√ 5 Syarat Membuat SKCK di Polres, Polsek, dan Online (Terbaru 2019)

5 Syarat Membuat SKCK di Polres, Polsek, dan Online

5 Syarat Membuat SKCK di Polres, Polsek, dan Online

Umumnya pada suatu perusahaan, untuk melamar pekerjaan kamu harus menyertakan Surat Keterangan Catatan Kepolisian atau yang biasa disebut dengan istilah SKCK. Surat tersebut menjadi sangat penting karena surat tersebut bisa menjadi bukti bahwa nama kita bersih dari segala tindak kejahatan yang tercatat di pihak kepolisian.

Jika seseorang melakukan tindak kejahatan, maka orang tersebut akan tercatat di pihak kepolisian, dan jika orang tersebut meminta SKCK, maka akan tertulis pada SKCK apa saja kejahatan yang pernah dilakukannnya pada Surat Keterangan Catatan Kepolisian. Tetapi jika orang tersebut tidak pernah melakukan kejahatan maka tidak akan daftar kejahatan pada SKCK.

Semua perusahaan ataupun badan usaha pasti tidak ingin pegawai atau karyawannya merupakan bekas narapidana atau masuk dalam Daftar Pencarian Orang atau yang biasa disebut dengan istilah DPO. Oleh karena itu, SKCK menjadi salah satu hal yang wajib disertakan dalam proses lamaran pekerjaan. Nah, pada artikel kali ini pintarnesia akan memberikan beberapa syarat membuat SKCK terbaru 2019, pada Polres, Polsek ataupun cara membuat SKCK secara online.

Untungnya syarat membuat SKCK sangat mudah dan tidak ribet. Kamu hanya perlu melengkapi beberapa dokumen untuk sebagai identitas diri, yang nantinya akan dibawa ke kantor Polsek, Polres, ataupun Polda sesuai dengan kebutuhan kamu.

Surat Keterangan Catatan Kepolisian atau yang biasa disebut dengan SKCK juga memiliki masa berlaku, yakni berlaku selama 6 (enam) bulan saja. Jika masa berlaku dari SKCK itu habis, maka kamu perlu memperpanjang SKCK tersebut, sehingga kamu tidak perlu membuat SKCK yang baru lagi.

 

Syarat Membuat SKCK : Surat Keterangan Catatan Kepolisian

Sebenarnya dulu SKCK dikenal sebagai Surat Keterangan Kelakuan Baik (SKKB), namun namanya berubah menjadi Surat Keteangan kelakuan Baik (SKCK). Nah, bagi kamu yang baru akan membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) berikut ini adalah beberapa syarat atau dokumen yang harus dibawa.

1. Syarat Membuat SKCK Baru

Pembuatan SKCK yang baru bisa dilakukan di Polsek, Polres, atau Polda terdekat, kamu bisa menyesuaikannya dengan kebutuhan dalam melamar pekerjaan. Tapi sebelum kamu pergi ke kantor polisi kamu harus melengkapi beberapa persyaratan membuat SKCK, di antaranya adalah:

  1. Melampirkan Fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  2. Melampirkan Fotocopy Akte Kelahiran
  3. Melampirkan Fotocopy Karu Keluarga (KK)
  4. Sidik Jari (dilakukan di kantor polisi)
  5. Mengisi Formulir Pendaftaran
  6. Membawa Pas Foto sebanyak 4 (empat) lembar dengan background foto berwarna merah dan berukuran 4 x 6
  7. Membayar biaya pembuatan SKCK Sebesar 30 Ribu Rupiah

Nah, itulah syarat membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang baru pertama kali dibuat dan wajib kamu bawa ketika datang ke Polsek, Polres maupun Polda. Syarat membuat SKCK semakin mudah, karena sekarang tidak perlu surat pengatar dari RT, RW, dan Kelurahan. Pihak kepolisian sudah menghapus syarat tersebut karena dianggap kurang effisien dan hanya membuang waktu saja.

Setelah persyaratan yang diperlukan lengkap, lalau dimasukan kedalam map dan kamu bisa datang ke Polsek, Polres, ataupun Polda terdekat. Jangan lupa juga untuk menggunakan pakaian yang rapi, kemudian tinggal menyerahkan berkas ke ruang pembuatan SKCK.

Setelah kita menyerahkan persyaratan kepada petugas, nantinya kamu akan disuruh untuk mengisi formulir yang dibutuhkan petugas. Isi formulir tersebut dengan baik dan benar, dan apabila sudah selesai mengisi formulir tinggal menyerahkan formulir tersebut ke petugas terkai dan membayar administrasi sekitar 30 ribu rupiah.

Setelah itu kita tinggal menunggu SKCK selesai dicetak dan jangan lupa untuk difotocopy untuk dilegalisir. Legalisir SKCK sangat penting, karena yang diserahkan untuk melamar pekerjaan adalah fotocopy SKCK yang sudah dilegalisir. Sedangkan SKCK yang asli harus disimpan dengan baik, sehingga nantinya bisa diperpanjang jika masa berlaku SKCK sudah habis.

Nah, sedangkan untuk memperpanjang SKCK juga memerlukan beberapa persyaratan, berikut ini adalah beberapa persyaratan yang harus dibawa ketika memperpanjang SKCK.

 

2. Syarat Perpanjang Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)

Seperti yang sudah saya jelaskan di atas, bahwa SKCK memiliki masa berlaku selama 6 (enam) bukan saja, Jika masa berlaku hampir habis, maka kamu harus segera memperpanjang SKCK supaya kamu tidak perlu membuat SKCK yang baru lagi yang dimana prosesnya lebih lama dibandingkan dengan memperpanjang SKCK. Berikut ini adalah beberapa syarat yang harus dilengkapi untuk memperpanjang SKCK.

  1. SKCK yang lama dan akan diperpanjang
  2. Fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  3. Fotocopy Kartu Keluarga (KK)
  4. Fotocipy Akte Kelahiran
  5. Membawa Pas FOto sebanyak 4 (empat) lembar dengan background foto berwarna merah dan berukuran 4 x 6

Setelah menyiapkan semua berkas di atas, selanjutnya kamu tinggal datang ke Polsek, Polres, atau Polda terdekat dengan membawa berkas atau persyaratan tersebut kedalam map. Lalu, serahkan semua persyaratan tersebut ke petugas pembuatan SKCK dan tinggal menunggu SKCK selesai dicetak, setalah SKCK jadi kamu perlu membayar biaya perpanjangan SKCK sebesar 30 ribu rupiah saja.

Proses perpanjangan SKCK hanya memerlukan waktu 30 menit, tapi waktu itu bisa lebih lama jika banyak orang yang mengantri. Pintarnesia menyarankan untuk datang lebih pagi, supaya kamu tidak perlu lama mengantri.

 

3. Syarat Membuat SKCK Luar Negeri

Khusus SKCK yang satu ini diperuntukan bagi masyarakat Indonesia yang ingin bersekolah atau bekerja di luar negeri. Cara pembuatannya sedikit berbeda pada pembuatan SKCK biasa, hal yang membuat beda terdapat pada syaratnya. Karena pembuatan SKCK luar negeri membutuhkan fotocopy Passport serta surat pengantar dari Sponsor atau PT. Berikut ini adalah beberapa syarat pembuatan SKCK luar negeri, di antaranya adalah:

  1. Melampirkan Fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  2. Melampirkan Fotocopy Akte Kelahiran
  3. Melampirkan Fotocopy Karu Keluarga (KK)
  4. Sidik Jari (dilakukan di kantor polisi)
  5. Mengisi Formulir Pendaftaran
  6. Fotocopy Passport
  7. Surat Pengantar dari Sponsor atau PT
  8. Membawa Pas Foto sebanyak 4 (empat) lembar dengan background foto berwarna merah dan berukuran 4 x 6
  9. Fotocopy Ijazah terakhir

Pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian tidak akan diproses jika berkasnya tidak lengkap. Oleh karena itu, kamu harus melengkapi dan menyiapkan dulu semua berkas persyaratan membuat SKCk sebelum datang ke kantor polisi. Nah, setelah berkas atau persyaratan lengkap, kamu tinggal pergi ke kantor polisi dan menyerahkan persyaratan membuat SKCK. Tunggu proses pembuatan SKCK berhasil, jika sudah maka kamu perlu membayar sebesar 30 ribu rupiah.

Oya…, sampai lupa bahwa tarif pembuatan SKCK diatur pada Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara bukan Pajak yang Berlaku Pada Kepolisian Negara Republik Indonesia. Tarif SKCK dulu hanya 10 ribu rupiah dan sekarang naik menjadi 30 ribu rupiah.

 

4. Persyaratan Membuat SKCK Online

Seiring berkembangnya teknologi, sekarang membuat SKCK tidak hanya secara online, tapi sekarang bisa dilakukan secara online. Tentu saja hal itu sangat mempermudah masyarakat indonesia untuk membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian atau yang biasa disebut dengan SKCK. Meskipun sudah dilakukan secara online, tapi kita harus tetap datang ke kantor polisi untuk mengambil SKCK yang sudah jadi.

Layanan ini memiliki tujuan untuk mempermudah pembayaran dan birokasi SKCK. Proses pembayaran SKCK bisa dilakukan melaluii Loket Bank BRI ataupun melalui BRI virtual akun. Untuk membuat SKCK secara online persyaratannya sama saja dengan pembuatan SKCK offline, tapi untuk membuat SKCK secara online kamu harus mengisi formulir terlebih dahulu disini.

 

5. Persyaratan SKCK Untuk Warga Negara Asing (WNA)

Untuk WNA sendiri sedikit berbeda dengan pembuatan SKCK biasa, nah berikut ini adalah beberapa persyaratan yang harus dilengkapi, diantaranya adalah:

  1. Membawa Fotocopy Paspor
  2. Membawa surat permohonan dari perusahaan, sponsor atu lembaga yang bertanggung jawab pada WNA
  3. Membawa Fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Surat Nikah jika memiliki suami atau istri warga negara Indonesia
  4. Membawa Fotocopy Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP) atau Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS)
  5. Membawa Fotocopy Surat Tanda Melapor (STM) dari kepolisian
  6. Membawa Fotocopu IMTA dari KEMENAKER RI
  7. Membawa Pas Foto sebanyak 4 (empat) lembar dengan background foto berwarna kuning dan berukuran 4 x 6

Pembuatan SKCK bagi WNA bisa disesuaikan dengan keperluannya, jika ingin bekerja di Indonesia, maka bisa dibuat di Kepolisian Daerah (POLDA). Tapi jika sedang mengurus proses Naturalisasi menjadi warga negara Indonesia, maka harus membuat SKCK di Mabes Polri. Hal itu dikarenakan sesuai dengan tingkatan kewenangan kesatuan wilayah yang membagi keperluan pembuatan dari SKCK. Keperluan pembuatan SKCK di setiap instansi berbeda-beda, maka dari itu kamu tidak boleh asal dalam membuat SKCK

 

Nah, itulah beberapa cara persyaratan membuat SKCK. Semoga artikel ini bisa membantu kamu dalam membuat SKCK, jika ada kesalahan dalam artikel ini mohon untuk dimaafkan dan dimaklumi.



Pengertian Wilayah: Jenis, Ciri, Penggolongan dan Pembagian Wilayah

Pengertian Wilayah: Jenis, Ciri, Penggolongan dan Pembagian Wilayah

Umumnya pada suatu perusahaan, untuk melamar pekerjaan kamu harus menyertakan Surat Keterangan Catatan Kepolisian atau yang biasa disebut dengan istilah SKCK. Surat tersebut menjadi sangat penting karena surat tersebut bisa menjadi bukti bahwa nama kita bersih dari segala tindak kejahatan yang tercatat di pihak kepolisian.

Jika seseorang melakukan tindak kejahatan, maka orang tersebut akan tercatat di pihak kepolisian, dan jika orang tersebut meminta SKCK, maka akan tertulis pada SKCK apa saja kejahatan yang pernah dilakukannnya pada Surat Keterangan Catatan Kepolisian. Tetapi jika orang tersebut tidak pernah melakukan kejahatan maka tidak akan daftar kejahatan pada SKCK.

Semua perusahaan ataupun badan usaha pasti tidak ingin pegawai atau karyawannya merupakan bekas narapidana atau masuk dalam Daftar Pencarian Orang atau yang biasa disebut dengan istilah DPO. Oleh karena itu, SKCK menjadi salah satu hal yang wajib disertakan dalam proses lamaran pekerjaan. Nah, pada artikel kali ini pintarnesia akan memberikan beberapa syarat membuat SKCK terbaru 2019, pada Polres, Polsek ataupun cara membuat SKCK secara online.

Untungnya syarat membuat SKCK sangat mudah dan tidak ribet. Kamu hanya perlu melengkapi beberapa dokumen untuk sebagai identitas diri, yang nantinya akan dibawa ke kantor Polsek, Polres, ataupun Polda sesuai dengan kebutuhan kamu.

Surat Keterangan Catatan Kepolisian atau yang biasa disebut dengan SKCK juga memiliki masa berlaku, yakni berlaku selama 6 (enam) bulan saja. Jika masa berlaku dari SKCK itu habis, maka kamu perlu memperpanjang SKCK tersebut, sehingga kamu tidak perlu membuat SKCK yang baru lagi.

 

Syarat Membuat SKCK : Surat Keterangan Catatan Kepolisian

Sebenarnya dulu SKCK dikenal sebagai Surat Keterangan Kelakuan Baik (SKKB), namun namanya berubah menjadi Surat Keteangan kelakuan Baik (SKCK). Nah, bagi kamu yang baru akan membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) berikut ini adalah beberapa syarat atau dokumen yang harus dibawa.

1. Syarat Membuat SKCK Baru

Pembuatan SKCK yang baru bisa dilakukan di Polsek, Polres, atau Polda terdekat, kamu bisa menyesuaikannya dengan kebutuhan dalam melamar pekerjaan. Tapi sebelum kamu pergi ke kantor polisi kamu harus melengkapi beberapa persyaratan membuat SKCK, di antaranya adalah:

  1. Melampirkan Fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  2. Melampirkan Fotocopy Akte Kelahiran
  3. Melampirkan Fotocopy Karu Keluarga (KK)
  4. Sidik Jari (dilakukan di kantor polisi)
  5. Mengisi Formulir Pendaftaran
  6. Membawa Pas Foto sebanyak 4 (empat) lembar dengan background foto berwarna merah dan berukuran 4 x 6
  7. Membayar biaya pembuatan SKCK Sebesar 30 Ribu Rupiah

Nah, itulah syarat membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang baru pertama kali dibuat dan wajib kamu bawa ketika datang ke Polsek, Polres maupun Polda. Syarat membuat SKCK semakin mudah, karena sekarang tidak perlu surat pengatar dari RT, RW, dan Kelurahan. Pihak kepolisian sudah menghapus syarat tersebut karena dianggap kurang effisien dan hanya membuang waktu saja.

Setelah persyaratan yang diperlukan lengkap, lalau dimasukan kedalam map dan kamu bisa datang ke Polsek, Polres, ataupun Polda terdekat. Jangan lupa juga untuk menggunakan pakaian yang rapi, kemudian tinggal menyerahkan berkas ke ruang pembuatan SKCK.

Setelah kita menyerahkan persyaratan kepada petugas, nantinya kamu akan disuruh untuk mengisi formulir yang dibutuhkan petugas. Isi formulir tersebut dengan baik dan benar, dan apabila sudah selesai mengisi formulir tinggal menyerahkan formulir tersebut ke petugas terkai dan membayar administrasi sekitar 30 ribu rupiah.

Setelah itu kita tinggal menunggu SKCK selesai dicetak dan jangan lupa untuk difotocopy untuk dilegalisir. Legalisir SKCK sangat penting, karena yang diserahkan untuk melamar pekerjaan adalah fotocopy SKCK yang sudah dilegalisir. Sedangkan SKCK yang asli harus disimpan dengan baik, sehingga nantinya bisa diperpanjang jika masa berlaku SKCK sudah habis.

Nah, sedangkan untuk memperpanjang SKCK juga memerlukan beberapa persyaratan, berikut ini adalah beberapa persyaratan yang harus dibawa ketika memperpanjang SKCK.

 

2. Syarat Perpanjang Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)

Seperti yang sudah saya jelaskan di atas, bahwa SKCK memiliki masa berlaku selama 6 (enam) bukan saja, Jika masa berlaku hampir habis, maka kamu harus segera memperpanjang SKCK supaya kamu tidak perlu membuat SKCK yang baru lagi yang dimana prosesnya lebih lama dibandingkan dengan memperpanjang SKCK. Berikut ini adalah beberapa syarat yang harus dilengkapi untuk memperpanjang SKCK.

  1. SKCK yang lama dan akan diperpanjang
  2. Fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  3. Fotocopy Kartu Keluarga (KK)
  4. Fotocipy Akte Kelahiran
  5. Membawa Pas FOto sebanyak 4 (empat) lembar dengan background foto berwarna merah dan berukuran 4 x 6

Setelah menyiapkan semua berkas di atas, selanjutnya kamu tinggal datang ke Polsek, Polres, atau Polda terdekat dengan membawa berkas atau persyaratan tersebut kedalam map. Lalu, serahkan semua persyaratan tersebut ke petugas pembuatan SKCK dan tinggal menunggu SKCK selesai dicetak, setalah SKCK jadi kamu perlu membayar biaya perpanjangan SKCK sebesar 30 ribu rupiah saja.

Proses perpanjangan SKCK hanya memerlukan waktu 30 menit, tapi waktu itu bisa lebih lama jika banyak orang yang mengantri. Pintarnesia menyarankan untuk datang lebih pagi, supaya kamu tidak perlu lama mengantri.

 

3. Syarat Membuat SKCK Luar Negeri

Khusus SKCK yang satu ini diperuntukan bagi masyarakat Indonesia yang ingin bersekolah atau bekerja di luar negeri. Cara pembuatannya sedikit berbeda pada pembuatan SKCK biasa, hal yang membuat beda terdapat pada syaratnya. Karena pembuatan SKCK luar negeri membutuhkan fotocopy Passport serta surat pengantar dari Sponsor atau PT. Berikut ini adalah beberapa syarat pembuatan SKCK luar negeri, di antaranya adalah:

  1. Melampirkan Fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  2. Melampirkan Fotocopy Akte Kelahiran
  3. Melampirkan Fotocopy Karu Keluarga (KK)
  4. Sidik Jari (dilakukan di kantor polisi)
  5. Mengisi Formulir Pendaftaran
  6. Fotocopy Passport
  7. Surat Pengantar dari Sponsor atau PT
  8. Membawa Pas Foto sebanyak 4 (empat) lembar dengan background foto berwarna merah dan berukuran 4 x 6
  9. Fotocopy Ijazah terakhir

Pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian tidak akan diproses jika berkasnya tidak lengkap. Oleh karena itu, kamu harus melengkapi dan menyiapkan dulu semua berkas persyaratan membuat SKCk sebelum datang ke kantor polisi. Nah, setelah berkas atau persyaratan lengkap, kamu tinggal pergi ke kantor polisi dan menyerahkan persyaratan membuat SKCK. Tunggu proses pembuatan SKCK berhasil, jika sudah maka kamu perlu membayar sebesar 30 ribu rupiah.

Oya…, sampai lupa bahwa tarif pembuatan SKCK diatur pada Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara bukan Pajak yang Berlaku Pada Kepolisian Negara Republik Indonesia. Tarif SKCK dulu hanya 10 ribu rupiah dan sekarang naik menjadi 30 ribu rupiah.

 

4. Persyaratan Membuat SKCK Online

Seiring berkembangnya teknologi, sekarang membuat SKCK tidak hanya secara online, tapi sekarang bisa dilakukan secara online. Tentu saja hal itu sangat mempermudah masyarakat indonesia untuk membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian atau yang biasa disebut dengan SKCK. Meskipun sudah dilakukan secara online, tapi kita harus tetap datang ke kantor polisi untuk mengambil SKCK yang sudah jadi.

Layanan ini memiliki tujuan untuk mempermudah pembayaran dan birokasi SKCK. Proses pembayaran SKCK bisa dilakukan melaluii Loket Bank BRI ataupun melalui BRI virtual akun. Untuk membuat SKCK secara online persyaratannya sama saja dengan pembuatan SKCK offline, tapi untuk membuat SKCK secara online kamu harus mengisi formulir terlebih dahulu disini.

 

5. Persyaratan SKCK Untuk Warga Negara Asing (WNA)

Untuk WNA sendiri sedikit berbeda dengan pembuatan SKCK biasa, nah berikut ini adalah beberapa persyaratan yang harus dilengkapi, diantaranya adalah:

  1. Membawa Fotocopy Paspor
  2. Membawa surat permohonan dari perusahaan, sponsor atu lembaga yang bertanggung jawab pada WNA
  3. Membawa Fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Surat Nikah jika memiliki suami atau istri warga negara Indonesia
  4. Membawa Fotocopy Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP) atau Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS)
  5. Membawa Fotocopy Surat Tanda Melapor (STM) dari kepolisian
  6. Membawa Fotocopu IMTA dari KEMENAKER RI
  7. Membawa Pas Foto sebanyak 4 (empat) lembar dengan background foto berwarna kuning dan berukuran 4 x 6

Pembuatan SKCK bagi WNA bisa disesuaikan dengan keperluannya, jika ingin bekerja di Indonesia, maka bisa dibuat di Kepolisian Daerah (POLDA). Tapi jika sedang mengurus proses Naturalisasi menjadi warga negara Indonesia, maka harus membuat SKCK di Mabes Polri. Hal itu dikarenakan sesuai dengan tingkatan kewenangan kesatuan wilayah yang membagi keperluan pembuatan dari SKCK. Keperluan pembuatan SKCK di setiap instansi berbeda-beda, maka dari itu kamu tidak boleh asal dalam membuat SKCK

 

Nah, itulah beberapa cara persyaratan membuat SKCK. Semoga artikel ini bisa membantu kamu dalam membuat SKCK, jika ada kesalahan dalam artikel ini mohon untuk dimaafkan dan dimaklumi.