Tarian Tradisional Jawa Timur

Jika mendengar nama Jawa Timur mungkin kalian akan langsung teringat terhadap patung hiu dan buaya di Surabaya yang menjadi ikon daerah tersebut.

Mungkin kalian akan mengingat dengan seni reog ponorogo yang merupakan tarian daerah jawa timur yang sangat terkenal atau justru kalian akan memikirkan malang sebagai kota batu yang terkenal dengan apelnya.

Hal tersebut membuktikan bahwa Jawa Timur menjadi daerah yang masih melestarikan budaya asli Indonesia. Namun selain seni reog tersebut Jawa Timur rupanya masih banyak memiliki beragam kesenian lain.

Mulai dari kuliner khas, bahasa daerah, rumah adat, pakaian adat hingga tarian tradisionalnya.

Nah pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai tarian tradisional Jawa Timur, untuk itu simak uraian dibawah ini.

  1. Tari Tradisional Daerah Jawa Timur
    1. 1. Tari Reog Ponorogo
    2. 2. Tari Gandrung
    3. 3. Tari Remo
    4. 4. Tari Ambarang
    5. 5. Tari Batik Pace
    6. 6. Tari Sanjaya Rangin
    7. 7. Tari Boran
    8. 8. Tari Caping Ngancak
    9. 9. Tari Giri Gora Daruhu Daha
    10. 10. Tari Kethek Ogleng
    11. 11. Tari Singa Ulung
    12. 12. Tari Sparkling Surabaya
    13. 13. Tari Eblas
    14. 14. Tari Jejer
    15. 15. Tari Tayub

Tari Tradisional Daerah Jawa Timur

tari tradisional jawa timur

Jawa timur yang khas dengan patung surabayanya ini ternyata memiliki banyak sekali budaya didalamnya salah satunya tari tradisional khas Jawa Timur.

Jika selama ini kalian hanya mengetahui satu jenis tarian khas Jawa Timur yaitu reog ponorogo saja maka sekarang kalian harus membaca uraian dibawah ini yang menyajikan beberapa tarian tradisional Jawa Timur antara lain sebagai berikut.

Baca Juga: Tarian Daerah Bali.

1. Tari Reog Ponorogo

tari reog ponorogo

Mungkin kalian sudah mengenal dengan kesenian yang sangat identik dengan Jawa Timur ini. Reog menjadi salah satu tarian khas Jawa Timur yang berasal dari kabupaten Ponorogo.

Tarian ini ditarikan oleh beberapa orang dimana penari intinya memakai topeng besar yang beratnya hingga 50kg menggunakan gigi dengan menggigitnya, topeng tersebut merupakan sosok singa reog ponorogo menggunakan gigi. Topeng ini dihiasi oleh bulu-bulu merak dan juga mahkota.

Pada awal tari reog ponorogo ini terdapat dua hingga tarian pembuka yang ditarikan oleh 6 hingga 8 orang penari menggunakan pakaian serba hitam dengan wajah yang diwarnai merah sebagai perlambang singa yang pemberani, kemudian diikuti tarian yang ditarikan oleh 6 hingga 8 orang dengan pakaian menyerupai perempuan namun sebenarnya keseluruhan penari merupakan pria.

2. Tari Gandrung

tari gandrung

Tari gandrung merupakan tarian khas Jawa Timur yang cukup terkenal tepatnya berasal dari Banyuwangi.

Tarian ini mengangkat kisah tentang kekaguman masyarakat terhadap pesona Dewi Sri alias Dewi Padi yang telah memberi kesejahteraan kepada masyarakat disana sehingga setiap selesai panen tari gandrung ini akan ditarikan.

Tarian ini ditampilkan menggunakan iringan musik khas Jawa Bali yang ditarikan oleh seorang wanita dan biasanya menarik tamu laki-laki sebagai penjamu.

Baca Juga: Tarian Daerah Jawa Tengah.

3. Tari Remo

tari remo

Tari khas Jawa Timur ini berasal dari daerah Jombang yang diciptakan oleh seorang pengamen dari desa Ceweng. Sejak saat itu tari remo ini menjadi terkenal dan menjadi tarian pembuka dalam pentas budaya ludruk.

Ciri khas tari ini adalah gerakan kaki yang sangat energik sehingga suasananya menjadi menyenangkan. Tarian ini dapat dibedakan menjadi tiga gaya yaitu gaya surabayan, gaya jombangan, dan gaya sawunggaling.

4. Tari Ambarang

tari ambarang

Tari ini berasal dari daerah Tulungagung Jawa Timur yang mengangkat kisah para pengamen jaranan disana.

Seni jaranan di Jawa Timur dibedakan menajdi beberapa jenis yaitu jaranan serewente, jaranan campursari, jaranan pegin dan jaranan jawa. Dan untuk tari ambarawang ini mengangkat seni jaranan serewente.

Baca Juga: Tarian Daerah Jawa Barat.

5. Tari Batik Pace

tari batik pace

Tari ini diciptakan oleh seorang pendiri sanggar blarak pacitan bernama Anang yang terinspirasi oleh pendiri kota pacitan yang gemar meminum sari buah pace alias mengkudu pada daerah pacitan.

Selain itu tarian ini juga menjadi salah satu media memperkenalkan buah pace atau mengkudu melalui batik pace yang harus dilestarikan. Tarian ini mengambil gerakan-gerakan yang indah dan kontemporer.

6. Tari Sanjaya Rangin

tari sanjaya rangin

Tari sanjaya rangin ini mengangkat kisah tentang perjuangan seorang tokoh berilmu yang digunakan sebagai alat untuk melakukan babad alas lorok bernama Raden Panji yang berusaha mengubah hutan benlantara menjadi suatu wilayah.

Lorok merupakan bekas wilayah di Jawa Timur bernama Kawedanan yang terdiri atas tiga kecamatan yaitu Tulakan, Ngdirojo dan Sudimoro.

7. Tari Boran

tari boran

Tari boran merupakan tari yang berasal dari Jawa Timur tepatnya berasal dari derah Lamongan yang mengangkat kisah tentang para penjual nasi boran yang berinteraksi dengan para pelanggannya pada saat berdagang.

Nasi boran merupakan salah satu kuliner tradisional khas Jawa Timur yang hingga saat ini masih disukai oleh masyarakat setempat.

8. Tari Caping Ngancak

tari caping ngancak

Sama seperti tari boran tari caping ngancak ini juga berasal dari Lamongan, Jawa Timur yang mengangkat kisah para petani di sawah.

Tari ini memiliki gerakan yang menyerupai kegiatan para petani pada saat di sawah lengkap dengan capingnya yang terbuat dari bambu. Tari ini merupakan tari tradisional yang dikemas dengan sangat baik sehingga sangat menyenangkan untuk ditonton.

9. Tari Giri Gora Daruhu Daha

tari giri gora daruhu daha

Tari dengan nama unik yaitu giri gora daruhu daha merupakan tarian yang mengangkat kisah mengenai calon Arang pada pertunjukkan sendratari di daerah Jawa Timur.

Calon ini merupakan tokoh yang digambarkan sebagai sosok perempuan jahat tukang teluh akibat tidak ada seorangpun yang mau meminang anaknya.

10. Tari Kethek Ogleng

tari kethek ogleng

Tarian ini diadaptasi dari hewan kethek atau kera dalam bahasa Indonesia yang meniru gerakan-gerakan dari hewan tersebut.

Biasanya tari kethek ogleng ini ditarikan oleh empat orang penari dimana tiga penarinya merupakan perempuan dan satu sisanya merupakan laki-laki.

Dalam pentas tarian ini diawali oleh tiga penari perempuan yang keluar dimana dua orang sebagai dayang dan satunya merupakan pemeran sosok Dewi Sekartaji yang merupakan putri dari kerajaan Jenggala, Sidoarjo dan sang penari laki-laki merupakan pemeran sosok Raden Panji Asmorobangun dari kerajaan Dhaha Kediri.

11. Tari Singa Ulung

tari singa ulung

Tari singa ulung berasal dari daerah Bondowoso yang menjadi tarian kebanggaan daerah tersebut.

Sekilas tarian ini terlihat seperti kesenian khas negeri tirai bambu china yaitu barongsai dimana para penari akan mengenakan kostum seperti singa namun tari singa ulung ini jauh berbeda tema dan lebih sederhana dibandingkan barongsai.

12. Tari Sparkling Surabaya

tari sparkling surabaya

Jika mendengar kata sparkling mungkin akan terdengar seperti kosa kata kekinian dan memang benar tarian ini merupakan tarian yang mengkombinasikan gerakan modern dan tradisional Surabaya.

Tarian ini diangkat sebagai lambang jati diri, budaya dan seni khas surabaya yang dikemas dengan sangat apik dan menjadi kebanggaan masyarakat setempat. Tari ini juga biasa digunakan sebagai tarian selamat datang di Surabaya.

13. Tari Eblas

tari eblas

Tari eblas ini berasal dari daerah madura, Jawa Timur yang mengangkat kisah para gadis disana yang cantik, feminim, luwes, gemulai, licah dan ceria.

Tari ini terinspirasi dari topeng yang mejadi karya seni khas Jawa Timur dan mengadaptasi kesenian Jawa Madura dalam kebudayaan Surabaya.

14. Tari Jejer

tari jejer

Tari Jejer merupakan sebutan lain dari tari gandrung Banyuwangi yang tentu saja berasal dari daerah Banyuwangi, Jawa Timur.

Seperti namanya tarian ini banyak menggunakan pola berjejer dengan gerakan yang berirama dan kompak para penarinya yang diiringi oleh musik khas berupa gong dan kempul yang ditabuh secara bersamaan sehingga menghasilkan bunyi yang unik. Dan untuk pakaian para penarinya menggunakan properti yang masih sangat tradisional.

15. Tari Tayub

tari tayub

Tari ayub mengangkat konsep mengenai perempuan cantik nan lemah gemulai yang sudah menjadi tontonan favorit masyarakat Surabaya.

Tari ini sangat identik dengan Surabaya dan menggunakan gerakan, musik, lagu bahkan pakaian khas Jawa yang sangat melekat erat.

Beberapa tarian diatas baru sebagian kecil saja karena jika disebutkan satu persatu memanglah sangat banyak sehingga kalian harus ering-sering membaca dan mencari tahu mengenai kesenian yang lainnya agar pengetahuan kalian bertambah.

Demikian sedikit informasi mengenai Tarian Tradisional Jawa Timur. Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan. Mohon maaf jika terdapat kesalahan dalam artikel ini. Terimakasih.

Originally posted 2020-09-21 23:22:38.