√ 14 Syarat Nikah di KUA Terbaru 2019, Siapkan Sebelum Menikah!

14 Syarat Nikah di KUA Terbaru 2019, Siapkan Sebelum Menikah

14 Syarat Nikah di KUA Terbaru 2019, Siapkan Sebelum Menikah

Siapa si disini yang tidak ingin menjalin kehidupan berumah tangga atau yang biasa disebut dengan menikah? Umumnya, setiap orang yang sudah dewasa tentunya menginginkan agar dirinya segera menikah. Selain karena bertujuan mempunyai penerus, biasanya orang – orang juga memiliki tujuan untuk mendewasakan diri lagi lewat sejumlah tanggung jawab baru yang harus dilakukan.

 

Syarat-Syarat Nikah

Nah, supaya proses pernikahan kamu nantinya bisa berjalan dengan baik dan lancar, serta dianggap sah di mata hukum Indonesia. Kamu harus mengikuti dan memenuhi sejumlah syarat nikah yang harus ada, berikut ini adalah beberapa syarat yang harus ada untuk melaksanakan pernikahan.

 

1. Surat Keterangan Nikah

Syarat yang pertama adalah surat keterangan nikah, untuk mendapatkan surat keterangan nikah, kamu bisa meluangkan waktu sejenak untuk pergi ke kelurahan atau kantor desa tempat kamu tinggal. Setalah itu minta bantuan kepada pegawai yang sedang bertugas, agar membuatkanmu surat keterangan nikah. Ikuti semua prosedur dengan baik dan benar, setelah itu surat resmi akan keluar.

 

2. Surat Keterangan Asal – Usul

Syarat yang kedua adalah surat keterangan asal – usul, untuk surat keterangan ini juga bisa kamu dapatkan dari kelurahan atau kantor desa setempat. Dibuatnya surat ini dibuat dengan tujuan untuk mengetahui segala informasi yang mendasar tentang kamu. Isi dari surat ini dimulai dari nama, tanggal lahir, pekerjaan,, foto, tempat tinggal sampai info dasar kedua orang tua kamu.

 

3. Surat Persetujuan Mempelai

Syarat yang ketiga adalah surat persetujuan mempelai, surat yang satu ini terbilang sangat penting untuk sekarang kamu buat. Karena jika tidak, pasangan kamu bisa keburu berubah pikiran dan kalau bisa jadi batal menikah. Bisa jadi bukan? Nah, sebab itu usahakanlah untuk membuat atau mengurus surat ini terlebih dahulu supaya si calon pasangan kamu cepat menandatanganinya dan sulit untuk berubah pikiran.

 

4. Surat Keterangan Orang Tua

Syarat yang keempat adalah surat keterangan orang tua, khusus untuk surat yang satu ini orang tua kamu yang harus mengisinya. Isi dari surat yang satu ini juga kurang lebih hampir mirip dengan surat keterangan asal usul, yang membedakan hanyalah pada formatnya saja.

 

5. Surat Pemberitahuan Kehendak Nikah di PPN Setempat

Syarat nikah yang kelima adalah surat pemberitahuan kehendak nikah di PPN setempat, bagi kamu yang belum tahu apa itu PPN, PPN adalah pegawai pencatat nikah pada kaum kecamatan setempat. Isi dari surat yang satu ini adalah berupa data tentang nama salon pasangan kamu dan nama kamu, tempat pelaksanaan akad nikah, mas kawin atau mahar, hingga hari atau tanggal.

 

6. Bukti Imunisasi Bagi Calon Pengantin Wanita

Syarat yang ke-6 adalah bukti imunisasi bagi calon pengantin wanita, imunisasi bagi wanita adalah imunisasi TT (Tetanus Toxoid). Calon mempelai wanita harus menyertakan bukti imunisasi TT I, Imunisasi TT II, serta kartu imunisasi dari Puskesmas setempat. Untuk membuat bukti imunisasi yang satu ini biayanya cukup murah yakni sekitar Rp. 15 ribu.

 

7. Membayar Biaya Pencatatan Menikah

Syarat yang ke-7 adalah mempersiapkan biaya pencatatan nikah kepada administrasi KUA, uang tersebut digunakan untuk biaya mencatat pernikahan kamu.

 

8. Surat Izin Pengadilan

Syarat yang ke-8 adalah surat izin pengadilan, syarat yang satu ini dikhususkan kepada orang yang ingin menikah tetapi terkendala oleh izin dari orang tua ataupun walinya. Sementara Salah satu syarat untuk menikah di KUA adalah kamu butuh surat keterangan nikah yang mana tidak akan dikeluarkan oleh pihak kelurahan tanpa izin dari orang tua kamu.

 

9. Pas Foto Mempelai

Syarat yang ke-9 adalah pas foto dari kedua mempelai, pas foto bisa berukuran 3 x 2 sebanyak 3 lembar. Pintarnesia menyarankan supaya kamu berdandan dan memakai baju terbaik dari kamu, karena buku itu akan kamu miliki seumur hidup.

 

10. Dispensasi dari Pengadilan

Syarat yang ke-10 adalah dispensasi dari pengadilan, syarat yang satu ini dikhususkan bagi calon suami yang belum berumur 19 tahun dan bagi calon istri yang belum berumur 16 tahun. Hal ini memiliki maksud supaya banyak orang yang tidak menikah muda, mau dikasih kenapa anak istri?

 

11. Surat Izin Atasan

Syarat yang ke-11 adalah surat izin dari atasan, surat yang satu ini dikhususkan bagi kamu yang termasuk dalam anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) atau Polisi Republik Indonesia (POLRI).tapi bagi kamu yang bukan anggota TNI atau Polri maka surat yang satu ini tidak diperlukan.

 

12. Poligami?

Bagi kamu yang ingin berpoligami, kamu harus mendapatkan izin dari pengadilan untuk beristri dua. ada dua jenis syarat yang harus kamu penuhi untuk berpoligami yakni:

Syarat yang pertama adalah jika istri kamu,

  • Tidak bisa menjalankan kewajiban sebagai seorang istri
  • Tidak bisa melahirkan keturunan
  • Atau mengalami cacat badan atau penyakit yang tidak bisa disembuhkan lagi

Syarat yang kedua adalah

  • Istrimu menyetujui niat kamu untuk berpoligami
  • Adanya jaminan jika suami akan berlaku adil terhadap istri-istrinya dan anak-anaknya.
  • Adanya kepastian jika kamu sebagai suami bisa menjamin keperluan dari hidup istri-istri dan anak-anak mereka.

 

13. Akta Cerai atau Kutipan Buku Pendaftaran Talak (Jika sudah Bercerai)

Syarat yang ke-13 adalah akta cerai atau kutipan buku pendaftaran talak, syarat yang satu ini dikhusukan bagi kamu atau pasangan kamu yang sudah pernah menikah dan bercerai, surat yang satu ini harus disertakan untuk syarat menikah.

 

14. Surat Keterangan Kematian Suami atau Istri

Syarat yang terakhir adalah surat keterangan kematian suami atau istri, surat yang satu ini dikhusukan bagi janda atau duda surat yang satu ini wajib disertakan untuk menikah.

 

Nah, itulah syarat nikah yang ada di Indonesia, semoga artikel ini bisa membantu kamu jika kamu ingin menikah nantinya. Perlu diingat supaya rencana akad nikah kamu lancar, kamu harus memperhatikan 14 hal diatas, dan menyiapkan dokumen jauh-jauh hari sebelum hari pelaksanaan menikah atau akad.

Pintarnesia menyarankan sebaiknya kamu mempersiapkan 3 (tiga) atau 4 (empat) bulan sebelum prosesi akad nikah dilaksanakan. Semoga pernikahan kamu dengan pasangan kamu lancar dan langgeng selamanya. Jika ada kesalahan dalam artikel ini mohon untuk dimaafkan dan dimaklumi.



Teks Cerita Sejarah: Pengertian, Jenis, Struktur dan Kaidah Kebahasaan

Teks Cerita Sejarah: Pengertian, Jenis, Struktur dan Kaidah Kebahasaan

Siapa si disini yang tidak ingin menjalin kehidupan berumah tangga atau yang biasa disebut dengan menikah? Umumnya, setiap orang yang sudah dewasa tentunya menginginkan agar dirinya segera menikah. Selain karena bertujuan mempunyai penerus, biasanya orang – orang juga memiliki tujuan untuk mendewasakan diri lagi lewat sejumlah tanggung jawab baru yang harus dilakukan.

 

Syarat-Syarat Nikah

Nah, supaya proses pernikahan kamu nantinya bisa berjalan dengan baik dan lancar, serta dianggap sah di mata hukum Indonesia. Kamu harus mengikuti dan memenuhi sejumlah syarat nikah yang harus ada, berikut ini adalah beberapa syarat yang harus ada untuk melaksanakan pernikahan.

 

1. Surat Keterangan Nikah

Syarat yang pertama adalah surat keterangan nikah, untuk mendapatkan surat keterangan nikah, kamu bisa meluangkan waktu sejenak untuk pergi ke kelurahan atau kantor desa tempat kamu tinggal. Setalah itu minta bantuan kepada pegawai yang sedang bertugas, agar membuatkanmu surat keterangan nikah. Ikuti semua prosedur dengan baik dan benar, setelah itu surat resmi akan keluar.

 

2. Surat Keterangan Asal – Usul

Syarat yang kedua adalah surat keterangan asal – usul, untuk surat keterangan ini juga bisa kamu dapatkan dari kelurahan atau kantor desa setempat. Dibuatnya surat ini dibuat dengan tujuan untuk mengetahui segala informasi yang mendasar tentang kamu. Isi dari surat ini dimulai dari nama, tanggal lahir, pekerjaan,, foto, tempat tinggal sampai info dasar kedua orang tua kamu.

 

3. Surat Persetujuan Mempelai

Syarat yang ketiga adalah surat persetujuan mempelai, surat yang satu ini terbilang sangat penting untuk sekarang kamu buat. Karena jika tidak, pasangan kamu bisa keburu berubah pikiran dan kalau bisa jadi batal menikah. Bisa jadi bukan? Nah, sebab itu usahakanlah untuk membuat atau mengurus surat ini terlebih dahulu supaya si calon pasangan kamu cepat menandatanganinya dan sulit untuk berubah pikiran.

 

4. Surat Keterangan Orang Tua

Syarat yang keempat adalah surat keterangan orang tua, khusus untuk surat yang satu ini orang tua kamu yang harus mengisinya. Isi dari surat yang satu ini juga kurang lebih hampir mirip dengan surat keterangan asal usul, yang membedakan hanyalah pada formatnya saja.

 

5. Surat Pemberitahuan Kehendak Nikah di PPN Setempat

Syarat nikah yang kelima adalah surat pemberitahuan kehendak nikah di PPN setempat, bagi kamu yang belum tahu apa itu PPN, PPN adalah pegawai pencatat nikah pada kaum kecamatan setempat. Isi dari surat yang satu ini adalah berupa data tentang nama salon pasangan kamu dan nama kamu, tempat pelaksanaan akad nikah, mas kawin atau mahar, hingga hari atau tanggal.

 

6. Bukti Imunisasi Bagi Calon Pengantin Wanita

Syarat yang ke-6 adalah bukti imunisasi bagi calon pengantin wanita, imunisasi bagi wanita adalah imunisasi TT (Tetanus Toxoid). Calon mempelai wanita harus menyertakan bukti imunisasi TT I, Imunisasi TT II, serta kartu imunisasi dari Puskesmas setempat. Untuk membuat bukti imunisasi yang satu ini biayanya cukup murah yakni sekitar Rp. 15 ribu.

 

7. Membayar Biaya Pencatatan Menikah

Syarat yang ke-7 adalah mempersiapkan biaya pencatatan nikah kepada administrasi KUA, uang tersebut digunakan untuk biaya mencatat pernikahan kamu.

 

8. Surat Izin Pengadilan

Syarat yang ke-8 adalah surat izin pengadilan, syarat yang satu ini dikhususkan kepada orang yang ingin menikah tetapi terkendala oleh izin dari orang tua ataupun walinya. Sementara Salah satu syarat untuk menikah di KUA adalah kamu butuh surat keterangan nikah yang mana tidak akan dikeluarkan oleh pihak kelurahan tanpa izin dari orang tua kamu.

 

9. Pas Foto Mempelai

Syarat yang ke-9 adalah pas foto dari kedua mempelai, pas foto bisa berukuran 3 x 2 sebanyak 3 lembar. Pintarnesia menyarankan supaya kamu berdandan dan memakai baju terbaik dari kamu, karena buku itu akan kamu miliki seumur hidup.

 

10. Dispensasi dari Pengadilan

Syarat yang ke-10 adalah dispensasi dari pengadilan, syarat yang satu ini dikhususkan bagi calon suami yang belum berumur 19 tahun dan bagi calon istri yang belum berumur 16 tahun. Hal ini memiliki maksud supaya banyak orang yang tidak menikah muda, mau dikasih kenapa anak istri?

 

11. Surat Izin Atasan

Syarat yang ke-11 adalah surat izin dari atasan, surat yang satu ini dikhususkan bagi kamu yang termasuk dalam anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) atau Polisi Republik Indonesia (POLRI).tapi bagi kamu yang bukan anggota TNI atau Polri maka surat yang satu ini tidak diperlukan.

 

12. Poligami?

Bagi kamu yang ingin berpoligami, kamu harus mendapatkan izin dari pengadilan untuk beristri dua. ada dua jenis syarat yang harus kamu penuhi untuk berpoligami yakni:

Syarat yang pertama adalah jika istri kamu,

  • Tidak bisa menjalankan kewajiban sebagai seorang istri
  • Tidak bisa melahirkan keturunan
  • Atau mengalami cacat badan atau penyakit yang tidak bisa disembuhkan lagi

Syarat yang kedua adalah

  • Istrimu menyetujui niat kamu untuk berpoligami
  • Adanya jaminan jika suami akan berlaku adil terhadap istri-istrinya dan anak-anaknya.
  • Adanya kepastian jika kamu sebagai suami bisa menjamin keperluan dari hidup istri-istri dan anak-anak mereka.

 

13. Akta Cerai atau Kutipan Buku Pendaftaran Talak (Jika sudah Bercerai)

Syarat yang ke-13 adalah akta cerai atau kutipan buku pendaftaran talak, syarat yang satu ini dikhusukan bagi kamu atau pasangan kamu yang sudah pernah menikah dan bercerai, surat yang satu ini harus disertakan untuk syarat menikah.

 

14. Surat Keterangan Kematian Suami atau Istri

Syarat yang terakhir adalah surat keterangan kematian suami atau istri, surat yang satu ini dikhusukan bagi janda atau duda surat yang satu ini wajib disertakan untuk menikah.

 

Nah, itulah syarat nikah yang ada di Indonesia, semoga artikel ini bisa membantu kamu jika kamu ingin menikah nantinya. Perlu diingat supaya rencana akad nikah kamu lancar, kamu harus memperhatikan 14 hal diatas, dan menyiapkan dokumen jauh-jauh hari sebelum hari pelaksanaan menikah atau akad.

Pintarnesia menyarankan sebaiknya kamu mempersiapkan 3 (tiga) atau 4 (empat) bulan sebelum prosesi akad nikah dilaksanakan. Semoga pernikahan kamu dengan pasangan kamu lancar dan langgeng selamanya. Jika ada kesalahan dalam artikel ini mohon untuk dimaafkan dan dimaklumi.