√ Teks Cerita Sejarah: Pengertian, Jenis, Struktur dan Kaidah Kebahasaan

Teks Cerita Sejarah: Pengertian, Jenis, Struktur dan Kaidah Kebahasaan

Teks Cerita Sejarah: Pengertian, Jenis, Struktur dan Kaidah Kebahasaan

Pembelajaran teks cerita sejarah bisa kamu temukan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, teks ini berisi tentang cerita sejarah. Dalam teks sejarah ini bisa memuat tentang sejarah apa saja, misalnya tentang sejarah kerajaan kutai, mataram, samudra pasai dan masih banyak lagi lainnya.

Bagi kalian yang masih kesulitan cara membuat teks sejarah artikel ini sangat cocok untuk kamu, kali ini Pintar Nesia akan memaparkan atau menjelaskan tentang pembelajaran Teks cerita sejarah yang ada pada pelajaran bahasa indonesia, simak dengan baik.

 

Pengertian Teks Cerita Sejarah

Teks cerita sejarah adalah teks yang menceritakan tentang suatu peristiwa yang sudah terjadi pada masa lampau dan berdasarkan fakta (bukan mitos) yang memiliki nilai sejarah. Dalam teks ini, peristiwa tersebut memiliki makna penting bagi kehidupan dan disusun secara kronologis berdasarkan urutan waktu yang terjadi.

 

Jenis – Jenis Teks Sejarah

Jenis teks sejarah bisa dibedakan menjadi 2 yaitu fiksi dan non-fiksi, di dalamnya masih terdapat sub babnya masing masing. Berikut adalah jenis jenis teks sejarah, simak dengan baik!

 

1. Sejarah Fiksi

  1. Novel : adalah karya fiksi prosa yang ditulis secara naratif (pengisahan), umumnya dalam bentuk cerita
  2. Legenda : adalah cerita rakyat yang dianggap oleh sebagian orang merupakan sesuatu hal yang benar benar terjadi
  3. Cerpen : adalah cerita pendek yang berbentuk prosa. teks ini cenderung langsung dan padat pada tujuannya dibandingkan dengan dengan yang lain.

2. Sejarah Non-Fiksi

  1. Biografi : adalah teks yang menceritakan tentang kehidupan seseorang yang ditulis oleh orang lain
  2. Autobiografi : Jenis teks sejarah yang satu ini hampir mirip dengan biografi. Yang membedakan autobiografi dengan biografi adalah jika biografi ditulis oleh orang lain, sedangkan autobiografi ditulis oleh orang itu sendiri / diri sendiri.
  3. Catatan Sejarah : adalah teks yang menceritakan kejadian masa lalu yang menjadi latar belakang terbentuknya sesuatu dan memiliki nilai sejarah

 

 

Perbedaan Sejarah Fiksi dan Non-Fiksi

1. Sejarah Fiksi

  • Kehidupan sesuai pandangan si penulis / pengarang
  • Pengembangan tokoh tidak sepenuhnya terungkap
  • Gambaran kehidupan batin seorang tokoh

 

2. Sejarah Non-Fiksi

  • Disusun berdasarkan fakta yang objektif
  • Gambaran kehidupan tokoh ditulis lebih lengkap dibandingkan dengan sejarah fiksi dan berdasarkan fakta
  • Kehidupan sesuai dengan data dan fakta yang ada

 

 

Struktur Teks Cerita Sejarah

Seperti pada jenis jenis teks lain, teks cerita sejarah juga memiliki strukturnya sendiri. Berikut ini adalah struktur teks cerita sejarah, simak dengan baik!

1. Orientasi

Struktur yang pertama adalah orientasi, bagian ini berisi pengenalan atau pembuka dari teks cerita sejarah yang sedang dibahas.

Contoh :

Internet adalah jaringan komputer yang pada mulanya diciptakan oleh Departemen Pertahanan milik Amerika Serikat pada tahun 1969. Sebab awal mula diciptakannya internet adalah untuk kepentingan militer.

 

2. Urutan Peristiwa

Struktur yang kedua adalah urutan peristiwa, struktur ini umumnya disampaikan dalam urutan yang kronologis dan berisi rekaman peristiwa sejarah yang sudah terjadi,

Contoh :

Pada awal terbentuknya ARPANET hanya menghubungkan tidak lebih daru 4 situs saja, yaitu university of utah, standford research instittute, unversity of california dan barbara yang pada awalnya mereka membentuk jaringan terpadu pada tahun 1969.

 

3. Reorientasi

Struktur yang ketiga adalah reorientasi struktur ini berisi komentar pribadi dari seorang penulis tentang kejadian sejarah yang diceritakan. Struktur yang satu ini tidak harus ada pada teks cerita sejarah (boleh ada boleh tidak)

Contoh :

Penggunaan internet di jaman sekarang ini internet sudah dianggap sangat penting bagi banyak orang , seperti para siswa, guru, dosen dan masih banyak lagi lainnya. Dalam internet kalian bisa mengambil gambar, lagu, video dan masih banyak lagi lainnya. Tapi perlu di ingat dalam kalian menggunakan internet kalian harus sangat hati-jati, karena di dalam internet masih ada konten  yang berbau negatif, jadi gunakan internet dengan bijak.

 

 

Kaidah Kebahasaan Teks Cerita Sejarah

Dalam teks cerita sejarah tentu memiliki kaidah kebahasaan sendiri yang membedakan dengan teks yang lain, berikut ini adalah kaidah kebahasaan teks cerita sejarah. Simak dengan baik!

  1. Kata ganti / Pronomina, adalah kata yang digunakan untuk menamai seseorang dan menggantikan benda atau sesuatu secara tidak langsung
  2. Verba Material, adalah kata yang berguna untuk menunjukan aktivitas yang dilakukan oleh seseorang dan menunjukan peristiwa atau perbuatan fisik. Contohnya adalah menulis, membaca, menyapu, dan masih banyak lagi lainnya.
  3. Frasa Adverbial, adalah kata yang menunjukan waktu, tempat, kejadian dan peristiwa
  4. Kata Sambung Waktu atau yang biasa kita sebut dengan Konjungsi Temporal, kata ini berfungsi untuk menata urutan peristiwa yang sedang diceritakan, umumnya banyak menggunakan kata penghubung temporal.

 

Nah, itulah pengertian, jenis, struktur dan kaidah kebahasaan teks cerita sejarah. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kamu yang masih bingung tentang pembelajaran teks cerita sejarah yang ada pada pelajaran bahasa indonesia, dan semoga artikel ini juga bisa bermanfaat untuk Pintar Nesia.



Pengertian Asuransi: Tujuan, Jenis-Jenis, dan Fungsi Asuransi

Pengertian Asuransi: Tujuan, Jenis-Jenis, dan Fungsi Asuransi

Pembelajaran teks cerita sejarah bisa kamu temukan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, teks ini berisi tentang cerita sejarah. Dalam teks sejarah ini bisa memuat tentang sejarah apa saja, misalnya tentang sejarah kerajaan kutai, mataram, samudra pasai dan masih banyak lagi lainnya.

Bagi kalian yang masih kesulitan cara membuat teks sejarah artikel ini sangat cocok untuk kamu, kali ini Pintar Nesia akan memaparkan atau menjelaskan tentang pembelajaran Teks cerita sejarah yang ada pada pelajaran bahasa indonesia, simak dengan baik.

 

Pengertian Teks Cerita Sejarah

Teks cerita sejarah adalah teks yang menceritakan tentang suatu peristiwa yang sudah terjadi pada masa lampau dan berdasarkan fakta (bukan mitos) yang memiliki nilai sejarah. Dalam teks ini, peristiwa tersebut memiliki makna penting bagi kehidupan dan disusun secara kronologis berdasarkan urutan waktu yang terjadi.

 

Jenis – Jenis Teks Sejarah

Jenis teks sejarah bisa dibedakan menjadi 2 yaitu fiksi dan non-fiksi, di dalamnya masih terdapat sub babnya masing masing. Berikut adalah jenis jenis teks sejarah, simak dengan baik!

 

1. Sejarah Fiksi

  1. Novel : adalah karya fiksi prosa yang ditulis secara naratif (pengisahan), umumnya dalam bentuk cerita
  2. Legenda : adalah cerita rakyat yang dianggap oleh sebagian orang merupakan sesuatu hal yang benar benar terjadi
  3. Cerpen : adalah cerita pendek yang berbentuk prosa. teks ini cenderung langsung dan padat pada tujuannya dibandingkan dengan dengan yang lain.

2. Sejarah Non-Fiksi

  1. Biografi : adalah teks yang menceritakan tentang kehidupan seseorang yang ditulis oleh orang lain
  2. Autobiografi : Jenis teks sejarah yang satu ini hampir mirip dengan biografi. Yang membedakan autobiografi dengan biografi adalah jika biografi ditulis oleh orang lain, sedangkan autobiografi ditulis oleh orang itu sendiri / diri sendiri.
  3. Catatan Sejarah : adalah teks yang menceritakan kejadian masa lalu yang menjadi latar belakang terbentuknya sesuatu dan memiliki nilai sejarah

 

 

Perbedaan Sejarah Fiksi dan Non-Fiksi

1. Sejarah Fiksi

  • Kehidupan sesuai pandangan si penulis / pengarang
  • Pengembangan tokoh tidak sepenuhnya terungkap
  • Gambaran kehidupan batin seorang tokoh

 

2. Sejarah Non-Fiksi

  • Disusun berdasarkan fakta yang objektif
  • Gambaran kehidupan tokoh ditulis lebih lengkap dibandingkan dengan sejarah fiksi dan berdasarkan fakta
  • Kehidupan sesuai dengan data dan fakta yang ada

 

 

Struktur Teks Cerita Sejarah

Seperti pada jenis jenis teks lain, teks cerita sejarah juga memiliki strukturnya sendiri. Berikut ini adalah struktur teks cerita sejarah, simak dengan baik!

1. Orientasi

Struktur yang pertama adalah orientasi, bagian ini berisi pengenalan atau pembuka dari teks cerita sejarah yang sedang dibahas.

Contoh :

Internet adalah jaringan komputer yang pada mulanya diciptakan oleh Departemen Pertahanan milik Amerika Serikat pada tahun 1969. Sebab awal mula diciptakannya internet adalah untuk kepentingan militer.

 

2. Urutan Peristiwa

Struktur yang kedua adalah urutan peristiwa, struktur ini umumnya disampaikan dalam urutan yang kronologis dan berisi rekaman peristiwa sejarah yang sudah terjadi,

Contoh :

Pada awal terbentuknya ARPANET hanya menghubungkan tidak lebih daru 4 situs saja, yaitu university of utah, standford research instittute, unversity of california dan barbara yang pada awalnya mereka membentuk jaringan terpadu pada tahun 1969.

 

3. Reorientasi

Struktur yang ketiga adalah reorientasi struktur ini berisi komentar pribadi dari seorang penulis tentang kejadian sejarah yang diceritakan. Struktur yang satu ini tidak harus ada pada teks cerita sejarah (boleh ada boleh tidak)

Contoh :

Penggunaan internet di jaman sekarang ini internet sudah dianggap sangat penting bagi banyak orang , seperti para siswa, guru, dosen dan masih banyak lagi lainnya. Dalam internet kalian bisa mengambil gambar, lagu, video dan masih banyak lagi lainnya. Tapi perlu di ingat dalam kalian menggunakan internet kalian harus sangat hati-jati, karena di dalam internet masih ada konten  yang berbau negatif, jadi gunakan internet dengan bijak.

 

 

Kaidah Kebahasaan Teks Cerita Sejarah

Dalam teks cerita sejarah tentu memiliki kaidah kebahasaan sendiri yang membedakan dengan teks yang lain, berikut ini adalah kaidah kebahasaan teks cerita sejarah. Simak dengan baik!

  1. Kata ganti / Pronomina, adalah kata yang digunakan untuk menamai seseorang dan menggantikan benda atau sesuatu secara tidak langsung
  2. Verba Material, adalah kata yang berguna untuk menunjukan aktivitas yang dilakukan oleh seseorang dan menunjukan peristiwa atau perbuatan fisik. Contohnya adalah menulis, membaca, menyapu, dan masih banyak lagi lainnya.
  3. Frasa Adverbial, adalah kata yang menunjukan waktu, tempat, kejadian dan peristiwa
  4. Kata Sambung Waktu atau yang biasa kita sebut dengan Konjungsi Temporal, kata ini berfungsi untuk menata urutan peristiwa yang sedang diceritakan, umumnya banyak menggunakan kata penghubung temporal.

 

Nah, itulah pengertian, jenis, struktur dan kaidah kebahasaan teks cerita sejarah. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kamu yang masih bingung tentang pembelajaran teks cerita sejarah yang ada pada pelajaran bahasa indonesia, dan semoga artikel ini juga bisa bermanfaat untuk Pintar Nesia.