atau energi yang panas. Contoh perubahan wujud mencair ini yaitu

  • Mentega yang mencair akibat dipanaskan.
  • Lilin yang mencair jika dinyalakan dan terkena api.
  • Es batu yang dikeluarkan dari freezer akan mencair karena perubahan suhu yang tinggi menjadi lebih hangat.

Baca Juga : Perubahan Fisika

2. Menyublim (Perubahan Benda Padat Menjadi Gas)

Menyublim merupakan perubahan yang terjadi oleh benda padat menjadi benda cair yang diakibatkan oleh perubahan atau tekanan suhu atau energi panas. Contoh perubahan wujud menyublim ini adalah kapur barus yang diletakkan pada lemari lama-kelamaan akan hilang dan habis karena proses ini.

Selain contoh yang disebutkan diatas kalian juga dapat mencari contoh sendiri benda yang ada di sekitar kalian karena memang benda padat sangat banyak jenisnya.

Demikian sedikit informasi mengenai Sifat Benda Padat mulai dari Pengertian, Ciri, Bentuk, Contoh. Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan. Mohon maaf jika terdapat kesalahan dalam artikel ini, Terima kasih.