√ Tulang Manusia: Pengertian, Fungsi, Jenis-Jenis dan Bentuk

Tulang Manusia: Pengertian, Fungsi, Jenis dan Bentuk Tulang

Tulang Manusia: Pengertian, Fungsi, Jenis dan Bentuk Tulang

Dalam tubuh manusia terdiri dari kerangka yang memiliki fungsi untuk menciptakan struktur serta bentuk tubuh dari manusia dan menjadi penopang tubuh manusia, apakah yang memiliki fungsi tersebut? Jawabannya adalah tulang, tulang adalah bagian tubuh manusia yang memiliki fungsi penting bagi tubuh manusia.

Serta di dalam tubuh tidak hanya terdapat satu jenis tulang saja, Ada banyak jenis tulang yang memiliki fungsi berbeda-beda ada di setiap jenisnya. Dalam artikel ini akan dijelaskan secara lebih rinci mengenai pengertian tulang, fungsi tulang, jenis-jenis tulang, dan struktur tulang.

 

Pengertian Tulang

tulang manusia

Pengertian tulang adalah jaringan ikat yang terdiri dari sel, serat dan matriks ekstrakseluler. Pengertian matriks tulang adalah bagian yang paling keras yang terletak berada di lapisan luar, yang disebabkan oleh adanya pengendapan mineral dalam matriks, sehingga tulang kemudian mengalami sebuah kalsifikasi.

Di dalam tubuh manusia juga terdapat yang bernama tulang rawan atau cartilago, tulang rawan adalah jaringan ikat yang memiliki kemampuan meregang, membentuk penyokong yang kuat bagi jaringan yang lunak, serta berfungsi memberikan kelenturan dan juga sangat tahan terhadap tekanan.

Jadi secara umum pengertian tulang adalah jaringan yang kuat dan tangguh yang berfungsi untuk memberikan bentuk pada tubuh. Tanpa adanya tulang tubuh akan tidak dapat berdiri secara tegak. Juga berfungsi dalam sistem gerak. Pada kehidupan sehari-hari pastinya manusia selalu melakukan aktivitas yang dimana dalam melakukan aktivitas tersebut membutuhkan suatu pergerakan disitulah fungsi dari tulang yang sebagai sistem gerak.

Sistem gerak pada tubuh manusia didukung oleh dua komponen utama yaitu tulang dan otot. Otot disebut sebagai alat gerak aktif sedangkan tulang disebut alat gerak pasif. disebut sebagai alat gerak pasif dikarenakan tulang tidak dapat bergerak sendiri, akan tetapi itulah yang harus dikerjakan terlebih dahulu oleh otot.

 

 

Fungsi Tulang

Dalam sistem tubuh tulang memiliki bentuk dan jenis yang berbeda-beda, oleh karena itu fungsi tulang juga memiliki perbedaan antara satu dengan yang lainnya. Berikut ini adalah beberapa fungsi dari tulang antara lain yaitu sebagai berikut.

1. Sebagai Penunjang dan Membentuk tubuh

tulang manusia

Fungsi tulang yang utama adalah, tulang menyediakan suatu kerangka di mana kerangka tersebut digunakan sebagai penempelan otot dan jaringan-jaringan yang lainnya. Yang mana kemudian dalam jaringan-jaringan tersebut terbentuklah postur tubuh yaitu membentuk kerangka yang memberikan an bentuk tubuh serta dukungan kepada jaringan tubuh.

 

2. Sebagai Pergerakan

Fungsi tulang yang kedua adalah tulang sebagai tuas dan sebagai titik penempelan otot, yang mana setelah kita tahu bahwa tulang memiliki fungsi pasif yaitu tulang tidak dapat bergerak sendiri tanpa adanya  bantuan dari otot. Untuk membentuk suatu gerakan tulang bekerja sama dengan otot, tendon, seni dan ligamen tulang. Oleh karena itu otot yang menempel memungkinkan adanya pergerakan yang dilakukan oleh tubuh.

 

3. Sebagai Tempat Berlangsungnya Produksi Sel Darah

Fungsi tulang yang ketiga yaitu sebagai tempat berlangsungnya produksi sel darah. Tempat produksi sel darah berada di dalam rongga tulang lebih tepatnya pada sumsum tulang. Di dalam sumsum tulang tersebut yang nantinya tubuh akan memproduksi sel darah.

 

4. Sebagai Perlindungan

Selain dari ke-3 fungsi diatas juga dapat berfungsi sebagai pelindung bagi organ-organ yang terdapat di dalam tubuh. Tulang sebagai perlindungan bagi tubuh contohnya yaitu melindungi organ-organ penting di dalam tubuh seperti jantung, paru-paru dan otak.

 

5. Sebagai Tempat Penyimpanan Mineral dan Lemak

Fungsi tulang yang selanjutnya yaitu sebagai tempat penyimpanan mineral yang sangat penting bagi kegiatan sel yang ada di seluruh tubuh, antara lain seperti magnesium, kalsium dan fosfor. Kemudian lemak disimpan di dalam rongga tulang.

 

6. Sebagai Tempat Penyimpanan Energi

Kamu di informasi yang ke-6 yaitu tulang sebagai tempat penyimpanan energi. Tolong dijelaskan di atas bahwa Tuhan juga menyimpan lemak yang terdapat di dalam rongga tulang. lebih tepatnya lemak atau lipida disimpan di dalam sel-sel adipose di sumsum kuning yang merupakan gudang energi bagi manusia. Oleh karena itu fungsi tulang juga sangat penting apa itu matanya baran energi.

 

 

Bentuk-Bentuk Tulang

Di dalam tubuh manusia yang di dalamnya terdapat tulang yang mana tulang-tulang tersebut memiliki bentuk dan ukuran yang berbeda-beda. Terdapat empat bentuk tulang yaitu tulang tulang pipa atau tulang panjang, tulang pipih, tulang pendek, dan tulang irregular, semua bentuk tulang memiliki ciri fisik dan karakteristik yang berbeda-beda. Ke empat bentuk tulang tersebut akan dijelaskan seperti dibawah ini.

1. Tulang Pipa (Tulang Panjang)

tulang manusia

Tulang pipa adalah tulang yang memiliki bentuk panjang hampir mirip dengan bentuk pipa atau tabung. Karena bentuk dari tulang pipa yang berukuran panjang terkadang pulang ini disebut juga sebagai tulang panjang. ciri-ciri dari tulang pipa adalah memiliki bentuk yang memanjang dan setiap ujungnya malas serta mencapai bentuk bonggol.

Di dalam tulang pipa terbagi menjadi tiga bagian yaitu 2 bagian ujung yang membonggol (Epifis), bagian tengah (Diafis), dan kemudian bagian antara ujung dan tengah (Cakra epifis).

Dalam bonggol yang ada pada tulang pipa terdapat spons yang memiliki rongga. Rongga yang ada di dalam tulang spons tersebut berisi sumsum merah tulang. Yang mana Yang ini memiliki fungsi sebagai tempat diproduksinya sel darah merah. Sedangkan pada bagian tengah tulang pipa terdapat sumsum kuning atau jaringan lemak. Fungsi dari sumsum kuning ini yaitu sebagai tempat diproduksinya sel darah putih.

Beberapa tulang yang terdapat di dalam tubuh manusia yang tergolong termasuk ke dalam bentuk tulang pipa antara lain yaitu seperti tulang kering, tulang betis, tulang hasta, dan tulang paha.

 

2. Tulang Pipih

tulang manusia

Tulang pipih adalah tulang yang memiliki bentuk pipih atau gepeng. Berbeda dengan tulang pipa atau tulang panjang, pada bagian tulang pipih umumnya tidak memiliki rongga sehingga tulang pipih memiliki sifat pejal.

Perut bagian bawah tulang pipih, pada bagian spons berisi sumsum merah tulang yang digunakan sebagai tempat diproduksinya sel darah merah. Berapa pulang pada tubuh manusia yang tergolong memiliki bentuk tulang pipih antara lain yaitu tulang belikat, tulang dada, tulang tengkorak, dan tulang rusuk.

 

3. Tulang Pendek

tulang manusia

Tulang pendek adalah yang memiliki bentuk pendek. Memiliki sifat yang sama seperti tulang pipih, di mana tulang pendek tidak memiliki rongga dan juga bersifat pejal, akan tetapi tulang pendek mengandung sumsum merah tulang.

Karena bentuknya yang pendek, tulang ini biasanya berkelompok dan kemudian membentuk ruas-ruas tulang. Beberapa tulang pendek yang ada pada tubuh manusia antara lain pangkal kaki, pangkal tangan, dan ruas-ruas tulang belakang.

 

4. Tulang Irreguler

tulang manusia

Yang terakhir adalah bentuk tulang irregular, bentuk tulang ini adalah tulang yang yang memiliki bentuk tidak menentu atau tidak beraturan. Jenis tulang irregular terdapat pada kerangka wajah dan tulang belakang.

 

 

Proses Terbentuknya Tulang

Pembentukan tulang pada tubuh diawali dari pembentukan rangka yang kemudian menjadi tulang-tulang yang kuat. Uraian tentang penjelasan proses terbentuknya tulang berikut ini.

Pembentukan Rangka

Awal dalam pembentukan rangka yaitu berupa tulang rawan, pada manusia terbentuk secara sempurna yaitu sekitar pada bulan kedua atau awal bulan ketiga pembentukan embrio. Yang dibentuk oleh jaringan mesenkim akan mengalami osifikasi atau penulangan.

Osifikasi adalah pembentukan tulang rawan menjadi tulang osifikasi yang dimulai dari pembentukan sel sel osteoblas (sel pembentukan tulang) pada rongga yang ada di tengah tulang rawan, proses dalam pembentukan tahun ini dilakukan secara bertahap dari dalam ke luar.

Kemudian pada sel sel osteoblas juga terdapat jaringan pengikat yang ada di sekitar rongga, sel-sel tulang itu mengelilingi saluran haversi yang berisi pembuluh darah kapiler arteri, Vena dan juga serabut saraf membentuk suatu sistem yang disebut dengan nama sistem Havers.

Pada pembuluh darah sistem Havers mengangkut zat-zat for dan juga kalsium yang kemudian menuju matriks sehingga matriks tulang mengalami pengerasan. Kerasnya tulang matriks tersebut diperoleh dari adanya kekompakan sel-sel penyusun tulang.

Apabila matriks pada tulang yang memiliki rongga maka akan membentuk sebuah tulang spons, seperti contohnya tulang pipih. Sedangkan jika matriks tulang menjadi padat dan juga menjadi rapat maka akan terbentuk tulang yang keras atau tulang kompak contohnya yaitu tulang pipa.

Belum kita memiliki bentuk tabung dengan kedua ujung yang membulat, sebagian besar terdiri atas tulang kompakta, sedikit tulang spongiosa dan juga sumsum tulang yang terdapat di dalamnya. Dalam rumah sumsum tulang, rangka tulang spongiosa mengandung sumsum tulang kuning dan sumsum tulang merah.

 

Proses Osifikasi

Kemudian proses pembentukan tulang disebut osifikasi. Proses ini dibedakan menjadi dua yaitu osifikasi intramembranosa dan osifikasi intrakartilagenosa. Osifikasi intramembranosa disebut juga sebagai penulangan langsung (osifikasi primer).

Pada proses tersebut terjadi pada tulang pipih seperti tulang tengkorak. Ini hanya akan terjadi sekali serta tidak akan terulang lagi seterusnya. Contoh osifikasi intrakartilagenosa adalah pembentukan tulang pipa yang akan menyebabkan tulang menjadi bertambah panjang di daerah Cakra epifisise.

 

 

Jenis-Jenis Tulang

Setelah mempelajari tentang proses terbentuknya tulang, maka sekarang kita membahas tentang jenis-jenis tulang. Langsung saja tanpa basa basi lagi simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

 

1. Jenis Tulang Berdasarkan Bentuk

Macam-macam tulang berdasarkan bentuknya terbagi menjadi tiga kelompok yaitu tulang pendek, tulang pipih dan tulang pipa.

tulang manusia

Tulang pendek

Tulang pendek adalah tulang yang memiliki bentuk bulat dan pendek serta didalamnya berisi sumsum merah yang termasuk ke dalam tulang pendek adalah ruas tulang belakang, tulang pergelangan tangan, tulang pergelangan kaki dan ruas-ruas tulang jari.

 

Tulang Pipih

Pipi memiliki bentuk yang pipih dan gepeng. Pada bagian dalamnya memiliki rongga seperti spons yang berisi sumsum merah. Sumsum merah berfungsi untuk membentuk sel-sel darah merah dan sel darah putih. Yang termasuk ke dalam tulang pipih seperti tulang rusuk, tulang pelipis, tulang belikat, dan tulang dada.

 

Tulang Pipa

Tulang pipa memiliki bentuk yang panjang dan bulat, hampir sama seperti bentuk pipa. Yang termasuk ke dalam tulang pipa adalah tulang paha, tulang hasta, dan tulang lengan atas.

 

2. Jenis Tulang Berdasarkan Jaringan Penyusun

Tulang Rawan

Tulang rawan memiliki sifat yang lentur hal itu dikarenakan zat-zat antara sel tulang yang banyak mengandung zat perekat dan juga mengandung zat kapur. Di mana saat ini berperan dalam proses penyambungan tulang apabila terjadi tulang retak atau patah. Tulang rawan dapat dibedakan menjadi tiga macam yaitu tulang rawan elastis, tulang rawan fibrosa, dan tulang rawan hialin.

Tulang rawan elastis, memiliki sifat yang lentur dan matriks mengandung serabut elastis yang bercabang-cabang. Di dalam organ tubuh tulang rawan elastis biasanya terdapat pada ujung hidung dan daun telinga.

 

Tulang rawan fibrosa, ruang ini memiliki sifat yang kurang lentur serta mattress mengandung banyak serabut kolagen. Yang termasuk ke dalam tulang rawan fibrosa adalah ruas-ruas tulang belakang dan tulang rawan pada lutut (tendon dan ligamentum).

 

Tulang rawan hialin, ruang ini memiliki sifat yang transparan, halus serta memiliki matriks yang homogen. tulang rawan hialin terdapat pada permukaan persendian dan juga dinding trakea.

 

Tulang Keras

Berbeda dengan tulang rawan yang cenderung lunak. Tulang keras adalah kumpulan dari sel-sel tulang (osteosit). Di mana dalam tulang keras sel-sel tulang mengeluarkan matriks matriks tersebut mengandung zat kapur dan fosfor, hal itulah yang menyebabkan tulang menjadi keras dan tidak lentur. Matriks tulang yang padat dan rapat kemudian akan membentuk tulang kompak. Matriks tulang yang memiliki rongga serta tidak padat akan membentuk tulang kosong atau tulang spons. Sebagian besar dari tulang keras adalah penyusun rangka tubuh.

 

3. Jenis Tulang Berdasarkan Letaknya

Rangka tubuh manusia terdiri atas berbagai macam tulang yang saling berhubungan. Dibagi berdasarkan letaknya maka tulang penyusun kerangka tubuh dapat dikelompokkan menjadi tulang tengkorak, tulang gerak dan tulang badan.

tulang manusia

Tulang Tengkorak

Tulang penyusun tengkorak terdiri atas tulang pipi yang saling bersambungan. Sambungan antara tulang tengkorak pada bayi yang baru lahir terdapat pada celah yang lebar yang disebut dengan fontanel. Tulang tengkorak memiliki fungsi yaitu sebagai pelindung bagi otak dan organ tubuh yang lunak.Tulang tengkorak juga menentukan bentuk wajah seseorang.

 

Tulang Badan

Kumpulan penyusun rangka dalam menentukan bentuk badan serta memiliki fungsi untuk melindungi berbagai organ tubuh yang penting seperti paru-paru dan jantung. Rangka tulang badan terdiri atas tulang dada, tulang rusuk, gelang bahu, gelang panggul, dan tulang belakang.

 

Tulang Anggota Gerak

Di dalam tubuh manusia terdapat 2 anggota gerak yaitu lengan dan tungkai. Anggota gerak atas kaki tangan dan anggota gerak bawah adalah tungkai. Tulang lengan atas berhubungan dengan gelang bahu pada ujung atasnya dan berhubungan pula dengan lengan bawah pada ujung lainnya.

Tulang rawan bagian bawah terdiri dari tulang pengumpil dan tulang hasta. Dari 2 tulang tersebut berhubungan dengan tulang tulang pada pergelangan.

Pada tungkai bagian atas berupa tulang paha yang berhubungan dengan gelang panggul. Ujung bawah pada tulang paha berhubungan dengan tungkai bawah yang tersusun atas tulang kering dan tulang betis. Di antara tulang-tulang tersebut terdapat tulang tempurung lutut.

 

 

Struktur Tulang Manusia

Tulang adalah salah satu bagian yang paling kuat dan keras yang terdapat di dalam tubuh manusia. Hal tersebut dapat terjadi karena tulang terbuat dari kolagen dan berbagai macam mineral seperti kalsium, yang dapat membuat tulang menjadi keras dan kuat.

Meskipun terdapat perbedaan bentuk dan ukuran tulang akan tetapi pada dasarnya tulang memiliki struktur dan fungsi yang sama. Terdapat dua bagian utama pada tulang panjang antara lain yaitu:

tulang manusia

Diafisis, poros dari tulang yang menjadikan bagian tersebut memiliki ukuran yang panjang.

Epifisis, adalah ujung bagian dari tulang panjang yang yang terdapat pada setiap sisi pinggir dari tulang. epifisis terdiri dari jaringan tulang kompak dan spongiosa.

 

1. Lapisan dan Fitur

Tulang tersusun dari sejumlah lapisan dengan materi yang berbeda-beda. terdapat beberapa istilah yang digunakan untuk menggambarkan lapisan dan fitur tulang yang ada di bagian dalam tubuh manusia.

 

Periosteum, pada lapisan jaringan fibrosa yang menutupi semua bagian tulang kecuali Sisi ujung pada tulang.

 

Rongga medula, adalah ruang yang ada di dalam poros dan mengandung sumsum tulang kuning, fungsi dari rongga medula adalah menyimpan jaringan lemak

 

Tulang kompak, tulang kompak adalah bagian yang ada dan juga keras. Tulang kompak dapat ditemukan pada lapisan luar tulang yang halus. Tulang kompak memiliki sumsum tulang pada bagian poros dari tulang dan berfungsi untuk memberikan kekuatan pada bagian rongga. Terdapat banyak saluran dari tulang kompak yang ada pada pembuluh dan saraf.

 

Tulang spongiosa, adalah tulang yang terbentuk dari potongan kecil tulang ini memiliki banyak ruang.

 

Tulang rawan (kartilago), adalah jaringan ikat fibrosa yang mengandung zat seperti gel. Tulang rawan memiliki struktur yang lebih lembut dibandingkan dengan tulang pada umumnya, akan tetapi tulang rawan memiliki sifat yang lebih kuat dari kebanyakan jaringan.

 

Sel tulang, adalah jaringan yang aktif yang secara terus-menerus melakukan regenerasi. Hal tersebut dilakukan bertujuan untuk mengganti jaringan yang tua kemudian digantikan oleh jaringan yang baru.

 

Tulang manusia terdiri dari tiga jenis antara lain yaitu:

  1. Osteoblas, berfungsi untuk membangun tulang yang baru
  2. Osteoklas, berfungsi untuk mengganti tulang yang lama
  3. Osteosit, berfungsi membawa nutrisi yang dibawa oleh darah ke bagian tulang serta membawa keluar limbah setelah proses yang terjadi pada bagian tersebut.

 

Sekian penjelasan mengenai pengertian tulang, fungsi tulang, jenis-jenis tulang, dan struktur tulang pada manusia. semua jenis tulang yang terdapat pada tubuh manusia memiliki peran dan kegunaan masing-masing.

Oleh karena itu kita harus rajin untuk menjaga kesehatan tulang, karena tulang merupakan sistem yang penting bagi tubuh manusia. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi kamu. Sekian terimakasih.



2 Perbedaan AM dan PM (Sistem 12-Jam) serta Penjelasan

2 Perbedaan AM dan PM (Sistem 12-Jam) serta Penjelasan

Dalam tubuh manusia terdiri dari kerangka yang memiliki fungsi untuk menciptakan struktur serta bentuk tubuh dari manusia dan menjadi penopang tubuh manusia, apakah yang memiliki fungsi tersebut? Jawabannya adalah tulang, tulang adalah bagian tubuh manusia yang memiliki fungsi penting bagi tubuh manusia.

Serta di dalam tubuh tidak hanya terdapat satu jenis tulang saja, Ada banyak jenis tulang yang memiliki fungsi berbeda-beda ada di setiap jenisnya. Dalam artikel ini akan dijelaskan secara lebih rinci mengenai pengertian tulang, fungsi tulang, jenis-jenis tulang, dan struktur tulang.

 

Pengertian Tulang

tulang manusia

Pengertian tulang adalah jaringan ikat yang terdiri dari sel, serat dan matriks ekstrakseluler. Pengertian matriks tulang adalah bagian yang paling keras yang terletak berada di lapisan luar, yang disebabkan oleh adanya pengendapan mineral dalam matriks, sehingga tulang kemudian mengalami sebuah kalsifikasi.

Di dalam tubuh manusia juga terdapat yang bernama tulang rawan atau cartilago, tulang rawan adalah jaringan ikat yang memiliki kemampuan meregang, membentuk penyokong yang kuat bagi jaringan yang lunak, serta berfungsi memberikan kelenturan dan juga sangat tahan terhadap tekanan.

Jadi secara umum pengertian tulang adalah jaringan yang kuat dan tangguh yang berfungsi untuk memberikan bentuk pada tubuh. Tanpa adanya tulang tubuh akan tidak dapat berdiri secara tegak. Juga berfungsi dalam sistem gerak. Pada kehidupan sehari-hari pastinya manusia selalu melakukan aktivitas yang dimana dalam melakukan aktivitas tersebut membutuhkan suatu pergerakan disitulah fungsi dari tulang yang sebagai sistem gerak.

Sistem gerak pada tubuh manusia didukung oleh dua komponen utama yaitu tulang dan otot. Otot disebut sebagai alat gerak aktif sedangkan tulang disebut alat gerak pasif. disebut sebagai alat gerak pasif dikarenakan tulang tidak dapat bergerak sendiri, akan tetapi itulah yang harus dikerjakan terlebih dahulu oleh otot.

 

 

Fungsi Tulang

Dalam sistem tubuh tulang memiliki bentuk dan jenis yang berbeda-beda, oleh karena itu fungsi tulang juga memiliki perbedaan antara satu dengan yang lainnya. Berikut ini adalah beberapa fungsi dari tulang antara lain yaitu sebagai berikut.

1. Sebagai Penunjang dan Membentuk tubuh

tulang manusia

Fungsi tulang yang utama adalah, tulang menyediakan suatu kerangka di mana kerangka tersebut digunakan sebagai penempelan otot dan jaringan-jaringan yang lainnya. Yang mana kemudian dalam jaringan-jaringan tersebut terbentuklah postur tubuh yaitu membentuk kerangka yang memberikan an bentuk tubuh serta dukungan kepada jaringan tubuh.

 

2. Sebagai Pergerakan

Fungsi tulang yang kedua adalah tulang sebagai tuas dan sebagai titik penempelan otot, yang mana setelah kita tahu bahwa tulang memiliki fungsi pasif yaitu tulang tidak dapat bergerak sendiri tanpa adanya  bantuan dari otot. Untuk membentuk suatu gerakan tulang bekerja sama dengan otot, tendon, seni dan ligamen tulang. Oleh karena itu otot yang menempel memungkinkan adanya pergerakan yang dilakukan oleh tubuh.

 

3. Sebagai Tempat Berlangsungnya Produksi Sel Darah

Fungsi tulang yang ketiga yaitu sebagai tempat berlangsungnya produksi sel darah. Tempat produksi sel darah berada di dalam rongga tulang lebih tepatnya pada sumsum tulang. Di dalam sumsum tulang tersebut yang nantinya tubuh akan memproduksi sel darah.

 

4. Sebagai Perlindungan

Selain dari ke-3 fungsi diatas juga dapat berfungsi sebagai pelindung bagi organ-organ yang terdapat di dalam tubuh. Tulang sebagai perlindungan bagi tubuh contohnya yaitu melindungi organ-organ penting di dalam tubuh seperti jantung, paru-paru dan otak.

 

5. Sebagai Tempat Penyimpanan Mineral dan Lemak

Fungsi tulang yang selanjutnya yaitu sebagai tempat penyimpanan mineral yang sangat penting bagi kegiatan sel yang ada di seluruh tubuh, antara lain seperti magnesium, kalsium dan fosfor. Kemudian lemak disimpan di dalam rongga tulang.

 

6. Sebagai Tempat Penyimpanan Energi

Kamu di informasi yang ke-6 yaitu tulang sebagai tempat penyimpanan energi. Tolong dijelaskan di atas bahwa Tuhan juga menyimpan lemak yang terdapat di dalam rongga tulang. lebih tepatnya lemak atau lipida disimpan di dalam sel-sel adipose di sumsum kuning yang merupakan gudang energi bagi manusia. Oleh karena itu fungsi tulang juga sangat penting apa itu matanya baran energi.

 

 

Bentuk-Bentuk Tulang

Di dalam tubuh manusia yang di dalamnya terdapat tulang yang mana tulang-tulang tersebut memiliki bentuk dan ukuran yang berbeda-beda. Terdapat empat bentuk tulang yaitu tulang tulang pipa atau tulang panjang, tulang pipih, tulang pendek, dan tulang irregular, semua bentuk tulang memiliki ciri fisik dan karakteristik yang berbeda-beda. Ke empat bentuk tulang tersebut akan dijelaskan seperti dibawah ini.

1. Tulang Pipa (Tulang Panjang)

tulang manusia

Tulang pipa adalah tulang yang memiliki bentuk panjang hampir mirip dengan bentuk pipa atau tabung. Karena bentuk dari tulang pipa yang berukuran panjang terkadang pulang ini disebut juga sebagai tulang panjang. ciri-ciri dari tulang pipa adalah memiliki bentuk yang memanjang dan setiap ujungnya malas serta mencapai bentuk bonggol.

Di dalam tulang pipa terbagi menjadi tiga bagian yaitu 2 bagian ujung yang membonggol (Epifis), bagian tengah (Diafis), dan kemudian bagian antara ujung dan tengah (Cakra epifis).

Dalam bonggol yang ada pada tulang pipa terdapat spons yang memiliki rongga. Rongga yang ada di dalam tulang spons tersebut berisi sumsum merah tulang. Yang mana Yang ini memiliki fungsi sebagai tempat diproduksinya sel darah merah. Sedangkan pada bagian tengah tulang pipa terdapat sumsum kuning atau jaringan lemak. Fungsi dari sumsum kuning ini yaitu sebagai tempat diproduksinya sel darah putih.

Beberapa tulang yang terdapat di dalam tubuh manusia yang tergolong termasuk ke dalam bentuk tulang pipa antara lain yaitu seperti tulang kering, tulang betis, tulang hasta, dan tulang paha.

 

2. Tulang Pipih

tulang manusia

Tulang pipih adalah tulang yang memiliki bentuk pipih atau gepeng. Berbeda dengan tulang pipa atau tulang panjang, pada bagian tulang pipih umumnya tidak memiliki rongga sehingga tulang pipih memiliki sifat pejal.

Perut bagian bawah tulang pipih, pada bagian spons berisi sumsum merah tulang yang digunakan sebagai tempat diproduksinya sel darah merah. Berapa pulang pada tubuh manusia yang tergolong memiliki bentuk tulang pipih antara lain yaitu tulang belikat, tulang dada, tulang tengkorak, dan tulang rusuk.

 

3. Tulang Pendek

tulang manusia

Tulang pendek adalah yang memiliki bentuk pendek. Memiliki sifat yang sama seperti tulang pipih, di mana tulang pendek tidak memiliki rongga dan juga bersifat pejal, akan tetapi tulang pendek mengandung sumsum merah tulang.

Karena bentuknya yang pendek, tulang ini biasanya berkelompok dan kemudian membentuk ruas-ruas tulang. Beberapa tulang pendek yang ada pada tubuh manusia antara lain pangkal kaki, pangkal tangan, dan ruas-ruas tulang belakang.

 

4. Tulang Irreguler

tulang manusia

Yang terakhir adalah bentuk tulang irregular, bentuk tulang ini adalah tulang yang yang memiliki bentuk tidak menentu atau tidak beraturan. Jenis tulang irregular terdapat pada kerangka wajah dan tulang belakang.

 

 

Proses Terbentuknya Tulang

Pembentukan tulang pada tubuh diawali dari pembentukan rangka yang kemudian menjadi tulang-tulang yang kuat. Uraian tentang penjelasan proses terbentuknya tulang berikut ini.

Pembentukan Rangka

Awal dalam pembentukan rangka yaitu berupa tulang rawan, pada manusia terbentuk secara sempurna yaitu sekitar pada bulan kedua atau awal bulan ketiga pembentukan embrio. Yang dibentuk oleh jaringan mesenkim akan mengalami osifikasi atau penulangan.

Osifikasi adalah pembentukan tulang rawan menjadi tulang osifikasi yang dimulai dari pembentukan sel sel osteoblas (sel pembentukan tulang) pada rongga yang ada di tengah tulang rawan, proses dalam pembentukan tahun ini dilakukan secara bertahap dari dalam ke luar.

Kemudian pada sel sel osteoblas juga terdapat jaringan pengikat yang ada di sekitar rongga, sel-sel tulang itu mengelilingi saluran haversi yang berisi pembuluh darah kapiler arteri, Vena dan juga serabut saraf membentuk suatu sistem yang disebut dengan nama sistem Havers.

Pada pembuluh darah sistem Havers mengangkut zat-zat for dan juga kalsium yang kemudian menuju matriks sehingga matriks tulang mengalami pengerasan. Kerasnya tulang matriks tersebut diperoleh dari adanya kekompakan sel-sel penyusun tulang.

Apabila matriks pada tulang yang memiliki rongga maka akan membentuk sebuah tulang spons, seperti contohnya tulang pipih. Sedangkan jika matriks tulang menjadi padat dan juga menjadi rapat maka akan terbentuk tulang yang keras atau tulang kompak contohnya yaitu tulang pipa.

Belum kita memiliki bentuk tabung dengan kedua ujung yang membulat, sebagian besar terdiri atas tulang kompakta, sedikit tulang spongiosa dan juga sumsum tulang yang terdapat di dalamnya. Dalam rumah sumsum tulang, rangka tulang spongiosa mengandung sumsum tulang kuning dan sumsum tulang merah.

 

Proses Osifikasi

Kemudian proses pembentukan tulang disebut osifikasi. Proses ini dibedakan menjadi dua yaitu osifikasi intramembranosa dan osifikasi intrakartilagenosa. Osifikasi intramembranosa disebut juga sebagai penulangan langsung (osifikasi primer).

Pada proses tersebut terjadi pada tulang pipih seperti tulang tengkorak. Ini hanya akan terjadi sekali serta tidak akan terulang lagi seterusnya. Contoh osifikasi intrakartilagenosa adalah pembentukan tulang pipa yang akan menyebabkan tulang menjadi bertambah panjang di daerah Cakra epifisise.

 

 

Jenis-Jenis Tulang

Setelah mempelajari tentang proses terbentuknya tulang, maka sekarang kita membahas tentang jenis-jenis tulang. Langsung saja tanpa basa basi lagi simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

 

1. Jenis Tulang Berdasarkan Bentuk

Macam-macam tulang berdasarkan bentuknya terbagi menjadi tiga kelompok yaitu tulang pendek, tulang pipih dan tulang pipa.

tulang manusia

Tulang pendek

Tulang pendek adalah tulang yang memiliki bentuk bulat dan pendek serta didalamnya berisi sumsum merah yang termasuk ke dalam tulang pendek adalah ruas tulang belakang, tulang pergelangan tangan, tulang pergelangan kaki dan ruas-ruas tulang jari.

 

Tulang Pipih

Pipi memiliki bentuk yang pipih dan gepeng. Pada bagian dalamnya memiliki rongga seperti spons yang berisi sumsum merah. Sumsum merah berfungsi untuk membentuk sel-sel darah merah dan sel darah putih. Yang termasuk ke dalam tulang pipih seperti tulang rusuk, tulang pelipis, tulang belikat, dan tulang dada.

 

Tulang Pipa

Tulang pipa memiliki bentuk yang panjang dan bulat, hampir sama seperti bentuk pipa. Yang termasuk ke dalam tulang pipa adalah tulang paha, tulang hasta, dan tulang lengan atas.

 

2. Jenis Tulang Berdasarkan Jaringan Penyusun

Tulang Rawan

Tulang rawan memiliki sifat yang lentur hal itu dikarenakan zat-zat antara sel tulang yang banyak mengandung zat perekat dan juga mengandung zat kapur. Di mana saat ini berperan dalam proses penyambungan tulang apabila terjadi tulang retak atau patah. Tulang rawan dapat dibedakan menjadi tiga macam yaitu tulang rawan elastis, tulang rawan fibrosa, dan tulang rawan hialin.

Tulang rawan elastis, memiliki sifat yang lentur dan matriks mengandung serabut elastis yang bercabang-cabang. Di dalam organ tubuh tulang rawan elastis biasanya terdapat pada ujung hidung dan daun telinga.

 

Tulang rawan fibrosa, ruang ini memiliki sifat yang kurang lentur serta mattress mengandung banyak serabut kolagen. Yang termasuk ke dalam tulang rawan fibrosa adalah ruas-ruas tulang belakang dan tulang rawan pada lutut (tendon dan ligamentum).

 

Tulang rawan hialin, ruang ini memiliki sifat yang transparan, halus serta memiliki matriks yang homogen. tulang rawan hialin terdapat pada permukaan persendian dan juga dinding trakea.

 

Tulang Keras

Berbeda dengan tulang rawan yang cenderung lunak. Tulang keras adalah kumpulan dari sel-sel tulang (osteosit). Di mana dalam tulang keras sel-sel tulang mengeluarkan matriks matriks tersebut mengandung zat kapur dan fosfor, hal itulah yang menyebabkan tulang menjadi keras dan tidak lentur. Matriks tulang yang padat dan rapat kemudian akan membentuk tulang kompak. Matriks tulang yang memiliki rongga serta tidak padat akan membentuk tulang kosong atau tulang spons. Sebagian besar dari tulang keras adalah penyusun rangka tubuh.

 

3. Jenis Tulang Berdasarkan Letaknya

Rangka tubuh manusia terdiri atas berbagai macam tulang yang saling berhubungan. Dibagi berdasarkan letaknya maka tulang penyusun kerangka tubuh dapat dikelompokkan menjadi tulang tengkorak, tulang gerak dan tulang badan.

tulang manusia

Tulang Tengkorak

Tulang penyusun tengkorak terdiri atas tulang pipi yang saling bersambungan. Sambungan antara tulang tengkorak pada bayi yang baru lahir terdapat pada celah yang lebar yang disebut dengan fontanel. Tulang tengkorak memiliki fungsi yaitu sebagai pelindung bagi otak dan organ tubuh yang lunak.Tulang tengkorak juga menentukan bentuk wajah seseorang.

 

Tulang Badan

Kumpulan penyusun rangka dalam menentukan bentuk badan serta memiliki fungsi untuk melindungi berbagai organ tubuh yang penting seperti paru-paru dan jantung. Rangka tulang badan terdiri atas tulang dada, tulang rusuk, gelang bahu, gelang panggul, dan tulang belakang.

 

Tulang Anggota Gerak

Di dalam tubuh manusia terdapat 2 anggota gerak yaitu lengan dan tungkai. Anggota gerak atas kaki tangan dan anggota gerak bawah adalah tungkai. Tulang lengan atas berhubungan dengan gelang bahu pada ujung atasnya dan berhubungan pula dengan lengan bawah pada ujung lainnya.

Tulang rawan bagian bawah terdiri dari tulang pengumpil dan tulang hasta. Dari 2 tulang tersebut berhubungan dengan tulang tulang pada pergelangan.

Pada tungkai bagian atas berupa tulang paha yang berhubungan dengan gelang panggul. Ujung bawah pada tulang paha berhubungan dengan tungkai bawah yang tersusun atas tulang kering dan tulang betis. Di antara tulang-tulang tersebut terdapat tulang tempurung lutut.

 

 

Struktur Tulang Manusia

Tulang adalah salah satu bagian yang paling kuat dan keras yang terdapat di dalam tubuh manusia. Hal tersebut dapat terjadi karena tulang terbuat dari kolagen dan berbagai macam mineral seperti kalsium, yang dapat membuat tulang menjadi keras dan kuat.

Meskipun terdapat perbedaan bentuk dan ukuran tulang akan tetapi pada dasarnya tulang memiliki struktur dan fungsi yang sama. Terdapat dua bagian utama pada tulang panjang antara lain yaitu:

tulang manusia

Diafisis, poros dari tulang yang menjadikan bagian tersebut memiliki ukuran yang panjang.

Epifisis, adalah ujung bagian dari tulang panjang yang yang terdapat pada setiap sisi pinggir dari tulang. epifisis terdiri dari jaringan tulang kompak dan spongiosa.

 

1. Lapisan dan Fitur

Tulang tersusun dari sejumlah lapisan dengan materi yang berbeda-beda. terdapat beberapa istilah yang digunakan untuk menggambarkan lapisan dan fitur tulang yang ada di bagian dalam tubuh manusia.

 

Periosteum, pada lapisan jaringan fibrosa yang menutupi semua bagian tulang kecuali Sisi ujung pada tulang.

 

Rongga medula, adalah ruang yang ada di dalam poros dan mengandung sumsum tulang kuning, fungsi dari rongga medula adalah menyimpan jaringan lemak

 

Tulang kompak, tulang kompak adalah bagian yang ada dan juga keras. Tulang kompak dapat ditemukan pada lapisan luar tulang yang halus. Tulang kompak memiliki sumsum tulang pada bagian poros dari tulang dan berfungsi untuk memberikan kekuatan pada bagian rongga. Terdapat banyak saluran dari tulang kompak yang ada pada pembuluh dan saraf.

 

Tulang spongiosa, adalah tulang yang terbentuk dari potongan kecil tulang ini memiliki banyak ruang.

 

Tulang rawan (kartilago), adalah jaringan ikat fibrosa yang mengandung zat seperti gel. Tulang rawan memiliki struktur yang lebih lembut dibandingkan dengan tulang pada umumnya, akan tetapi tulang rawan memiliki sifat yang lebih kuat dari kebanyakan jaringan.

 

Sel tulang, adalah jaringan yang aktif yang secara terus-menerus melakukan regenerasi. Hal tersebut dilakukan bertujuan untuk mengganti jaringan yang tua kemudian digantikan oleh jaringan yang baru.

 

Tulang manusia terdiri dari tiga jenis antara lain yaitu:

  1. Osteoblas, berfungsi untuk membangun tulang yang baru
  2. Osteoklas, berfungsi untuk mengganti tulang yang lama
  3. Osteosit, berfungsi membawa nutrisi yang dibawa oleh darah ke bagian tulang serta membawa keluar limbah setelah proses yang terjadi pada bagian tersebut.

 

Sekian penjelasan mengenai pengertian tulang, fungsi tulang, jenis-jenis tulang, dan struktur tulang pada manusia. semua jenis tulang yang terdapat pada tubuh manusia memiliki peran dan kegunaan masing-masing.

Oleh karena itu kita harus rajin untuk menjaga kesehatan tulang, karena tulang merupakan sistem yang penting bagi tubuh manusia. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi kamu. Sekian terimakasih.