Transmigrasi: Pengertian, Dampak, Macam, Tujuan, Contoh

By

Pengertian Transmigrasi

Saat ini, Indonesia menjadi negara peringkat keempat dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia. Menurut data di tahun 2017, jumlah penduduk di negara kita ini sudah mencapai angka 274 juta jiwa. Tentu merupakan suatu angka yang sangat besar.

Dan kepadatan penduduk tersebut akan menimbulkan sebuah masalah baru. Salah satunya adalah persebaran yang tidak merata. Lebih dari 50% dari keseluruhan jumlah penduduk Indonesia tinggal di pulau Jawa. Dan sisanya tersebar di berbagai provinsi yang ada di Indonesia.

Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah telah mengadakan program bernama transmigrasi. Apa kalian pernah mendengarnya? Ini merupakan salah satu program yang bertujuan untuk mengatasi persebaran penduduk yang tak merata di wilayah Indonesia.

Kenapa hal tersebut menjadi sangat penting untuk diatasi? Jawabannya akan kalian temukan pada pembahasan tentang apa itu transmigrasi, manfaat tujuan dan jenis-jenisnya.

 

Pengertian Transmigrasi

Apa Itu TransmigrasiTransmigrasi adalah sebuah aktivitas perpindahan penduduk dari suatu wilayah padat ke wilayah lainnya. Umumnya dari sebuah daerah yang padat penduduk (populasi) ke daerah yang lebih jarang. Hal ini biasanya dilakukan oleh pemerintah dalam rangka pemerataan penduduk.

Sehingga populasi suatu negara tak hanya berkumpul di suatu wilayah saja. Karena akan mengakibatkan kepadatan yang berlebih di wilayah tersebut. Sementara di wilayah lainnya masih cenderung jarang ditempati.

Contohnya seperti transmigrasi dari pulau Jawa yang sudah padat penduduk menuju Kalimantan yang jarang penduduknya. Sehingga para transmigran bisa menempati wilayah tersebut dan mengembangkan populasi di tempat yang baru.

Baca Juga: Kebijakan Fiksal.

 

 

Tujuan Transmigrasi

Tujuan TransmigrasiSeperti yang telah disebutkan sebelumnya, transmigrasi adalah upaya untuk memeratakan persebaran penduduk. Namun bukan itu saja, masih ada sederet fungsi dan tujuan dari pelaksanaan program ini, antara lain :

 

1. Pemerataan Penduduk

Tujuan utama dari aktivitas transmigrasi adalah memindahkan populasi dari tempat yang padat ke tempat yang lebih jarang. Dengan begitu, para transmigran tersebut bisa mendapatkan kesempatan hidup lebih baik daripada di tempat sebelumnya yang sudah padat.

 

2. Meningkatkan Taraf Hidup

Saat mengadakan program transmigrasi, umumnya pemerintah akan memberikan berbagai macam fasilitas kepada para transmigran. Misalnya seperti rumah dan juga lahan. Sehingga mereka memiliki modal untuk mengembangkan hidup menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Dan hal ini sudah terbukti mampu meningkatkan taraf hidup banyak orang. Dimana sebelumnya mereka hidup dalam kesulitan karena persaingan di tempat padat penduduk. Namun kemudian memiliki modal serta kesempatan yang lebih besar di tempat yang baru.

 

3. Meningkatkan Kesempatan Kerja

Bukan rahasia lagi jika pengangguran masih menjadi masalah utama di dalam masyarakat. Hal ini banyak diakibatkan oleh ketatnya persaingan karena padatnya penduduk suatu wilayah. Sehingga ada diantaranya yang tidak mendapatkan kesempatan kerja.

Nah dengan pemindahan populasi ke tempat yang jarang penduduknya akan membuka kesempatan kerja yang lebih luas. Karena kita tak perlu berebut dengan banyak orang lagi. Dengan begitu, masalah pengangguran sedikit demi sedikit bisa diatasi.

 

4. Pemerataan Pembangunan

Harus diakui bahwa saat ini Indonesia masih terbilang Jawasentris. Dimana proses pembangunan masih terlalu terpusat di wilayah jawa. Hal ini harus segera diatasi dengan pemerataan pembangunan. Sehingga sila “Keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia” bisa diwujudkan.

Maka kegiatan transmigrasi juga bisa membantu mewujudkan hal tersebut. Dengan menyebarkan populasi ke wilayah-wilayah yang jarang penduduknya. Secara perlahan akan mendorong perkembangan serta pembangunan di daerah tersebut.

 

5. Membuka Lahan Baru

Kita beri contoh saja pulau Kalimantan, disana masih terdapat banyak sekali lahan kosong yang belum diolah. Dan lewat program transmigrasi, lahan tersebut akan mampu dimanfaatkan oleh orang-orang yang membutuhkan.

Dengan begitu, selain meningkatkan kesejahteraan rakyat juga akan meningkatkan hasil produksi pangan nasional.

 

6. Pemanfaatan Sumber Daya Alam

Indonesia adalah negara dengan sumber daya alam yang melimpah. Namun belum semuanya dapat dimanfaatkan dengan baik. Diharapkan lewat program ini mampu meningkatkan pemanfaatan SDA di berbagai wilayah dengan bijaksana.

 

7. Menekan Kriminalitas

Kepadatan penduduk yang melebihi batas normal akan cenderung mendorong peningkatan terhadap angka kriminalitas. Hal ini terkait dengan lebih sulitnya kesempatan untuk hidup lebih baik karena persaingan yang tinggi.

 

 

Syarat-Syarat Transmigrasi

Syarat TransmigrasiKegiatan ini memang memiliki banyak tujuan baik, ia bisa dilakukan secara pribadi maupun lewat pemerintah. Namun tetap saja transmigrasi juga harus dilakukan secara resmi dengan izin pemerintah. Selain itu juga harus memenuhi beberapa persyaratan antara lain :

  • Jumlah penduduk yang dipindahkan lebih banyak daripada pertambahan penduduk di daerah yang ditinggalkan sebelumnya.
  • Antara para transmigran dan penduduk asli wilayah tujuan harus mampu hidup berdampingan dalam kerukunan.
  • Apabila kepadatan penduduk di daerah asal sudah mulai berkurang. Serta para transmigran sudah mulai hidup sejahtera di tempat barunya.

 

 

Jenis-Jenis Transmigrasi

Jenis TransmigrasiBentuk kegiatan transmigrasi pun bermacam-macam dengan tujuan yang berbeda-beda. Berikut ini beberapa jenisnya yang harus kalian ketahui :

 

1. Transmigrasi Umum

Adalah perpindahan penduduk dari satu wilayah ke wilayah lainnya didorong oleh suatu faktor. Misalnya seperti lapangan pekerjaan yang sulit di tempat asalnya. Umumnya, jenis transmigrasi ini akan dibiayai oleh pemerintah sebagai bagian dari program pemerataan penduduk.

 

2. Transmigrasi Khusus

Yaitu jenis transmigrasi yang dilakukan pemerintah dengan maksud dan tujuan tertentu. Misalnya pemindahan penduduk dari suatu wilayah karena adanya bencana alam.

 

3. Transmigrasi Pribadi

Merupakan kegiatan transmigrasi yang seluruh biayanya ditanggung oleh para transmigran itu sendiri.

 

4. Transmigrasi Swakarsa (Spontan)

Termasuk juga ke dalam transmigrasi pribadi, dimana biayanya ditanggung diri sendiri namun tetap mendapatkan bimbingan dari pemerintah. Jenis transmigrasi ini akan sangat membantu pemerintah untuk mengurangi kepadatan penduduk di suatu wilayah.

 

5. Transmigrasi Lokal

Adalah perpindahan penduduk dari satu tempat ke tempat lainnya tapi masih berada di dalam satu wilayah. Misalnya seseorang yang sebelumnya tinggal di Jawa Timur, kemudian pindah ke Jawa Tengah. Kedua tempat tersebut masih ada di satu wilayah pulau Jawa.

 

6. Transmigrasi Swakarya

Merupakan jenis transmigrasi yang bertujuan untuk membuka lapangan pekerjaan kepada para transmigran. Biasanya mereka akan diberikan fasilitas oleh pemerintah seperti jaminan hidup selama waktu tertentu. Kemudian juga diberi lahan yang bisa diolah sehingga memiliki penghasilan sendiri.

 

7. Transmigrasi Sektoral

Merupakan kegiatan transmigrasi yang mana seluruh biayanya ditanggung oleh pemerintah daerah asal dan tujuan dari transmigrasi tersebut.

 

8. Transmigrasi Bedol Desa

Seperti namanya, kegiatan ini berupa perpindahan penduduk yang jumlahnya bisa mencapai satu desa. Baik berupa penduduknya beserta para perangkat desa yang ada di sana. Umumnya, jenis yang satu ini dilakukan ketika desa asal mereka terkena proyek dsb.

 

 

Dampak Transmigrasi

Dampak TransmigrasiSetiap hal pasti akan menimbulkan dampak serta akibat tertentu, begitu juga dengan kegiatan transmigrasi. Ia dilaksanakan dengan tujuan untuk memeratakan persebaran penduduk. Namun tentu juga ada sederet dampak lain yang ditumbulkannya, antara lain :

 

1. Dampak Positif Transmigrasi

  • Pembukaan lahan kosong yang dapat dimanfaatkan.
  • Peningkatan taraf kehidupan masyarakat.
  • Meningkatkan produktivitas masyarakat.
  • Sebagai usaha pemerataan penduduk.
  • Mengurangi jumlah pengangguran.
  • Meningkatkan pemanfaatan sumber daya alam secara efektif.

 

2. Dampak Negatif Transmigrasi

  • Membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
  • Dapat mendorong kecemburuan sosial pada masyarakat asli di tempat tujuan.
  • Beresiko kegagalan dan membuang dana yang besar.
  • Adanya resiko bentrokan antara para transmigran dan penduduk asli.
  • Beberapa diantara para transmigran banyak yang tidak betah.

 

 

Kesimpulan

Transmigrasi AdalahJadi sekarang kalian sudah paham apa itu transmigrasi? Intinya adalah suatu kegiatan perpindahan penduduk dari satu wilayah ke wilayah lainnya. Secara umum, transmigrasi akan dilakukan dari tempat yang padat ke tempat yang jarang penduduknya.

Program ini dilaksanakan sebagai salah satu upaya pemerataan penduduk. Sehingga bisa mengurangi kepadatan berlebihan di suatu wilayah. Selain itu juga untuk membuka kesempatan hidup yang lebih baik bagi si transmigran.

Di tempat tujuan, mereka akan mendapatkan fasilitas beserta lahan yang bisa diolah. Sehingga hal tersebut dapat dijadikan modal untuk meningkatkan taraf hidupnya agar menjadi lebih baik daripada sebelumnya.

Di sisi lain, kegiatan ini juga bisa dilaksanakan dengan tujuan lain. Misalnya ketika suatu daerah terkena bencana, maka penduduknya bisa dipindahkan ke daerah lain sebagai tempat tinggal yang baru. Bagaimana, mudah bangetkan?.

 

Demikian pembahasan tentang pengertian transmigrasi, manfaat tujuan, jenis dan dampaknya. Program yang satu ini memang sangat dibutuhkan dalam rangka mengatasi kepadatan penduduk yang terjadi di suatu wilayah seperti Indonesia. Jika ada yang punya kritik, saran atau pertanyaan silahkan berkomentar di bawah.


Danang Febriyandra Seorang yang suka dunia anime yang sangat akut, suka belajar hal baru.


Baca Lainya Tastynesia:
  1. Kue Balok
  2. Klepon
  3. Kue Pancong
  4. Kue Lumpur
  5. Bolu Kukus
  6. Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *