Hasif Priyambudi Penyuka pemrograman dan nonton film, apapun suka asal positif dan bisa bermanfaat

Tumbuhan Paku: Pengertian, Ciri-Ciri, Jenis dan Contoh Lengkap

6 min read

tanaman paku

Tumbuhan Paku – Mungkin kita tidak asing lagi dengan yang namanya Tumbuhan Paku, memang jika kita hanya mendengar namanya saja terasa sedikit aneh bagi yang belum pernah pernah mendengar tumbuhan yang satu ini.

Tapi jenis tumbuhan yang satu ini mempunyai penggemarnya tersendiri, tumbuhan ini mempunyai bentuk yang cantik dan unik tumbuhan paku – pakuan menjadi tumbuhan yang banyak dipilih untuk menjadi hiasan pada pekarangan rumah kalian. Berikut ini adalah ulasan mengenai tumbuhan paku, antara lain.

 

Pengertian Tumbuhan Paku

Tumbuhan Paku adalah tumbuhan yang termasuk kedalam kelompok tumbuhan yang pembuluhnya mempunyai sistem sejati. Tumbuhan ini berkembang biak tidak dengan cara menghasilkan biji – bijian, tapi tumbuhan ini sebagian besar berkembang biak dengan cara menumpang dengan tumbuhan lain.

Tapi tumbuhan yang satu ini tidak akan menjadi parasit bagi tumbuhan lain yang ditumpangi tumbuhan paku ini, selama jumlah tumbuhan paku ini tidak terlalu banyak. Walaupun tidak berkembang biak melalui cara penyebaran biji atau bunga, tumbuhan ini bisa bertahan hidup hanya dengan tunas yang dimilikinya.

Baca Juga : Keanekaragaman Hayati.

 

 

Ciri – Ciri Tumbuhan Paku

Bagi kamu yang belum tahu mengenai tumbuhan paku ini, tentu akan sulit untuk mengenalinya. Berikut ini adalah ciri – ciri yang ada pada Tumbuhan Paku, antara lain.

  • Tidak menghasilkan bunga.
  • Mempunyai berbagai ukuran, mulai dari hitungan milimeter, sampai ukuran maksimal yang mencapai 6 (enam) meter.
  • Terdiri dari batang, daun dan akar.
  • Beberapa jenis tumbuhan paku yang ada menggantungkan hidupnya pada tumbuhan lain.
  • Beberapa jenis tumbuhan paku mempunyai spora betina yang ukurannya lebih besar daripada spora jantan.
  • Tidak menghasilkan biji.
  • Mengalami fase metagenesis.
  • Mempunyai pembuluh angkut floem dan xilem.
  • Tumbuhan paku memiliki akar yang berbentuk serabut.
  • Mempunyai berbagai bentuk fisik yang beragam, ada yang mempunyai cabang dan ada juga yang tidak bercabang.

 

 

Jenis – Jenis Tumbahan Paku

Tumbuhan ini mempunyai sekitar 12.000 Spesies, berbagai jenis spesies dari tumbuhan ini mampu tumbuh serta bertahan hidup di berbagai daerah yang mempunyai iklim yang berbeda. Berikut ini adalah jenis – jenis tumbuhan paku, antara lain.

 

1. Subdivisi Lycopsida

Spesies yang satu ini merupakan jenis spesies dari tumbuhan yang bisa menghasilkan 2 (dua) bentuk spora, yakni makrospora serta mikrospora. Berikut ini adalah ciri – ciri dari tumbuhan paku yang termasuk kedalam spesies subdivisi lycopsida,

  • Mempunyai ukuran daun yang sangat kecil serta berbentuk rapat.
  • Menghasilkan sporangium dan mikrosporangium.
  • Menempel diri pada tumbuhan lain, sebagai media untuk hidup.
  • Terdiri dari daun sejati, akar dan batang.

 

2. Subdivisi Sphenopsida

Tumbuhan paku yang tergolong pada spesies ini, pada umumnya banyak hidup serta dijumpai di daerah yang memiliki iklim tropis. Tumbuhan Paku yang satu ini mempunyai ekor yang panjang pada tubuhnya, berikut ini adalah ciri – ciri dari tumbuhan paku yang tergolong kedalam spesies Subdivisi Sphenopsida.

  • Menyenangi daerah rawa yang lembab.
  • Pada bagian batang mengandung kadar silika yang cukup tinggi.
  • Menghasilkan spora yang berjenis heterospora.
  • Mempunyai batang yang berbentuk tegak.

 

3. Subdivisi Pteropsida

Tumbuhan paku yang tergolong kedalam spesies ini, adalah tumbuhan paku sejati yang sering dijuluki dengan sebutan tumbuhan pakis. Jenis tumbuhan yang satu ini bisa hidup serta tumbuh di daerah yang memiliki iklim tropis serta subtropis. Berikut ini adalah ciri – ciri tumbuhan paku yang termasuk kedalam spesies subdivisi pteropsida, antara lain.

  • Penyebaran spora berkembang biak melalui bantuan angin.
  • Menghasilkan spora yang berjenis isospora dan homospora.
  • Spora yang dihasilkan tumbuhan ini berkumpul dibawah daun.
  • Mempunyai batang yang memiliki bentuk tegak serta tumbuh diatas dan dibawah permukaan tanah.

Baca Juga : Tumbuhan Monokotil dan Dikotil.

 

Contoh Tumbuhan Paku

Setelah kita mengetahui ciri-ciri tumbuhan paku, ada baiknya ketahui juga contoh tumbuhan paku berikut ini.

  1. Paku suplir
  2. Pakis Lidah Kolam
  3. Pakis Keperakan
  4. Paku Sarang Burung
  5. Pteridium Aquilinum
  6. Osmunda Regalis
  7. Paku Sayur
  8. Paku Ekor Kuda Ladang
  9. Pakis Pedang
  10. Kadaka
  11. Pakis Ostrich Muda
  12. Dyroteris Filix-Mas
  13. Semanggi Air
  14. Phlebodium Aureum
  15. Athyrium Filix-Femina

 

Cara Menanam Tumbuhan Paku

cara menanam tumbuhan paku

Walaupun termasuk kedalam tumbuhan liar serta hidup di alam bebas, contohnya saja seperti hutan ataupun rawa. Berbagai jenis tumbuhan paku mempunyai bentuk yang unik, sehingga tumbuhan ini sering menjadi pilihan untuk menghiasi pekarangan atau kebun rumah. Berikut ini adalah cara menanam tumbuhan tumbuhan paku supaya bisa tumbuh dengan baik,

 

1. Siapkan Perlengkapan Untuk Bercocok Tanam

Untuk bisa menanam sebuah tumbuhan berjenis apapun pasti kita memerlukan perlengkapan untuk menanam tumbuhan tersebut. Contohnya saja seperti cangkul dan sekop untuk mengambil tanah, pot yang memiliki ukuran sesuai dengan jenis tumbuhan, alat untuk menyiram, pupuk dan lain sebagainya.

 

2. Siapkan Tanah yang Tepat

Untuk menanam tumbuhan yang berjenis paku – pakuan membutuhkan komposisi tanah yang seimbang. Perpaduan antara tanah yang harus dipenuhi adalah tanah yang mempunyai unsur lumut gambut, tanah kebun serta juga sedikit pasir. Walaupun tumbuhan ini menyukai tanah yang lembab, tapi campuran pasir dibutuhkan untuk menjaga kadar kebasahan tanah supaya akar dari tumbuhan paku ini tidak membusuk.

 

3. Menanam Tumbuhan di Dalam Pot

Untuk menanam tumbuhan paku didalam pot, pastikan pot yang kamu gunakan memiliki sistem drainase yang baik. Tanamlah tumbuhan paku setengah dari bagian pot paling atas, hal tersebut memiliki tujuan supaya akar mempunyai ruang yang cukup sehingga tumbuhan ini bisa tumbuh secara maksumal.

 

4. Letakkan Tumbuhan Paku di Ruang Terbuka

Tumbuhan paku sangat menyenangi lingkungan yang lembab, bukan berarti tumbuhan ini tidak memerlukan sinar matahari yang cukup. Untuk bisa tumbuh secara baik serta maksimal, tumbuhan paku membutuhkan sinar matahari yang hangat.

 

5. Jangan Letakkan Tumbuhan Paku di Bawah Sinar Matahari Secara Langsung

Walaupun tumbuh dengan baik apabila diletakkan diluar ruangan, pastikan sinar matahari yang di dapat dari tumbuhan ini tidak berlebihan serta memiliki suhu panas yang tinggi. Sebaiknya letakkan tumbuhan paku ini dibawah pohon yang rimbun, supaya kebutuhan sinar matahari tetap tercukupi tapi tidak secara berlebihan.

 

 

Cara Merawat Tumbuhan Paku

tumbuhan paku

Setelah menanam tumbuhan paku, langkah selanjutnya adalah memerlukan perawatan supaya tumbuhan ini bisa hidup dengan sehat. Berikut ini adalah beberapa cara merawat tumbuhan paku supaya bisa tumbuh dengan baik, antara lain.

 

1. Berikan Pupuk Secara Berkala

Supaya mampu hidup serta tumbuh secara maksimal untuk menjadi tumbuhan paku yang indah dan cantik, berikanlah pupuk secara rutin dan berkala. Hal tersebut memiliki tujuan supaya tanah yang menjadi media untuk hidup tetap mengandung nutrisi, sehingga tumbuhan bisa tumbuh secara baik.

 

2. Jaga Tingkat Kelembaban Tanah

Tumbuhan paku sangat menyukai tanah yang lembab, pastikan tanah yang menjadi media untuk tumbuh tumbuhan sangat terjaga kelembabannya. Walaupun seperti itu jangan membuat tanah menjadi terlalu basah, karena bisa menyebabkan akar tumbuhan menjadi busuk.

Penyiraman bisa dilakukan lebih sering pada saat tunas tumbuhan baru mulai tumbuh, supaya kebutuhan air bisa terpenuhi. Jika musim hujan, kurangilah frekuensi penyiraman dan biarkan tanah menyerap ait hingga kering, berulah kamu lakukan penyiraman kembali.

 

3. Jaga Tumbuhan dari Serangan Hama

Walaupun jenis tumbuhan ini termasuk kedalam jenis tumbuhan yang sangat jarang terkena hama, tapi sebaiknya semprotkan bahan insektisida tingkatan ringan jika gangguan hama mulai muncul.

 

4. Pangkas dan Bersihkan Bagian Tumbuhan yang Mulai Rontok atau Layu

Jika ada bagian dari tumbuhan yang mulai layu atau rontok, seperti pada bagian batang dan daun. Maka sebaiknya segara lakukan pemangkasan dan pembersihan pada tumbuhan tersebut. Selain untuk menjaga tampilan dari tumbuhan tersebut tetap segar dan cantik, perlakuan ini memiliki tujuan supaya mencegah penularan layu dan kerontokan pada bagian lain dari tumbuhan paku tersebut. Waktu terbaik untuk melakukan pemangkasan adalah pada saat tumbuhan sedang mengalami fase pertumbuhan yang pesat.

 

Tumbuhan paku sangat cocok bagi pemula yang ingin memulai kegiatan bercocok tanam, karena tumbuhan ini bisa tergolong dalam tumbuhan yang mudah untuk dirawat. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kita dan semoga artikel ini bisa menambah wawasan mengenai tumbuhan. Jika ada kesalahan dalam artikel ini mohon untuk dimaafkan dan dimaklumi.

Hasif Priyambudi Penyuka pemrograman dan nonton film, apapun suka asal positif dan bisa bermanfaat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DarkLight