Topologi Jaringan: Pengertian, Fungsi, Macam, Contoh

By

topologi jaringan

Topologi jaringan adalah salah satu aspek yang harus diperhatikan dengan teliti saat kita ingin membuat sebuah jaringan komputer komputer. Suatu perusahaan yang akan membangun sebuah topologi jaringan haruslah benear benar dapat mempertimbangkan kelebihan serta kekurangan yang dimiliki dari masing-masing jenis topologi jaringan tersebut.

Sangat diperlukan adanya riset untuk dapat menentukan topologi mana yang cocok digunakan oleh suatu perusahaan untuk bisa membuat sebuah jaringan komputer  yang diinginkan.

Ketelitian dalam jenis topologi yang akan digunakan bukanlah tanpa alasan, melainkan kita harus tahu hubungan geometris antara berbagai unsur dasar penyusun pada jaringan misalnya seperti link, node, dan station.

Ketiga jaringan tersebut haruslah sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh suatu perusahaan untuk membuat sebuah jaringan komputer agar setiap komputer dalam satu jaringan dapat terkoneksi dengan baik dan benar.

 

Pengertian Topologi Jaringan

jaringan topologi

Pengertian topologi jaringan komputer secara sederhana adalah cara atau metode yang digunakan dalam pembuatan jaringan komputer untuk dapat menghubungkan antara komputer satu dengan komputer yang lainnya.

Susunan atau jaringan yang digunakan untuk dapat menghubungkan antara komputer yang satu dengan komputer yang lainnya dapat dengan menggunakan kabau ataupun tanpa kabel yaitu secara nirkabel. Dalam penggunaannya topologi jaringan memiliki tujuan untuk dapat memudahkan berbagai pertukaran informasi.

Secara umum terdapat beberapa jenis topologi jaringan yang dapat digunakan pada suatu jaringan komputer yang dapat digunakan sesuai dengan tujuan, skala jaringan, biaya, serta penggunaan.

Jenis-jenis dari topologi tersebut tentunya memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. sehingga saat kita ingin menggunakan topologi jaringan dalam sebuah jaringan komputer, maka kita harus benar-benar memperhatikan secara keseluruhan topologi mana yang yang cocok jika diterapkan dalam sebuah jaringan komputer yang akan dibuat.

Biasanya topologi jaringan seringkali digunakan di dalam suatu perusahaan, lembaga atau dapat juga digunakan pada badan institusi yang bertujuan agar dapat saling melakukan komunikasi sesama anggota dalam suatu kelompok tersebut secara aman dan efektif.

Terdapat beberapa jenis topologi jaringan misalnya seperti topologi ring, topologi bus, topologi star, topologi mesh dan topologi tree.

 

Pengertian Topologi Jaringan Menurut Para Ahli

Pengertian topologi jaringan juga dijelaskan oleh beberapa para ahli dalam bidang teknologi informasi yang mengungkapkan pendapat serta gagasan mereka menjelaskan pengertian dari topologi jaringan komputer. Berikut ini merupakan pengertian topologi jaringan komputer menurut para ahli antara lain yaitu.

 

1. Budi Irawan

Pengertian topologi jaringan yang dijelaskan oleh Budhi Irawan adalah suatu sistem yang terdiri dari komputer ada juga perangkat jaringan yang lainnya, bagaimana perangkat tersebut saling bekerja sama untuk dapat mencapai suatu tujuan yang sama.

 

2. Izaas El Said

Pendapat mengenai para ahli yang berikutnya disampaikan oleh Izaas El Said yang memaparkan tentang pengertian dari topologi jaringan. Dirinya menyampaikan gagasannya tentang topologi jaringan adalah sebuah sistem dimana terdapat beberapa komputer yang dapat saling terhubung, agar dapat saling berbagi informasi serta saling berbagi sumber daya yang dimiliki oleh masing masing komputer.

 

3. Jafar Noor Yudianto

Pendapat tentang pengertian topologi jaringan selanjutnya dijelaskan oleh Ja’far Noor Yudianto. menjelaskan tentang pengertian topologi jaringan adalah suatu sistem yang terdiri dari beberapa komputer yang telah didesain untuk dapat saling berbagai sumber daya misalnya seperti CPU, printer. Dan untuk saling berkomunikasi antara satu sama lain misalnya seperti surel, pesan instan. Syarat untuk dapat mengakses informasi dari tiap-tiap komputer misalnya seperti peramban web.

 

4. Kristanto

Pendapat mengenai pengertian topologi jaringan dijelaskan oleh Kristanto yang mengeluarkan gagasannya tentang pengertian topologi jaringan adalah sekelompok komputer otonom yang saling terhubung satu dengan yang lainnya, yang menggunakan satu protokol komunikasi.

Sehingga komputer yang saling terhubung tersebut dapat saling berbagi informasi, berbagai sumber daya, program, kata dapat juga untuk saling menggunakan perangkat keras yang lainnya secara bersamaan, misalnya seperti harddisk, printer dan lain sebagainya.

 

5. Abdul Kadil

Pendapat para ahli yang selanjutnya tentang pengertian jaringan komputer juga disampaikan oleh Abdul Kadil. Dirinya menjelaskan tentang pengertian topologi jaringan adalah suatu hubungan antara dua buah simpul yang pada umumnya berupa komputer atau lebih yang memiliki tujuan utama yaitu untuk dapat melakukan pertukaran data.

 

6. Umi Proboyekti

Pendapat tentang penjelasan topologi jaringan juga diberikan oleh Umi Proboyekti. di mana dirinya menjelaskan pengertian dari topologi jaringan adalah suatu kumpulan komputer yang terpisah akan tetapi saling memiliki hubungan dalam melakukan setiap tugasnya.

Misalnya seperti 2 buah komputer yang dapat dikatakan terhubung apabila keduanya dapat saling bertukar informasi. Bentuk dari koleksi tersebut dapat melalui fiber optik, kawat tembaga, satelit komunikasi dan gelombang mikro.

 

7. Zymon Machajewski

Pengertian topologi jaringan yang terakhir dijelaskan oleh Zymon Machajewski. Menurutnya pengertian topologi jaringan adalah seperangkat komputer yang saling terhubung secara bersamaan antara satu dengan yang lainnya dengan tujuan utama yaitu untuk dapat saling berbagi sumber daya. Contohnya seperti internet merupakan salah satu sumber daya digunakan di dalam sebuah jaringan komputer.

 

 

Fungsi Topologi Jaringan

Fungsi dari topologi jaringan komputer hitung untuk dapat mengetahui bagaimana masing-masing dari komputer yang ada di dalam jaringan komputer dapat saling melakukan komunikasi antara satu dengan yang lainnya.

 

 

Macam-Macam Topologi Jaringan

Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa terdapat beberapa jenis topologi jaringan komputer yang sering digunakan. Metode atau jenis yang digunakan untuk membuat topologi jaringan memiliki banyak variasi tergantung pada pilihan serta kebutuhan dari setiap penggunaan jaringan komputer. Tiap-tiap jenis dari topologi jaringan memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Berikut ini yang merupakan macam-macam topologi jaringan.

 

1. Topologi Jaringan Ring

topologi jaringan

Topologi ring atau topologi ini biasanya disebut dengan topologi cincin adalah jenis topologi jaringan yang digunakan untuk menghubungkan Semua komputer dengan komputer yang lainnya dalam sebuah rangkaian dengan bentuk yang melingkar layaknya seperti cincin. Sistem topologi jaringan berbentuk kain yang dibuat untuk dapat saling berinteraksi dalam keadaan dekat  ataupun jauh.

Pada umumnya jenis topologi yang biasa digunakan di dalam lingkungan perkantoran atau suatu perusahaan. Jenis topologi ini biasanya menggunakan LAN card supaya masing-masing komputer dapat berhubungan satu dengan yang lain. Karakteristik khusus yang dimiliki oleh topologi ring yaitu penggunaan kabel tipe UTP dan Patch Cable yang berbentuk jaringan seperti cincin atau lingkaran.

Kabel tersebut kemudian membentuk jaringan seperti lingkaran atau cincin yang terdiri dari beberapa node yang disusun secara seri.

 

Cara Kerja Topologi Jaringan Ring

Pada sistem penggunaan topologi jaringan terdapat cara kerja yang dimiliki oleh sistem topologi jenis ini. cara kerja topologi jaringan ring adalah sebagai berikut:

  • Lihat taekwondo pada Central terdapat penguat sinyal yang berada pada kedua sisinya. sehingga setiap perangkat akan saling bekerja sama untuk dapat menguatkan sinyal tersebut. Token akan dapat membantu saat proses penerimaan serta penerusan sinyal.
  • Selain itu, apakah juga berfungsi untuk dapat sebagai penghantar data apabila yang dibutuhkan oleh suatu node.

 

Kelebihan Topologi Jaringan Ring

Jenis topologi jaringan yang memiliki kelebihan dalam penggunaan pada jaringan komputer. Berikut ini merupakan beberapa kelebihan yang dimiliki oleh topologi jaringan ring:

  • Tidak mempunyai resiko collision karena aliran data dalam topologi ring berjalan dengan satu arah.
  • Jenis topologi ring menggunakan sedikit kabel sehingga dapat menghemat penggunaan kabel.
  • Untuk rangkaian sederhana, jenis topologi ring termasuk jenis topologi yang paling bagus dibandingkan dengan pilihan jenis topologi bus.
  • Udah untuk dapat melakukan instalasi baru .
  • memiliki kecepatan aliran data yang lebih tinggi.
  • Topologi ring merupakan jenis topologi yang mudah dirancang.

 

Kekurangan Topologi Jaringan Ring

Selain kelebihan yang dimiliki oleh jenis topologi ring, tidak terlepas pula kekurangan yang dimiliki oleh topologi ring. Berikut ini merupakan beberapa kekurangan dari jenis topologi ring antara lain yaitu:

  • Topologi ringcara memiliki aliran kecepatan data yang sangat bergantung dari banyaknya jumlah penduduk yang ada di dalam jaringan. Dapat disimpulkan bahwa jenis topologi ring tidak cocok untuk digunakan pada sistem yang memiliki banyak jaringan.
  • Apabila terdapat kerusakan pada salah satu sisi maka semua sistem akan menjadi terganggu.
  • Kompres untuk dapat menambah atau mengurangi perangkat jaringan agar dapat mempengaruhi keseluruhan dari semua sistem.
  • Sinyal akan menjadi semakin lemah apabila mode yang dituju memiliki jarak yang cukup jauh.

 

2. Topologi Jaringan Star

topologi jaringan

Jenis topologi jaringan yang selanjutnya yang kedua adalah topologi topologi star atau yang biasa disebut dengan nama kepala bidang adalah jenis topologi jaringan yang berbentuk seperti bintang. Pada jenis topologi jaringan ini beberapa komputer mempunyai koneksi dengan mode yang berada pada jaringan pusat. Pada umumnya jenis topologi star menggunakan hub atau switch untuk koneksi antar client.

Biasanya jenis topologi star cukup banyak digunakan pada perkantoran atau perusahaan dengan skala yang kecil atau menengah. Topologi star memiliki sistem kerja dengan menempatkan satu jaringan yang dijadikan sebagai pusat dari keseluruhan aktivitas. Jenis topologi jaringan Star dengan menggunakan kabel power, karena topologi star hanya melayani satu lalu lintas yautu menuju ke arah pusat pada server. kabel yang biasa digunakan pada jenis topologi jaringan star adalah UPT dan konektor RJ 45.

Jenis topologi star memiliki karakteristik khusus itu pada setiap node terkoneksi langsung dengan server pusat, aliran data kemudian mengalir dari node menuju ke server pusat dan diarahkan menuju ke node yang dituju. Perut bergetar apabila terdapat kerusakan pada salah satu node maka keseluruhan jaringan yang ada tidak terpengaruh oleh kesalahan tersebut dan tetap baik-baik saja.

 

Cara Kerja Topologi Jaringan Star

Jenis topologi jaringan star mempunyai sistem atau cara kerja di dalam sebuah jaringan komputer antara lain adalah seperti berikut ini:

  • Beberapa jaringan komputer terhubung dengan pusat seperti hub atau switch dan jaringan yang ada di pusat akan dijadikan sebagai server sentral.
  • Switch yang merupakan salah satu perangkat pada server pusat akan menyimpan keseluruhan aliran data dari node sebagai daftar CAM (Content Addressable Memory) pada memori yang ada. Fungsi dari CAM sendiri yaitu untuk menyimpan keseluruhan alamat perangkat yang terhubung dengan switch.

 

Kelebihan Topologi Jaringan Star

Berikut ini terdapat beberapa kelebihan yang dimiliki pada cara kerja topologi jaringan star. Kelebihan cara kerja atau sistem topologi jaringan star antara lain yaitu:

  • Lebih mudah untuk dapat menemukan berbagai sumber masalah apabila terdapat gangguan pada salah satu node.
  • Jenis topologi jaringan star memiliki sifat yang karena pada proses penambahan atau pengurangan jaringan tidak mengganggu arus informasi.
  • Tingkat keamanan data pada jenis topologi jaringan star cukup aman.
  • Topologi jaringan star lebih mudah untuk di rancang.

 

Kekurangan Topologi Jaringan Star

dibalik kelebihan terdapat kekurangan yang dimiliki oleh jenis topologi jaringan star, berikut ini merupakan beberapa kekurangan yang dimiliki oleh topologi jaringan star seperti dibawah ini:

  • Penentu utama keberlangsungan dari seluruh sistem adalah perangkat pusat. Sehingga apabila jaringan pada perangkat pusat mengalami kerusakan, maka keseluruhan sistem komunikasi akan menjadi terganggu.
  • Untuk dapat membuat jenis topologi jaringan Star membutuhkan dana yang cukup tinggi, karena jenis topologi ini membutuhkan banyak apel dalam pembuatannya. Pada setiap 1 jaringan komputer dihubungkan langsung menuju server pusat dan membutuhkan seker dengan performa yang cukup tinggi.

Baca Juga : Kumpulan Perangkat Keras Komputer

 

3. Topologi Jaringan Mesh

topologi jaringan

Jenis topologi jaringan yang ketiga adalah topologi jaringan mesh. Topologi jaringan mesh atau yang biasa disebut dengan topologi jala adalah sistem topologi yang menghubungkan antar komputer yang satu dengan komputer yang lain secara langsung. Hubungan antar komputer secara langsung disebut dengan dedicated link.

Karakteristik khusus yang dimiliki oleh topologi jaringan mesh adalah menggunakan banyak kabel untuk rute yang banyak dengan menggunakan kabel tunggal, sehingga proses pengiriman data antar ke mall atau switch menjadi lebih cepat. selain itu biasanya topologi mesh memiliki lebih dari 2 port I/O dan juga memiliki konfigurasi yang berbeda pada setiap node.

Biasanya penggunaan jenis topologi jaringan mesh yaitu pada sistem perangkat komputer yang sedikit. dengan menggunakan topologi mesh dapat meningkatkan kecepatan proses transfer data karena akan dikirim langsung kepada ada komputer yang dituju tanpa melalui perantara.

 

Cara Kerja Topologi Jaringan Mesh

Untuk dapat menjalankan tugasnya terdapat sistem atau cara kerja yang dimiliki oleh topologi jaringan mesh antara lain adalah sebagai berikut:

  • Pada setiap node di dalam jaringan komputer akan terhubung secara langsung yang akan dituju dengan menggunakan kabel tanpa.
  • Proses transfer data dengan perangkat komputer lain dapat berlangsung dengan cepat karena terhubung langsung tanpa melalui perantara.

 

Kelebihan Topologi Jaringan Mesh

Berikut ini terdapat beberapa kelebihan yang dimiliki oleh jenis topologi jaringan mesh dalam menjalankan tugasnya.

  • Dengan menggunakan topologi jaringan masakan menjamin keamanan data dibanding dengan jenis topologi yang lainnya.
  • Udah untuk dapat mengidentifikasi sumber permasalahan yang menyebabkan kerusakan.
  • Dengan penggunaan dedicated Line maka data yang ditransfer akan mengalir lebih cepat menuju ke komputer yang dituju.
  • Apabila terdapat kerusakan pada salah satu komponen, maka komponen yang lainnya tidak akan terganggu.

 

Kekurangan Topologi Jaringani Mesh

Ada pula kekurangan yang dimiliki oleh topologi jaringan mesh pada pembuatan dan sistem kerjanya antara lain adalah sebagai berikut:

  • Dibutuhkan biaya yang cukup tinggi untuk dapat membuat topologi jaringan mesh.
  • Proses instalasi jaringan cukup susah untuk dibangun.
  • Dalam pembuatan jenis topologi jaringan mesh banyak menggunakan kabel dan port I/O.

 

4. Topologi Jaringan Bus

topologi jaringan

Jenis topologi jaringan bus adalah topologi jaringan yang biasanya dilakukan pada instalasi jaringan berbasis kabel coaxial. Dalam pembuatannya topologi jaringan bus memakai kabel coaxial Pada sepanjang node klien dan juga pada konektor. Biasanya konektor yang digunakan seperti TBNC, Terminator, BNC.

Pada umumnya jenis topologi jaringan bus digunakan pada jaringan komputer yang terdapat di dalam perusahaan dengan skala yang kecil. Ciri-ciri atau karakteristik khusus yang dimiliki oleh topologi jaringan gas adalah penggunaan kabel yang terbentang sepanjang jaringan yang merupakan kabel utama.

 

Cara Kerja Topologi Jaringan Bus

Untuk dapat melakukan tugasnya dibawah ini terdapat beberapa cara kerja dari topologi jaringan yang perlu kamu ketahui antara lain adalah sebagai berikut:

  • Setiap komputer yang terhubung dengan menggunakan kabel utama mengirim atau menerima paket data.
  • Pada proses pengiriman paket data antar komputer satu pada proses pengiriman data antar komputer yang satu dengan komputer yang lainnya dapat dilakukan apabila kabel utama berada pada keadaan yang bebas, yaitu pada saat komputer lain sedang tidak melakukan pertukaran data.
  • Untuk dapat melakukan pengiriman data dari komputer satu dengan komputer yang lainnya dilakukan dengan menggunakan sinyal yang tersebar di jaringan.
  • Komputer yang akan menerima sinyal hanyalah komputer yang memiliki IP atau alamat MAC yang sama.

 

Kelebihan Topologi Jaringan Bus

Berikut ini merupakan beberapa kelebihan yang dimiliki jenis topologi jaringan pada jaringan komputer antara lain yaitu:

  • Jenis topologi jaringan ini mudah untuk digunakan dan sederhana.
  • Membutuhkan biaya instalasi yang cukup rendah karena dalam pembuatannya menggunakan kabel yang sedikit.
  • Cukup mudah untuk dilakukan penambahan client stay workstation yang baru.

 

Kekurangan Topologi Jaringan Bus

Berikut ini merupakan kekurangan yang dimiliki oleh jenis topologi jaringan bus, antara lain yaitu seperti dibawah ini:

  • Pada topologi yang lama akan sulit untuk dapat dikembangkan.
  • Apabila terdapat kerusakan pada kabel maka komputer workstation akan terganggu.
  • Kurang efisien yang proses pengiriman dan serta penerimaan data.
  • Sering terjadi tabrakan arus data.

Baca Juga : Jaringan Komputer Lengkap

 

5. Topologi Jaringan Tree

topologi jaringan tree

Topologi jaringan tree atau jenis topologi yang biasa disebut dengan topologi pohon adalah hasil penggabungan dari topologi bus dengan topologi star. Pada umumnya jenis topologi jaringan tree banyak digunakan untuk interkoneksi antara hierarki dengan pusat yang berbeda.

Karakteristik khusus yang dimiliki oleh jenis topologi jaringan tree terdapat kabel utama yang dijadikan sebagai penghubung dari beberapa hub pada jaringan star, mempunyai hierarki serta memiliki sebagai pusat yang harus data.

 

Kelebihan Topologi Jaringan Tree

Berikut ini merupakan beberapa kelebihan yang dimiliki oleh jenis topologi jaringan tree antara lain adalah sebagai berikut:

  • Jenis topologi jaringan tree mudah untuk dapat dikembangkan dapat menjadi topologi jaringan yang lebih luas lagi.
  • Susunan topologi jaringan tree secara hierarki terpusat sehingga pengaturan data akan menjadi lebih mudah

 

Kegunaan Topologi Jaringan Tree

Terdapat beberapa kekurangan yang dimiliki oleh topologi jaringan yang akan jelaskan di bawah ini sebagai berikut:

  • Kabel backbone adalah sentral yang dimiliki oleh jenis topologi jaringan tree.
  • Kinerja dari topologi jaringan tree cukup lambat
  • Apabila pada bagian komputer atas kerusakan maka bagian bawahnya akan bermasalah juga.
  • Membutuhkan biaya instalasi yang cukup tinggi karena penggunaan kabel yang banyak.

 

6. Topologi Jaringan Peer to Peer

topologi jaringan

Jenis topologi jaringan peer to peer adalah salah satu bentuk jaringan komputer yang paling sederhana, karena pembuatannya menghubungkan 2 komputer dengan menggunakan sebuah kabel. Jenis topologi jaringan ini hanya menghubungkan 2 buah perangkat komputer tanpa adanya server khusus. Dalam hal ini artinya masing-masing komputer jaringan dapat berfungsi sebagai server ataupun sebagai client secara bergantian.

 

Kelebihan Topologi Jaringan Peer to Peer

Terdapat beberapa kelebihan yang dimiliki oleh topologi jaringan peer to peer akan dijelaskan di bawah ini sebagai berikut:

  • Membutuhkan biaya instalasi yang murah.
  • setiap komputer dapat dijadikan sebagai server atau client secara bergantian.
  • Dalam proses instalasi topologi jaringan peer to peer cukup mudah.

 

Kelebihan Topologi Jaringan Peer to Peer

Berikut ini terdapat pula kekurangan yang dimiliki oleh jenis topologi jaringan peer to peer antara lain yaitu:

  • Pada proses troubleshooting cukup rumit.
  • Sulitnya mengembangkan jenis topologi jaringan peer to peer.
  • Security yang ada di dalam topologi jenis ini sering bermasalah.

 

7. Topologi Jaringan Hybrid

topologi jaringan

Pada umumnya jenis topologi yang satu ini banyak digunakan pada saat suatu perusahaan diambil oleh perusahaan yang lainnya, sehingga jaringan komputer yang ada dalam perusahaan tersebut akan mengalami perubahan dan membentuk jaringan yang baru.

 

Kelebihan Topologi Jaringan Hybrid

Berikut ini merupakan beberapa kelebihan yang dimiliki oleh jenis topologi jaringan hybrid antara lain yaitu:

  • Sangat mudah untuk dapat menambahkan koneksi lain pada jenis topologi hybrid.
  • Topologi ini memiliki sifat yang paling fleksibel.

 

Kekurangan Topologi Jaringan Hybrid

Selain kelebihan terdapat pula kekurangan yang dimiliki oleh jenis topologi jaringan hybrid dijelaskan seperti berikut ini:

  • Biaya yang dikeluarkan untuk dapat membuat jenis topologi jaringan hybrid cukup tinggi.
  • Cukup rumit untuk dapat melakukan proses instalasi dan pengaturan pada topologi jaringan hybrid.
  • Sangat sulit melakukan manajemen pada topologi hybrid.

 

 

Itulah penjelasan tentang topologi jaringan yang telah dijelaskan pada kesempatan kali ini. Semoga artikel ini dapat bermanfaat. Dan apabila terdapat penulisan atau penjelasan yang kurang tepat mohon dimaklumi. Terimakasih.


Arwina Nur Dyah Utami Penikmat musik dan senja, selamat membaca tulisan saya. Suka banget menulis dan baca novel.

 


Baca Lainya Tastynesia:
  1. Nasi Tumpeng
  2. Opor Ayam Kuning
  3. Dalgona Coffee
  4. Tongseng Sapi
  5. Rawon Daging Sapi
  6. Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *