8+ Contoh Kliping Lengkap: Sejarah, PKN, Olahraga, Ekonomi

By

contoh dan cara membuat kliping

Contoh Kliping – Kliping tentu saja bukan menjadi hal yang tidak asing lagi bagi kamu bukan? Materi ini pernah kamu dapatkan saat kamu sedang di sekolah dasar. Kliping saat ini masih dijadikan materi bahasa Indonesia untuk berbagai sekolah di Negara Indonesia.

Jika dilihat dari bentuknya yang sangat simpel serta praktis, memang tampaknya membuat sebuah kliping bisa dibilang sangat mudah, tapi sebenarnya proses untuk membuat kliping tidak bisa sembarangan.

Ada beberapa aturan dan juga sistematika yang harus dipenuhi supaya bisa menjadi sebuah karya yang standar serta baik dan mudah dipahami oleh pembaca kliping. Kliping sendiri mempunyai beberapa unsur – unsur yang harus dibuat sedemikian rupa supaya pembaca menjadi tertarik untuk mempelajari dengan lebih mudah.

Tapi sayangnya banyak orang yang masih belum memahami secara detail mengenai kliping. Nah berikut ini adalah pengertian mengenai kliping.

 

Pengertian Kliping

Kliping merupakan salah satu aktivitas atau kegiatan yang di dalamnya berisi mengenai usaha mengguntung bagian atau sisi tertentu yang ada pada sebuah buku, koran, majalah atau pun novel yang kemudian ditempelkan pada kertas karton atau pun pada buku biasa.

Tujuan dari kliping sendiri adalah untuk menggabungkan serta mengumpulkan pengetahuan atau informasi dalam tema tertentu yang awalnya berasal dari sumber yang beragam serta banyak, menjadi satu kesatuan.

Potongan – Potongan ataupun gambar dari artikel yang akan dijadikan sebuah kliping harus memiliki isi serta pembahasan topik yang sama.

Contohnya saja saat kamu ingin membuat kliping mengenai tups kesehatan Pria, maka kamu harus mencari sumber – sumber yang berkaitan dengan tema tersebut untuk dijadikan sebagai suatu kliping yang utuh.

Kamu mungkin bertanya – tanya mengenai bagaimna cara untuk membuat kliping yang baik dan benar. Selain itu, kliping juga lebih enak dibaca oleh para pembaca nantinya, kamu tidak perlu khawatir karena pada kesempatan kali ini pintarnesia akan mengulas mengenai cara membuat kliping yang baik dan benar, serta sekaligus akan memberikan contoh – contoh klipingnya, simak uraian berikut ini.

 

 

Cara Membuat Kliping

Terus bagaimana cara untuk bisa membuat kliping yang bagus dan benar? Sekalipun untuk membuat kliping sendiri terlihat seperti hal yang mudah, tetapi saat kamu akan membuat sebuah kliping, ada beberapa langkah atau tahapan yang harus dibuat untuk membuat klipiing tersebut.

Umumnya bahan yang digunakan untuk membuat kliping berasal dari berbagai jenis media cetak seperti jenis majalah yang sudah tidak digunakan lagi, koran yang tidak dibaca lagi, poster, novel, serta berbagai media cetak yang lain.

Tapi, dengan seiring perkembangan zaman ada banyak orang diluar sana yang kemudian mencari berbagai bahan untuk membuat kliping menggunakan media internet atau media online.

Media online sendiri terkesan memberikan kemudahan akses untuk para pengguna media sosial tanpa harus kesulitan untuk mencari sumber dan tidak banyak menghabiskan waktu.

Dengan menggunakan internet, sumber bisa kita akses dengan sangat mudah dalam waktu yang terbilang sangat singkat. Bahkan ada banyak ilmu sekolah serta berbagai perguruan tinggi yang menjadikan internet sebagai sumber primer untuk membuat kliping.

Nah, berikut ini adalah langkah – langkah yang perlu dikerjakan untuk membuat sebuah kliping, antara lain.

 

1. Tentukan Tema

menentukan tema membuat kliping

Hal pertama yang harus kamu lakukan untuk membuat kliping adalah dengan memilih serta menentukan tema kliping yang akan kamu buat.

Tujuan dari tema ini adalah untuk memfokuskan karya kliping kamu dengan sumber utama yang terkait dengan tema tersebut. Hasilnya pun akan lebih bagus saat menggunakan tema yang lebih spesifik.

Untuk temanya sendiri lebih baik jika ditentukan sesuai dengan bidang, semisal bidang industri, kesehatan, teknologi, pertanian, dan bidang – bidang lainnya yang bisa dipilih untuk menjadikan tema di dalam sebuah kliping.

Jika kamu sudah menentukan tema terbaik, maka selanjutnya kamu bisa menemukan gambar yang berhubungan dengan tema yang kamu ambil dan pilih dalam kliping yang akan kamu buat tersebut.

Serta pastikan jika gambar dan artikel yang kamu pilih merupakan kualitas terbaik dan menari serta mudah untuk dipahami oleh para pembaca.

Baca Juga: Pengertian Teks Prosedur.

 

2. Kumpulkan Data dan Bahan Kliping

kumpulkan data membuat klipiing

Setelah berhasil menemukan tema yang akan dibuat kliping, maka langkah selanjutnya yang bisa kamu lakukan adalah mengumpulkan berbagai data serta bahan yang akan kamu jadikan sebagai kliping.

Bahan – bahan yang dimaksud bisa dicari pada suatu media cetak seperti surat kabar, majalah, novel, koran, buku, dan berbagai jenis media cetak lainnya. Kamu juga bisa menemukan sumber tersebut dari internet yang tentunya lebih mudah serta praktis.

Jika kamu menggunakan media internet sebagai referensi data serta bahan untuk dibuat sebagai kliping kamu, maka sebaiknya bahan yang tersebut untuk dicetak terlebih dahulu supaya kliping kamu lebih baik dengan tampilan yang lebih menarik.

Mengenai teknik untuk pengumpulan data serta bahan sebaiknya kamu mencari dari jenis media cetak Kamu mencoba mengumpulkan muali tahun – tahun sebelumnya sampai tahun – tahun yang terbaru.

Jika kamu menggunakan media cetak contohnya seperti koran dan lain sebagainya, yang kebetulan tidak memiliki gambar ataupun artikel yang serupa dengan tema yang dipilih.

Maka sebaiknya kamu menggunakan internet saja untuk menemukan bahan serta data yang dibutuhkan untuk membuat kliping tersebut. Hal tersebut akan semakin mempercepat penyelesaian kliping kamu dan tetap memberikan hasil yang maksimal.

 

3. Siapkan Alat Untuk Membuat Kliping

alat membuat kliping

Setelah kamu berhasil mengumpulkan bahan serta data  untuk proses pembuatan kliping, dan pastikan data yang kamu kumpulkan sudah lengkap dan terkumpul.

Maka langkah selanjutnya yang perlu kamu lakukan adalah menyiapkan alat yang diperlukan untuk pembuatan kliping. Di antaranya adalah gunting, penggaris, lem dan lain sebagainya,

Jika kamu ingin memberikan hiasan pada kliping yang akan kamu buat nantinya menjadi lebih menarik, maka sebaiknya kamu menambahkan berbagai hiasan. Contohnya saja adalah spidol berwarna supaya nantinya bisa memberikan tampilan yang terbaik dan lebih indah untuk dipandang.

Sebelum kamu menggunting bahan yang ingin kamu jadikan kliping, sebaiknya kamu menyiapkan kertas HVS atau kertas Volio terlebih dahulu yang digunakan sebagai media pembuatan klipingnya nanti. Di samping itu, kamu juga bisa menjadikan buku tulis atau pun buku gambar sebagai media untuk membuat kliping.

Dan untuk media menempel data memang dibebaskan asal media tersebut bisa digunakan untuk menempelkan. Tapi usahakan untuk menggunakan bahan yang tidak mudah sobek dan tahan lama, supaya kliping yang kamu buat tetap bagus.

 

4. Gunting Bahan Kliping

menggunting kertas membuat kliping

Setelah kamu mempersiapkan alat untuk membuat kliping, maka langkah selanjitnya adalah menggunting gambar atau berbagai artikel yang sudah kamu kumpulkan tadi. Kemudian tempelkan bahan kliping tersebut di atas kertas.

Untuk tata cara mengguntingnya sendiri kamu bisa menggunakan penggaris manual dan kamu juga bisa membuat suatu pola yang khusus di dalamnya. Untuk yang satu ini tujuannya adalah meningkatkan kreasi pembuatan kliping kamu. Disamping itu, hasil dari kliping akan terlihat lebih bagus.

 

5. Tempelkan Bahan Kliping

Setelah kamu berhasil untuk menggunting bahan dan membuat pola yang kamu inginkan, maka proses selanjutnya adalah menempelkan bahan – bahan untuk membuat kliping. Tapi sebelum itu, kamu perlu untuk menyusun gambar tersebut dengan rami dan sistematis.

Usahakan menyusun berdasarkan tahun terbitnya supaya hasil semakin rapi dan bagus, Jangan lupa juga untuk menempelkannya secara hati – hati berbagai artikel yang sudah kamu kumpulkan. Baik tu yang bersumber dari internet, majalah, koran, buku, dan lain sebagainya.

Jika kamu sudah menempelkan baham maka inovasi kamu adalah di sini sesuai dengan selera dan juga sesuai dengan kesukaan kamu. Dalam langkah ini, kamu dianjurkan untuk membuat hiasan tertentu, contohnya saja bunga tau hiasan sejenis lain pada halaman utama kliping serta juga halaman lainnya.

 

6. Cover Untuk Kliping

Langkah membuat kliping yang selanjitnya adalah dengan membuat cover dari kliping yang kamu buat tersebut. Tapi sebelumnya, kamu harus memastikan terlebih dahulu jika penempelan kliping kamu sudah rapi dan menempel.

Setelah kamu pastikan benar – benar rapi dan lengkap, maka selanjutnya adalah membuat cover untuk kliping yang kamu buat. Tujuan dari cover ini adalah untuk menarik perhatian dan rasa penasaran dari para pembaca untuk membaca kliping yang sudah dibuat.

 

7. Membuat Daftar Isi

Setelah selesai membuat cover untuk kliping kamu, maka langkah selanjutnya adalah membuat daftar isi. Oleh karena itu, sisakan satu atau dua lembar pada halaman pertama untuk dijadikan sebagai daftar isi.

Di samping itu, berikan nomor pada bagian halaman footer HVS kamu supaya lebih mudah bagi para pembaca, karena halaman sudah tercantum dalam daftar isi.

 

 

Sistem Penyusunan Kliping

Membuat kliping hampir sama dengan membuat suatu karya tulis. Kita harus memperhatikan sistematika supaya kliping yang dibuat menjadi karya yang utuh dan menjadi baik. Nah, berikut ini adalah ulasan mengenai sistematika penyusunan kliping yang bisa dijadikan sebagai acuan.

 

1. Cover

Cover merupakan salah satu bagian yang wajib ada saa kamu membuat kliping, hal tersebut dikarenakan sebagai sarana supaya kliping yang dibuat terlihat lebih menarik dan diharapkan para pembaca berkenan untuk membaca isi dari kliping tersebut.

Ada juga tugas kamu adalah membuat cover harus bisa menjelaskan keseleruhan dari isi kliping yang kamu buat supaya para pembaca bisa mengira-kira dan mudah dalam memahami keseluruhan tema dari kliping yang dibuat.

 

2. Kata Pengantar

Sistematika yang selanjutnya adalah kata pengantar. Sebenarnya di dalam sebuah kliping, kata pengantar jarang dimasukkan. Tapi tidak ada salahnya juga jika kata pengantar ikut ditambahkan pada kliping yang sudah dibuat supaya kliping yang kita buat lebih lengkap. Dalam membuat kata pengantar, kita sebaiknya membuat dengan baik dan benar serta sesuai dengan kaidah bahasa.

 

3. Daftar Isi

Sistematika penyusunan sebuah kliping adalah membuat daftar isi. Di dalam sebuah kliping, daftar isi sangat diperlukan supaya para pembaca lebih mudah dalam mencari artikel yang ingin dibaca dan ditemui. Dengan adanya daftar isi, letak halaman yang ingin dicari oleh para pembaca lebih mudah dalam mencari halaman yang sedang dicari. Disamping itu daftar isi juga lebih bermanfaat untuk menjadikan sebuah karya kliping menjadi lebih baik.

 

3. Pembahasan

Untuk bagian ini sebaiknya sesuai dengan tema serta judul yang sedang dibuat. Dengan begitu, antara judul serta isinya satu sama lain saling berkaitan. Usahakan bagian ini menggunakan bahasan yang berbobot serta berkualitas, tapi tetap menarik untuk dibaca oleh para pembaca. Serta juga jangan lupa untuk menampilkan sumber yang digunakan untuk memenuhi kliping.

 

4. Kesimpulan dan Saran

Sistematika dari pembuatan kliping yang selanjutnya adalah kesimpulan dan saran, kedua hal tersebut sangat penting untuk dicantumkan di dalam kliping karena supaya pembaca bisa mengetahui kesimpulan dari keseleruhan kliping sudah dipaparkan dalam bagian pembahasan. Selain itu juga untuk mengetahui sudut pandang dari si pembuat atas tema yang sedang dijelaskan dalam kliping.

 

5. Daftar Pustaka

Selain itu sistematika juga harus ada dalam sebuah kliping adalah daftar pustaka, daftar pustaka berisi berbagai sumber yang digunakan sebagai rujukan informasi dalam membuat kliping kamu. Dengan menyusun berbagai sistematika ini secara lebih lengkap dan sistematis, maka kamu tentu akan terlihat lebih handal dan professional.

 

 

Contoh Kliping yang Baik dan Benar

Setelah kita mengetahui struktur-strukturnya. Maka ada baiknya ketahui contoh kliping, berikut ini adalah beberapa contoh kliping yang baik dan benar, antara lain.

 

1. Contoh Kliping PKN

Untuk dapat membuat kliping tentang pendidikan kewarga negaraan, berikut ini contoh kliping pkn.

 

2. Contoh Kliping Seni Budaya

menentukan tema membuat kliping

Musik merupakan salah satu jenis suara atau nada tertentu yang ditata dengan menggunakan berbagai cara serta juga suara sehingga mempunyai irama dan juga legu yang menggambarkan keharmonisan.

Contohnya saja nada yang dihasilkan oleh jenis alat musik gitar, biola, suling, piano dan berbagai jenis alat musik yang lain mampu menghasilkan suara yang indah.

Sekalipun musik merupakan jenis tanda intuisi untuk persembahan serta menciptakan sesuatu dalam bentuk seni, musik ternyata juga dijadikan sebagai pertanda yang cukup unik untuk menghasilkan beberapa jenis alat musik.

Setiap musik merupakan bagian dari kegiatan hidup dari manusia yang digunakan sebagai sarana untuk menuangkan perasaan serta tingkat kekreatifitasannya.

Seni musik, di samping menjadi bagian khusus dalam kehidupan manusia, musik juga dijadikan sebagai suara dan bunyi yang memberikan kesan kepada sesuatu yang ditangkap oleh telinga manusia.

 

3. Contoh Kliping Sejarah

contoh kliping sejarah

Candi Borobudur merupakan salah satu warisan kehidupan kerjaan dahulu di negara Indonesi serta menjadi salah satu jenis budaya negara Indoensia yang populer dan terkenal bahkan sampai di seluruh dunia.

Candi yang besar dan megah ini menjadikan bangunan candi Budha yang menjadikan candi terbesar di dunia. Bahkan Candi Borobudur ditetapkan sebagai salah satu warisan yang diwarisi oleh budaya dunia UNESCO.

Candi Borobudur memiliki bentuk serta juga wujud yang cukup mewah dan tentu saja arsiteknya cukup unik. Bahkan saking uniknya, candi Borobudur banyak menarik minat masyarakat dunia untuk mengunjungi Candi Borobudur yang indah dan menarik ini. Bahkan, banyak orang yang merasa tertarik dengan cerita yang ada di dalamnya.

Sejak HC Cornelius menemukan lokasi candi ini atas perintah dari Sir Thomas Stamfor Raffles tahun 1814, candi Borobudir berhasil mencuri perhatian dunia sejak saat itu.

Kemudian penggalian tempat yang besar itu dilanjutkan oleh Hotman yang merupakan salah satu pejabat dari pemerintah Belanda pada saat itu. Dan akhirnya banyak arkeolog yang mencoba mencari tahu mengenai sejarah Candi Borobudur itu.

 

4. Contoh Kliping Olahraga (Uang Saku Terlambat, Atelet Eki Febri Curhat)

contoh kliping olahraga

Perhelatan akbar yang diadakan pada tahun 2017 tahun lalu, yakni SEA Games menimbulkan banyak kecaman yang ditujukan pada negara Malaysia sebagai pihak penyelanggara SEA Games.

Banyak sekali kecaman yang ditujukan ke Malaysia, tapi salah satu atlet tolak peluru Indonesia, yakni Eki Febri Ekawati justru menyampaikan kritikannya yang lumayan pedas terhadap pemerintah Indonesia.

Hal tersebut dikarenakan uang akomodasi untuk latihan tidak kunjung dibayar oleh pemerintah. Dan parahnya lagi hal tersebut juga sama dialami oleh beberapa atlet yang lain.

Jelas hal tersebut merupakan sesuatu yang miris, mengingat mereka sudah berpartisipasi dan berjuang dalam ajang untuk mengharumkan nama Indonesia. Eki Sendiri sudah berhasil menyumbangkan medali emas untuk negaranya.

Saat orang lain berhasil memenangkan pertandingan dengan rasa yang bahagia, tapi berbeda dengan Eki. DIa dan beberapa atlet lain justru merasa sedih karena masalah uang saku, Eki juga mengeluhkan mengenai rumitnya birokrasi serta sistem olahraga yang ada di negara Indonesia.

 

5. Contoh Kliping Bahasa Indonesia (Bahasa Indonesia Terlupakan oleh Sekolah Internasional Jakarta)

Salah satu sekolah berstandar Internasional yang ada di Jakarta menggunakan bahasa asing sebagai bahasa pengantarnya. Hal tersebut merupakan bahasa pertama yang biasa mereka gunakan. Tapi ironisnya mereka justru kesulitan untuk berbahasa Indonesia.

Khususnya untuk siswa-siwi Warga Negara Indonesia (WNI) yang jumlahnya mencapai 70% dari total siswa yang ada di Sekolah tersebut, sementara 30% yang lain merupakan Warga Negara Asing (WNA). Tidak hanya di sekolah saja, bahkan di rumah para siswa tersebut juga biasa menggunakan bahasa asing dibandingkan dengan Bahasa Indonesia.

 

6. Contoh Kliping Seni Budaya (10 Tari Tradisional Indonesia)

contoh kliping seni budaya

Negara Indonesia mempunyai banyak sekali tari tradisional, tapi diantara sekian banyak tari yang ada di negara Indonesia, ada 10 tari yang paling populer berdasarkan survei dari koran Sindo. Berikut ini adalah kesepuluh tari tradisional tersebut, antara lain.

  • Tari Jaipong yang berasal dari Jawa Barat
  • Tari Kecak yang berasal dari Bali
  • Tari Remong yang berasal dari Jawa Timur
  • Tari Pendet yang berasal dari Bali
  • Tari Gambyong yang berasal dari Jawa Tengah
  • Tari Serimpi yang berasal dari Yogyakarta
  • Tari Yapong yang berasal dari Jakarta
  • Tari Tor Tor yang berasal dari Sumatera Utara
  • Tari Piring yang berasal dari Sumatera Barat
  • Tari Saman yang berasal dari Aceh

 

7. Contoh Kliping Bencana Alam (Tsunami Aceh)

Bencana Tsunami yang sempat terjadi di Aceh pada tahun 2004 silam termasuk kedalam bencana alam yang dahsyat yang pernah terjadi di negara Indonesia bahkan juga di dunia selama kurun waktu 40 tahun terakhir.

Gempa berkekuatan 9.3 SR ini menghancurkan Aceh bagian utara, Pantai Barat Semenanjung Malaysia, Pantai Timur India, Sumatera Utara, Sri Langka, Thailan, sampai Pantai Timur Afrika.

Bencana ini juga merupakan kematian yang terbesar sepanjang sejarah negara Indonesia, dimana karena bencana ini tercatat 126 ribu yang melayang. Sementara ada sekitar 30 ribu jiwa dinyatakan hilang.

Baca Juga: RESENSI: Pengertian, Struktur, Jenis, Tujuan, Manfaat Resensi.

 

8. Contoh Kliping Bencana Alam (Letusan Gunung Merapi)

contoh kliping bencana alam

Gunung Merapi yang berletak di Jawa Tengah merupakan gunung api aktif yang memiliki siklus erupsi 2 (dua) sampai 5 (lima) tahun.

Dalam kurun waktu 10 tahun terakhir ini, ada sekitar 2 (dua) letusan besar yang pernah terjadi. Letusan pertama terjadi pada bulan Juni tahun 2006 dan letusan yang kedua terjadi pada tanggal 5 November tahun 2010.

Letusan yang terjadi pada tanggal 5 November tahun 2010 dikatakan sebagai letusan terbesar sejak tahun 1872. Luncuran awan panas mencapai 15 km dan energinya lebih besar dibandingkan dengan tahun 2006. Letusan tersebut juga mengakibatkan setidaknya 200 nyawa orang hilang.

 

Nah, itulah penjelasan mengenai Cara Membuat Kliping dan Contoh Kliping yang Baik dan Benar. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan kita, dan semoga artikel ini semoga artikel ini bisa membantu kalian dalam mengerjakan tugas.


Hasif Priyambudi Aku tidak bisa mendengarmu spongebob, disini gelap


Baca Lainya Tastynesia:
  1. Kue Balok
  2. Klepon
  3. Kue Pancong
  4. Kue Lumpur
  5. Bolu Kukus
  6. Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *